BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS

BANGKITNYA ALKEMIS IBLIS
Chapter 39


__ADS_3

Jun Jiang beserta rombongan pun segera masuk ke dalam portal menuju kerajaan kegelapan.


Di setiap langkah yang mereka ambil, hanya ada keheningan dan juga kesepian. Entah kenapa, walaupun mereka saat ini berjalan beriringan, seolah masing-masing berada di tempat yang berbeda.


Rasa dingin yang membekukan sel-sel tubuh, kegelapan yang membawa kengerian menghanyutkan mereka dalam sebuah kebimbangan.


Saat ini mereka mulai memasuki hutan ilusi, hutan yang sengaja dibangun oleh She Xia sebelum meninggalkan kerajaan kegelapan.


Masing-masing dari mereka terhanyut dalam ilusi cinta yang bahagia.


Jun Jiang melihat She Xia yang sedang duduk di sebuah ayunan, menyunggingkan senyuman yang teramat manis, membuat Jun Jiang semakin betah berdiam diri dan memandang gadis cantik yang memiliki seribu pesona itu.


Dirinya seolah terhipnotis dengan keanggunan dan juga keceriaan She Xia, rasa sakit karena bertepuk sebelah tangan pun seketika itu juga lenyap, berganti bahagia tanpa batas.


"She Xia.. Apakah ini benar-benar dirimu? Maafkan kakak pernah menolakmu dan membuatmu tersakiti selama ini, Kakak mencintaimu She Xia.. Kembalilah.. Biarkan kakak menebus semua kesalahan kakak, kakak berjanji akan menjaga mu dan mencintai mu hingga akhir dunia" ucap Jun Jiang sambil pandangannya terus terarah pada gadis cantik yang tetap duduk di ayunannya. Namun bayangan gadis itu seolah memudar sedikit demi sedikit membuat Jun Jiang panik dan langsung berlari menuju She Xia. Berlari dan terus berlari, mencari keberadaan gadis yang menghilang itu, sambil berteriak dengan Frustasi.


"She Xia.. Kembalilah.. Jangan membuat kakak takut. Kakak mencintaimu She Xia.." teriak Jun Jiang sambil terus mengacak rambutnya dan berlari mencari kemana gadis itu menghilang.


Putra mahkota Liu Shang pun melihat She Xia yang memainkan kecapi di tangannya, angin semilir membuat rambut She Xia beterbangan meliuk-liuk menambah keindahan paras cantik bak dewi nya, Liu Shang tak berhenti mengagumi sosok cantik istri dari raja kegelapan itu. Dengan irama rindu yang di mainkan She Xia dengan kecapinya, membuatnya semakin nyaman dan semakin terbuai dalam rindu nya yang tak bertepian.

__ADS_1


"Andaikan ini mimpi, biarkan pangeran ini terus tertidur dan melihat wajah cantik mu itu She Xia.. Aku rela walaupun tak bangun kembali asalkan kau tetap menemani setiap helaan nafas ku ini bersamaku.. Aku benar-benar mencintai mu She Xia.."


Liu Shang benar-benar terbuai dalam ilusi cinta She Xia, cinta yang selama ini berusaha dia lupakan, kini kembali mekar dan berbunga. She Xia kembali mengisi kekosongan hati dan juga jiwa milik Liu Shang.


Sungguh cinta yang mendalam, bayangan She Xia berangsur menghilang dari pandangan Liu Shang membuat pangeran mahkota itu tertegun sejenak sebelum pada akhirnya berlari dan terus mencari gadis yang tadi di hadapannya. She Xia menghilang tepat di hadapannya membuat Liu Shang panik dan berteriak seperti orang gila.


"She Xia.. Jangan pergi She Xia.." teriak Liu Shang sambil terus berlari kesana kemari mencari keberadaan gadis yang telah mengisi hati nya.


Pangeran Xuan Zhixing pun saat ini kembali melihat bayangan gadis yang dulu pernah mengisi hatinya, seorang gadis dari kasta rendah yang terpaksa harus meregang nyawa karena dirinya.


