BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter bonus 01


__ADS_3

Kelopak mata itu terlihat berkedut, kemudian mengerjap perlahan dan memperlihatkan bola mata yang bulat berwarna merah vertikal, matanya melirik kekiri dan kekanan, saat itu juga sepasang mata menghadap ke arahnya, menatap dengan penuh deburan rindu, jantungnya bergejolak dengan cepat, membawa cinta yang penuh ketulusan.


Zzzrrrtt...


Kedua mata itu saling mengunci, senyuman tipis tersungging dari bibir keduanya, sepertinya saat ini harap dan damba telah terkabul, bersamaan dengan janji cinta sehidup semati yang telah terpatri, tak lepas oleh gundah, tak hilang ditelan waktu.


Zhep...


She Xia berlari dan langsung menjatuhkan dirinya dalam pelukan sang suami, dia tahu jika Wu Zhuang tak mungkin rela melepaskannya begitu saja, tentu saja sang raja iblis itu akan terus mencari belahan jiwanya meskipun kedasar neraka sekalipun.


Wu Zhuang membelai surai hitam legam milik sang istri, hatinya begitu terenyuh melihat kondisi She Xia yang terlihat begitu kurus. Sepertinya sang istri menderita tekanan batin yang cukup berat karena perpisahan mereka, hingga sang raja iblis itu berulang kali mengecup pucuk kepala She Xia.


Jangan tanya bagaimana keadaan Jia Li, bocah itu telah terbangun sejak tadi, tapi dia berpura-pura tertidur sambil sesekali melirik dengan ujung matanya, bagaimana kedua orang tuanya saat ini melepaskan kerinduan yang begitu mengharu biru.


Hanya sebuah pelukan hangat dan juga kecupan ringan dari Wu Zhuang, ternyata mampu membangkitkan kembali semangat hidup She Xia, dia yang selama beberapa hari terakhir selalu mengurung diri dan tak mau makan dengan teratur, akhirnya kini memiliki keinginan untuk hidup sehat dan menjalani kehidupan kedua bersama sang suami dan putri kesayangan mereka didunia manusia.


Betapa bahagia hatinya saat ini, seluruh dadanya bergejolak, percikan rindu yang hampir padam seolah kembali berkobar, bahkan sang mawar pun kini merekah dengan sangat indah menyambut hangatnya cinta sepasang manusia berbeda jenis itu.


She Xia menyadarkan kepalanya didada sang suami, sementara tangannya terus mengelus rahang kokoh milik Wu Zhuang, suami tercintanya nampak kuyu, bahkan rasa lelah masih tergambar dengan sangat jelas dimatanya.


"Suamiku.. Bagaimana kau bisa datang ketempat ini? Bukankah dunia kita saat ini telah berbeda?" tanya She Xia. Dia benar-benar merasa penasaran dengan Wu Zhuang, jika hanya jiwanya saja yang berpindah, mungkin She Xia tidak akan mempertanyakan nya, tapi ini tidak. Jia Li dan Wu Zhuang datang dengan tubuhnya yang utuh meskipun terluka.

__ADS_1


"Apa yang tidak bisa zhen lakukan untuk permaisuri cantik ini, bahkan jika kau melintasi neraka sekalipun, zhen pasti akan terus mengejarmu!" ucap Wu Zhuang. Jarinya menyentuh dagu sang istri dan mengangkatnya dengan sangat lembut.


Akhirnya dua pasang mata itu kembali berpandangan, Wu Zhuang mencium bibir tipis milik She Xia dengan penuh kelembutan hingga membuat gadis itu memejamkan matanya perlahan dan menikmati setiap sentuhan dan juga kecupan yang diberikan oleh sang suami.


(Kenapa author mengatakan She Xia gadis? Tentu saja karena di dunia asalnya yaitu dunia manusia, She Xia memang masih gadis, meskipun mereka telah menikah di dimensi yang berbeda, She Xia hanya berpindah jiwa, dan memasuki tubuh gadis lain yang sangat mirip dengan tubuh aslinya. Jadi secara teori She Xia yang saat ini berhadapan dengan Wu Zhuang masihlah seorang gadis, karena jiwanya lah yang menikahi raja iblis.)


"Ugh..." terdengar suara lenguhan dari mulut seseorang, itu adalah Jia Li yang saat ini tengah berpura-pura baru terbangun dari pingsannya, She Xia dengan cepat merengkuh tubuh bocah mungil itu dan membawanya kedalam pelukan.


