Bridesmaids Jadi Bride

Bridesmaids Jadi Bride
Sosok Adrian


__ADS_3

 Kini Zayyan dan Rayya sudah kembali dikediaman mereka, walau sempat dihalangi oleh sang ibu karena menghawatirkan kondisi Rayya, namun Zayyan menjelaskan bahwa istri dan kandungannya dalam keadaan sehat seperti yang dikatakan oleh Dokter


 Raya bisa kembali melakukan kegiatannya disini tanpa ada yg yang melarangnya, Zayyan sendiri juga membiarkan Rayya melakukan hal yang disukainya selama itu tak membuatnya kelelahan


"Apa ayahmu sudah mengetahui kehamilan ini?" tanya Zayyan saat Rayya membantunya memasangkan dasi


Gerakan tangan Rayya terhenti seketika.Ia memang belum memberi tahu kepada sang ayah tentang kehamilannya.Zayyan yang melihat perubahan ekspresi wajah Raya mengerti akan jawabannya


"Nanti sore bersiaplah!.Kita akan mengunjungi ayahmu" ucap Zayyan sambil menatap wajah Rayya


"Benarkah?!" Rayya mendongakkan kepalanya menatap balik Zayyan


"Ya" jawab Zayyan tersenyum dan mendaratkan kecupan halus di kening sang istri


Rayya mengantar kepergian suaminya sampai ke depan pintu.Kini ia sedang berfikir untuk membuat sesuatu yang menjadi kesukaan sang ayah.Raya mulai memeriksa bahan yang tersedia di dapurnya.Bi Sari yang baru datang setelah kepergian Zayyan untuk melakukan pekerjaannya itu, mencoba mendekati Raya dan menawarkan bantuan


"Ada yang bisa saya bantu Nona?" tanya Bi Sari sopan


"Ah..Bi Sari,aku ingin membuat makaroni schotel tapi tidak ada persediaan makaroni disini" jawab Rayya


"Biar saya yang membelikannya.Bahan apa saja yang Nona perlukan akan saya catat" ujar wanita paruh baya itu

__ADS_1


"Terima kasih,Bi!" ucap Rayya


Setelah semua bahan tersedia, Rayya mulai membuat makaroni schotel kesukaan sang ayah.Ayahnya lebih menyukai makanan gurih seperti keju ketimbang yang manis,maka dari itu sang ayah sangat menyukai makaroni dengan parutan keju diatasnya


Raya menekan tombol pada microwave untuk mengatur timer kematangan panggangan makaroni buatannya.Hatinya begitu senang akan berjumpa dengan sang ayah yang telah lama dirindukannya


Selagi menunggu Raya kembali ke kamarnya dan memilih pakaian yang nanti akan dikenakannya.Tangan Raya mengusap perutnya yang masih rata


"kita akan bertemu kakekmu sebentar lagi" ucap Rayya


**********


"Bagaimana Ayah begitu tega menikahkan putrinya sendiri dengan orang asing yang belum dikenalnya?" tanya seseorang frustasi


Pria itu mulai naik pitam karena mendengar seseorang yang sangat disayanginya telah menikah secara paksa


"Jaga ucapanmu ADRIAN!!" tegur sang ibu


Pria itu adalah Adrian, Kakak tiri Rayya yang menyimpan perasaan lebih terhadapnya.Adrian baru saja kembali beberapa hari yang lalu dari Surabaya tempat ia melanjutkan sekolah tinggi Magister disalah satu universitas terbaik di Indonesia.Perasaanya kacau tak menentu setelah melihat status adik sambungnya itu yang sudah lama tak pernah aktif.


Ponsel Adrian saat itu baru saja mengalami kerusakan dan harus dilakukan perbaikan, saat ponselnya sudah normal kembali,ia begitu terkejut melihat update status Rayya setelah sekian lama dirindukannya, dengan latar belakang danau yang sangat indah, gadis yg namanya sudah lama bersemayam dalam hatinya itu menulis caption yang membuatnya terus bertanya-tanya

__ADS_1


ZURICH in love...


Apa sebenarnya maksud dari caption nya itu? seingatnya Raya tak pernah dekat dengan pria manapun, hanya ia satu-satunya pria yg sangat dekat dengannya tentu Setelah sang sahabat pun Raya hanya mempunyai Eliza dan Dinda yang sering berinteraksi dengannya,tak ada teman pria disisi Raya


Apa Rayanya telah jatuh cinta??!!


Sungguh dengan membayangkannya saja ia tak rela.Beberapa kali ia berusaha menghubungi Raya namun, nihil tak ada jawaban darinya.Adrian mencoba menghubungi ibunya untuk menanyakan kabar Raya,malah jawaban tak mengenakan didapatkan dari sang ibu


"Jangan hiraukan anak itu lagi ADRIAN!dia sudah bahagia dengan kehidupan barunya"


Sang ibu memang sudah mengetahui perasaan anaknya yang menganggap Raya lebih dari sekedar adik,ibu Adrian tak sampai hati mengatakan bahwa Raya sudah menikah.Dan hal itu membuatnya semakin membenci Raya karena telah berani masuk ke dalam hati putra kesayangannya, sehingga membuat putranya harus merasakan patah hati


Karena mendapatkan jawaban yang tak memuaskan, Adrian mencoba meminta izin untuk pulang, namun karena Adrian sedang menjalani tahapan akhir sehingga membuatnya tak mendapatkan izin seketika sampai tugasnya selesai


Kini ia sudah menyelesaikan tugasnya dan mendapatkan izin untuk pulang,baru beberapa hari ia tiba di rumah yang memiliki kenangan indah bersama Rayya, namun ia tak menemukan sosok sang adik didalamnya, sampai akhirnya Ayah Rayya mengatakan hal yang sebenarnya


"Raya sudah menikah" ucap Ayah Rayya


"jangan bercanda Ayah.Ini tidak lucu" elak Adrian sambil terkekeh


"Ayah tidak bercanda.Raya sungguh telah menikah dan putriku bahagia dengan pernikahannya" tegas sang ayah

__ADS_1


Seperti ada puluhan pisau yang tepat menikam hatinya.Perasaan marah sedih kecewa serta perasaan negatif lainnya kini berkecamuk dalam dirinya.Adrian benar-benar marah dan ia tak mengerti harus melakukan apa.Sekian lama memendam perasaan yang begitu dalam dan belum sempat untuk mengungkapnya,kini ia harus mendengar bahwa wanita yang telah lama terus menetap di hatinya telah memilih orang lain untuk dijadikan teman hidupnya


Adrian pergi meninggalkan rumah,Ia mencoba menenangkan diri agar dapat menerima kenyataan yang ada.Sekarang ia sudah kembali untuk mendengar penjelasan tentang keputusan Raya untuk menikah.Begitu mendengar bahwa pernikahan ini terjadi karena paksaan, Adrian bertambah marah, sebelumnya ia sudah merelakan kebahagiaan Raya atas pilihannya, namun pernikahan ini bukan pilihannya sendiri.Dan ia akan berusaha untuk membawa Raya kembali disisinya


__ADS_2