Broken Heart

Broken Heart
bab 23


__ADS_3

♡ fitnah ♡


🌷 happy reading 🌷


Galang pun segera pergi menuju ke sekolah, di sekolah sangat sepi karena mereka sudah pada pulang kerumah mereka masing masing, Galang sangat menghawatirkan kodisi Kiara sekarang dia takut terjadi apa apa sama Kiara...


ternyata gerbang sekolah sudah di kunci dan dia ga bisa masuk kesanah..


untung gua tau jalan cepat tanpa manjat gerbang batin Galang


skip


Galang pun sudah sampai di toilet


" masa gua harus masuk toilet perempuan, t-tapi ini sepi ko jadi gua ga bakal di tuduh yang macem macem owkyy saat nya menyelamatkan Kiara " ucap nya kepada dirinya sendiri


masuk lah ia di di toilet


" Kiara lu dimana " teriak Galang


" gua di sinih Lang " jawab nya


" lu gapapa kan lu baik baik aja kan, okey tenang jangan panik ya ada gua di sinih " ucap nya


" cepet dobrak pintu nya Lang gua takut di sinih gelap " teriak kiara


" Lu menjauh dari pintu " ucap nya


brukkk


dughhh


pintu pun terbuka


Kiara pun langsung memeluk Galang


" hiks gua takut di sinih, kenapa Leara jahat sama gau kenapa gua di konciin di sinih hiks " lirih Kiara di pelukan Galang


" udah lu jangan sedih lagi, Ayuk gua anter lu pulang dan gua akan bantu lu ngejelasin tentang ini " ucap Galang yang mencoba menenangkan kiara


" maksiiiiiii ya lu udah tolongin gua, maaf kalo gua ngerepotin lu terus " Kiara pun tersenyum hangat kepada Galang


" ga papa ko udah Ayuk cepet kita keluar dari sinih " Galang pun membawa Kiara pergi dari sekolah itu


kalo kalian bertanya tanya, Kiara kan terkunci di situ jadi gimana dengan tas nya dan gimana dengan motor nya??, motor Kiara sudah di amankan oleh pihak sekolah dan tas Kiara pun di bawa pulang oleh Olivia dan Alexsa karena mereka berdua pikir takutnya kalo di tinggal di sekolah entar kalo tas nya kenapa kenapa kan ribet heheh...


Galang pun membawa Kiara kembali ke rumah nya


skip

__ADS_1


Sampai lah di kediaman rumah Ricard


" Lang gua takut Leara cerita macem macem SMA bunda soal nya tadi dia sempet ngancem gua " bingung nya


" tenang ada gua di sinih gua akan bantu lu jelasin semuanya " jawab Galang


Galang pun memarkirkan motornya


mereka berdua pun masuk kedalam rumah


Kiara langsung membuka pintu rumah nya


ceklek ( suara pintu di buka )


Kiara sangat takut melangkah kan kaki di rumah itu


" assalamualaikum " ucap nya berbarengan dengan Galang


" waalaikumsalam " jawab mereka


dengan sedikit keberanian Kiara menghampiri Ricard, Alena dan Leara yang sedang berada di rumah tamu tersebut


Kiara hanya menunduk takut dia takut bahwa Leara sudah menceritakan yang engga engga tentang dirinya


" Kiara kemarilah nak " ucap Alena


" jelaskan sama bunda dan papah sejujur jujur nya apa benar kamu bolos sekolah karena ingin berpacaran dan berduaan dengan om om ? " tanya Alena


" kenapa?, kenapa kamu ingin mempermalukan keluarga saya dengan sikap rendahan kamu " celetus Ricard


Kiara yang mendengar pertanyaan pertanyaan itu hanya menunduk takut


" i-itu ga seperti yang kalian pikirkan aku tidak mungkin seperti itu " bela dirinya


" tapi anak saya tidak mungkin bohong Kiara, kenapa kamu seperti itu, apa uang yang saya kasih ke kamu itu kurang ? sampai kamu ingin menjual diri ke om om pedo hah " bentak Ricard


