
"A-Zhu.." panggil She Xia setelah melihat suaminya terdiam cukup lama.
Mendengar panggilan dari istri kecilnya, Wu Zhuang segera menoleh dan menunjukan senyum tipisnya.
"Haruskah kita pergi ke dunia atas untuk menyelamatkan ibumu?" tanya She Xia pelan.
"Apa kau yakin jika dia benar-benar ibuku?" tanya Wu Zhuang
"Benar atau tidak, kita akan membuktikan nya nanti. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah pergi ke dunia atas untuk menemukan menara 7 tingkat yang merupakan tempat Dewi Air Mata di kurung" ujar She Xia
"Kekuatan kita belum cukup untuk bisa pergi ke dunia atas" ucap Wu Zhuang sambil menghela nafas.
"Lagipula dengan kekuatan kegelapan kita, para dewa akan lebih mudah mengenali dan juga mengetahui keberadaan kita" lanjut Wu Zhuang
"Tidak adakah cara untuk menutup aura kegelapan dalam tubuh kita?" tanya She Xia. Sedangkan Wu Zhuang hanya menggelengkan kepalanya.
"Ada beberapa buku di ruang dimensi tentang dunia dewa juga peraturan para dewa, aku yakin kita pasti akan menemukan cara untuk bisa naik ke dunia atas." ucap She Xia meyakinkan.
"Baiklah, mari kita mencobanya" ucap Wu Zhuang sambil bangkit dari kursinya.
She Xia pun langsung membawa Wu Zhuang ke ruang dimensi nya. Mereka membuka satu persatu buku yang tertata dengan rapi di perpustakaan itu dengan teliti.
Akhirnya mereka pun memutuskan untuk kembali melatih kemampuan dan juga kekuatan mereka agar bisa secepatnya pergi ke dunia atas.
Berbeda dengan Jia Li yang saat ini sedang berusaha untuk mengendalikan elemen yang ada di tubuhnya. Bocah berusia 4 tahun itu berusaha membuka portal untuk bisa masuk ke dunia bawah.
Jia Li sang reinkarnasi Dewi neraka memfokuskan seluruh kekuatan nya pada hentakan kakinya. Meskipun kaki bocah itu terkesan pendek, tapi kekuatan dari pijakannya begitu dahsyat.
Sebuah lubang terbentuk karena kekuatan kaki Jia Li, lubang yang menghubungkan dunia tengah dan juga dunia bawah.
Seluruh penghuni istana neraka hari ini sudah berkumpul untuk menyambut kedatangan ratu mereka.
Mereka pun membungkuk dengan hormat di hadapan Jia Li.
"Hormat kepada ratu neraka, selamat datang kembali yang mulia" ucap para bawahan iblis neraka
"Apakah ada masalah selama aku tidak berada di sini?" tanya Jia Li.
Semua menunduk, tak ada satu pun yang berani mengangkat kepala mereka.
Meskipun Jia Li hanyalah bocah berusia 4 tahun, tapi jiwanya adalah seorang Dewi Neraka yang telah memimpin istana neraka selama ribuan tahun.
__ADS_1
"Beberapa dewa muncul dalam seribu tahun, mereka membuat kekacauan di istana ini Ratu" ucap salah satu dari mereka
"Hhmm.. Sepertinya aku harus segera mengusir mereka jauh dari dunia bawah ini" ucap Jia Li mengeluarkan aura Dewi Neraka yang begitu pekat.
"Ratu.. Nenek dewi terkurung dalam menara tujuh tingkat. Apakah kita akan membantu untuk membebaskannya?" tanya seorang gadis yang merupakan kepercayaan Jia Li yang bernama Jin Lien.
"Biarkan itu menjadi urusan kedua orang tuaku. Apakah kesayanganku masih tersegel hingga saat ini?" tanya Jia Li
"Benar Ratu, phoenix api beserta naga es milik ratu masih tersegel di lembah iblis, apakah kita akan kesana?" tanya Han Su, pengawal bayangan Jia Li.
"Tidak perlu, lagi pula lembah iblis merupakan daerah kekuasaan ayah ku, sementara ini mereka akan aman berada disana. Aku akan meningkatkan kembali kekuatan ku di jurang neraka lapisan ke sembilan, setelah itu kita bisa kembali berperang melawan mereka" ucap Jia Li sambil melangkahkan kaki pendek nya menuju singgasana yang selama ini menjadi kebanggaan nya sebagai ratu neraka.
"Ayah dan ibuku mungkin membutuhkan bantuan kita suatu saat nanti untuk bisa masuk ke dunia atas. Pastikan kalian melindungi lembah pelangi, jangan sampai portal ke dunia atas terbuka" ucap Jia Li
"Baik ratu, sesuai perintah anda" ucap Han Su
"Ratu, beberapa ratus bawahan anda saat ini terluka dan juga banyak dari mereka mengalami koma, adakah hal yang bisa kami lakukan untuk menolong nyawa mereka?" tanya Jin Lien
"Ibuku adalah seorang Alkemis iblis, meskipun kekuatan nya belum bangkit sepenuhnya, aku yakin dia bisa menyelamatkan mereka" ucap Jia Li
"Terima kasih Ratu" ucap mereka langsung bersujud di hadapan Jia Li.