"Apa kau baik-baik saja putriku?" tanya She Xia, namun hanya dijawab anggukan kepala oleh Jia Li. Bocah itu memeluk tubuh She Xia dengan sangat erat seolah takut jika ibunya akan kembali pergi dan meninggalkannya sendiri.


"Bagaimana cara kalian menemukan keberadaan ku?" tanya She Xia. Akhirnya Wu Zhuang pun menceritakan semua yang terjadi setelah She Xia pergi. Mulai dari Jia Li yang menghancurkan dewa agung dan seluruh keluarganya dengan menggunakan mantra darah, hingga Wu Zhuang yang telah memaksa kaisar langit untuk membuka fortal ke masa depan.


Jia Li dan Wu Zhuang berhasil menemukan keberadaan She Xia dari cermin kehidupan, hingga akhirnya sepasang ayah dan anak itu mempelajari cara untuk bisa berpindah kemasa depan melalui sebuah kitab yang di berikan oleh kaisar Langit.


She Xia tersenyum manis, meskipun hatinya terasa getir saat mendengar perjuangan suami dan juga putrinya itu hingga berhasil datang di dunianya, tapi gadis itu benar-benar merasa bangga, suaminya tak hanya tampan dan penuh kharisma, tapi juga begitu sabar dan setia.


Dia bahkan rela merasakan tubuhnya tercabik hingga tulangnya di remukan oleh lorong dimensi demi bisa bertemu dengan sang istri.


Sementara saat ini kedua orang tua She Xia yang baru saja memasuki rumah sakit milik putrinya itu mengerutkan dahi, mereka merasa penasaran dengan desas-desus tentang She Xia yang didengar dari mulut suster yang berada disana.


Bagaimana mungkin She Xia telah memiliki seorang anak? Sementara putrinya itu baru saja terbangun dari koma. Dan apa tadi yang diucapkan oleh suster? Umur 5 tahun? Bukankah itu berarti She Xia hamil diusia 18 tahun? Itu benar-benar tidak masuk akal.

__ADS_1


Bahkan saat umur She Xia delapan belas tahun, gadis itu belum pernah dekat dengan pemuda manapun, akhirnya kedua orang itu pun segera melangkah menuju lift, mereka harus memastikan jika gosip yang mereka dengar tentang She Xia itu bohong.


Tap...


Tap...


Tap...


Terdengar suara langkah kaki di koridor rumah sakit menuju ke ruangan VVIP, kedua orang tua She Xia memeriksa satu persatu pasien yang ada di ruangan itu, mereka harus segera menemukan bajingan mana yang telah merenggut kehormatan putrinya hingga hamil dan memiliki seorang anak perempuan.


Bahkan ayah She Xia sudah melonggarkan ikat pinggangnya untuk menghajar pemuda berandalan itu, sementara sang ibu juga sudah melihat high heels yang dia kenakan. Sepertinya hak besi itu cukup untuk membuat kepala pemuda itu bocor.


Akhirnya mereka pun sampai dikamar yang paling ujung, dari luar pintu mereka mengintip kegiatan yang ada di dalam ruangan itu, nampak dihadapan mereka saat ini putrinya tersenyum begitu riang seraya memangku bocah kecil di pelukannya, bahkan She Xia juga menyuapi pemuda yang saat ini duduk di sampingnya dengan begitu telaten dan sangat hati-hati.


"Sepertinya dia cukup tampan, sayang sekali jika aku harus melubangi kepala pemuda itu dengan hak sepatuku." rutuk sang ibu seraya menjatuhkan kembali high heels nya di atas lantai dan memasangkan kembali dikaki indahnya.


Krieeeet...


Pintu pun terbuka, She Xia terbelalak kaget melihat kedua orang tuanya datang, terlebih sang ayah yang telah melepaskan ikat pinggang nya. Matanya menatap tajam pada Wu Zhuang, aura permusuhan mulai terlihat begitu kedua orang tua She Xia memasuki kamar rawat.


"Owh.. Jadi kau pemuda bajingan yang telah membuat putriku ini hamil dan melahirkan? Sepertinya kedua orang tuamu tak pernah memberikan nasehat ataupun pelajaran agar kau tidak melecehkan seorang gadis." ucap Ayah She Xia dengan sangat tegas.

__ADS_1


Sementara Wu Zhuang hanya melongo melihat kelakuan kedua orang tua She Xia.


__ADS_2