
"Kakak jahat,aku sengaja kembali dari London untuk bertemu Kakak,tapi kakak malah susah ditemuin,aku kan kangen'"
Ucap Devla sambil mengambil kursi dan duduk disebelah Zayyan,ia juga menyandarkan kepalanya di bahu Zayyan
"Siapa yg mengizinkanmu masuk?, percuma aku membooking tempat ini,jika masih ada serangga yang bisa masuk"
Zayyan tak menghiraukan ucapan Devla,ia malah terlihat tak suka dengan kedatangannya
"hahahaha....Kakak lucu ya..aku memang imut seperti serangga"
Sindiran Zayyan tak mempan terhadap gadis itu,ia sudah kebal dengan penolakan Zayyan
Rayya yg melihat kejadian didepannya itu bertanya-tanya
"siapa gadis ini?, Zayyan memang tegas menolaknya, tapi ia tetap membiarkan gadis itu bersandar manja di bahunya"
tercium aroma gosong dalam diri Raya, melihat gadis yg datang tiba-tiba menghampiri Zayyan lalu bermanja ria dengan suaminya, terlebih gadis itu sangat cantik,memilki body semampai ditunjang dengan tinggi badan yg melebihi Rayya, membuat Rayya terbakar cemburu melihatnya
Eh... tapi tadi kata Zayyan ia sengaja membooking tempat ini?
Hati Rayya kembali berbunga mengingat Zayyan memang sengaja ingin makan malam berdua dengannya, mungkin ini bisa dibilang kencan romantis,tapi tentunya sebelum dirusak oleh serangga yg datang
__ADS_1
Zayyan memperhatikan ekspresi Rayya,mengapa ia tersenyum sendiri disana, bukannya marah atau cemburu melihat suaminya ketempelan serangga
"Kita pulang sekarang!!"
Kacau sudah mood Zayyan, padahal tadi ia senang Rayya tak menolak ciumannya bahkan berusaha untuk membalasnya namun,kini hancur berantakan
"ayo ka,kakak tau gak?bibi Laura sakit,bibi bilang semenjak Kaka menikah, kakak GK pernah pulang ke rumah, sepertinya bibi merindukan kakak sampai jatuh sakit"
Ucapan Devla membuat Zayyan sangat terkejut, memang semenjak menikah ia tidak pernah lagi kembali ke rumah orang tuanya, padahal dari kecil sampai dewasa itu adalah tempat tinggalnya bersama keluarganya, sudah tentu sang ibu akan merindukannya
Perasaan bersalah, khawatir dan takut menjadi satu,ia tidak ingin terjadi sesuatu pada ibunya
"Rayya..Malam ini kita menginap di rumah orang tuaku"
"gimana sih jadi istri?, memisahkan anak dari ibunya sendiri, harus nya Lo tau cuma jadi pengganti,sadar diri sedikit dong"
Devla mulai mengibarkan bendera perang kepada Rayya
"Maaf aku buru-buru, tidak mau meladeni serangga"
Rayya melepas cekalan Devla dari tangannya kemudian berlari menyusul Zayyan
__ADS_1
"kenapa lama sekali?!aku harus cepat menemui ibuku sekarang!!!"
"maaf..."ucap Rayya nafasnya tersengal karena berlari
"tunggu aku ikut" Devla juga menyusul Zayyan dan duduk di bangku penumpang karena Rayya sudah lebih dulu Duduk di samping kemudi
Zayyan tak mau ambil pusing, pikirannya sudah kacau ia segera ingin mengetahui keadaan ibunya
Satu poin untukmu Devla.
Ia bersorak dalam hati
Devla tak berbohong mengenai ibu Zayyan,bibinya itu memang terlihat agak pucat juga mengalami penurunan berat badan karena terus memikirkan Zayyan
Zayyan mengemudi mobilnya dengan kencang,ia tak lagi taat pada aturan lalu lintas, Zayyan menerobos lampu merah,tak lama mobilnya memasuki perumahan elit, ia membunyikan klaksonnya kencang sehingga para security disana segera membuka pagar dan mempersilahkan mobil Zayyan masuk, tentu para security disana sangat mengenal mobil tuannya
Zayyan memarkir mobilnya asal,ia segera berlari ke dalam rumah untuk menemui ibunya, meninggalkan kedua gadis yg seakan siap untuk berperang
"mending lo balik, kehadiran lo GK diperluin disini"
"kamu tuli ya?,tadi suami aku bilang Rayya,malam ini KITA akan menginap di sini, sudah aku mau menyusul suamiku dlu"
__ADS_1
Rayya sebenarnya geram dengan sikap angkuh gadis aneh ini, sebenarnya dia siapa?
ia harus menahan diri karena ini adalah pertemuan pertama dengan mertuanya