
She Xia membuat segel tangan nya, untuk membuat pelindung saat dirinya ingin kembali berkonsentrasi dalam pelatihan tertutup nya.
Kultivasinya yang telah mencapai tahap tianzun awal, kini akan di naikan kembali ke tahap tianzun menengah.
Tangan She Xia masih memegang beberapa pil di tangannya, sambil menimbang efek dari keseluruhan pil jika dia langsung mengkonsumsi semuanya dalam waktu bersamaan.
She Xia tidak ingin melewatkan kesempatan menjadi kelinci percobaan dari segala jenis pil tingkat dewa yang telah berhasil di buatnya, dia akan memberikan pil itu pada Wu Zhuang jika memang hasil nya sehebat prediksi She Xia.
Tangan She Xia bergerak lincah membuat array untuk dirinya sendiri di bantu jade spirit dan juga kertas mantra, kali ini She Xia harus membuat array yang lebih kuat dan juga lebih tebal untuk melindungi dirinya dan juga semua orang terutama suaminya, Wu Zhuang.
"Segel pertahanan, aktifkan.."
"Segel pembatas aktifkan.."
"Segel pembalik aktifkan"
She Xia menggunakan 3 macam segel kelas tinggi untuk melindungi kekuatan nya, lalu melirik ke arah jade spirit yang tersisa dan mulai menyerapnya.
Segera She Xia duduk mengambil sikap lotus, ditangan nya sebuah pil dengan tingkat dewa siap di telan.
Saat ini She Xia mencoba untuk menyerap salah satu pil yang di buat nya, pil pencuci dentian tingkat dewa dengan kombinasi buah roh dan juga api abadi,,,
Tubuh nya dengan rakus terus menyerap energi yang merangsek masuk ke dalam setiap dentiannya.
Tubuh She Xia seakan di remukan berkali-kali dan di perbaiki kembali, tulang-tulang nya di hancurkan dan di sambung kembali.
Energi buah roh terus mengembang dalam setiap sel-sel di tubuh She Xia, membawa seluruh api abadi yang kini semakin meluas dalam dentian She Xia.
She Xia terus menahan rasa sakit dalam tubuhnya, saat setiap sel dari tubuhnya mengalirkan energi kegelapan yang semakin pekat, sementara api hitam abadi nya semakin kuat menghancurkan setiap titik dentian kecil maupun besar di tubuh She Xia hingga energi dalam meridiannya penuh...
Krak...
Kraak...
Krak...
Aaaagh....
Jeritan demi jeritan terdengar begitu nyaring meluncur dari mulut She Xia.
__ADS_1
Puluhan dentian kecil dalam tubuh She Xia terbuka, peluh kian membasahi tubuh nya, badan yang gemetar juga gigi yang gemertak tajam.
She Xia tetap menjaga kesadarannya, sambil terus menikmati setiap siksaan yang di rasakan tubuhnya akibat efek pil pencuci dentian...
Array pembatas aktif, jeritan yang keluar dari mulut She Xia teredam, tubuh She Xia mengeluarkan sisa energi kotor yang pekat dan tersaring di dalam array.
Segel pembalik aktif, seluruh energi yang keluar dari tubuh She Xia kembali berbalik dan terus merangsek masuk kembali, energi yang murni masuk ke dalam setiap dentian She Xia dan menjadi kekuatan yang baru di tubuhnya.
Energi kotor dan kasar terhisap ke dalam api hitam She Xia mengaliri seluruh sel sel darah She Xia membuat perpaduan energi petir dan kegelapan.
Darah She Xia berubah warna, mata She Xia pun berubah, iris merah vertikal berganti menjadi hitam vertikal dengan gradasi ungu yang indah.
Tanda petir langsung keluar dari samping mata kiri dan kanan She Xia.
Tubuh yang biasa saja kini telah di penuhi kekuatan luar biasa, kemampuan She Xia dalam pengontrolan energi jiwa dan elemen kegelapan membuat tubuhnya nampak pucat dan semakin indah..
Api surgawi yang menetap dalam dentian atas She Xia berpadu dengan sangat konstan bersama petir ungu yang kini mengisi setiap dentian kecil She Xia.
