
Kegemparan dan kepanikan terus terjadi di setiap kekaisaran, musibah dan juga wabah penyakit menular terus bertambah setiap hari.
Banyak rakyat yang tak bersalah menjadi korban dari kemarahan Dewa Petir dan juga Dewi hujan, sementara rakyat semakin tak percaya pada kaisar mereka.
"Apa yang di lakukan para kaisar di istana? Bukankah mereka telah berjanji untuk menyelesaikan masalah wabah ini? Lalu dimana tabib yang mereka janjikan? Bahkan sampai hari ini tak ada satu pun tabib yang datang" ucap rakyat A meluncurkan sederet pertanyaan yang entah ditujukan pada siapa.
"Entahlah.. Sepertinya mereka semua telah melupakan kita" ucap rakyat B yang sama kesalnya.
"Seperti nya kita tak bisa mempercayai pihak istana lagi, kita harus segera pergi dari sini sebelum penyebaran penyakit ini semakin parah" ucap rakyat C yang di angguki oleh semua orang.
"Lalu kemana kita akan pergi?" tanya Rakyat C
"Kita akan pergi menuju kekaisaran Liu, aku memiliki saudara yang tinggal disana. Untuk sementara kita akan tinggal disana sebelum mendapatkan tempat tinggal yang baru" jawab rakyat C
Yang tidak mereka ketahui jika saat ini bukan hanya kekaisaran Xuan yang mengalami bencana maupun penyebaran penyakit menular ini tapi di seluruh kekaisaran.
Bahkan semua tabib hebat sudah di kerahkan oleh para kaisar masing-masing untuk bisa menanggulangi bencana ini, namun ternyata mereka pun tak sanggup.
Di alam atas, Dewa Agung pun memanggil Dewi hujan dan juga Dewa Petir untuk menginterogasi mereka tentang kekacauan yang mereka perbuat di dunia tengah.
"Dewa petir, Dewi hujan.. Kalian pasti tahu mengapa aku memanghil kalian berdua" ucap Dewa Agung.
Dewa petir dan Dewi hujan pun mengangguk mengakui perbuatan mereka.
"Dewa agung, bencana banjir itu memang kami yang membuatnya karena beberapa waktu yang lalu para kaisar itu mengatakan jika mereka lah yang lebih tinggi dari Dewa, mereka bisa melakukan semua yang dewa lakukan, sehingga para rakyat tak lagi menghormati kami" ucap Dewi hujan
"Selain itu salah satu dari kaisar itu telah mencuri senjata kesayangan dewa petir yang merupakan tombak dewa, mereka bahkan berani membuka portal menuju dunia atas" ucap Dewi hujan kembali
"Apa kalian yakin mereka yang melakukan nya?" tanya Dewa agung kembali
"Benar dewa Agung, salah satu iblis kegelapan yang bernama Wu Jin bersama mereka. Dialah yang telah menyesatkan semua orang hingga membantai raja kegelapan dan keluarganya" ucap dewa petir
"Seperti nya iblis Wu Jin itu ingin membalas dendam atas kematian saudaranya beberapa tahun yang lalu, dan dia menggunakan kaum manusia untuk berperang dengan kita" ucap Dewa Agung kemudian sambil memerintahkan beberapa dewa untuk turun dan menyamar di dunia tengah.
Di dunia bawah, sebuah tungku besi berwarna hitam dengan ukiran 9 naga bergetar, getarannya hampir saja membuat keretakan pada beberapa bagian istana neraka.
Para iblis keluar dari tempat mereka masing-masing dan mulai mencari titik fokus dari getaran, mereka pun berhamburan naik ke bukit kegelapan, menyelusuri seluruh hutan hitam.
Seekor gagak hitam raksasa penunggu lembah angin terbang diangkasa, paruh nya menukik ke bawah hingga berdampak pada tanah di setiap sisi lembah itu
Waaaak...
Waaaak...
__ADS_1
Saat kaki burung itu menapak di tanah, para iblis pun mulai berdatangan dari segala penjuru arah, mereka ingin tahu dan ingin melihat langsung apa yang terjadi di lembah angin.
Getaran yang di hasilkan tunggu sembilan naga semakin besar, para kultivator iblis mulai menjauh dan mencari jarak aman untuk bisa fokus melihat yang terjadi di depan mereka.
Boom...
Boom...
