
♡ I hate you ♡
🌷 Happy reading 🌷
pagi pun tiba jam sudah menunjukkan pukul 06.30
Kiara masih tertidur pulas di tempat tidur nya,
tadi malam pas bunda menyuruh nya pergi masuk ke kamar untuk ganti baju dan setelah itu bunda mau mengobati luka luka yang ada di tubuhnya namun Kiara tidak pergi menghampiri bundanya semalam karena dia sudah lelah dia butuh istirahat dan butuh ketenangan sejenak
tringgggg ngingg ( alarm pun berbunyi kencang )
" huwaaa kenapa sih udah pagi aja gua ga mood banget keluar kamar dan pergi ke sekolah " rengek dirinya
" eum nanti setelah pulang sekolah gua mau tidur di rumah lama aja, gua butuh banget ketenangan cape banget dengan kejadian kejadian yang terjadi beberapa ini " gumam nya sejenak lalu pergi menuju kamar mandi
skip
setelah selesai mandi Kiara pun memakai seragam sekolah nya
setelah itu dia merapihkan semua buku buku nya dan langsung turun ke meja makan
*******
Kiara sebenernya masih kurang nyaman sama suasana canggung disini
" pagi semua " sapa Kiara
" pagi sayang " balas Alena
" pagii juga kia " Jawab leara
Ricard pun yang melihat Kiara hanya mendengus kesal, dia sangat tidak suka dengan anak itu
" masih punya muka ya duduk di sinih? dasar ga tau diri " celetus Ricard
" mas, kamu ga boleh gitu biar gimana pun dia anak ku " sambung Alena
" aku ga perduli " Ricard pun meninggalkan meja makan dan langsung pergi ke kantornya
" mas, aku belum selesai bicaraa " teriak Alena
" sudah lah Bun mungkin papah mood nya sedang tidak baik baik saja " sambung leara
setelah selesai sarapan Kiara langsung pergi menuju ke sekolah
" Bun kia pamit dulu ya "
" Rara pamit dulu ya "
mereka berdua pun langsung pergi menuju ke sekolah
apa yang sebenarnya terjadi siapa yang salah dan siapa yang benar dan kenapa sikap mas Ricard seperti tidak menyukai kehadiran Kiara di sinih batin Alena
*****
sampai lah Kiara di sekolah
" Star high school "
" okey semoga aja hari ini ga ada terjadi sesuatu sama gua huh " Kiara pun memarkir kan motor nya dan segera menuju ke kelas nya
skip
sampai lah di kelas nya
* btw Kiara sekolah menggunakan tas nya yang lama karena tas nya kan ga sengaja ketinggalan di kelas
" sial banget sih hidup gua sehari aja gua ga di buly ga bisa gitu " gerutu nya
saat Kiara melangkah kan kaki nya untuk memasuki kelas..
" Kiara omggtt gua khawatir banget sama lu sumpah lu kemana aja sih ngilang begitu aja gua sama lexsa nyariin lu kemana aja ga ketemu ketemu sumpah " Olivia langsung menghampiri kiara dan mengintimidasi nya
" gua juga khawatir banget sama lu, lu kemana kemarin? " tanya alexsa
" sini sinih kita duduk dulu gua akan cerita sama kalian berdua " ucap nya
mereka pun duduk di bangku mereka masing masing
" huh jadi gini bla bla bla.... " Kiara pun menceritakan semuanya ke Olivia dan alexsa
" ko dia jahat banget sih sama lu gua ga nyangka " sambung nya
" lu serius " tanya alexsa untuk memastikan
" gua serius " kemudian dia menunjukkan bekas lebam dan luka luka yang ada di tubuh nya
" you two here, I want to hug you " ucap alexsa
mereka bertiga pun berpelukan layak nya teletabis
__ADS_1
" eumm terimakasih ya lu berdua udah mau jadi sahabat gua " ucap Kiara
" eum " balasnya
" iya sama sama " jawab alexsa
Beberapa Menit Kemudian
guru pun tiba di kelas
" assalamualaikum anak anak pagiii " ucap guru itu
" waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu "
" anak anak semua , hari ini saya izin ga masuk kelas karena ada rapat guru dan saya mau kalian mengerjakan esay bagian dua halaman 45 " ucap nya
" dan kalo saya liat salah satu dari kalian ada yang bolos atau keluar kelas, saya akan kasih hukuman ke kalian semua titik " sambung guru tersebut
" iya Bu "
" iyee "
" iye iye Bu "
" siap "
mereka pun mengerjakan tugas yang guru berikan, seketika kelas heningg karena
" eh eh gua mau curhat sama lu berdua boleh g ? " tanya nya hati hati
" haha lu ngapain izin ke gitu, siapa yang ngelarang ya jelas boleh lah lu mau cerita apa sama gua sama lexsa " balas nya
" lu kenapa, lu mau cerita apa " sambung nya
" eumm gua mau cerita sebenarnya kemarin si Regan bilang ke gini sama gua ' pokoknya lu milik gua ga ada penolakan ' tapi kenapa pas gua hilang tiba tiba, dia ga nyariin gua padahal kita udah saling tukeran nomer wa, apa dia ga perduli sama gua ? ,apa dia cuman mau mainin perasaan gua doang " keluh nya
" apah hmmhtt..lu jadian sama Regan " kaget Olivia
" mungkin dia nyariin lu tapi lu ga tau " sambung alexsa
" iya juga sih " jawab nya
" udah ah jangan galau galau gitu " ucap alexsa
" tapi dia ga ngechat gua sama sekali sumpah apa dia cuma iseng ya ngomong kaya gitu makanya dia ga perduli sama gua " kata Kiara
ctkk
Olivia menyentil dahi nya Kiara
" lu kenapa sih, isi pikiran lu negatif semua mungkin aja dia sibuk makanya dia ga bisa chat lu, jangan jangan pas lu jatuh di toilet otak lu geser ya makanya jadi ke gini " gurau Olivia
" udah ah gua mau ngerjain dulu takut di hukum heheh " ucap nya diiringi dengan tawa
skip
setelah mereka mengerjakan tugas tersebut mereka pun mengumpulkan nya di meja guru,,
pelajaran pun berganti
mereka pun mendengarkan apa yang Bu guru jelaskan di papan tulis
tringggg ( bel berbunyi )
jam istirahat : jam 09.30
merek semua pun pada keluar kelas dan menuju kekantin sekolah
******
Olivia , alexsa dan Kiara pun menuju kekantin, di perjalanan...
