Bridesmaids Jadi Bride

Bridesmaids Jadi Bride
Membersihkan tubuhmu


__ADS_3

Zayyan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, perasaannya kacau sekarang.Ia begitu marah melihat Rayya disentuh tepat didepan matanya.Sungguh kini otaknya tak bisa berpikir jernih.Ingin sekali untuk menghajar habis pria yg tdi seenaknya memeluk istrinya itu tanpa ampun.


"SIAPA DIA?!" Zayyan bertanya berusaha menahan emosi ketika mereka sudah kembali ke kamarnya


"Dia kakakku Adrian" jawab Rayya, sungguh ia takut melihat sosok Zayyan didepannya


"KAKAK?!" Zayyan tersenyum sinis


"KAU ADALAH ANAK TUNGGAL RAYYA!!"


Zayyan sudah terbakar api cemburu,Ia terus memajukan langkahnya dengan tatapan nyalang,Rayya yg melihat itu merasa waspada dan memundurkan tubuhnya hingga menyentuh tembok.Zayya mengungkung tubuh Rayya, ditatapnya wajah sang istri


"kau mencoba untuk membohongiku??" tanyanya tepat di wajah Rayya


"Aku tidak berbohong Zayyan!!Dia sungguh kakakku,kami bersaudara karena pernikahan ayahku dan ibunya" jelas Rayya


Zayyan tertawa mendengar jawaban Rayya, namun tawa itu membuat Rayya merinding mendengarnya

__ADS_1


"tidak ada hubungan darah diantara kalian, ISTRIKU..."" Zayyan menjeda ucapannya"jadi mulai sekarang jauhi pria itu!! jangan pernah bertemu dengannya lagi!!!" titah nya tak terbantahkan


Rayya mencoba memberanikan diri untuk menatap Zayyan,ia tak mengerti mengapa Zayyan sampai harus melarangnya seperti ini, namun sepertinya sekarang ia harus menurutinya untuk meredakan amarah Zayyan.Rayya menganggukan kepalanya tanda mengerti akan perintah Zayyan


Sreeekkk...


Zayyan merobek paksa pakaian yang dikenakan Rayya, kemudian melemparnya jauh ke sembarang arah


"Apa yang kau lakukan, Zayyan??" tanya Rayya bingung sambil melihat dress dari brand mewah favoritnya sudah tak berbentuk


Cup.. cup..cup..


Zayyan memberi kecupan di seluruh tubuh terbuka Rayya, dimulai dari lekukan leher turun ke bahu,tulang selangka nya juga tak luput dari buasnya ciuman Zayyan, ciuman itu semakin turun merambat ke segala arah, setelah merasa cukup membersihkan tubuh Rayya, Zayyan membalikkan tubuh istrinya menghadap tembok,Rayya yg masih tak mengerti dengan sikap Zayyan, hanya bisa mengikuti gerakan suaminya


Kini bagian tubuh belakangnya yang menjadi sasaran kecupan Zayyan, bibirnya terus membuat jejak ditubuh sang istri, sambil kedua tangannya ikut aktif menjelajah kesana kemari, terlepas lah pengait dibagian belakang, dibuangnya kasar pengait sang istri ke lantai, sungguh Zayyan ingin merobek pakaian yang dikenakan sang istri sekarang tanpa sisa


Semulanya Raya yang merasa takut akan sikap Zayyan,kini mulai menikmati setiap cumbuan yang Zayyan lakukan,dan terjadilah penyatuan yang penuh hasrat juga gairah yg membara dari keduanya terlebih Zayyan yg sudah terbakar cemburu

__ADS_1


"Kau milikku RAYYAA.. hanya milikku" ungkap Zayyan terengah-engah


*******


Tak cukup sampai disitu, ketika matahari sudah memancarkan sinarnya,Raya membuka matanya dengan berat, karena semalam Zayyan sudah menghabiskan tenaganya, dengan kesadaran yang belum kembali seutuhnya,Raya terkejut ketika tubuh polosnya diangkat begitu saja oleh Zayyan


"Aku akan membantumu membersihkan


tubuh" ucap Zayyan membuat Rayya meremang


"Aku bisa sendiri" tolak Rayya halus, sungguh ia lelah jika harus melayani Zayyan kembali


Zayyan tetap membawa tubuh Rayya masuk ke dalam kamar mandi, diletakkannya perlahan sang istri didalam bathub yang sudah berisikan air hangat juga aroma therapi yang begitu menyejukkan.Baru saja Raya menikmati sentuhan air hangat dikulitnya,ia merasakan air didalam bathub tumpah ruah, kemudian ia tersadar kini Zayyan sudah berada tepat di belakangnya


Tanpa permisi Zayyan mulai menggosok punggung Rayya, sesekali memberi ciuman disana,ia juga menuangkan shampo khusus untuk Raya yang aman bagi ibu hamil, Zayyan memijat kepala Rayya lembut sambil mengusap shampo dikepalanya, walau pijatan tangan Zayyan terasa aneh namun, cukup membuat Rayya rileks dan nyaman,tanpa sadar Rayya menyandarkan kepalanya di dada bidang Zayyan, gerakan tangan Zayyan terhenti ketika tubuh polos mereka bertemu, kedua tangannya turun melingkar dipinggang sang istri


"Ingat Rayya..hanya aku yang boleh menyentuhmu!!! .. Kau milikku" bisik Zayyan tegas ditelinga sang istri

__ADS_1


__ADS_2