
Tap...
Tap...
Tap...
She Xia dan Wu Zhuang pun melangkahkan kakinya dengan sangat riang, keduanya begitu bahagia mendapatkan 3 buah harta yang sangat berharga dari lantai 5 pagoda itu, sepertinya mereka harus berterima kasih kepada orang-orang kerdil itu nanti, fikir She Xia.
Sedangkan Wu Zhuang masih menatap ke depan, dia terus memasang kewaspadaan jika sewaktu-waktu mendapatkan serangan dadakan dari penguji yang ada di lantai 6, namun setelah menunggu beberapa saat, sepertinya dia terlalu curiga dan mulai melangkah dengan biasa.
Begitu keduanya sampai di lantai 6 pagoda, seorang pria tua berambut putih dan juga memiliki janggut yang panjang dan berwarna putih tengah duduk bersila, matanya terpejam, namun telinga tajamnya dapat merasakan kedua manusia yang kini mulai melangkah mendekat ke arahnya.
Pria tua itu pun membuka matanya dan memperhatikan sepasang manusia yang kini tengah menatapnya dengan intens. Bibirnya tersenyum saat mengetahui jika keduanya telah menyelesaikan ujian di lantai satu hingga lantai 5 pagoda.
"Salam senior! Maaf jika kedatangan junior berdua mengganggu semedi senior!" ucap She Xia sambil menangkupkan tangannya dengan hormat.
Sedangkan Wu Zhuang masih tetap diam tanpa ekspresi, bahkan dia tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya, dan fokus memandang pria tua yang ada di hadapannya sambil mengernyit.
Entah kenapa dia merasa seperti pernah melihat pria tua itu! Entah siapa dan dimana? Wu Zhuang pun tak tahu. Tapi hatinya begitu yakin jika dia pernah bertemu dengan pria tua itu.
"Sepertinya kalian berdua telah menyelesaikan ujian dari setiap lantai pagoda ini!" ucap pria tua itu sambil tersenyum manis, She Xia hanya mengangguk mendengat pertanyaan dari pria tua itu.
"Baiklah.. Ujian di lantai 6 sangat lah mudah!" ucapnya seraya menyunggingkan senyuman manis.
Entah kenapa She Xia dan Wu Zhuang merasa bergidik melihat senyuman dari pria tua itu, sepertinya pria tua itu akan memberikan ujian yang cukup berat untuk keduanya.
"Ujian di lantai 6, kalian hanya harus berlari menuju pintu yang ada di tengah-tengah itu, hanya saja kalian tidak bisa menggunakan energi Qi di ruangan ini!" ucap pria tua itu seraya kembali menutup matanya.
__ADS_1
Wu Zhuang dan She Xia saling berpandangan, kemudian keduanya menyunggingkan seringaian di bibir mereka, dengan cepat pasangan suami istri itu langsung berlari menuju pintu kedua atau pintu yang ada di ruangan.
Wush...
Wush...
Keduanya berlari dengan sangat cepat, hingga hampir sampai di pintu yang di sebutkan oleh pria tua itu.
Bruk...
Bruk...
Heug...
Ugh...
Keduanya terpelanting dan langsung jatuh di lantai dalam keadaan tengkurap, She Xia dan Wu Zhuang berusaha untuk bangkit, tapi keduanya merasa seolah saat ini badan mereka terhimpit sesuatu hingga tak bisa untuk di gerakan.
"Ini adalah gaya tekan bumi suamiku! Aku yakin tekanan yang di berikan pria tua itu mungkin 50x lipat dari tekanan yang biasa!" ucap She Xia menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh suaminya.
Wu Zhuang melotot tak percaya dengan apa yang di katakan oleh She Xia, pantas saja dia di buat bergidik saat melihat senyuman pria tua itu, ternyata memang benar, dia memiliki niat tertentu pada keduanya.
"Sepertinya pria tua itu minta di hajar! Lihat saja nanti apa yang bisa di lakukan oleh raja ini!" ucap Wu Zhuang seraya menatap sinis pria tua yang saat ini tengah pura-pura tertidur itu, dalam hatinya pria itu tersenyum melihat Wu Zhuang yang frustasi karena tak bisa menahan gaya tekan bumi yang kini di buatnya.
