
She Xia dan Wu Zhuang akhirnya melangkahkan kaki mereka menuju lantai 5 pagoda, suasana hening di dalam pagoda itu membuat sepasang suami istri mulai menerka-nerka apa yang akan mereka jumpai nanti.
Terlebih saat ini keduanya tak bisa merasakan adanya satu sosok pun selain mereka disana.
"Apakah penjaga lantai 5 ini tertidur hingga tak menyambut kedatangan kita suamiku?" tanya She Xia keheranan, ini pertama kalinya dia merasakan ketenangan setelah masuk ke dalam pagoda tujuh lantai itu.
Sedangkan Wu Zhuang tidak menjawab pertanyaan dari She Xia, dia masih sibuk memindai satu persatu tempat yang memungkinkan untuk menjadi persembunyian para penjaga lantai 5 pagoda itu.
Dia juga merasa sangat heran dengan situasi yang terjadi saat ini, hingga akhirnya keduanya di kejutkan dengan gerombolan orang yang datang.
Sekumpulan orang yang penampilan nya sedikit aneh, mereka berjumlah sekitar seratus orang, namun tingginya hanya sekitar 50 centi meter saja, sangat kontras dengan She Xia dan juga Wu Zhuang yang memiliki tinggi di atas seratus tujuh puluh centi meter.
Keseratus orang itu terbelalak dengan kedatangan She Xia dan juga Wu Zhuang di tempat yang di jaganya, mereka merasa sangat mustahil jika sepasang manusia yang ada di hadapan mereka itu telah berhasil melewati pengujian dari lantai satu hingga lantai empat.
She Xia menatap satu persatu dari wajah manusia kerdil itu, dia sangat yakin jika kurcaci yang ada di hadapannya saat ini mungkin memiliki kemampuan yang lebih besar di bandingkan para penguji di lantai sebelumnya.
"Apakah kalian semua penguji di lantai 5?" tanya She Xia pada keseratus orang yang tengah menatapnya.
"Apakah semua manusia tingginya sama seperti kalian?" tanya salah seorang dari mereka masih terus memandang Wu Zhuang dan juga She Xia.
"Tidak! Manusia juga ada yang pendek dan ada yang tinggi!" jawab She Xia.
Orang yang bertanya itu pun langsung duduk di ikuti oleh rekan-rekan nya, mereka mengeluarkan beberapa kotak hitam dan di simpan di atas lantai pagoda itu, kemudian meminta agar She Xia dan Wu Zhuang memilih salah satu dari kotak itu.
"Kalian bisa memilih salah satu dari kotak itu! Jika pilihan kalian tepat, maka kalian akan mendapatkan kitab, pil dan juga senjata kelas tujuh tapi jika pilihan kalian salah, maka kalian akan kembali di lemparkan menuju ke luar dari pagoda ini! Dan kalian baru bisa datang lagi setelah seribu tahun." ucap salah satu dari mereka seraya menunjuk ke lima kotak hitam yang saat ini ada di hadapan mereka.
Wu Zhuang dan She Xia pun mendekat dan melihat satu persatu kotak hitam yang kini berjajar di hadapan mereka. Diatas kotak itu tertulis bintang 4, bintang 5, bintang 6, bintang 7 dan bintang 8. Lalu salah seorang kurcaci mendekat dan menunjukan satu kotak lagi pada mereka.
Kotak itu terlihat sama, tapi sayangnya tidak ada tulisan apapun, dan lagi kotak itu terlihat lebih buruk dan lebih lusuh dari kotak yang lain, menandakan jika kotak itu telah tersimpan lama di sana dan tidak ada yang memilihnya.
She Xia melangkah menuju ke kotak yang lusuh itu, dia langsung mengambil nya tanpa ragu dan menunjukkan pilihannya pada ke seratus kurcaci itu. Para kurcaci itu terlihat keheranan saat mengetahui pilihan She Xia, kenapa gadis itu malah memilih kotak lusuh yang tidak memiliki bintang? Sedangkan 5 kotak lainnya terlihat sangat rapi dan juga bersinar, apalagi ada tulisan bintang di atasnya.
"Aku pilih yang ini!" ucap She Xia dengan tegas.
__ADS_1
Para kurcaci itu pun melirik ke arah Wu Zhuang, tapi sang raja iblis itu tidak bergerak sedikit pun untuk mengambil kotaknya.
"Apa kau tidak ingin memilih salah satu dari kelima kotak itu?" tanya kurcaci itu pada Wu Zhuang.
Yang di tanya hanya tersenyum tipis, untuk apa dia harus memilih jika permaisuri nya kini sudah memilih? Pilihan She Xia sudah pasti pilihannya, begitu juga sebaliknya. Wu Zhuang tidak kngin mempersoalkan kotak yang diambil oleh istrinya, bagi dia apapun isinya, dia akan tetap ikut bersama permaisurinya.
