
"Apa kalian fikir bisa menghindari seranganku?" tanya She Xia sambil menggerakan tangan nya untuk mengendalikan array pembatas yang tadi telah dia ciptakan.
Wuuung...
Array kembali berdengung dan berhasil mengurung semua beast rubah yang kini mulai pucat pasi, karena She Xia menggunakan array pembatas untuk mengurung mereka.
"Ku fikir dengan menggunakan inti kehidupan kalian akan cukup untuk menaikan ranah kultivasiku hingga ke tingkat immortal king. Hahaha... Dari pada aku harus berlelah-lelah diri melakukan pelatihan tertutup, inti kehidupan kalian sepertinya berguna juga!" ucap She Xia semakin membuat beast rubah itu gemetaran.
Wu Zhuang pun ikut tertawa mendengar ucapan sarkas dari sang istri, selain gratis, inti kehidupan beast rubah tingkat sembilan itu juga cukup banyak jadi keduanya tak perlu lagi bersusah payah untuk mencari sumber daya.
"Kau benar permaisuriku! Inti kehidupan beast rubah ini sudah cukup untuk menaikkan ranah kultivasi kita! Bagaimana kalau kita bunuh saja mereka! Zhen rasa perut zhen juga sudah merasa sangat lapar, kita bisa membuat rubah panggang untuk memanjakan perut kuta yang keroncongan!" ucap Wu Zhuang ikut permainan sang istri untuk memprovokasi beast rubah yang saat ini terkurung di depan mereka seraya mengelus perut nya yang datar.
She Xia tertawa cekikikan mendengar ucapan dari sang suami, meskipun keduanya kultivator tingkat tinggi dan bisa saja tidak mengisi perutnya dengan makanan, namun She Xia dan Wu Zhuang selalu menyempatkan diri untuk makan, karena keduanya berfikir jika energi makanan yang terserap ke dalam tubuh itu jauh lebih efektif di bandingkan hanya menggunakan energi Qi untuk kestabilan kekuatan mereka.
"Baiklah suamiku! Kau bisa memilih rubah mana yang akan kita makan terlebih dahulu, kemarilah.. Ayo cepat pilih rubah yang paling gemuk untuk kita kuliti dan jadikan rubah panggang!" ucap She Xia sambil menarik tangan Wu Zhuang.
Sontak seluruh beast rubah pun menciut, mereka sangat takut dengan dua orang monster kejam yang saat ini berdiri dengan penuh penindasan di hadapan mereka, terlebih Wu Zhuang sudah mengeluarkan aura membunuh yang pekat dari dalam tubuhnya untuk menakuti beast rubah.
Bruk...
__ADS_1
Bruk...
Bruk...
Seluruh beast rubah itu pun langsung jatuh berlutut di hadapan She Xia dan Wu Zhuang, mereka tidak ingin di jadikan sebagai rubah panggang terlebih sejak tadi kedua manusia itu terus berkeliling mencari rubah yang paling gemuk untuk di jadikan santapan pertama mereka.
"Astaga..! Kenapa tidak sejak tadi saja kalian berlutut? Di saat suamiku sudah kelaparan baru kalian mengakui kekalahan! Tapi tidak apa-apa kami masih tetap bisa memakan kalian meskipun kalian bersedia tunduk pada kami!" ucap She Xia tanpa memperlihatkan wajah yang takut, ini adalah kesukaannya untuk membalas pada mereka yang berani bersikap angkuh dan sombong terhadap dirinya.
Wu Zhuang hanya menggelengkan kepala melihat sikap kekanakan dari istrinya, inilah yang membuat dia semakin mencintai She Xia. Selain cantik, She Xia juga sangat pandai mempermainkan emosi lawannya. Sungguh istri yang dangat tangguh..
Sementara beast rubah saling memandang dengan takut, walau bagaimana pun mereka adalah binatang suci milik para dewa tapi hari ini telah di kalahkan dengan telak oleh pasangan iblis yang masih berdiri dengan tegap di hadapan nya.
