
Tiba-tiba saja ada beberapa anak panah yang meluncur ke udara dan berhasil mengenai beberapa prajurit musuh dan membuat beberapa dari mereka yang terkena lumpuh seketika atau langsung meninggal.
SWUSHH ...
JLEEB ...
JLEEB ...
"Siapa yang melakukan semua ini? Semua bidikannya sangat sempurna dan tepat sasaran." gumam pangeran Keiji merasa sangat takjub sambil melihat para prajurit musuh yang mulai berjatuhan karena anak panak yang menghunus tepat pada bagian jantung mereka.
Lalu pangeran Keiji mulai beralih menatap arah asal anak panah itu berasal. Terlihat seorang gadis cantik dengan jubah lapis berwarna pink putih dan sudah mengenakan pakaian zirahnya.
Sebuah busur panah juga masih berada di dalam genggamannya. Sementara beberapa anak panah masih digendong dengan sebuah tempat kecil memanjang yang terbuat dari keyu.
"Kikiyo ..." gumam pangeran Keiji dengan kening berkerut menatap Kikiyo dari kajauhan.
Disaat beberapa pasukan musuh berusaha untuk mengayunkan tombak dan katana ke arah Keiji, disaat itulah Kikiyo mulai menghempaskan anak panahnya dan kembali mengenai mereka.
Sial!! Tidak mungkin seorang pangeran seperti pangeran Keiji diselamatkan oleh seorang gadis!
Batin pangeran Keiji sedikit merasa kesal dan mulai menggunakan pedang wields miliknya yang sudah sudah dialiri oleh elemen cahaya dan es. Satu persatu prajurit mulai dilumpuhkan dengan sangat baik oleh pangeran Keiji.
TRANG ...
TRANG ...
Hingga akhirnya kini pangeran Keiji sudah berhasil mencapai Kikiyo. Dengan cepat pangeran Keiji segera menarik tangan Kikiyo dan bersembunyi di belakang sebuah kuil.
"Kikiyo! Apa yang sedang kau lakukan disini?! Medan perang ini sangat berbahaya untukmu! Kembalilah bersama Shiina dan Boa di dalam istana!" titah pangeran Keiji dengan penuh penekanan.
"Tapi, Pangeran ... aku sudah biasa dengan peperangan seperti ini. Pangeran Keiji tenang saja ... aku adalah tipe petarung jarak jauh. Aku tak akan membiarkan mereka mendekatiku." ucap Kikiyo kekeh ingin bergabung bersama.
__ADS_1
"Aku bilang kembalilah ke dalam istana! Biar bagaimanapun kau adalah calon istriku! Kau harus mematuhi perintahku!" ucap pangeran Keiji menandaskan kembali dengan sangat tegas.
"Tap-tapi, Pangeran ... ak-aku hanya ingin membantu saja." sela Kikiyo.
"Segera kembali dan patuhi perintahku! Aku adalah putra mahkota kekaisaran Fujiwara!! Dan semua ini berada dalam kekuasaanku! Karena kaisar Hanbei Fujiwara sudah mengamanahkannya padaku! Dan akulah sang pewaris Fujiwara!" tandas pangeran Keiji dengan tegas dan penuh penekanan.
Tak ada pilihan lain, kini Kikiyo mau tak mau akhirnya segera mengangguk pelan dan mulai berbalik untuk meninggalkan tempat itu.
Namun baru melenggang beberapa langkah saja, seorang prajurit musuh sudah datang dengan sebuah katana dan berusaha untuk menyerang Kikiyo.
Namun dengan cepat pangeran Keiji segera menggunakan pedang wields miliknya untuk menahan serangan itu.
TRANG ...
Serangan itu bisa ditahan dengan sangat baik oleh pangeran Fujiwara, namun rupanya ada seorang pimpinan dari musuh mulai mengayunkan katana miliknya dan berhasil melukai bagian bawah leher pangeran Keiji yang tidak terlindungi dengan pakaian zirahnya.
"Arghh ... sial!! Siapa yang sudah berani menyentuhku!" geram Dazai menahan perih karena luka itu.
"Pangeran Keiji. Apa kau baik-baik saja?" rupanya Kikiyo malah berbalik dan kembali menghampiri pangeran Keiji karena merasa khawatir.
