BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 46


__ADS_3

Akhirnya beberapa orang master array dan juga master ilusi pun berdatangan menuju istana kekaisaran Liu, saat ini mereka akan bersaing untuk mendapatkan hadiah yang telah di janjikan oleh kaisar Liu.


Berbagai macam batu spirit dari kualitas paling rendah hingga kualitas paling tinggi mereka persiapkan agar bisa menunjukan kemampuan mereka sebagai seorang master di hadapan kaisar Liu beserta jajaran pejabat dan juga rakyat kekaisaran.


Kaisar Liu secara langsung menyambut kedatangan para master itu dan membawa mereka semua menuju aula pertemuan.


Ada sekitar 30 orang master yang hadir dengan berbagai tingkat, pandangan mereka terlihat saling meremehkan satu sama lain hingga membuat beberapa pejabat kekaisaran merasa aneh.


Persaingan antar master ilusi dan juga master array segera di mulai begitu kaisar Liu membuka rapat dan juga memberi tahu mereka semua tentang putranya dan juga jendral kebanggaan kekaisaran Liu yang kini terjebak di hutan kabut yang memiliki ilusi yang begitu kuat.


Para master itu pun satu persatu mulai mengemukakan pendapat dan juga solusi yang mungkin saja bisa mereka lakukan, mengingat waktu mereka hanyalah tiga hari.


Akhirnya setelah mencapai kesepakatan, kesemua master itu pun segera di bawa menuju hutan iblis dan segera mencari portal menuju ke kerajaan kegelapan.


Para master itu pun langsung mengikuti para prajurit yang membawa mereka dan mulai memasuki hutan kabut.


Suasana hutan terlihat sangat tenang, tak nampak sedikit pun kepanikan seperti saat para prajurit yang di tugaskan oleh kaisar Liu untuk menjemput Putra mahkota Liu Shang dan juga jendral Jun Jiang kemarin yang langsung berlarian tak tentu arah ke semua penjuru hutan.


"Ada yang aneh di sini! Sepertinya ini bukan hanya ilusi tingkat tinggi yang membuat seseorang berhalusinasi dan melihat orang yang di cintainya, tapi ini lebih ke ilusi kedamaian, dimana siapa pun yang masuk kedalam nya merasa enggan untuk keluar dan memilih untuk menetap di sana" ucap seorang master ilusi yang berbaju putih.


Usianya tak lagi muda, dengan badan yang sedikit membungkuk dan juga tongkat kepala harimau di tangan kanan nya.


Janggut putih panjang nya terlihat meliuk-liuk saat terkena hembusan angin sepoi-sepoi.


"Tidak! Menurutku ini adalah ilusi tak berujung, hanya kematian saja yang bisa mengirim mereka keluar dari dalam ilusi ini" ucap seorang master yang berbaju biru laut, usianya sedikit lebih muda namun dia adalah seorang master tingkat tinggi.


"Kurasa ada array yang juga menutupi hutan ini dan membuat kita semua tak bisa melihat ke dalamnya!" ucap seorang master array sambil mengeluarkan beberapa batu spirit peringkat rendah dan melemparkan nya ke atas langit hingga membentuk bintang yang mengelilingi matahari.

__ADS_1


Pria berbaju merah segera mengucapkan beberapa mantra dengan tangan nya bergerak sangat lincah membuat beberapa segel di tangannya.


Dia membuat array yang baru agar tak menimbulkan kerusakan yang lebih besar dan juga lebih parah, kemudian menggunakan beberapa segel dan juga mantra untuk melepaskan array yang ada di hutan kabut.


Swuush...


Bom...


Duar...


Terdengar suara beberapa kekuatan yang beradu, tapi jangan kan terlepas, bahkan array itu tak mengalami goncangan sedikit pun membuat semua master itu geram dan mulai mengeluarkan kemampuan terbaik masing-masing untuk bekerja sama dan menyerang Array itu.


Swush...


Dung...


Dung...


Dung...


Mereka sangat tahu kekuatan dari dirinya masing-masing hingga berpikir untuk tidak menangkis serangan itu dan memilih untuk menghindar dengan melompat sejauh mungkin agar tak kena jurus mereka sendiri.