"Baiklah karena kalian sudah mengakui kekalahan kalian, sekarang berikan seluruh harta dan juga sumber daya milik kalian, dan zhen akan membujuk permaisuri zhen untuk tidak memanggang kalian dan menjadikan santapan kami!" ucap Wu Zhuang yang mendadak memiliki pemikiran yang konyol untuk memeras dan merampok beast rubah di hadapan mereka.
"Akh... Kalian benar-benar dermawan!" ucap Wu Zhuang sambil mengelyarkan senyuman smirk khas dia.
Kali ini She Xia di buat menggelengkan kepala atas tindakan suaminya, raja iblis yang terkenal sangat dingin dan kejam berubah jadi kelinci imut begitu melihat isi dari cincin penyimpanan para beast rubah itu.
"Ayo suamiku..!" ajak She Xia, akhirnya pasangan suami istri itu pun berjalan menuju ke lantai 4 pagoda. Sesaat setelah keduanya menginjakkan kaki di lantai 4, hawa panas tiba-tiba saja membanjiri tubuh keduanya, kali ini mereka berada di sebuah padang tandus dengan begitu banyak bebatuan yang telah terbakar.
__ADS_1
Tempat itu terlihat seperti sisa pertempuran dengan bau amis dan juga bau daging terbakar, namun mereka tak melihat ada satu makhluk hidup pun di sana, hingga beberapa saat kemudian mereka merasakan tanah yang bergetar diikuti kemunculan sesosok ular besar dari dalam tanah.
Akh itu bukan ular, melainkan sesosok naga raksasa yang memiliki elemen lava, hidung nya mengeluarkan asap yang mengepul dan mulut nya pun menyemburkan api yang sangat panas.
"Berani sekali kalian mengganggu istirahatku!" teriak naga itu dengan berang.
She Xia begitu terpana dengan naga yang ada di hadapannya dan berfikir untuk membawa naga itu untuk di jadikan koleksi yang ke 12. Bukankah She Xia sudah memiliki 11 naga dengan elemen yang berbeda? Dan kali ini dia menemukan naga dengan elemen yang berbeda dari ke sebelas naga miliknya.
Takdir langit memang begitu baik, naga itu datang sendiri menemui She Xia dan menunjukkan kemampuan nya hingga She Xia terpana dan ingin memilikinya.
'Jika dia tak bersedia mengikutiku, maka aku akan merantainya dan menyegel tubuhnya di lembah angin!' gumam She Xia yang sudah mengklaim naga itu sebagai milik nya.
Wu Zhuang hanya menggelengkan kepalanya seraya memutar bola matanya jengah, meskipun She Xia telah memiliki 11 beast naga dengan berbagai macam elemen bawaannya, istrinya itu tetap saja sangat menyukai jenis beast yang satu ini.
Selain bentuknya yang unik, naga juga memiliki kemungkinan untuk cepat naik ranah kultivasinya hingga menjadi hewan ilahi. Jauh berbeda dengan beast yang lainnya.
Sedangkan Wu Zhuang tidak menyukai naga, selain sisiknya yang keras dan tubuhnya yang mirip ular, naga juga terlalu biasa untuk di jadikan tunggangan. Raja iblis itu lebih memilih untuk mengoleksi berbagai macam wyfren dan juga phoenik, itu terkesan lebih indah bagi dirinya.
"Astaga.. Sepertinya langit telah memberikan satu harta lagi untukku hari ini! Oh naga ini benar-benar sangat imut!" ucap She Xia yang hampir saja menjatuhkan air liurnya saat menatap naga sombong yang berdiri dengan begitu mendominasi di hadapannya.
__ADS_1
Sementara sebelas beast naga yang saat ini berada di ruang dimensi dan mendenfar ucapan She Xia hampir saja menjatuhkan rahang nya. Bukankah mereka jauh lebih indah dan lebih tampan di bandingkan naga kelabu yang saat ini berhadapan dengan She Xia? Ini benar-benar tak masuk akal.
Sepertinya mereka harus memeriksa mata She Xia nanti, agar mereka tahu apakah She Xia memiliki kelainan sehingga naga burik itu di panggil naga yang imut dan lucu?