Become The 6 TH Heaven Lord Demon With System

Become The 6 TH Heaven Lord Demon With System
Hidup Di Atas Bola ?


__ADS_3

Keiji mulai melirik permaisuri Shiina dan mulai menggodanya kembali. Karena pada dasarnya Dazai memang pemuda yang suka iseng dan sering sekali menggoda mahasiswi di kampusnya.


Namun sebenarnya hanya sekadar menggoda saja, karena Dazai tak benar-benar memacari mereka saat itu.


"Shiina, mengapa kita tidak mandi bersama saja?" ucap Keiji dengan konyol dan malah menggoda permaisuri Shiina dengan wajah nakalnya.


"Aku akan mandi nanti saja. Air suci itu hanyalah dipersiapkan untukmu saja." jawab permaisuri Shiina yang sukses membuat Keiji merasa kecewa.


"Tidak masalah. Aku bisa berbagi denganmu jika kamu mau." sahut Keiji masih berusaha untuk menggoda permaisuri Shiina.


"Tidak perlu, Suamiku. Aku akan mandi nanti saja." sahut Shiina dengan begitu lembut dan manis.


Kini Keiji dan Shiina mulai berhenti di sebuah pintu yang berukuran cukup besar yang terbuat dari kayu. Shiina segera berpamitan untuk kembali menemui sang ibu suri, sementara Keiji mulai memasuki sebuah ruangan itu yang merupakan ruangan khusus untuk pemandiannya.


Keiji mulai merentangkan kedua tangannya lebar, dan dua orang pelayan istana mulai melepaskan pakaian zirah dan jubah kebanggaan yang sedang dikenakan oleh Keiji saat ini.


Setelah itu Keiji mulai memasuki kolam yang sudah berisi dengan air hangat berwarna kehijauan bening yang begitu harum dan menyegarkan itu.


Sedangkan kedua pelayan istana itu mulai meninggalkan ruangan mandi khusus ini dan mulai berjaga di depan pintu luar.


"Arghh ... air ini sungguh segar sekali. Dan air ini juga begitu harum. Tidak kusangka aku bisa menikmati semua fasilitas dari kerajaan Fujiwara ini." gumam Keiji yang sesekali membasuh wajah tampannya dengan air suci yang begitu harum itu.


Namun tiba-tiba saja kini Keiji mulai fokus menatap tubuhnya sendiri yang begitu atletis, kekar, besar dan berotot. Dengan begitu kagum Keiji mulai meraba-raba lengan, dada, dan perutnya sendiri.


"Wah ... tubuh pangeran Keiji rupanya begitu keren ya. Pangeran Keiji memiliki dada yang bidang dan sexy, pinggangnya juga begitu kurus bagaikan segitiga yang terbalik, otot-ototnya yang kekar ini juga begitu nyata dan indah. Haha ... pantas saja dia memiliki istri lebih dari satu." celutuk Keiji dengan tawa kecil.


"Oh iya aku baru saja menyelesaikan dua misi sistem sekaligus. Tolong tampilkan status dan bacakan untukku, Kenshin!" titah Keiji sembari memejamkan sepasang matanya sambil menikmari semilir angin yang begitu harum karena ruangan ini sudah dipenuhi dengan aroma air suci ini.


[ Baik, Tuan Dazai. Menampilkan status dimulai ...]


DING ...


Ucap Kenshin disertai bunyi yang menurut Keiji terdengar cukup aneh itu lagi. Namun Keiji lebih memilih untuk menikmati alam di sekitarnya daripada memusingkan hal itu.


[《《《《《《 《《《 System 》》》》》》》》》


Nama : Dazai Nakahara


Ras : Manusia

__ADS_1


Usia : 21 Tahun


Elemen :


- Api : Tersedia ( Lv. 1 )


- Kegelapan : -


- Cahaya : Tersedia ( Lv. 2 )


- Es : -


- Petir : -


- Angin : Tersedia ( Lv. 1 )


Senjata : pedang wields, shotgun


Teknik bertarung : 10


Ketangkasan : 15


Kecepatan : 10


Ketahanan : 15


Kemampuan Spesial : Licik, cerdik


Poin sistem : 53


Koin emas : 130 keping


Sistem pemandu : Kenshin


《《《《《《《《 System 》》》》》》》》》]


Ucap Kenshin melaporkan status Keiji saat ini dengan begitu terperinci.


"Teknik bertarung meningkat 10 poin ya. Dan aku juga sudah mendapatkan elemen api level 1. Sementara ketangkasan, kekuatan dan ketahanan juga meningkat 5 poin ya. Poin sistem juga meningkat 3 poin. Dan aku juga mendapatkan 20 keping koin emas dan sebuah shotgun." ucap Keiji menyimpulkan.

