Bridesmaids Jadi Bride

Bridesmaids Jadi Bride
Danau Zurich


__ADS_3

 Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 17 jam, akhirnya Rayya dan Zayyan tiba di Zurich salah satu kota terbesar di Swiss, mereka memesan kamar di hotel yang bersebrangan langsung dengan Danau Zurich


   Rayya mengalami jet lag karena ini pertama kalinya ia menempuh perjalanan lintas negara, Zayyan membiarkan Rayya istirahat agar tubuhnya kembali segar


Keesokan paginya setelah memastikan Rayya sudah kembali sehat dan memenuhi kebutuhan perutnya, Zayyan mengurungnya seharian didalam kamar, lenyap sudah bayangan Rayya untuk menikmati pemandangan indah dan menghirup udara segar,ia malah terkurung disini bersama suami yang terus menyentuhnya dengan liar dan melakukan penyatuan penuh gairah yg membara


Pada akhirnya dua insan itu tumbang dan mengistirahatkan tubuhnya tak ada waktu untuk mengagumi pemandangan indah diluar sana


Zayyan membuka mata lebih dulu saat sinar matahari memasuki celah kamar mereka,ia mengeratkan pelukannya pada guling hidup miliknya,ia hirup aromanya dalam, Zayyan terus menatapnya


 Secercah senyuman menghiasi wajah tampannya,ia masih tak menyangka akan tergila-gila pada wanita yang masih tertidur pulas disisinya,ia menyukai semua yang ada pada wanita itu, bahkan ketika tidur seperti ini pun ia masih sangat mengaguminya, padahal ketika mereka pertama kali tidur sekamar wanitanya sangat malu karena saat bangun tidur rambutnya acak-acakan, dengan salah tingkah Rayya mencari sisir untuk merapikan rambutnya, namun Zayyan mengambil sisir itu dan membantunya merapikan rambut Rayya


 Sontak saja hal itu membuat Rayya semakin salah tingkah dan malah merebut sisirnya dari tangan Zayyan, kemudian berakhir dengan ciuman lembut dari Zayyan


Zayyan membelai rambut hitamnya dengan gerakan seperti menyisir karena terbayang kejadian itu


Ya .. Zayyan menyukai semua yang dilakukan wanitanya..


Rayya terusik dengan belain Zayyan di rambutnya,ia mencoba mengumpulkan kesadaran nya


"Gueten Morgen" ucap Zayyan dan langsung memberi istrinya ciuman


"Mmmm...." Rayya berusaha melepaskan ciuman mereka


Setelah puas Zayyan baru melepasnya


"ZAYYAN...tolong hari ini jangan mengurungku lagi di kamar!!, untuk apa kita pergi jauh-jauh ke Swiss kalau hanya berada dikamar seharian?" protes Rayya


"Bercinta... itulah arti dari honeymoon sebenarnya" jawab Zayyan

__ADS_1


"tapi aku mau jalan-jalan berkeliling kota ini,bukan hanya terkurung di dalam kamar" pinta Rayya manja


Ya.. sekarang Rayya sudah tak sungkan untuk bermanja ria dengan suaminya, karena Zayyan tak henti menghujaninya dengan kasih sayang dan sentuhan liarnya


"Baiklah... setelah sarapan aku akan mengajakmu berkeliling Zurich" ucap Zayyan sambil tersenyum


Spontan Rayya memeluk Zayyan senang


"Terima kasih..."


tubuh polos mereka tak sengaja bersentuhan


"Kau sengaja menggodaku??" tanya Zayyan dengan suara beratnya sambil membalas pelukan Rayya lebih erat


Selimut yang menutupi tubuh mereka Zayyan lempar ke sembarang arah, ia mengungkung tubuh Rayya yang kini berada di bawah nya, Zayyan menarik kedua tangan Rayya di atas kepalanya karena Rayya terus memberontak dibawahnya, Kini ia bebas menyentuh tubuh yang bagai candu tak berkesudahan itu,


Belain cumbuan dan hisapan tak henti ia curahkan kepada tubuh yang mulai menikmati serangannya


Mereka melakukan nya lagi, walau awalnya Rayya menolak namun, sekarang ia lah yg bersemangat dan membalas serangan Zayyan


********


Saat ini dua sejoli yang dimabuk cinta sedang duduk santai sambil menikmati keindahan pemandangan danau Zurich,airnya yang jernih dengan latar belakang pengunungan berwarna putih karena ditutupi oleh salju sangat memanjakan mata siapa pun yang melihatnya


Hembusan angin segar menerpa kulitnya, Rayya menghirup udara segar itu dalam-dalam sambil terus menikmati keindahan didepannya,


Tenang... Sangat tenang


Senyum tak henti menghiasi wajahnya

__ADS_1


"Teruslah tersenyum seperti ini..." ucap Zayyan yg sedari tadi memperhatikannya bukan memandangi keindahan alam didepannya


Sontak Rayya menoleh dan mendapati Zayyan tengah menatapnya dalam, Rayya meraih lengan Zayyan dan bergelayut manja di sana


"terima kasih... terima kasih Zayyan,aku mencintaimu" ungkap Rayya tiba-tiba, airmata tak sengaja jatuh membasahi pipinya


Zayyan terkejut haru mendengar ungkapan Rayya, memang belum ada ungkapan cinta yang keluar dari mereka berdua, Zayyan juga berfikir tak perlu diutarakan biarlah bahasa tubuhnya sendiri yang akan menyampaikannya


Namun, setelah mendengar pernyataan cinta yang langsung keluar dari mulut Rayya, hatinya sangat bahagia dan bangga dengan ungkapan itu


Zayyan mencium dalam pucuk kepala istrinya, juga membelai lembut rambut halus Rayya


Suara dering telepon dari ponsel Zayyan mengganggu suasana romantis mereka,Rayya mengangkat kepalanya yg tengah bersandar di bahu Zayyan


Zayyan pamit pada istrinya untuk mengangkat telepon dan mengambil beberapa langkah dari tempat duduk mereka


Rayya menghapus air matanya, ini adalah airmata bahagia,ya...Rayya bahagia sekarang, setelah lama merasa terabaikan oleh ayahnya sendiri dan merasakan kesengsaraan yang luar biasa saat ditinggal oleh ibu dan calon adiknya


Tuhan mengirimkan kepada nya sosok suami yang begitu sempurna, bukan hanya fisiknya saja namun keseluruhan yang dimiliki pria itu sangat sempurna,ia tak henti memanjatkan puji syukur pada Tuhan yg telah menulis jalan takdir nya seperti ini


Seketika bayangan Eliza muncul, membuat nya terperanjat mundur dari duduknya


Bagaimana jika Eliza kembali?


Apa ia siap untuk meninggalkan semua ini dan mengembalikan kepada pemilik aslinya?


Bagaimana jika Zayyan berubah dan memilih untuk kembali bersama Eliza?


Siapkah Rayya kembali ke hidup nya dimasa lalu yg terabaikan oleh ayahnya sendiri???

__ADS_1


__ADS_2