Become The 6 TH Heaven Lord Demon With System

Become The 6 TH Heaven Lord Demon With System
Pernikahan Dengan Kikiyo


__ADS_3

Upacara pernikahan gaya Shinto kuno diadakan di kuil di dalam istana Fujiwara. Pesta pernikahan kali ini digelar cukup mewah, tak kalah dengan kemegahan saat pangeran Keiji menikahi permaisuri Shiina satu tahun yang lalu, atau saat pangeran Keiji menikahi putri Boa di istana Shingen.


Kikiyo terlihat begitu anggun dengan jubah putih Shiromuku kerajaan yang memang digunakan pada upacara pernikahan keluarga samurai. Shiromuku yang berwarna putih ini melambangkan sinar matahari, serta menandakan kesucian dan kebersihan hati.


Dengan mengenakan jubah pengantin Shiromuku, pengantin wanita diibaratkan seperti kanvas kosong yang siap menerima ide dan nilai-nilai yang dipegang oleh suaminya.


Kikiyo juga mengenakan wataboshi yaitu sebuah tudung pengantin yang dikenakan dengan shiromuku. Dan fungsinya hampir mirip dengan tudung pengantin ala barat.


Wataboshi ini digunakan pengantin wanita untuk menyembunyikan wajahnya dari pandangan orang lain kecuali dari pengantin pria, hingga nanti upacara pernikahan telah berakhir.


Sementara pangeran Keiji terlihat begitu gagah dan tampan dengan sebuah jubah berwarna gelap. Sebenarnya jubah pengantin pangerqn Keiji ini terdiri dari kimono tradisional yang dikenal sebagai mon-tsuki yang dihiasi dengan lambang keluarga, celana hakama, serta mantel haori.


Upacara pernikahannya dimulai dengan ritual penyucian, kemudian dilanjut dengan pembacaan doa, ritual meminum 3 gelas sake, mengikrarkan janji pernikahan, serta ritual lainnya hingga akhirnya diakhiri dengan persembahan terhadap Tuhan.


Kebahagiaan yang kini dirasakan oleh Kikiyo dan pangeran Keiji rupanya masih menorehkan luka di hati permaisuri Shiina dan putri Boa. Sebuah luka yang tidak berdarah, namun terasa begitu menyakitkan. Seakan sudah tertikam oleh sebuah duri kecil, namun begitu dalam.


Kedua wanita cantik itu terlihat sedang duduk berdekatan menyaksikan pernikahan dari sang pangeran Keiji dan Kikiyo.


"Kak Shiina. Jika kakak merasa kurang enak badan, maka aku akan mengantarkan kakak untuk ke kamar dan beristirahat." ucap putri Boa mulai mengkhawatirkan permaisuri Shiina yang mulai terlihat sedikit pucat dan lemas kembali.


"Baiklah. Tolong antarkan aku, Boa! Aku rasa aku sudah tidak tahan. Kepalaku sakit dan perutku terasa mual sekali." sahut permaisuri Shiina memutuskan untuk tidak melanjutkan mengikuti upacara pernikahan ini sampai akhir.


Putri Boa mulai mengantarkan permaisuri Shiina untuk segera pergi ke kamarnya agar permaisuri Shiina bisa segera beristirahat.


Sebenarnya kondisi tubuh permaisuri Shiina memang menjadi sedikit lemah dan sering down saat masa kehamilan mudanya. Ditambah lagi, mungkin permaisuri Shiina juga semakin down dan banyak pikiran karena sang suami harus menikah kembali saat ini.


Namun tak ada yang bisa dilakukannya kecuali menjalani semua ini dengan hati yang lapang dan besar dengan menerima semua jalan hidupnya yang cukup berat.


...⚜⚜⚜...


Di dalam sebuah kamar istana Fujiwara, pangeran Keiji terlihat sedang duduk bersila menikmati pemandangan dari beberapa pohon bunga sakura yang tumbuh di sisi samping kamarnya.


Pintu kamar itu dibukanya lebar hingga teras kamarnya terlihat dengan sebuah panorama yang begitu memukau itu. Segelas mugicha juga menemanya saat ini.



"Kenshin! Tolong bacakan status sistemku saat ini!" titah pangeran Keiji sambil meneguk segelas mugicha itu. "Bukankah aku mendapatkan hadiah ganda bukan?"


Rasanya sudah begitu lama tidak melihat status sistemnya selama beberapa hari ini. Dan tentu saja hal itu cukup membuat Dazai penasaran.


[ Baiklah, Tuan Dazai. Menampilkan status dimulai. ]

__ADS_1


DING ...


Sahut Kenshin mulai menampilkan sebuah layar hologram berwarna gelap di hadapan pangeran Keiji dan mulai membacakannya.