__ADS_1


"Hhm ... baiklah. Aku akan mencoba elemen apiku saat ini." gumam Keiji mulai membuka sepasang matanya.


Lalu Keiji mulai berkonsentrasi dan memusatkan cakra / titik fokus energi pada jemari kanannya. Setelah beberapa saat akhirnya mulai terlihat sebuah cahaya kemerahan bergumpal dan berpusar di atas jemari kanannya.


Keiji yang masih merasa begitu takjub kini mulai melemparkannya ke arah sebuah bendera kerajaan berwarna merah di seberang. Dan bendera itu kini mulai terbakar oleh api yang baru saja dikeluarkan oleh Keiji.


"Wah ... keren sekali!! Elemen api ini sungguh sangat keren! Aku harus lebih berusaha untuk meningkatkan semua elemen yang aku miliki untuk mencapai level tertingi!! Dan aku juga harus lebih berusaha untuk mendapatkan elemen lain yang belum aku miliki saat ini!!" gumam Keiji dengan penuh keyakinan dan masih menatap bendera yang terbakar itu.


...⚜⚜⚜...


Di sebuah ruangan terlihat Keiji yang sedang duduk bersilang di atas karpet. Sementara di sekelilingnya ada beberapa prajurit dan anak buahnya. Mereka terlihat sedang bercanda gurau bersama dengan begitu santai dan tertawa lepas bersama.


Bahkan mereka seperti sudah menganggap Keiji adalah teman mereka sendiri. Karena Dazai memang sedikit urakan, tidak seperti pangeran Keiji yang sebenarnya.


"Kerajaan Fujiwara adalah yang paling besar dan sudah hampir menguasai seluruh Jepang yang besar ini!" ucap salah satu pria dewasa yang berjenggot dan kira-kira berusia 35 tahun.


"Tidak ... tidak ... kamu salah besar, Osamu!" pangkas Keiji dengan nada bicara santai. "Sebenarnya Jepang itu sangatlah kecil dan tidak seluas yang kalian bayangkan." imbuh Keiji dengan gaya duduknya yang begitu santai.


"Hah?? Apa?? Jepang kecil?" ucap mereka semua bersamaan dan merasa begitu terkejut.


Padahal setau mereka Jepang adalah sangat luas. Dan selama ini beberapa daerah saling berperang dan memperebutkan daerah untuk menakhlukkannya. Dan dengan memiliki istana dan daerah yang cukup banyak membuat mereka merasa puas dan bangga. Padahal sebenarnya itu belum seberapa.


"Yoshh!! Jepang sangatlah kecil!! Coba kalian kemari dan lihat ini!!" ucap Keiji sambil menengadahkan telapak tangan kirinya, lalu mulai menggerakkan jemarinya sebagai isyarat agar mereka semua mendekat.


Keiji rupanya sudah membawa sebuah mini globe yang kebetulan terbawa olehnya dari masa depan. Kali ini Keiji memutar mini globe itu lalu menuding sebuah gambar kecil di dalamnya.


"Ini adalah Jepang. Sedangkan bola ini adalah bumi dimana kita berada. Jepang itu sangat kecil. Masih banyak negara-negara lain di dalam bumi ini yang belum kalian ketahui." ucap Keiji menjelaskan.


"Bagaimana kita bisa hidup di bola seperti itu?" celutuk seorang gadis tiba-tiba.


Rupanya permaisuri Shiina sudah datang dan memasuki ruangan bersantai ini. Dan kali ini permaisuri Shiina sudah ikut duduk bergabung bersama dengan mereka semua.


Keiji yang menyadari kehadiran permaisuri Shiina kini sedikit menggeser duduknya untuk mendekatinya.


"Sebenarnya aku tidak terlalu paham mengenai rotasi dan revolusi sih. Tapi intinya planet-planet akan berputar dan mengelilingi matahari." ucap Keiji berusaha untuk menjelaskan sedikit kepada permaisuri Shiina.


"Mengelilingi dewa matahari?" tanya permaisuri Shiina dengan kening berkerut menatap Keiji. "Hah ... bagaimana mungkin itu bisa terjadi, Suamiku?" imbuh Shiina mulai tertawa kecil karena menganggap ucapan pangeran Keiji adalah sangat konyol dan seperti sebuah lelucon saja.


"Para ilmuwan yang mengatakan semua itu, Honey ..." jawab Keiji seadanya karena sudah begitu kebingungan untuk menjelaskannya lagi kepada Shiina.

__ADS_1


Karena Dazai bukanlah anak fakultas astronomi, melainkan Dazai adalah anak fakultas Sejarah.


...⚜⚜⚜...


__ADS_2