Bahkan energi gelap yang biasanya harus di keluarkan She Xia dengan menggunakan setengah atau pun lebih dari keseluruhan Qi miliknya, kini hanya dengan satu jentikan jari bisa She Xia keluarkan.
Tubuh She Xia kini di selimuti cahaya kebiruan, tulang She Xia kembali meningkat menjadi lebih kuat, tatapan mata nya terlihat tajam.
Jedeeer...
Petir kesengsaraan pertama mulai menyambar tubuh She Xia, membuatnya mengeluarkan seteguk darah.
Jedeeer..
Petir kedua kembali menyambar, tubuh She Xia mulai goyang, giginya gemelutup dengan mulut yang terkatup menahan sakit.
Jedeeer...
Petir ketiga menyambar, tubuh She Xia terbanting dari atas langit dan jatuh dengan keras menghantam tanah...
Gedebuk...
Brak...
Tubuh She Xia hampir saja ambruk saat sambaran petir ketiga yang lebih kuat mendera tubuh nya.
__ADS_1
"Sial... Kurasa petir nya lebih kuat dari yang kemarin" She Xia kembali duduk dengan posisi lotus, tangan kanannya mengambil dua pil dari ruang dimensinya, pil vena dan juga pil pengembali Qi dan langsung menelannya.
She Xia memejamkan matanya, fokus untuk menyerap energi dari kedua pil itu, sebelum akhirnya kembali membuka matanya dan meludahkan seteguk darah hitam.
"Tingkat tianzun menengah, tidak buruk.. Meskipun hanya naik satu ranah, setidaknya api abadi, api surgawi dan juga elemen kegelapan telah berevolusi menjadi lebih kuat 3x lipat." ucap She Xia sambil melirik ke arah Wu Zhuang yang kini tengah tersenyum dan memandangnya dengan penuh cinta.
"Selamat untuk kenaikan ranah nya permaisuri ku" ucap Wu Zhuang sambil mendekat dan memeluk tubuh She Xia
"Kita telah menghabiskan waktu dalam pelatihan, aku sampai lupa untuk merindukan suamiku.." ucap She Xia sambil menyandarkan tubuhnya di dada Wu Zhuang
"Selama kau ingat bahwa aku suamimu, aku tak keberatan dengan pelatihanmu.. Kau terlihat semakin cantik permaisuri ku.."
"Kau juga semakin tampan suamiku.." ucap She Xia.
Perlahan wajah keduanya pun semakin mendekat dan
Cup..
Wu Zhuang mengecup bibir mungil She Xia dengan penuh kelembutan.
Cup..
She Xia pun membalas kecupan dari sang suami tercinta nya dengan binar kerinduan yang nampak di matanya.
"Kita kembali ke kediaman, sepertinya Jia Li membutuhkan seorang adik.." ucap Wu Zhuang sambil menggending She Xia ala bridal style.
She Xia hanya membenamkan wajahnya didada sang suami, merasakan detak jantung Wu Zhuang yang memburu.
Sepertinya suaminya kini tengah di penuhi gairah, hingga lupa jika She Xia belum membersihkan diri setelah mendapatkan petir kesengsaraan nya.
Jia Li yang melihat kelakuan kedua orang tua nya dari cermin kehidupan hanya tertawa ringan.
Dia tak keberatan memiliki banyak adik, baginya kedua orang tua nya adalah harta berharga nya dan juga kebahagiaan nya.
Jia Li langsung menutup cermin kehidupan dan merasakan beberapa langkah mendekat ke arahnya.
"Salam ratu.. Para dewa mulai memasuki jurang tak berdasar untuk mencari tungku sembilan naga" ujar si pelapor.
"Buat segel delapan arah dan juga ilusi di setiap jalan masuk.. Pastikan mereka terlena dalam tidur panjangnya" ucap Jia Li sambil mengibaskan lengan kanannya.
__ADS_1
"Sesuai perintah anda yang mulia" sang pelapor pun segera pergi dan menyiapkan perintah majikannya dengan patuh.