"Han Su, bawa beberapa orang untuk datang ke kediaman ku, dan undang kedua orangtua ku untuk datang kemari" ucap Jia Li
Saat sampai di depan gerbang kediaman, Han Su di cegat beberapa orang penjaga gerbang, karena penampilan Han Su yang berbeda.
"Siapa kau? Dan ada keperluan apa datang kemari?" tanya penjaga gerbang
"Ratuku mengirimkan undangan untuk tuan dan juga nyonya kalian" ucap Han Su dengan tatapan menelisik satu persatu prajurit yang menjaga gerbang
"Siapa Ratu mu?" tanya penjaga gerbang kembali
"Katakan saja pada tuan dan nyonya mu, mereka akan mengerti nanti" ucap Han Su dengan acuh
"Heeh.. Kau pikir aku peduli? Jika kau tidak mau mengatakan siapa yang mengirimmu, aku juga tidak akan memberitahukan tuan dan juga nyonya ku" ucap penjaga gerbang itu dengan sombong.
She Xia dan Wu Zhuang baru saja akan memejamkan matanya dan bersiap untuk meningkatkan kekuatannya tiba-tiba saja terbangun. Merasakan aura iblis tingkat tinggi di sekitar kediaman mereka.
"A-Zhu.. Bukankah para iblis saat ini masih meningkatkan kekuatan nya di ruang dimensi ini? Lalu kenapa bisa ada aura iblis tingkat tinggi di sekitar kediaman kita?" tanya She Xia
"Mungkin mereka iblis yang dikirim dari kerajaan neraka, suruhan putri kita permaisuri ku" ucap Wu Zhuang.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun keluar dari ruang dimensi dan segera berjalan menuju ke gerbang kediaman untuk menyambut tamu mereka.
Sementara di depan gerbang kediaman, para prajurit penjaga masih terus beradu mulut bersama orang-orang yang dibawa Han Su. Sampai akhirnya orang-orang itu pun bersujud saat merasakan aura mematikan dari seorang raja kegelapan.
"Ada apa ini?" tanya She Xia
"Salam nyonya, mereka memaksa untuk bertemu dengan tuan dan juga nyonya, akan tetapi mereka tidak mau mengatakan utusan dari mana?" ucap para prajurit penjaga gerbang.
She Xia dan Wu Zhuang pun mengangguk puas mendengar jawaban dari para prajurit nya.
"Kami datang membawa undangan dari ratu kami untuk yang mulia berdua" ucap Han Su bersama orang-orang nya dengan serempak.
She Xia dan Wu Zhuang kembali mengangguk, orang-orang pilihan putrinya benar-benar bisa diandalkan.
"Baiklah.. Kami akan ikut bersama kalian" ucap She Xia sambil melirik suaminya yang tersenyum.
Dalam sekejap semua orang itu pun menghilang, meninggalkan keterkejutan dari para penjaga disana.
"Apakah mereka itu utusan dewa?" tanya prajurit A
"Entahlah.. Tapi mengingat mereka bisa menghilang dengan cepat sepertinya mereka memang utusan dewa" ucap prajurit B
Mereka pun kembali berjaga meski pikiran mereka terus berputar mengingat kejadian tadi.
Sementara She Xia dan Wu Zhuang saat ini sudah berada di aula kerajaan neraka, Jia Li segera menyambut mereka dengan penuh antusias.
"Ayaah.. Ibuu.." bocah itu berlari dan langsung menubrukkan tubuh kecil nya pada She Xia dan juga Wu Zhuang.
"Apa yang membuatmu mengundang kami kemari hhmm?" tanya Wu Zhuang
"Saat ini aku membutuhkan bantuan ibu untuk menyelamatkan orang-orang ku yang terluka" ucap Jia Li sambil menarik tangan kedua orang tua nya mengikuti dia menuju sebuah ruangan yang sangat besar.
Saat pintu terbuka, mata She Xia dan Wu Zhuang pun terbelalak melihat ratusan iblus yang terluka sangat parah. Bau amis darah tercium begitu menusuk tajam hidung She Xia.
"Bagaimana cara ibu menyelamatkan mereka semua Jia Li? Sementara kekuatan ibu belum sepenuhnya bangkit" ucap She Xia
"Ibu, Jia Li percaya ibu bisa melakukan nya" ucap Jia Li sambil tersenyum manis memberikan semangat untuk ibunya.
She Xia pun segera mendekati mereka, kedua tangan nya diangkat, dan menggumamkan mantra penyembuhan. Cahaya emas keluar dari dalam tubuh She Xia membuat Wu Zhuang beserta Jia Li menutup mata mereka.
Sulur-sulur tanaman keluar dari tubuh She Xia mengikat satu persatu iblis yang terluka, tubuh mereka terbungkus dengan lilitan sulur itu, dan saat sulur itu terbuka, ratusan iblis kembali sehat dengan badan yang utuh dan tanpa luka.
__ADS_1
"Terima kasih Ratu telah menyelamatkan nyawa kami semua" ucap para iblis sambil bersujud di hadapan She Xia