" mas udah kita dengar penjelasan Kiara dulu, dan kamu ? kamu siapa " ucap Alena


" saya Galang arsenio Tante, saya tadi hanya membantu Kiara keluar dari toilet karena tadi ada yang sengaja menguncikan nya di toilet sekolah dengan kondisi Lampu yang sengaja di matikan " jelas Galang


" k-kamu jangan mengarang Galang, jelas jelas tadi aku lihat Kiara berpegangan tangan dengan om om pas di sekolah " gugup leara


" berpegangan tangan ya??, apa lu punya bukti hmm " goda Galang


" a-aku lupa memfoto n-nya " jawab Leara


" anak kamu murahan banget ya ternyata " ketus Ricard


" jaga ucapan kamu ya mas, mungkin Leara hanya salah liat lagian dia aja ga punya bukti apa apa, atau sebenarnya Leara yang menguncikan kiara di toilet sekolah " Alena hanya bisa menduga duga karena tidak ada yang punya bukti kuat untuk membela diri

__ADS_1


" gini aja ya Tan, kalo Kiara habis berduaan sama om om apa ada sesuatu yang berubah dari Kiara hmm ? tidak kan, Kiara malah luka luka di tubuh dan kepala nya " jelas Galang


" udah Lang udah percuma ga ada yang percaya sama kita, lebih baik lu pulang gua gapapa ko ini udah malem takut orang tua lu nyariin " bisik Kiara


" serius nih gapapa gua tinggal gua takut si Leara entar fitnah yang gitu gitu lagi " jawab nya


" gampang entar gua yang urus, lebih baik lu pulang kasian orang tua lu khawatir anak nya belum pulang " balas Kiara


" ya udah, tan om saya pamit pulang dulu assalamualaikum " ucap Galang


" waalaikumsalam " jawab mereka yang ada di situ


Galang pun pergi dari rumah Kiara salah kalo kalian pikir Galang akan pulang kerumah, Galang pergi ke tongkrongan nya


kembali ke kediaman Ricard


" sayang kamu lebih baik masuk kekamar dan bersih nanti luka nya bunda yang akan obati " ucap Alena


" iya Bun " segera Kiara pun menuju ke kemar nya untuk ganti baju dah bersih bersih


" dan kamu Leara, kamu juga lebih baik kamu ke kamar dulu Sanah, bunda sama papah mah bicara duku sebentar " ucap Alena


" iya Bun " Leara pun menuju di mana kamar nya berada


" Alena, kamu terlalu memanjakan anak kamu sampai anak kamu liar seperti sekarang " ucap nya menggunakan nada tinggi


" anak kamu yang memfitnah anak saya dan anak kamu mencoba mencelakai anak saya " jawab nya


" saya males berantem sama orang yang keras kepala " Ricard pun meninggalkan Alena di tempat itu


" kamu yang keras kepala Ricardo Carvalho " ucap Alena namun masih bisa di dengar oleh Ricard


*****


di kamar Kiara


setelah Kiara mandi ganti baju dan bersih bersih Kiara hanya bisa termenung melihat nasib nya saat ini, kenapa ia harus punya papah tiri dan saudara tiri seperti Ricard dan Leara dia berdua sepertinya sangat membenci Kiara..


apa yang Kiara lakukan selalu salah di mata mereka, Kiara sangat kangen dengan ayah nya ayah nya sangat amat menyayangi dirinya ayah nya ialah cinta pertama nya..


" ayah hidup Kiara berat banget tau kenapa Leara memfitnah Kiara seperti itu padahal Leara yang ngunciin Kiara di toilet sekolah kenapa dia jahat sama Kiara hiks, kenapa ayah pergi ninggalin kia kenapa ayah ga ajak kia aja hiks " lirih Kiara pelan


" ayah dulu pernah bilang sama kia 'setelah hujan pasti akan muncul pelangi yang indah' kenapa kia merasa, hujan terus menerus kenapa pelangi nya ga muncul muncul " Isak tangis nya perlahan sambil memandangi foto mendiang ayah nya


" hidup ini berat yah, kia butuh sandaran " gumamnya yang perlahan lahan memejamkan matanya


*****


next

__ADS_1


__ADS_2