BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 51


__ADS_3

Jedeeeer...


Petir pertama menghantam tubuh master Lang, pria tua itu berusaha untuk menerima serangan pertama dari petir pembaptisan dengan suka cita, tubuh nya seakan terasa linu bahkan tulang-tulang nya seperti berderak kencang.


Tapi pria tua itu masih menyunggingkan senyum mengejek pada sang naga penyucian, dirinya memang sengaja menerima petir pertama untuk memperkuat struktur tulang nya agar semakin meningkat lagi, meski sudut bibir nya terlihat mengeluarkan darah segar.


Jedeeeer...


Petir kedua pun menyusul dan membuat pria tua itu terjatuh di tanah, tubuhnya seperti tercabik-cabik, bahkan pakaian nya sudah hancur dengan daging yang berbau matang, master Lang secepat kilat berusaha untuk mengkonsolidasikan energi petir yang di terimanya bersama elemen bawaan dia.


Dia menyerap kekuatan yang baru dan berusaha untuk menstabilkan pondasi kultivasi barunya, meski nafas nya masih menderu hebat dan keringat sebesar biji jagung terus mengucur dengan deras di seluruh tubuh dan juga wajah nya.


Setelah di rasa tubuhnya cukup untuk menghadapi petir ketiga, master Lang langsung melesat ke langit dan kembali menyunggingkan senyuman sinis nya, tangan kanan nya kini telah memegang sebuah pedang tingkat langit yang dia ambil dari cincin penyimpanan saat hendak kembali untuk menerima kesengsaraan.


Jedeeeer...


Petir ketiga pun kembali menghantam ke arah master Lang, tapi berbeda dengan petir yang pertama maupun petir kedua yang di terima pria tua itu, petir ke tiga sengaja master Lang hadang dengan pedangnya, dia membelokkan serangan petir ke tiga menuju putra mahkota Liu Shang dan juga jendral Jun Jiang.


Jedeeeer...

__ADS_1


Tubuh kedua pemuda itu seperti terangkat hingga ke atas begitu hantaman dari petir pembaptisan mengenai tubuh keduanya, hanya selang beberapa tarikan nafas, mata Putra mahkota Liu Shang beserta jendral Jun Jiang pun terbuka.


Keduanya seolah kaget melihat tubuh mereka yang melayang bahkan ranah kultivasi mereka juga mendadak meningkat hingga beberapa tingkatan, putra mahkota Liu Shang saling berpandangan dengan jendral Jun Jiang.


Akhirnya setelah terkena serangan dari petir pembaptisan kedua pemuda itu terlepas dari ilusi yang menjerat keduanya selama 38 hari. Kaisar Liu melotot tak percaya melihat peningkatan yang begitu instans dari kedua orang yang paling di percayainya, dia hampir saja menerjang tubuh master Lang saat melihat bahaya yang akan menimpa putra dan juga jendral kesayangan nya.


Untung saja master Lang membuat dia akhirnya bisa bernafas lega, Liu Shang dan Jun Jiang telah sadar dan kembali dengan selamat dan penaikan ranah yang begitu drastis.


Master Lang terkekeh melihat kedua pemuda tampan yang saat ini ada di hadapan nya, keduanya nampak terheran-heran dengan penampilan master Lang yang acak-acakan, terlebih baju yang di pakainya sudah tidak berbentuk dan memperlihatkan seluruh badannya.


Jun Jiang dan Liu Shang saling lirik sambil tertawa kecil, sepertinya pria tua di hadapan mereka itu belum menyadari jika saat ini tubuhnya tidak terbungkus pakaian, yang menempel di tubuhnya hanya beberapa carik kecil kain yang tersisa namun lebih mirip di sebut tela**ang dari pada berpakaian.


"Siapa kau pria tua? Dan kenapa kau bisa berada di hadapan pangeran ini? Dan ah... Lihatlah penampilan mu yang kacau itu! Pangeran ini benar-benar merasa malu melihatnya!" ucap Liu Shang sambil memandang master Lang yang mengerutkan dahinya.


