Broken Heart

Broken Heart
WHY???


__ADS_3

*setelah hari dimana aku mengetahui itu semua, rasanya sesak....tak tahan mendengarkan tutur kata yang di keluarkan oleh sahabat ku sendiri. Aku tak membenci nya tapi aku membenci diri ku sendiri ..


kenapa??kenapa??kenapa??


walau aku menangis pun tak akan bisa membalik waktu semuanya, ingin ku beritahukan tapii....nyata nyaa aku terlalu lemah untuk mengakui itu semua.


Apakah mengatakannya tidak semudah itu??


YAAA..BEGITULAH, Aku tak bisa....Aku tak bisa....Aku tak bisaa...aku hanya bisa menangis... menangis...menangis, apaan sih dengan diriku ini, aku benci tahuu..


yahh aku membenci diriku sendiri, aku sangat membenci diriku ini yang terlalu lemah di hadapan ku sendiri dan kuat di kala aku di hadapan Nya.


Tak bisakah sahabat ku sendiri memahami perasaanku? walau aku tak memberitahukan nya?...aku ini aneh yahhh?...pengennya pendam sendiri perasaan nya, tapi.....nyatanya ingin di mengerti...aku ini aneh yahh,....


yeahh itulah aku kadang aku gila dengan perasaan ku ini, terlalu di buta kan oleh cinta, yang sudah jelas aku tak bisa memilikinya.


 


*Skip**.....

__ADS_1


 


Disaat aku liburan akhir pekan, aku hanya stay home, dengan di temani ke empat sahabatku (Rinda, Desy, Aira, Naura)..


"Apa Miranda ngak kesini???* (kata ku sendiri)


"aku pun tak tahu dia kemana, kata nya dia ada urusan sama pacarnya tuh" (kata Naura).


dengan kondisi hati ini yang belum stabil,..di tambahkan dengan pemberitahuan yang kurang mengenakkan, sungguh hanya bisa memejamkan mata dengan mengalihkan pikiran ku sendiri.


Dengan kurang nya Miranda di rumahku, pada akhirnya aku dan ke empat sahabatku, hanya bisa bermain game dan bersantai di rumahku sendiri,


aku sendiri hanya sebatang kara dalam kesendirian ku, tak ada seseorang pun tahu kesedihan yang ku alami ini....memberi tahu ke empat sahabatku?? apakah dia bisa mengerti?? apakah mereka memilihku atau sahabatku Miranda?? apakah mereka tak memihak seorang pun? I don't know..


but this is crazy, yeaah i'm crazy...aku tahu...aku gila, gila persoalan cinta.


Di detik-detik aku menangis di dalam kamar mandi, hal yang tak terduga, Naura melihat semuanya, Terkejut??...yahhh sudah pasti aku terkejut....dengan mata yang memerah selepas menangis, ingin berpura pura bodoh? ingin berpura pura tersenyum?, sudah pasti tak mempan oleh Naura,..Naura menghampiriku dengan muka kecewa.


"kenapa?" (kata Naura) * keduanya saling bertatapan.

__ADS_1


"Aku Sabahat mu kan?....Apa kau tak mempercayai ku?...Apa aku disini berperan sebagai peranan saja? ( kata Naura) *dengan nada yang bergetar, keduanya saling bertatapan. Aku hanya bisa terdiam tak dapat berbicara, aku takut....aku takut aku akan di jauhi oleh sahabat-sahabat ku.


beberapa detik aku terdiam... sambil menghembus kan nafas, pada akhirnya aku menceritakan semuanya, kepada Naura di luar..tak ingin memberi tahukan terlalu banyak kepada sahabat-sahabat ku...hanya Naura, karna aku tahu, Naura akan menjaga rahasia yang kumiliki, dan sudah pasti mau tidak mau untuk memberi tahukan nya, bukan tidak percaya kepada sahabat-sahabat ku, hanya saja aku takut adanya konflik diantara kita berlima, dan pada akhirnya hubungan sahabatku dengan Miranda akan meregang seiring berjalan nya waktu..aku takut, aku takut hal itu akan terjadi.


Dengan tak berdaya nya diriku, aku menceritakan semua kesedihan yang ku alami dalam keseharian ku...aku tak menyalahkan sahabat ku Miranda...karna dia pun tak tahu, kalau aku mencintai seseorang yang sama, dan seseorang itu sudah resmi menjadi pacarnya ( Iqbal ), aku yang terlalu bodoh dan aku yang terlalu lemah, ingin kuat?


tapi tak bisa, kenapa?...aku pun tak tahu, kenapa aku terlalu lemah soal perasaan yang ku alami ini.


.


.


.


.


.


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2