Terdengar ledakan yang di sebabkan tungku sembilan naga yang mendarat, tungku itu seperti memiliki roh di dalamnya.
Tungku dengan tinggi 3 meter dengan pola rumit dari setiap sudutnya, seakan mengamuk dihadapan semua iblis, mereka pun mulai mendekat kembali dan berusaha untuk mendapatkan tungku itu, namun seperti memiliki kesadaran sendiri, tungku itu berbalik menyerang para iblis dengan mengeluarkan api hitam, api abadi.
"Haah.. Apa yang terjadi?" tanya iblis A
"itu api hitam, api abadi" ucap iblis B
"Menjauh dari sana jika kalian ingin selamat, jangan macam-macam dengan tungku itu, kalian tak akan bisa memilikinya" teriak iblis C
Namun sayang nya dia telat memperingatkan semua teman-teman nya hingga.
Buuum...
Brak...
Sriiiing...
Kraak...
Suara dentuman keras saat tubuh para iblis itu terpelanting dan membentur pepohonan disana,
Sebagian iblis masih bersikeras untuk menaklukan tungku itu. Mereka pun bergerak dengan lincah dan sangat cepat melemparkan kekuatan mereka pada tungku sembilan naga.
Pang...
Pang...
Suara kekuatan pun beradu, membuat kekacauan besar di sekitar lembah angin.
Syuuut...
Syuuut...
Tungku 9 naga itu pun kembali memamerkan keperkasaannya dengan ribuan hujaman panah api hitam ke arah para iblis, membuat mereka melompat kesana kemari menghindari serangan itu.
__ADS_1
Booom..
Booom..
Beberapa iblis yang tak sempat menghindar pun terkena serangan dadakan yang kembali di semburkan oleh tungku 9 naga.
"Munduuur.. Tungku itu bukan tandingan kalian" teriak iblis lain yang mulai berlari menjauh dari lembah angin.
Iblis lain pun segera berhambur pergi ke segala penjuru menghindari amukan tungku 9 naga.
"Seperti nya tungku itu bukan tungku biasa.." ucap iblis A
"Benar, tungku itu memiliki kesadaran sendiri. Itu tungku roh" ucap iblis B
"Tapi sejak kapan tungku itu ada disana? Dan alkemis mana yang telah meninggalkan tungku itu?" pertanyaan dari iblis C yang di jawab gelengan kepala oleh para iblis lainnya.
"Cepat laporkan masalah ini pada ratu neraka, pastikan kita mendapatkan solusi terbaik untuk menghindari kekacauan yang lebih besar" teriak seorang iblis yang di anggap ketua mereka.
"Baik ketua.." beberapa iblis pun melesat dengan cepat menuju istana kerajaan neraka.
Tak lama mereka pun sampai dan langsung di arahkan menuju aula istana.
"Hormat hamba ratu" iblis-iblis itu pun membungkukkan badannya di hadapan Jia Li
"Apa ada masalah?" Jia Li langsung bertanya pada iblis yang datang itu
"Yang mulia, di lembah angin telah muncul gagak hitam sang penjaga, sebuah tungku hitam yang memiliki ukiran 9 naga pun muncul disana, tungku itu terbuat dari besi yang kokoh dengan tinggi sekitar 3 meter" ucap mereka kompak
"Lalu apa yang aneh dengan tungku itu?" tanya jendral iblis
"Tungku itu seolah memiliki kesadaran sendiri, dia melukai teman-teman kami, ada yang terluka dan beberapa iblis juga mati saat berusaha mengambil tungku itu" ucap si pelapor
"Itu tungku roh" lanjutnya meyakinkan Jia Li.
"Baiklah, masalah ini biar aku sendiri yang akan menyelesaikannya. Segera bawa iblis yang terluka untuk di obati" ucap Jia Li penuh wibawa
"Yang mulia, itu bukan tungku roh biasa, dia memiliki api hitam, api abadi" ucap pelapor itu menambahi
"Apaa? Api abadi?" semua yang hadir di aula pun tersentak kaget mendengar penuturan dari para iblis itu.
Sedangkan Jia Li hanya menyeringai mendengar ucapan dari iblis itu.
"Sepertinya Dewi Surgawi sengaja mengirimkan tungku roh itu untuk sang alkemis iblis, menjauh dari sana, semua nya tarik mundur pasukan kalian." ucap Jia Li yang di balas anggukan kepala dari semua iblis itu
__ADS_1