"Sial.. Sepertinya ini array pembalik, dia membalikkan semua serangan kita bahkan dengan kekuatan yang lebih besar lagi." teriak seorang master yang berbaju ungu.


"Kalian semua! Periksa baik-baik, ada berapa array yang terpasang di hutan ini!" teriak seorang master ilusi yang berbaju hitam sambil berusaha menggunakan kekuatan jiwanya agar bisa menerobos masuk ke dalam array tersebut.


Beberapa orang master ilusi pun turut melakukan hal yang sama, mereka duduk dengan posisi lotus sambil terus mencoba untuk menarik jiwa mereka agar bisa masuk ke dalam array dan memeriksa keadaan di dalam hutan itu.

__ADS_1


Master Array pun bersiap, mereka menggunakan seluruh kemampuan mereka untuk menghitung jumlah array yang di pasang di sana, dan seberapa kuat tingkat dari array tersebut hingga mampu melakukan serangan balik yang membuat semua orang kocar kacir.


"Sepertinya ada lebih dari sepuluh array tingkat tinggi yang terpasang di sana! Tapi aku tak yakin dengan tipe array yang di buat oleh orang itu." ucap seorang master array yang berbaju hijau pudar sambil terus berjalan untuk melihat celah yang mungkin bisa mereka gunakan untuk menerobos.


"Apa kau yakin? Justru aku melihat jika array yang terpasang disana lebih dari seratus" ucap seorang pria tua berbaju abu-abu.


"Bagaimana menurut kalian?" tanya mereka pada sepuluh orang master yang lain.


"Aku hanya bisa melihat tujuh aray yang ada disini, namun sepertinya array itu di kendalikan dari jarak jauh hingga terlihat seperti ratusan array tipis yang mengelilingi array yang sebenarnya" ucap seorang pria paruh baya sambil menunjuk ke arah Array yang sejak tadi dia perhatikan.


"Kau benar! Array ini di kendalikan oleh seseorang dari jarak jauh, jika kita ingin melepaskan dan juga menghancurkan array ini kita harus melenyapkan si pengguna array itu" ucap seorang master berbaju kuning sambil terus mengelus jenggot nya yang sudah mulai memutih.


"Bahkan kami juga tak bisa melihat meskipun dengan menggunakan kekuatan jiwa, sepertinya ilusi yang dia buat bukan hanya ilusi tingkat tinggi tapi sudah mencapai tingkat dewa" ucap seorang master ilusi yang berbaju cokelat sambil terus mencoba untuk menstabilkan tubuh nya setelah menggunakan kekuatan jiwa nya.


"Aku merasa seperti jiwaku di tarik ke sebuah tempat yang hampa, aku bahkan bisa melihat jika saat ini putra mahkota Liu Shang beserta jendral Jun Jiang dan juga para prajurit kekaisaran Liu tengah tertidur disana" ucap seorang pemuda yang merupakan master ilusi tingkat tinggi, meskipun umur nya baru 28 tahun, tapi kemampuannya setingkat dengan para master yang berusia lebih dari 60 tahun.


"Apa kau yakin?" tanya pria berbaju ungu yang tadi berusaha untuk memecahkan array dengan teknik terlarang nya.


"Aku sangat yakin jika ini adalah ilusi tingkat dewa, letak nya ada di sebelah barat, ilusi itu berhasil mengambil alih kesadaran semua orang yang mrmasukinya dengan memberikan mimpi yang indah" ucap pemuda itu kembali.


Akhirnya semua master itu pun berkumpul untuk mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi bersama-sama.


Mohon maaf jika author lama untuk up novel nya ya, dan terima kasih banyak untuk semua reader yang masih setia dan terus membaca karya receh author yang jauh dari kata sempurna ini. 🙏🙏🙏


Insya allah nanti kita akan up kembali seperti biasa satu bab perhari, karena author ingin menyelesaikan novel pertama dan yang kedua hingga tamat terlebih dahulu.


Jangan lupa untuk terus mendukung author, klik like dan juga komentar nya.

__ADS_1


Jika berkenan boleh lemparkan vote dan juga gift nya ya reader...


Happy reading


__ADS_2