BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 38


__ADS_3

Kemunculan tungku sembilan naga sontak menggegerkan seluruh benua, banyak kaisar dari berbagai kekaisaran pun mencoba untuk membuka portal menuju alam bawah.


Di alam atas, para dewa pun saat ini sedang berdiskusi mengenai kemunculan tungku itu, mereka pun berpikir untuk datang ke dunia bawah, bagaimana pun juga, tungku sembilan naga bukan lah tungku biasa, jika sampai jatuh ke tangan orang yang salah, sudah bisa di pastikan dunia ini akan hancur.


Dewa agung pun mengutus beberapa dewa untuk turun dan mengetahui kejadian di lembah itu.


"Dewa Air, Dewa Bumi dan juga Dewa kemakmuran, aku mengutus kalian bertiga untuk datang ke dunia bawah dan membawa kembali gagak hitam beserta tungku sembilan naga milik dewi surgawi itu, ingatlah jangan biarkan tungku itu lepas dari genggaman kalian" ucap dewa agung dengan penuh kharisma.


"Baik dewa agung.." ketiga dewa terpilih pun segera membungkuk dan menghilang.


Ketiganya melesat bagaikan cahaya dan berusaha membuka portal menuju dunia bawah.


Namun semakin mereka mencoba untuk mengeluarkan tenaga mereka, semakin berat dan juga kuat lingkaran portal hitam itu tertutup.


Ketiga dewa itu pun merasakan jikakini tenaga mereka telah habis terhisap oleh portal itu.


"Ada apa ini? Kenapa portal nya tidak bisa di buka?" tanya Dewa Air


Mendengar pertanyaan itu, dua orang dewa yang lain pun menggelengkan kepala mereka.


"Sepertinya ada seseorang yang berusaha untuk menyegel portal ini dengan segel pengendali ataupun segel penyerap, semakin kita menggunakan tenaga kita untuk membuka nya, segel ini malah semakin kuat menyedot energi kita" ucap Dewa Kemakmuran


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? Haruskah kita turun kedunia tengah terlebih dahulu dan mencari jurang tak berdasar untuk bisa masuk kedunia bawah?" tanya Dewa bumi


"Apa kau tahu letak pastinya dari jurang tak berdasar itu?" tanya Dewa Air.


Sedangkan Dewa Bumi hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Baiklah, jika kita tak bisa membuka portal ini, kita akan melewati dunia tengah untuk bisa turun kedunia bawah" putus Dewa kemakmuran kemudian.


Akhirnya mereka pun melesat kembali dengan menggunakan seluruh kekuatan nya untuk bisa segera sampai di dunia tengah.


Sementara di tempat lain, saat ini Jia Li menyeringai melihat ketiga dewa itu tak bisa membuka segel yang dia buat, segel yang tanpa sengaja dia temukan di sebuah buku lusuh yang berada di lemari kamarnya.


Jia Li pun tersenyum misterius sambil terus memperhatikan cermin kehidupan yang saat ini di hadapannya.


Dia merasa cukup puas meskipun dirinya harus menyusut menjadi seorang bocah yang masih berusia 4 tahun, namun kekuatan dan juga kemampuan nya sama sekali tidak berkurang dari kehidupan pertama nya.


Dengan sekali hentakan tangan, Jia Li pun kembali menyegel jurang tak berdasar agar tak bisa di temukan oleh manusia maupun para dewa.


Sebagai seorang dewi Neraka, tidak ada satu orang pun yang bisa mempertanyakan kekuatan nya, dia di berkahi kemampuan dan juga kecerdasan di atas rata-rata.


Pangeran Xuan Zhixing beserta putra mahkota Liu Shang dan juga jendral Jun Jiang saat ini sudah 2 bulan berkeliling mencari jalan untuk bisa masuk ke dunia bawah, mereka terus menerus berusaha untuk bisa menemukan portal yang di sebutkan oleh seorang peramal yang berada di hutan iblis.


Akhirnya mereka pun beristirahat di dekat sungai sambil berbincang.