'Sepertinya pemuda itu sedikit pemarah? Bagaimana jika pria tua ini sedikit bermain-main dengannya? Ini pasti akan sangat menyenangkan!' fikir pria tua itu sambil tersenyum tipis, sangat tipis hingga She Xia dan Wu Zhuang pun tidak melihat gerakannya.
She Xia memutar otaknya untuk bisa mengimbangi gaya tekan yang kini menghimpit tubuhnya, jangankan untuk berlari, dia bahkan tak bisa bangkit dan duduk saat ini.
__ADS_1
Sedangkan Wu Zhuang masih terus mengumpat pria tua itu sambil melotot, raja iblis Wu Zhuang merasa sangat kesal, harga dirinya seolah telah jatuh karena harus terjerembab di lantai dalam keadaan tengkurap.
Ini benar-benar menyedihkan, wajah tampannya bisa saja berubah karena wajahnya telah mencium lantai, jangan lupa juga dengan hidung mancung nya.
Ugh...
Akan sangat menyakitkan jika tiba-tiba saja hidung raja iblis itu berubah menjadi pesek, itu benar-benar memalukan!
Akhirnya She Xia pun segera berbisik untuk menyadarkan suaminya, dia tak ingin Wu Zhuang terus terpengaruh dengan provokasi mental yang di lakukan oleh pria tua di hadapannya itu.
"Suamiku.." panggil She Xia dengan lirih, Wu Zhuang pun segera melirik dan menyunggingkan senyuman termanisnya.
"Kita harus membiasakan diri dengan tekanan ini, setelah itu kita akan mencoba untuk bangkit perlahan dan berjalan menuju pintu kedua!" ucap She Xia.
Wu Zhuang menganggukan kepalanya, tangannya terulur untuk mengusap debu yang saat ini menempel di wajah istrinya. Betapa jahatnya pria tua itu hingga membuat permaisurinya itu terkapar di lantai, lihat saja nanti setelah mereka bisa keluar dari lantai 6 pria tua itu pasti akan dia jadikan pelayan untuk mengurus kudanya.
Pria tua itu langsung berwajah kecut dan masam, hatinya benar-benar geram terhadap Wu Zhuang yang memiliki niat buruk terhadapnya. Terlebih dia merupakan seorang dewa, bagaimana mungkin bisa menjadi seorang pelayan?
'Pemuda itu! Tunggu saja nanti! Aku pasti akan menyiksanya karena berani berniat buruk terhadapku! Dia fikir aku tak bisa mendengar suara hatinya? Dasar naif!' gumam pria tua itu dalam hatinya seraya menatap tajam wajah Wu Zhuang yang masih mengelus wajah She Xia meskipun dengan tangan gemetar.
She Xia tersenyum manis, betapa beruntung nya dia memiliki seorang suami yang begitu mencintainya dengan sangat tulus, meskipun terkadang sikap Wu Zhuang kasar dan kejam terhadap orang lain, tapi suaminya itu suami yang paling manis untuknya.
Tak akan ada yang bisa menandingi Wu Zhuang nya, bahkan jika itu dewa sekalipun, Wu Zhuang adalah segalanya untuk She Xia.
Begitu pun dengan Wu Zhuang, bahkan jika dia di hadapkan dengan seorang dewi kecantikan sekalipun, dia tak akan mungkin tergoda, She Xia nya adalah yang terbaik, yang paling cantik diantara seluruh bidadari cantik.
Pria tua itu terlihat kesal, meskipun keduanya di hadapkan pada situasi sulit seperti ini, bukannya mengeluh mereka malah pamer keromantisan. Srolah dunia milik mereka berdua, sedangkan dirinya yang telah berumur ribuan tahun, masih belum memiliki pasangan hingga saat ini.
__ADS_1
Ugh...
Dada pria tua itu seolah telah terkena belati tajam, sangat perih hingga dia tak bisa berkata apa-apa.