Ya.. Dirinya dimasa lalu memang tak bisa berbuat apa-apa karena terhimpit aturan kekaisaran, yang tinggi hanya bisa bersanding dengan yang tinggi, yang rendah hanya bisa di jadikan gundik ataupun budak.


Seorang pangeran hanya bisa menikahi seorang putri raja/kaisar ataupun putri dari bangsawan kelas atas atau pejabat istana.


Sedangkan Xiu Mei hanyalah putri dari seorang selir bangsawan rendah, jangankan perlindungan, dia bahkan tak memiliki hak untuk menyandang nama besar ayahnya sendiri.


Sungguh gadis yang malang, pangeran Xuan Zhixing memandang Xiu Mei dengan mata yang berkaca-kaca dan pandangan yang penuh kerinduan, rasa bahagia dan juga rindu secara penuh mengisi hatinya.


"Xiu Mei.. Apakah ini benar dirimu?" Xuan Zhixing bertanya sambil berlari hendak merengkuh gadis itu. Namun dalam sedetik, gadis itu menghilang dari pandangan matanya.

__ADS_1


Xuan Zhixing berlarian kesana kemari, menangis, meratap sambil terus merutuki nasib malang nya, cintanya membawa petaka bagi gadis yang paling berharga dalam hidupnya.


"Xiu Mei.. Kembalilah.. Jangan pergi lagi. Aku.. Xuan Zhixing bersedia menerima mu meskipun kau iblis sekalipun. Meskipun kau hanya roh sekalipun. Aku mencintaimu.." Entah sadar atau pun tidak, Xuan Zhixing mengungkapkan semua perasaan nya sekali lagi saat ini.


"Xiu Mei.. Jika kau kembali, aku bersedia meninggalkan seluruh kehidupan mewah ku di istana dan bersedia berjalan bersamamu meskipun harus menginjak seribu duri dan terhimpit ribuan besi tajam.. Kembali padaku dan berikan kesempatan kedua untukku agar bisa menemani dan melindungimu kali ini bahkan dengan nyawaku sebagai taruhannya" Xuan Zhixing semakin frustasi dan berteriak semakin kencang.


Angin malam berhembus semakin dingin, bayangan Xiu Mei kembali dengan senyum manis yang terpatri di bibirnya. Tangannya yang halus dan tubuhnya yang menyebarkan keharuman seribu bunga membuat Xuan Zhixing semakin terlena.


"Xuan Zhixing.. Temui aku di lembah penyesalan, jika kau terlambat.. Aku akan pergi dan tak akan kembali padamu" ucap gadis itu sambil menghilang tanpa jejak dan tak meninggalkan bekas.


Kelopak bunga turun dari langit dan langsung di rengkuh oleh Xuan Zhixing dan menyimpannya dengan hati-hati melebihi benda yang berharga dalam hidup nya.


"Entah itu di lembah penyesalan atau lembah iblis sekalipun. Aku.. Xuan Zhixing bersumpah akan kembali membawamu kedalam pelukanku dan kau akan terus hidup dan berjalan disisiku" ucap Xuan Zhixing dengan tekad yang kuat. Kali ini dia menemukan kembali tujuan hidupnya yang telah lama mati.


Gadis nya.. Cintanya.. Permata hati nya... Belahan jiwanya.. Hanya dengan sedikit pengorbanan nya sekali lagi, dia yakin akan kembali membawa nya ke sisinya sebagai nyonya nya.


"Bahkan jika Dewa atau pun raja neraka sekalipun menentang keinginanku, aku tak akan mundur Xiu Mei.. Jika kita tidak bisa bersatu sebagai manusia, maka akan aku pastikan jika roh mu dan juga roh ku akan bersatu dalam nirwana ataupun dalam neraka. Aku tak akan pernah melepaskan mu lagi kali ini" Xuan Zhixing mengepalkan tangannya, dia harus bisa mengembalikan gadis nya untuk bisa kembali bersamanya meskipun harus menentang langit sekalipun..


"Sungguh tekad yang sangat besar.. Aku ingin melihat, apakah kekuatanmu itu sebesar tekadmu anak muda" Jia Li sang Dewi neraka tersenyum menyeringai mendengar sumpah Xuan Zhixing

__ADS_1


__ADS_2