mereka bertiga pun mengobrol sambil di iringi dengan tawa
" eh eh, itu Regan bukan sih " bisik alexsa ke Kiara
" lah itu si Regan, ngapain dia berduaan sama leara sampai gandengan gitu lagi " ceplos Olivia
* anggap aja dia pakai seragam sekolah
mereka bertiga pun berhenti sebentar kala melihat Regan dan leara gandengan tangan sambil tertawa riang, ga cuma itu Regan pun melepas genggaman tangan nya sama leara dia pun mendekat kearah leara dan...
cup
Regan pun ******* bibir leara
deg
" are you okey " tanya alexsa
" no " dia hanya menggeleng
seketika Kiara yang melihat itu pun hanya terdiam lemas, kemarin cowo itu mengklaim dia sebagai kekasih nya dan sekarang dia malah berciuman dengan saudara tiri nya
__ADS_1
" dunia seperti nya ga adil untuk gua, gua mau balik kekelas aja " Kiara yang melihat adegan itu pun langsung berlari menuju kekelas meninggalkan Olivia dah alexsa dia situ
" gua ga nyangka Regan se murah itu " alexsa pun langsung menyusul Kiara
" dasar laki laki berengsek " Olivia juga menyusul Kiara
******
Kiara sedang berada di perpustakaan...
ia menangis sesenggukan sambil terus mengingat bayangan laki laki itu yang berciuman dengan saudara tiri sendiri
" hiks gua benci lu, kemarin lu mengucapkan kata manis ke gua sekarang lu sakitin hati gua lu berengsek Regan gua benci sama lu hiks " Kiara sangat rapuh saat ini
ayah dia jahat dia lukain hati kia hiks dia jahat batin Kiara
tanpa Kiara sadari ada seseorang yang mendekat ke arah nya...
" lu jangan sedih lagi, ada gua di sinih " galang pun mendekat ke arah Kiara dah duduk di samping Kiara
grepp
Kiara memeluk Galang sangat erat rasanya hati nya sangat hancur hari ini , dia membutuhkan pelukan untuk saat ini...
sebenarnya Galang melihat ciuman panas Regan dan leara, dan Galang pun diam diam mengikuti Kiara sampai di perpustakaan
" dia jahat dia mainin hati gua lang hiks ,gua benci dia hiks " lirih Kiara
" lu ga pantes nangisin cowo berengsek seperti dia " Galang pun mengusap air mata yang terjatuh dari pipi Kiara
" izinin gua ya, gua mau pulang ke rumah sepertinya gua ga enak badan " ucap nya
" nanti gau izinin " Galang pun mengelus surai rambut Kiara
" dan gua mau izin peluk lu yang lama ya pliss " Kiara memohon agar tetap seperti ini
lucu banget sih batin Galang
" iya iya " kekeh Galang
*******
Kiara sudah meminta Regan agar mengizinkan dia ke guru, karena dia lagi kurang enak badan dan pikirannya sangat kacau untuk saat ini
Olivia dan alexsa pun sudah Galang beri tahu agar kalo Kiara izin pulang ke rumah
Kiara sedang menaiki motor nya...
kalo kalian berfikir Kiara akan pulang ke rumah Ricard, kalian salah besar, Kiara pulang ke rumah lamanya rumah sangat Kiara rindukan rumah yang sangat banyak kenangan nya
skip
Sampai lah di rumah lama Kiara
Kiara pun membuka pintu rumah nya
ceklek ( bunyi pintu di buka )
* btw Kiara memang memegang kunci cadangan ruang nya
" assalamualaikum Kiara pulang "
rumah itu sangat hening, ia kangen suasana ruang nya yang dulu yang penuh dengan tawa dan bahagia
di rumah itu masih tersimpan rapih alat alat runah tangga dan foto foto keluarga
" hiks kia kangen semuanya hiks " teriak Kiara
" kenapa harus ayah yang di ambil kenapa ga kia aja hiks , kia ga bisa hidup tanpa ayah hiks kia cape " lirih Kiara
" ambil kia aja kia pengen nyusul ayah kia kangen ayah hiks " Isak tangis nya semakin cepat saat kaki nya melangkah ke semua ruangan yanh berada di situ
ruangan yang sangat banyak kenangan kenangan indah..
saat Kiara melihat foto keluarga
my little family, I really miss those times batin nya
" hiks, yah kia kangen masa mas itu " Isak tangis Kiara
Arghh
ctkk
bugh
brakkk
Kiara membanting semua barang nya
" Kiara tau kia lemah kia tau kia gampang ngeluh kia tau kia bukan manusia yang bersyukur hiks "
" kia cape " Kiara pun tertidur sambil memeluk foto keluarga kecil nya itu...
__ADS_1
*****
Next