Bos Brengsek

Bos Brengsek
chapter 38


__ADS_3

Satu Minggu Kemudian


Entah mengapa namun chris merasa hery lebih sibuk akhir-akhir ini. Keduanya tidak bertemu bahkan di dalam kantor sekalipun selama satu minggu.


chris awalnya khawatir jika hery berniat menjauhinya semenjak kejadian di pernikahan hiko. Namun mengingat hery adalah bos besar di perusahaannya, jadi chris memakluminya.


hery dan chris akhirnya kembali bertemu setelah satu minggu berlalu sejak terakhir kali mereka bersama. Setelah sekian lama, akhirnya hery menghubungi chris ketika keduanya masih berada di kantor dan berkata akan datang ke apartementnya malam ini.


Sekarang chris menunggu hery dengan sedikit berdebar karena malam ini mungkin mereka akan kembali melakukannya.


hery memang tidak mengatakannya dengan jelas, namun chris cukup yakin mereka akan melakukannya karena ia tahu hery wijaya bukanlah tipe pria yang senang datang ke rumah wanita lain namun tanpa tujuan.


Lagipula hery sudah berjanji, hamil percobaan kedua, katanya.


chris tidak pernah begitu bersemangatt ketika bunyi bel pintunya terdengar dan tahu bahwa orang di balik pintunya adalah hery.


"Hai," chris menyapa seadaya saat membuka pintu dan kini hery berada di hadapannya.


"Aku lapar, chris. Kita makan lebih dulu." hery masuk ke dalam dengan dua buah paper bag di tangannya. Ia bukanlah tipe pria yang akan bertamu dengan tangan kosong.


"Oh, Oke." chris mengindahkan dan membawa paper bag berisi dua set ayam goreng dan salad sayur. Entah sejak kapan namun hery sudah hafal dengan makanan favoritnya.


Keduanya makan di depan televisi sembari menonton acara komedi yang sebenarnya tidak terlalu menarik perhatian. Sesekali chris memulai perbincangan mengenai kantor dan hery akan menanggapinya dengan seksama.


"hery,"


chris sebenarnya ragu apakah ia harus memberitahu hery soal pertemuannya dengan hiko. Namun mengingat chris mungkin sekarang memiliki hubungan yang buruk dengan hiko, maka ia memutuskan untuk menceritakannya.


"Aku bertemu hiko."


hery langsung menghentikan kegiatan makannya, "Kenapa? Untuk apa?"


"Ya ... karena kupikir memang kami harus bertemu."

__ADS_1


chris menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal, tiba-tiba merasa terintimidasi dengan tatapan hery yang terlihat tidak suka mengetahui ia bertemu dengan hiko.


"Itu bukan sebuah jawaban, chris."


hery selesai dengan makanannya, membawa peralatan makan ke dapur dan mencucinya sendiri. Ini pertama kalinya hery serajin ini di dalam apartement chris.


"Aku mendapat permintaan maaf darinya, setelah dua tahun lamanya."


hery yang awalnya memasang wajah kesal dan memunggungi chris dengan pura-pura sibuk mencuci piring pun akhirnya membalikan badan, mendapati chris yang tersenyum kecil ke arahnya.


"Benarkah?" hery bertanya dan mendapat anggukan mantap dari chris sebagai jawaban. "Senang mendengarnya."


hery kembali memunggungi chris dan diam-diam memasang senyum simpul di wajahnya. hery dengan tulus mengatakannya. Ia senang untuk chris.


hery selesai dengan kegiatan pura-pura sibuk mencuci piringnya dan kembali bergabung dengan chris. Duduk dengan kaki terjulur lurus ke depan di samping chris yang duduk bersila dan masih menikmati ayam gorengnya.


"hery,"


"Hm?"


"Maksudku, cinta yang benar-benar dalam. Sampai kau rela melakukan apapun untuknya, sekalipun mati di tangannya."


chris kembali menggigiti daging ayam yang tersisa sedikit lagi di tangannya. Sebenarnya ia hanya iseng-iseng, namun diselimuti rasa penasaran yang cukup besar karena selama ini hery tidak pernah menceritakan kisah asmara meskipun chris tahu pria itu memiliki banyak wanita.


hery beberapa saat terdiam sampai satu panggilan masuk di handphone-nya. chris sempat melirik dan melihat nama Si Bodoh naro tertera di sana.


"Ada apa, Naro?"


hery beberapa saat terlihat tenang hingga tiba-tiba chris melihat rahangnya yang mengeras dengan kedua mata yang membulat. Untuk pertama kalinya sejak chris mengenal hery, ia baru melihat ekspresi seperti itu. hery terlihat sangat terkejut.


"Kenapa baru memberi tahuku sekarang?!" Kali ini hery berteriak dan beberapa kali memaki Naro lewat sambungan teleponnya, bahkan pria itu sampai bangun dari duduknya dengan tangan bertengger di pinggang.


"Brengsek, apa kau tidak bisa menjaganya dengan baik? Kenapa kau sangat tidak becus, sialan!?"

__ADS_1


"hery, ada apa?"


chris memberanikan diri untuk bertanya ketika hery langsung mematikan sambungan teleponnya dan terlihat gusar dengan berjalan cepat menyusuri setiap sudut ruangannya.


"chris, kunci mobilku—"


"hery, tenangkan dirimu. Ada apa?"


chris ikut bangun saat hery mulai mengubrak-abrik apapun yang ada di hadapannya. Ia memang mencari kunci mobil namun seperti dalam keadaan kerasukan.


"Kunci mobil— Sialan! Kunci mobilku di mana, chris?!"


chris terkejut saat hery pada akhirnya ikut berbicara dengan nada tinggi padanya, berteriak tepat di depan wajahnya. hery yang menyadari apa yang baru saja ia lakukan pada chris pun menghela nafas berat, ia mengusap wajahnya kasar.


"Baik, begini," hery mencoba mengatur napasnya, ia bahkan kini sedikit berkeringat. "Hita, Istri Naro, jatuh dari tangga. Aku harus segera ke rumah sakit dan persetan! Aku harus cepat-cepat ke rumah sakit!" Namun pada akhirnya hery kembali berbicara dengan nada tinggi pada chris.


chris hanya diam dan memandangi hery yang sibuk mencari kunci mobilnya hingga akhirnya menemukannya di atas meja makan, yang sebenarnya akan mudah ditemukan jika mencarinya dengan akal pikiran yang sehat.


chris masih diam saat hery langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan apapun padanya. Bahkan ketika pria itu memakai sepatu di belakangnya, dan menutup pintu apartementnya dalam sekali bantingan, chris masih diam. Pikirannya tiba-tiba terasa kosong.


"Ah ... ternyata begitu." Semua gerak-gerik hery barusan membuat chris menyadari satu hal.


Sekarang chris tahu, mengenai jawaban dari pertanyaannya pada hery sebelumnya.


Sekarang chris tahu, hery pernah jatuh cinta.


Cinta yang benar-benar dalam. Sampai ia rela melakukan apapun untuknya, sekalipun mati di tangannya.


hery pernah jatuh cinta, bahkan sampai sekarang mungkin masih mencintainya. Wanita yang dicintainya adalah Uzumai Hita, istri dari sahabatnya sendiri.


*


*

__ADS_1


*


bersambung


__ADS_2