
♡ peringatan ♡
🌷 happy reading 🌷
mereka semua masih berada di rumah sakit Medika dan Leara dan papah nya sedang berada di perjalanan menuju rumah sakit tersebut...
( di dalam mobil nya Ricard )
" papahh, Rara masih ada 1 mata pelajaran lagi iss kenapa bunda nyuruh kita nyusul ke Sanah sih... emang bener bener ya sih Kiara nyusahinn banget jadi orang " leara sangat kesal dengan kehadiran Kiara di keluarganya itu sangat merepotkan
" emang kamu doang ya kesel gitu, papah juga kesal tau kenapa sih Alena harus mempunyai anak pembawa sial seperti Kiara " keluh Ricard
" huh aku juga bingung pah " kata leara
skip
sampai lah mereka di rumah sakit Medika..
segera mereka memarkir kan mobil nya
dan masuk lah...
" permisi sus pasien atas nama kiara Anastasya berada di kamar berapa ya " tanya Ricard
" atas nama kiara Anastasya berada di kamar 201 " jawab nya
" terimakasih sus " ucap Leara
segera mereka mencari ruangan itu...
" tuh pah kamar 201 " kata leara
segera mereka berdua membuka pintu kamar tersebut
ceklek ( bunyi pintu di buka )
" assalamualaikum "
" waalaikumsalam "
" eh mas, dan Leara " panggil Alena
segera Leara dan Ricard menghampiri Kiara dan Alena
Leara sedikit tercengang dia ga nyangka bahwa regan ada Galang ada di sinih juga
" kamu berdua ngapain di sinih " tanya Leara dengan muka polos
" lu tanya ke siapa ya? sorry gua ga kenal sama lu " jawab Galang
" emang kita kenal ? " tanya regan dengan dingin
deg
seketika detik itu hati Leara terpotek potek mendengar jawaban itu
ko gua ngakak ya batin Olivia menahan tawa nya
jangan jangan itu yang di maksud Kiara tadi, si Leara Leara itu batin Alexsa bertanya tanya
" masa kalian berdua ga kenal aku sih, aku Leara Amelia dan aku satu sekolah sama kalian loh " jawab Leara polos
" gua g nanya " jawab Galang dan regan
__ADS_1
deg
yang ke dua kali nya Leara merasakan terpotek potek
" khemm sudah sudah, kiara gimana keadaan kamu " seketika yang tadinya suasana sempat sedikit menegangkan seketika suasana kembali normal akibat pertanyaan dirinya
" Alhamdulillah udah jauh lebih baik " jawab Kiara
" aaaa Kiara lu gapapa kan soryy ya gua ga bisa nolongin lu karena gua aja baru tahu pas bunda telpon " ucap nya menggenggam tangan Kiara
" gua udah gapapa ko " balas Kiara
" khemm permisi semuanya saya sama yang lain mau pamit pulang ya " ucap Olivia mewakili teman teman nya yang lain
" iya makasih ya udah jenguk Kiara, kalian hati hati ya pulang nya " balas Alena
" cepat sembuh ya " bisik regan
Kiara hanya membalasnya dengan anggukan kecil
" bye Kiara lu cepat sembuh ya " kata Galang
" iya, lu semua hati hati ya " jawab kiara
*****
dan teman temannya Kiara pun pergi pergi meninggalkan kamar tempat Kiara berada...
saat perjalanan kembali pulang kerumah masing²
" eh sa lu ngerasain apa yang gua rasain ga Soal leara Leara itu " tanya olivia
" iya, gua merasa dia ke orang caper dan carmuk gitu " balas Alexsa
" hahaha parah banget lu " jawab Alexsa
" gua masa takut Kiara di apa apain sama dia " kata Olivia
" heh liv seuzon itu ga baik tau kita harus husnuzon " balas Alexsa
" iya dah iya Bu ustadzah " goda Olivia
" gua tonjok lu mental ke Arab " ancam nya
sedangkan Galang dan regan pun mereka hanya sama sama diam sambil berjalan dengan tampang muka dingin nya..
" liv si regan kalo sama Kiara aja kaya kulkas rusak giliran udah ga sama Kiara seperti kulkas berjalan " bisik Alexsa
" bener banget " bisik Olivia
*****
Kembali ke Kiara..
" mas, aku izin ke kamar mandi sebentar ya aku titip Kiara " ucap Alena
" iya sayang " jawab nya sambil mengelus rambut istri nya
" ihh pipi bunda merah " kata leara
" apaan sih kamu ya udah ah bunda pergi sebentar dulu " jawabnya langsung pergi..
seketika tempat ini menjadi hening seketika..
__ADS_1
" Kiara " panggil Ricard dengan dingin
" ada apa pah " balas Kiara
" jangan panggil saya dengan sebutan itu karena kamu bukan anak saya " bentak Ricard
deg
seketika jantung Kiara serasa tidak berdetak lagi selama ini dia tidak pernah di bentak oleh laki laki rasa nya sangat sakit apalagi yang ngebentak dirinya iyalah papah tiri nya..
" kenapa kaget lu, lu pikir gua bisa nerima lu begitu aja haha lu salah " sinis Leara
" k-kalian " kaget Kiara
" dan gua peringatin sama lu Kiara , bisa ga sih ga jadi cewe ga usah caper sanah sini hah, regan itu milik gua b*n*s*t lu itu hanya wanita pembawa sial ga bakal pantes deket deket sama regan " ancam Leara
Kiara hanya hanya diam dan menunduk
" lu punya mulut jawab gua Kiara " bentak Leara
" i-iya gua bakal jauh jauh dari regan dan... Galang " lirih Kiara
" kamu itu udah pembawa sial caper sanah sinih lagi " sinis Ricard
" gua benci sama lu Kiara dan gua ga mau lu ada di rumah gua, dan lu itu jadi orang nyusahin banget gara gara lu gua rela ninggalin satu pelajaran di kelas demi kerumah sakit ini jenguk Lo b*n*s*t " teriak Leara sambil menunjuk ke arah Kiara
Kiara hanya bisa menunduk dan menangis
" sabar ya sayang kamu ga mau rencana kita hancur begitu saja kan " bisik Ricard
" pah tapi lama lama aku udah muak banget sama tingkah diaa ihh " Leara menjambak rambut Kiara
" s-sakit a-ampun ra aku m-minta m-maaf " lirih kiara
" awas lu cerita tentang kejadian ini ke bunda gua abisin lu saat itu juga " bisik Leara ke Kiara
" i-iya " Kiara mengangguk
a number of
Alena pun kembali ke kamar Kiara...
" eh sayang nya bunda " panggil Alena langsung menghampiri Kiara
" i-iya bunda " gugup Kiara
" kamu kenapa ko kaya ketakutan gitu " tanya Alena
" a-aku gapapa Bun " jawab nya
" coba cerita sama bunda " kata Alena
" khemm sayang mungkin si Kiara masih ga enak badan " ucap Ricard
" ya udah kamu istirahat ya sayang " ucap Alena
" iya Bun " jawab Kiara
bunda sayang banget sama kamu batin Alena sambil mengelus Surai rambut kiara
*****
Next
__ADS_1