"Gyahaha ... rupanya putra mahkota Fujiwara sangat lemah. Benarkah kau yang sudah berhasil menghabisi kaisar Hito saat itu? Rasanya sungguh tidak masuk akal sekali!" suara seorang pria diiringi dengan tawa menyebalkan itu kini mulai terdengar. "Rasakan pembalasanku!! Aku sebagai shogun mereka akan membalaskan dendam mereka!! Hiatthh ..."
Pria yang menyatakan dirinya sebagai shogun dari lawan itu kini mulai mengayunkan kembali katana yang berlikauan saat terkena cahaya oleh sinar rembulan, cahaya lentera atau cahaya yang dipancarkan oleh pedang wields milik pangeran Keiji.
TRANGG ...
Pangeran Keiji berhasil menahan serangan shogun itu dengan menggunakan katana miliknya. Namun keduanya masih saling berusaha untuk memberikan tekanan.
"Kikiyo!! Segera kembali dan percayalah padaku!!" pangeran Keiji kembali memberikan titahnya dengan begitu tegas. "Cepat pergi dan tinggalkan tempat ini!!" tandas pangeran Keiji kembali.
Meskipun cukup berat untuk Kikiyo meninggalkan medan perang itu, namun akhirnya gadis pemanah itu mulai mematuhi perintah dari pangeran Keiji.
__ADS_1
Langkah kakinya terasa begitu berat saat dia meninggalkan tempat itu. Namun gadis pemanah cantik itu mulai teringat oleh beberapa rumor yang sudah pernah dia dengar tentang pangeran Keiji sebelumnya!
Jika pangeran Keiji Fujiwara adalah seorang ksatria yang terkenal paling kuat di jaman ini. Dan pangeran Keiji Fujiwara begitu terhormat dan memiliki pengaruh yang sangat besar di wilayah Jepang pada jaman Muromachi ini.
Dia terkenal sebagai seorang samurai di Jepang yang memiliki hak atas tanah yang luas dan memiliki banyak bushi sebagai pengikutnya! Pangeran Keiji Fujiwara juga paling ditakuti akibat tindakannya yang sering dinilai kejam, karena sering memberikan hukuman tanpa ampun untuk musuh atau pemberontak.
Bahkan dia pernah membakar semua penentang yang sudah terkepung di kuil Enryakuji beberapa tahun yang lalu. Pangeran Keiji juga mendapatkan julukan raja iblis surga ke-6!! Karena kekejamannya adalah untuk menciptakan kedamaian dan kesejahteraan untuk masyarakatnya.
Aktifkan combo skill untuk menyerap energi lawan, Kenshin!! Mereka memiliki Shogun yang begitu kuat! Jika hanya mengandalkan kekuatanku saja, aku tak akan bisa mengalahkannya!!
Batin pangeran Keiji kembali memberikan titah untuk sistem pemandunya.
[ Baik, Tuan Dazai. Combo skill untuk menyerap energi lawan akan segera diaktifkan. ]
DING ...
Jawab Kenshin sang sistem pemandu disertai dengan suara notifikasi pengaktifan untuk combo skill.
Dazai yang masih menahan serangan itu, kini mulai tersenyum misterius menatap shogun lawan. Sebuah senyuman yang penuh dengan aura kelam.
Namun kali ini tubuh pangeran Keiji bisa menjaga kesadaran dan keseimbangannya. Karena hal seperti pernah dialami olehnya sebelumnya, sehingga tubuhnya tidak mengalami keterkejutan akibat pengaktifan dari combo skill-nya.
Kini sebuah cahaya terang dan menyilaukan berwarna putih kebiruan mulai menyelimuti pada sekitar tubuh pangeran Keiji. Tubuh pangeran Keiji juga sedikit bergetar seiring aura menyilaukan itu terpancar dan keluar dari tubuhnya.
Kedua tangannya juga mulai direntangkannya lebar. Dan disaat itulah tubuh sang shogun lawan mulai sedikit terangkat ke udara dan terlihat sedikit kaku dan bergetar. Lalu sebuah cahaya berwarna putih kebiruan mulai terlihat keluar dari tubuh sang shogun lawan dan mulai memasuki tubuh pangeran Keiji.
SWUSHH ...
Setelah beberapa saat cahaya itu mulai menghilang dan tubuh sang shogun lawan, dan seketika tubuhnya terjatuh kembali di atas lantai bersama dengan katana dan tombaknya.
BRUGHH ...
__ADS_1
JLEBB ...
Tanpa untaian kata apapun, pangeran Keiji mulai menghunuskan pedang wields yang bercahaya terang dan dingin sedingin es itu tepat pada jantung sang shogun lawan.