Wu Zhuang menggelengkan kepalanya kemudian menjawab dengan santai " Apa pun pilihan permaisuri zhen berarti itu pilihan zhen juga!" ucap nya.
"Bagaimana jika pilihan istrimu itu salah dan kau terlempar keluar dari pagoda ini?" tanya kurcaci itu mencoba untuk memprovokasi.
"Tidak masalah! Lagi pula apa pun yang diputuskan oleh permaisuri maka itu juga akan menjadi keputusan zhen!" ucap Wu Zhuang dengan yakin.
Akhirnya para kurcaci itu segera menatap She Xia, dan meyakinkan wanita itu untuk memilih kotak yang lain, namun She Xia tetap keukeuh dengan pendiriannya hingga para kurcaci itu pun tak bisa lagi menolak keputusan She Xia.
"Baiklah... Mari kita buka apa yang ada di dalam kotak ini!" ucap She Xia sambil berusaha untuk membuka kotak hitam di hadapannya.
Para kurcaci itu tertawa melihat wajah She Xia yang berusaha untuk membuka kotaknya, mereka sengaja tidak memberitahu She Xia jika kotak yang ada di tangannya itu telah tersegel, dan membiarkan She Xia berusaha sendiri.
Sementara Wu Zhuang langsung mendekat dan membantu She Xia untuk membuka kotaknya.
She Xia berusaha untuk melihat dengan kekuatan jiwanya, dia juga segera duduk dalam posisi lotus dan bersemedi melihat dengan laut kesadaran miliknya agar bisa melepaskan segel itu.
Satu dupa...
Dua dupa...
Lima dupa...
Hingga sepuluh dupa terlewati, akhirnya She Xia membuka matanya, dia menyunggingkan senyuman manis saat dirinya tengah mengetahui formadi apa yang di gunakan untuk menyegel kotak itu.
Zhuung...
Beberapa jade spirit muncul di atas kepala She Xia dan segera membentuk formasi bintang, She Xia menggerakan tangannya membentuk sebuah pola rumit kemudian menembakan energi Qi miliknya pada bagian inti dari formasi bintang yang di buatnya.
__ADS_1
Formasi bintang itu terlihat bercahaya sangat terang hingga akhirnya meredup dan membentuk sebuah bola cahaya kecil berwarna putih. She Xia kembali menembakkan energi Qi miliknya dan bola cahaya itu dengan cepat memancarkan warna keemasan yang langsung melesat menuju pola yang ada di atas kotak hitam.
Zhuuung...
Kotak hitam itu berdengung dengan sangat jencang hingga akhirnya terdengar suara retakan dari kotak itu.
Kratak...
Kratak...
Krak...
Kotak hitam itu akhir nya terbuka dan menampilkan apa yang ada di dalamnya, sebuah senjata pedang berwarna putih dengan aura dingin yang sangat kuat dan juga beberapa botol porselen melayang di udara, She Xia dengan cepat langsung menangkap hadiah miliknya kemudian memasukannya kedalam cincin penyimpanan.
Bruk...
Kotak hitam itu terjatuh di lantai, dengan cepat She Xia mengambilnya dan mengusap bagian atas dari pola segel yang tadi di pecahkannya.
Sreeet...
Karena terburu-buru, telapak tangan She Xia tergores, hingga darah nya menetes pada pola segel di atas kotak itu.
Zhuung...
Kotak hitam itu kembali berdengung dengan sangat kencang, kini di hadapan mereka kotak itu telah berubah menjadi sebuah kitab yang nampak bercahaya keemasan dan bertuliskan 'jurus pemecah bumi tingkat tinggi'
Hap...
Dengan cepat She Xia pun langsung mengambil kitab itu dan kembali memasukannya ke dalam cincin penyimpanan, senyum cerah terbit dari wajah wanita itu, sambil berjalan perlahan, dia pun menggandeng tangan Wu Zhuang.
"Ayo suamiku.. Kita harus segera menuju ke lantai 6!" ucapnya sambil berjalan dengan tenang.
Sedangkan keseratus kurcaci itu masih melongo, mereka benar-benar tidak menyangka jika kotak lusuh itulah yang berisi hadiah yang paling tinggi, bahkan pil yang ada di dalam botol porselen itu pun merupakan pil tingkat dewa.
__ADS_1
"Astaga! Harusnya aku tidak mengeluarkan kotak lusuh itu tadi! Kalau saja aku tahu jika kotak lusuh itu berisi hadiah yang terbaik, lebih baik aku simpan saja!" rutuk salah seorang kurcaci sambil menekuk wajahnya.