
Boooom...
Tubuh para dewa mulai terpental dan langsung menabrak pepohonan besar yang ada disekeliling mereka, bahkan dewa agung pun kini mulai merasakan jika wanita yang ada di hadapan nya itu belum mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.
Bisa jadi She Xia akan mengeluarkan kartu truft nya, dan itu yang kini harus diwaspadai oleh dewa agung. Bukan karena merasa takut, tapi dia mulai menyadari jika wanita yang kini menjadi lawannya itu benar-benar sangat licin seperti belut, ditambah otak pintar nya yang jauh lebih tinggi dibandingkan orang lain.
Sedangkan She Xia hanya tersenyum manis saat melihat kewaspadaan dari dewa agung yang diatas rata-rata, bagaimana mungkin dia tak menyadari kecemasan yang dialami oleh pemimpin para dewa itu, nyatanya dia bisa menebak dari raut wajah pria itu, terlebih sejak tadi dahinya terus berkerut.
Jia Li tertawa renyah, dia memang memiliki rencana yang akan dilakukannya nanti, tapi tentu saja dia tak bisa bertindak buru-buru dan membiarkan ibunya sedikit bermain dengan para dewa.
Sedangkan Wu Jing dan Wu Zhuang hingga saat ini masih terus bertempur dengan para dewa. Keduanya berusaha untuk mengoftimalkan seluruh kemampuan mereka agar tidak mudah kehabisan energi. Mengingat saat ini para dewa juga mulai melakukan serangan menggunakan formasi.
Para iblis juga kini mulai melesat kembali ke pertempuran, aura penindasan yang tadi menekan tubuh dan juga kekuatan mereka kini telah menghilang dan mereka bisa menggunakan kembali seluruh kemampuannya untuk bertarung dengan para dewa.
Akhirnya perang besar itu pun berlanjut hingga berbulan-bulan, kedua belah pihak masih belum saling mengakui kekalahan masing-masing dan terus berusaha untuk saling membunuh, hingga mengakibatkan ketidak seimbangan alam, antara alam atas, tengah dan juga alam bawah.
Hingga akhirnya kaisar langit terpaksa harus turun tangan, dia tidak bisa membiarkan kehancuran untuk ketiga alam. Terlebih saat ini sudah banyak sekali korban dari kedua belah pihak.
Para dewa sepakat untuk menghentikan pertempuran dengan syarat ras iblis dilarang menginjakkan kakinya di alam atas, dan mereka juga harus mengakui kekalahannya dari para dewa.
Sedangkan ras iblis tidak akan pernah mengakui kekalahan, karena dari sejak awal pertempuran sudah jelas ras iblis lah yang menang. Bahkan korban dari pihak iblis tidak sebanyak dari ras dewa.
__ADS_1
Ras dewa kesal, bagaimana mungkin ras iblis bisa mengklaim diri mereka sebagai pemenangnya, sedangkan sudah jelas jika ras dewa lebih sempurna. Hingga akhirnya dewa agung yang sudah naik pitam langsung melemparkan serangan besar yang sangat mematikan dan di arahkan pada Wu Zhuang.
Wu Zhuang yang tidak waspada, langsung tersungkur diatas tanah, karena gelombang serangan yang dilakukan oleh dewa agung menggunakan jurus rahasianya, mulutnya menyemburkan darah segar saat merasakan seluruh organ tubuhnya seolah hancur.
She Xia melesat dengan cepat, dia mencoba untuk menyelamatkan sang suami yang terluka, tapi naas luka yang dialami oleh Wu Zhuang benar-benar parah, hingga tak mungkin untuk disembuhkan, terlebih dewa agung juga telah menambahkan racun yang sangat ganas pada serangan nya.
Hingga akhirnya kemurkaan She Xia benar-benar menjadi, dia mengutuk dewa agung dan seluruh keturunan nya mati dengan keadaan yang mengenaskan dan tidak bisa bereinkarnasi lagi.
Jia Li yang melihat keadaan sang ayah yang sedang sekarat, kini mulai menggerakan tangannya untuk membuat segel, dengan cepat dia melemparkan kertas mantra dan beberapa jade spirit kualitas menengah untuk membuat formasi tingkat tinggi.
Tak lama, Jia Li melemparkan beberapa tetes darah milik dewa agung yang masih membekas pada pedangnya itu langsung ke udara. Darah itu mulai bersinar terang begitu Jia Li mulai menggumamkan mantra. Bahkan kini kertas mantra itu pun mulai terbakar dan terbentuklah sebuah formasi.
Mata semua orang kini mulai kembali terbelalak, meskipun Jia Li baru berusia lima tahun, ternyata bocah itu telah memiliki berbagai macam keahlian, mulai dari bertarung hingga membuat array dan juga segel.
Cahaya keemasan itu pun langsung mengurung darah milik dewa agung hingga akhirnya, bentuknya yang kecil tiba-tiba saja membesar dan semakin besar.
Pyar....
Bola cahaya itu pun hancur diikuti suara ledakan yang sangat besar.
Boooom....
__ADS_1
Booom...
Booom....
Duar!
Tubuh dewa agung beserta seluruh keluarganya dan juga saudara maupun kerabatnya langsung hancur bagaikan bubur, tempat pertempuran itu pun menjadi lautan darah dari keluarga dewa penguasa alam atas.
Sedangkan She Xia saat ini menggunakan teknik terlarang miliknya untuk bisa menyembuhkan sekaligus mengembalikan Wu Zhuang, dia menggunakan seluruh energi kehidupan nya untuk membangkitkan kembali sang suami dari kematian.
Jia Li menatap nanar wajah sang ibu, ternyata benar! Cinta bahkan bisa mengalahkan apa pun yang ada dimuka bumi ini! Termasuk kematian. She Xia membangkitkan kembali Wu Zhuang menggunakan energi kehidupan nya, hingga akhirnya tubuh nya semakin lemah dan lemah.
Tepat saat Wu Zhuang kembali membuka matanya, saat itu juga She Xia menghilang bagaikan hembusan angin di musim semi. Jia Li langsung berteriak dengan sangat kencang dan menggunakan energi penghancur neraka hingga membuat dentuman besar dan juga keretakan diatas tanah.
Kaboooom....
Para dewa langsung menyingkir dari tempat itu, mereka dibuat tak berdaya dengan kemampuan bocah dihadapannya, terlebih kemarahannya pasti bisa menghancurkan bahkan membumi hanguskan mereka semua.
Kaisar langit hanya bisa menggelengkan kepala melihat kemarahan bocah itu, dia juga tak bisa berbuat apa pun untuk menyelamatkan She Xia. Sedangkan para dewa mulai mundur, saat tatapan bocah itu seolah menghujam jantung mereka.
"Gara-gara kalian ibuku pergi! Ingatlah ini hai para dewa, setiap dari kalian pasti akan mati di tangan iblis! Dan satu langkah saja kalian turun dari alam atas, akan kupastikan kalian mati!" ucap Jia Li.
__ADS_1
Akhirnya para dewa pun langsung pergi, mereka merutuki perbuatan dewa agung yang membuat mereka bahkan keluarga yang mereka sayangi kini mulai hidup dalam ketakutan. Karena sumpah yang diucapkan oleh Jia Li.
Jika saja dewa agung tidak menggunakan kekuatan dan juga teknik terlarang milik para dewa, dia juga tidak mungkin bisa melenyapkan Wu Zhuang, namun sayang nya lagi-lagi ikatan cinta antara She Xia dan Wu Zhuang terlalu kuat, hingga wanita itu bersedia menukar nyawa suaminya dengan nyawanya sendiri.