[《《《《《《 《《《 System 》》》》》》》》》


Nama : Dazai Nakahara


Ras : Manusia


Usia : 21 Tahun


Tubuh yang ditempati : pangeran Keiji Fujiwara ( 27 tahun )


Elemen :


- Api : Tersedia ( Lv. 2 )


- Kegelapan : Tesedia ( Lv. 1 )


- Cahaya : Tersedia ( Lv. 4)


- Petir : Tersedia ( Lv.


- Angin : Tersedia ( Lv. 1 )


Combo skill : bisa menyerap energi dari lawan


Senjata : pedang wields, shotgun


Teknik bertarung : 37


Ketangkasan : 35


Kecepatan : 28


Kekuatan : 45


Ketahanan : 45


Kemampuan Spesial : Licik, cerdik

__ADS_1


Poin sistem : 80


Koin emas : 380 keping


Sistem pemandu : Kenshin


《《《《《《《《 System 》》》》》》》》》]


[ Membacakan status selesai, Tuan. ]


Ucap Kenshin sang pemandu sistem melaporkan status terbaru Dazai saat ini.


"Elemen es milikku naik 3 level, elemen cahaya naik 2 level, aku membuka elemen petir dengan level 1. Teknik bertarungku juga meningkat 10. Ketangkasan, ketahanan, dan kekuatan masing-masing meningkat 10 poin ya. Hhm ... poin sistem juga bertambah 10 poin, aku juga mendapatkan koin emas 80 keping. Baiklah. Tidak terlalu buruk. Hehe ..."


Sahut pangeran Keiji dengan tawa kecil. Namun tawanya mulai memudar ketika pangeran Keiji mulai melihat sebuah benda pipih yang ada di sebelahnya.


"Huft ... baterai ponselku hanya tersisa 27% lagi. Dan ini adalah daya terakhir yang aku dapatkan dari power bank-ku. Huft ... setelah baterai ini habis, maka aku tak akan bisa memakai ponsel ini lagi. Padahal masih banyak yang ingin aku foto di jaman Muromachi ini." keluh pangeran Keiji atau lebih tepatnya Dazai.


"Aku sudah mengajak permaisuri Shiina berfoto, aku juga sudah mengajak keluarga istana berfoto bersama. Bahkan aku juga berfoto dengan kaisar Hanbei, Ratu Kaguya dan Magoichi. Putri Boa dan Kikiyo juga sudah. Bahkan panglima Masamune juga sudah. Hanya pangeran Azai yang belum aku ajak berfoto. Meskipun dia licik dan jahat, sebenarnya aku juga sangat ingin berfoto denganmya." gumam Dazai masih menimang-nimang ponselnya itu.


[ Kalau begitu aku akan menjadikannya menjadi sebuah misi, Tuan Dazai. Ajak pangeran Azai untuk berfoto bersama. Itu adalah misi kali ini. batas waktu pelaksanaan misi adalah sebelum matahari terbenam. Misi dimulai dari sekarang. ]


DING ...


Ucap Kenshin disertai dengan sebuah suara notifikasi sistem.


"Cihh ... mengapa mendadak sekali, Kenshin?! Aku bahkan baru menikmati waktu bersantaiku saat ini." ucap pangeran Keiji menggerutu kesal.


Namun akhirnya pangeran Keiji segera bangkit dan meninggalkan kamarnya untuk mencari dan menemui pangeran Azai. Namun rupanya dia malah berpapasan dengan Kikiyo yang baru saja memasuki kamar mereka.


"Aku akan pergi sebentar. Persiapkan dirimu dengan baik untukku malam ini." ucap pangeran Keiji tersenyum hangat menatap Kikiyo.


Yeap. Malam ini adalah malam pertama mereka berdua. Sudah menjadi hukum alam dan sebuah kewajaran mereka akan menghabiskan sepanjang malam bersama di malam pertama bukan? Dan setiap pasangan pengantin baru pasti juga akan menantikan saat-saat indah, manis dan penuh dengan kehangatan itu.


Kikiyo tersenyum manis dan mengangguk pelan untuk mengiyakan perintah dari pria yang baru saja menikahinya itu.


"Baiklah ... aku pergi." ucap pangeran Keiji lalu mulai melenggang meninggalkan kamar mereka dengan langkah lebarnya yang begitu gagah


Cepat temukan pangeran Azai dan ajak dia berfoto bersama, Dazai!! Biasanya di waktu-waktu seperti ini pangeran Azai sering menghabiskan waktunya untuk berlatih. Baik!! Mari kesana!!


Batin Dazai mulai mempercepat langkah kakinya.

__ADS_1


__ADS_2