
Rayya membuka pintu kamarnya, didepannya ternyata sudah berdiri wanita muda dengan pakaian formal, wanita itu tersenyum melihat Rayya
"selamat pagi nona,perkenalkan nama saya miya,saya ditugaskan tuan Bram untuk menemani nona membeli keperluan di mall"jelasnya
Entah Rayya harus bangga atau sedih dengan status barunya sebagai istri Zayyan, hanya dalam sehari hidupnya kini berubah, sudah beberapa orang memanggilnya dengan sebutan nona,kini rayya pun ditemani asisten hanya untuk belanja.Baiklah Rayya akan menikmati perannya menjadi nona muda dari tuan Zayyan,ia TDK akan membawa perasaan dalam perannya ini.
"maaf miya, sebelumnya bisakah kau membantuku mencari tasku di ballroom hotel ini,tasku tertinggal kemarin,aku perlu ganti pakaian dulu sebelum pergi"
Sebenarnya Rayya memang sudah menyiapkan pakaian ganti untuk menghadiri pernikahan sahabat nya,karena ia merasa gaun bridemaid yg ia pakai cukup TDK leluasa untuk dipakai lama,Rayya juga baru teringat akan tasnya pagi tadi,rayya mencari handphone yg berada di tas itu.
"baik nona, sebentar saya akan menghubungi petugas/resepsionis hotel ini"
Dengan sigap miya mengeluarkan handphone nya, menghubungi seseorang untuk mencari tas Rayya, tentu setelah rayya menyebutkan ciri-ciri tasnya kepada miya sebelumnya.
Rayya menunggu berharap tasnya segera ditemukan karena selain handphone ia juga perlu pakaian ganti, rayya teringat kembali kejadian tdi saat kedua pria itu melihat penampilannya yg berantakan dengan bathrobe ini,bahkan bathrobe ini sudah tidak terpasang dengan benar,Rayya benar-benar sangat malu,mungkinkah ada sebagian tubuhnya yg terlihat saat itu?
"arghhhhhhhh"tiba-tiba saja rayya berteriak
miya yg ada didepannya terkejut
__ADS_1
"ada apa nona?" tanyanya khawatir
rayaa yg tersadar segera menggelengkan kepalanya,"tidak apa-apa miya,apa tasku sudah ditemukan?" tanya rayya mengalihkan pembicaraan.
"sudah nona,tdi saya dihubungi dari petugas hotel ini,akan segera diantar"
"terima kasih miya"
Sebenarnya Rayya masih agak sungkan dengan panggilan nona untuknya,tapi rayya sudah memantapkan hatinya menjalankan peran ini dengan benar.jadi mari ikuti kata Zayyan dengan menjalankan saja rumah tangga ini tanpa cinta dan perasaan, begitulah ucap Rayya dalam hati.
Setelah petugas datang membawa tas Rayya,ia segera mengganti pakaiannya di kamar berbeda, karena ia tak mau mengganggu Zayyan yg sedang beristirahat.
Rayya agak ragu untuk membeli keperluan nya di mall ini, sebenarnya Rayya sudah beberapa kali ke mall ini,namun ia hanya sekedar berkeliling saja, kadang ia ditemani oleh Eliza sahabatnya.
"Miya,apa kita pindah ke mall lain saja, sepertinya Disni aku kurang cocok" sebenarnya lebih kurang cocok harganya..lanjut rayya dalam hati.
"tapi,tuan Bram yg sudah menentukan mall ini, pilih lah sesuka anda nona,karena tuan Zayyan sendiri yg meminta nya,nona juga tidak perlu kembali ke rumah orang tua nona untuk mengambil keperluan lainnya, pilih lah keperluan anda disini nona untuk memulai hidup baru bersama tuan Zayyan, begitu perintahnya" jelas miya
"baiklah jika ini perintah tuan sombong itu,aku akan membuat uangnya minta ampun"ujar Rayya senang.
__ADS_1
Langit senja mulai memancarkan keindahannya, sebagian manusia sudah berlepas diri dari pekerjaannya,ada sebagian yg masih harus berjuang melewati padatnya kota di waktu senja.
Kini Zayyan terlihat sudah lebih segar dari sebelumnya, setelah meminum racikan yg diberikan Bram,dan ia juga sudah meminta maaf pada rayya, Zayyan segera mengistirahatkan tubuhnya, semalam suntuk ia menangis meratapi nasibnya,ia meluapkan semua kesedihannya dengan alkohol, bahkan karena kejadian sial itu,ia menikah dengan gadis yang tak dikenalnya.
Namun nasi sudah menjadi bubur, pernikahan itu sudah terjadi, Zayyan ditinggal pergi kekasihnya sendiri,ia tak mau larut dalam kesedihannya, semoga suatu saat ia bisa benar-benar melupakannya.
Untuk saat ini hatinya hanya ada satu nama,Eliza.. ya hanya Eliza yg pertama mengisi hatinya begitu dalam, entah dengan alasan apa,begitu tega Eliza meninggalkan Zayyan yg begitu mencintainya.
Namun Zayyan harus terima kenyataannya,ada seorang gadis tak bersalah yg ia seret ke dalam masalahnya, Zayyan tidak yakin akan pernikahan yg dijalaninya, karena sepertinya ia tidak akan jatuh cinta untuk kedua kalinya.
Kini Zayyan berada dipenthouse nya, sudah ada Bram yg menemaninya untuk membahas jadwal pekerjaan besok, sebenarnya Zayyan sudah memutuskan untuk TDK bekerja selama 2 pekan setelah ia menikah,tentu saja Zayyan ingin menikmati waktunya bersama Eliza yg seharusnya menjadi pengantinnya, namun kenyataannya bukan Eliza yg menikah dengannya, Zayyan juga tidak mau berlarut larut dalam kesedihan,ia akan menyibukkan dirinya dengan bekerja,ia akan menyetujui beberapa kontrak yg sebelumnya ia sempat tolak karena setelah menikah ia ingin mengurangi pekerjaan nya, cukup yg ia jalani saja,tanpa menambah kontrak baru, tentu saja hal ini Zayyan lakukan untuk menikmati waktunya bersama Eliza.
Setelah kedua pria itu selesai membahas pekerjaan,pintu apartemen terbuka.
"saya antar nona sampai sini, selamat beristirahat nona" miya pamit kepada rayya setelah seharian mengantarnya berbelanja..
"terima kasih miya,maaf ya merepotkan mu"jawab rayya
"jangan sungkan nona" setelah itu miya pergi
__ADS_1
"baiklah, hidup baru aku datang" ucap Rayya sambil membuka pintu apartemen yg akan ditinggalinya bersama Zayyan.