Master Lang tertawa mendengar ucapan sekaligus pertanyaan yang di ucapkan oleh Liu Shang terhadap dirinya, dia juga mengacungkan jari telunjuknya ke arah kedua pemuda itu.


"Bukankah penampilan kalian juga tidak lebih baik dariku? Lihatlah... Bahkan sebagian tubuhku masih tertutupi kain! Sedangkan kalian..?" ucap master Lang sambil menaik turunkan kedua alisnya.


Jun Jiang dan Liu Shang pun akhirnya saling berpandangan, keduanya saling memperhatikan kondisi tubuh masing-masing dengan wajah yang memerah karena malu.

__ADS_1


Ternyata benar apa yang di ucapkan pria tua di hadapan mereka, keadaan keduanya bahkan lebih parah dan lebih aneh di bandingkan orang yang mereka pertanyakan.


Tubuh keduanya kini tela**ang, hanya beberapa carik kain saja yang menempel, itu pun tidak menutupi bagian tubuh mereka. Sial... Ini benar-benar memalukan.


Kedua pemuda itu langsung melesat dengan cepat menuju sungai, mereka harus secepatnya membersihkan tubuh dan berganti pakaian dengan yang lebih baik, jangan sampai ada orang lain lagi yang melihat keadaan mereka.


Sudut mulut master Lang berkedut, betapa lucunya kedua pemuda yang tengah malu-malu itu, mereka terlihat seperti seorang gadis muda yang tengah bertatapan dengan pemuda yang menjadi incaran hatinya.


Setelah itu master Lang juga segera melesat untuk mencari tempat yang sedikit sepi dan juga tersembunyi, dia juga harus berganti pakaian, tak mungkin kan dia bertemu dengan kaisar Liu dalam keadaan yang memalukan seperti itu?


Kaisar Liu tersenyum, dia segera memerintahkan para prajurit nya untuk segera mencari buah-buahan dan juga binatang buruan, tentu saja dia akan menjamu semua orang yang berada di sana sebelum kembali menuju istana kekaisaran.


Dia juga berfikir untuk merekrut master Lang menjadi salah satu bagian dari orang kepercayaan nya, setelah melihat kekuatan dan juga kemampuan yang dimiliki pria tua itu, kaisar Liu sangat yakin jika dia bisa mengandalkan master Lang suatu hari nanti.


"Kemampuan pria tua itu benar-benar sangat hebat! Zen yakin jika dia mau bergabung menjadi salah satu orang zen, di masa depan nanti tak ada yang tak bisa zen lakukan. Dia bisa menjadi salah satu pejabat istana dan menjadi tolak ukur dari kejayaan kekaisaran Liu!" fikir kaisar Liu merancang rencana yang tentu saja akan menguntungkan dirinya beserta kekaisaran nya.


Wu Jin menoleh ke arah kaisar Liu, nampaknya dia juga ingin merekomendasikan pria itu untuk menduduki salah satu bagian terpenting dari kekaisaran Liu, agar di masa depan dia bisa ikut memanfaatkan kemampuan nya untuk menyerang ratu neraka.


"Zen rasa yang mulia harus mempertimbangkan pria tua itu untuk menjadi seorang penasihat istana! Meskipun penampilan nya terlihat berantakan, tapi zen yakin kemampuannya bahkan melebihi para jendral maupun panglima dari kekaisaran!" ucap Wu Jin memberi pandangan.

__ADS_1


Kaisar Liu melirik sejenak ke arah Wu Jin, sepertinya ide yang di keluarkan oleh iblis itu cukup bagus juga, memiliki master Lang sebagai penasihat di sisinya akan membawa kekaisaran Liu pada kemuliaan dan juga kejayaan di masa depan.


"Zen juga berfikiran sama, hanya saja zen akan memberikan penawaran lain pada pria tua itu! Orang hebat seperti dia tidak seharusnya hanya duduk di sisi zen menjadi seorang penasihat, dia lebih pantas menjadi seorang jendral utama ataupun panglima perang sebuah kekaisaran!" ucap kaisar Liu yang langsung di balas anggukan kepala oleh Wu Jin.


__ADS_2