"Putra mahkota Liu Shang, apa kau yakin jika portal itu ada? Entah kenapa aku merasa jika saat ini kita sedang di permainkan oleh peramal itu. Kita sudah berkeliling selama dua bulan tapi sampai saat ini kita masih belum bisa menemukan portal itu" ucap pangeran Xuan Zhixing memulai percakapan mereka.


"Entahlah.. Aku pun merasa kan hal yang sama denganmu, apa mungkin jika peramal itu sengaja ingin membuat kita semua tersesat di hutan ini?" ucap putra mahkota Liu Shang


"Lalu apa rencana mu sekarang? Haruskah kita kembali ke istana dan memberitahu mereka semua jika portal itu tidak ada?" pangeran Xuan Zhixing pun melancarkan pertanyaan lain.


"Sepertinya kita harus lebih bersabar sekarang, jangankan portal menuju ke istana neraka, bahkan portal menuju kerajaan kegelapan pun tak bisa kita temukan" ucap putra mahkota Liu Shang.


"Bukankah pangeran Xuan Zhixing bisa memanggil yang mulia Wu Jin? Kenapa kita tidak mencoba untuk meminta bantuan nya saat ini?" tanya Jendral Jun Jiang ikut memberi masukan.

__ADS_1


"Aah... Kau benar jendral. Kenapa aku baru memikirkan solusi itu saat ini? Aku benar-benar lupa jika paman Wu Jin bisa saja membantu kita" ucap pangeran Xuan Zhixing sambil duduk bersila. Mulutnya pun berkomat-kamit mengucapkan mantra pemanggil.


Wush...


Wu Jin pun muncul di hadapan ketiga nya, membuat mereka akhirnya tersenyum cerah.


Setelah membungkuk dan memberi hormat, pangeran Xuan Zhixing pun segera menyampaikan maksud nya pada Wu Jin.


Sejenak Wu Jin mengerutkan dahinya saat mereka bertiga bertanya tentang portal itu, namun kemudian dia pun menjawab.


"Tidak ada portal yang menghubungkan dunia tengah dengan dunia bawah, kalian hanya harus mencari jurang yang tak berdasar untuk bisa sampai disana. Namun jika kalian ingin berjalan ke kerajaan kegelapan, portal nya ada di sebelah sana, tali yang ada di dekat pohon besar itu, jika kalian menariknya, kalian bisa menemukan portal nya" ucap Wu Jin


Mata ketiga pemuda itu terlihat berbinar mendengar penuturan dari Wu Jin. Meskipun niat mereka berbeda-beda namun saat ini mereka adalah satu kelompok.


"She Xia.. Aku sudah menemukan portal menuju kerajaan kegelapan. Aku benar-benar sangat merindukanmu saat ini" gumam Jun Jiang dalam hati.


"She Xia, meskipun pangeran ini tidak bisa memiliki mu, bisa melihatmu bahagia saja pangeran ini sudah bahagia. Semoga kau tidak menyesali keputusan mu untuk menikah dan menjadi permaisuri dari raja kegelapan itu" gumam putra mahkota Liu Shang


"Jika kerajaan kegelapan bisa menjadi sekutu dari kekaisaran Xuan, aku yakin pada saat nanti aku naik tahta, kekuatan kekaisaran Xuan akan jauh lebih besar di banding kekaisaran mana pun. Aku harus bisa membuat raja kegelapan berada di pihak ku." pikir pangeran Xuan Zhixing sambil tersenyum tipis.


Wu Jin pun mengajak ketiga pemuda itu mendekati sebuah pohon besar, ada tali yang berada di bawah akar besar yang tidak menapak di tanah itu, dan Wu Jin pun menarik nya.


"Jika kalian ingin menggunakan kerajaan kegelapan untuk bisa masuk ke kerajaan neraka, maka kalian bertiga harus mencari lembah iblis, letak nya ada di hutan ilusi, tak jauh dari istana kegelapan. Berhati-hatilah, zen tak bisa membantu kalian lagi" ucap Wu Jin sambil menghilang.


Sementara ketiga pemuda itu melangkahkan kaki mereka dengan bahagia menuju kerajaan kegelapan.


"She Xia.. Aku datang" gumam Jun Jiang dalam hati

__ADS_1


__ADS_2