Bridesmaids Jadi Bride

Bridesmaids Jadi Bride
Salah paham


__ADS_3

  Mobil hitam milik Zayyan berhenti didepan pagar rumah Raya.Rumah sederhana yang memiliki banyak kenangan indah akan keluarga harmonisnya semasa sang ibu masih ada.


Raya masih menatap rumahnya dari dalam mobil,7 bulan sudah ia tak menginjakkan kaki di rumah ini semenjak menjadi istri Zayyan.


"Kau baik-baik saja?" tanya Zayyan lembut


Sontak Raya menoleh ke arah Zayyan


,kemudian Rayya mengangguk dan tersenyum.Mereka melangkahkan kakinya bersamaan,satu tangan Zayyan menggenggam tangan Rayya, tangan satunya lagi penuh dengan paper bag yang dibeli Zayyan untuk diberikan kepada mertuanya


Sang ayah yang sedang menonton saluran berita sambil ditemani secangkir teh terkejut begitu melihat kedatangan putri semata wayangnya bersama sang suami.Ayah segera bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Rayya.Dibawanya Raya ke dalam pelukannya


"Akhirnya kau datang juga nak, Ayah merindukanmu" ungkap sang ayah


"Aku juga merindukan Ayah" balas Rayya sambil memeluk ayahnya


Zayyan yang melihat kejadian itu hanya diam, walau ada perasaan tidak rela namun,ia harus tetap memberikan ruang kepada ayah dan putrinya yang sedang melepas rindu.

__ADS_1


Kini perhatian sang ayah teralihkan pada sosok pria yang menjadi suami dari putrinya.Ia membungkukkan kepalanya karena segan pada sosok itu.Zayyan segera menahan sang mertua agar tidak bersikap demikian, pria itu menjabat tangan Ayah Rayya dan mencoba untuk bersikap sopan menghormati sang mertua


Terdengar suara ribut dari arah belakang, muncullah seorang pemuda tampan bertubuh tinggi tegap, rambut hitamnya yang mulai memanjakan menjuntai ke leher, namun tidak memberi kesan urakan,justru yang menambah kesan maskulin dari sang pemuda


"jangan pernah mencarinya lagi, ADRIAN!!" titah sang ibu yang berusaha menyusul langkah Adrian


Adrian tetap melangkahkan kakinya, seketika matanya tertuju pada sosok gadis yang sudah lama dirindukannya, langkahnya terhenti bersamaan dengan detak jantungnya yang semakin cepat.Ia sungguh sangat merindukan gadis itu.Rayanya sudah kembali.Dan terlihat semakin cantik mempesona.


Langkah Adrian kini tertuju padanya, pandangan matanya pun tak lepas terus menatapnya.Raya tersenyum melihat sang kakak.Senyuman yang membuat Adrian semakin berdebar.Direngkuhnya tubuh Rayya erat, seolah tak akan pernah melepaskannya


Semua itu tak luput dari pandangan tajam Zayyan.Diambilnya tangan Rayya lembut yang menggantung tak membalas pelukan Adrian untuk melepaskan pelukan mereka,namun pelukan Adrian begitu erat, sehingga Rayya masih terkurung didalamnya


"Kakak tolong lepaskan!,kau menekan perutku" pinta Rayya


Mendengar suara Rayya,Adrian tersadar telah memeluk Rayya begitu erat.Ia segera melepaskan pelukannya.Ia juga baru menyadari sosok pria yang menatapnya begitu tajam seolah akan menghunuskan pedang kepadanya.Adrian menatap balik Zayyan,kini mereka sama-sama mengeluarkan aura permusuhan


Zayyan meraih tubuh Rayya untuk menempel dengannya, diletakkan sebelah tangannya di pinggang ramping Rayya,tangan lagi mengusap lembut perut istrinya

__ADS_1


"Kau telah membuat ISTRI dan ANAKKU tidak nyaman" ucap Zayyan sambil menekankan kata istri dan anak


"Anak?!"


Bukan hanya Adrian yang terkejut, Ayah dan ibu tiri Rayya juga ikut terkejut


"APA YANG TELAH KAU LAKUKAN HAH?!"


Adrian menarik kerah kemeja Zayyan.Ia begitu marah mendengarnya


Zayyan menyingkirkan tangan itu sambil tersenyum mengejek.Adrian yang ingin menyerang Zayyan kembali segera ditahan oleh sang ibu dan ayah Rayya


"Aku rasa ini bukan waktu yang tepat,Maaf ayah kami harus kembali, karena aku khawatir dengan kondisi istriku yang sedang hamil"


pamit Zayyan tanpa menunggu jawaban dari sang ayah


Sambil menggenggam lembut tangan Rayya, mereka melangkah keluar.Adrian yang berusaha menyusul namun ditahan, hanya bisa terus memanggil nama Rayya

__ADS_1


Sungguh sebelumnya Adrian sudah berusaha tak menunjukkan perasaannya baik didepan Rayya maupun orangtuanya, namun saat mendengar Rayya sudah menikah terlebih pernikahan itu secara paksa, Adrian bertekad untuk melepaskan Rayya dari belenggu pernikahan itu,dan menjadikan miliknya seutuhnya


__ADS_2