Bukan Pernikahan Luar Biasa

Bukan Pernikahan Luar Biasa
66. Pengantin baru vs pengantin lama.


__ADS_3

"Bang Daniel Mana Mam? Kok Dari tadi nggak kelihatan." Tanya Leo saat acara sudah selesai.


"Iya, ya. Stella juga nggak ada. Kemana mereka?" Jawab Mama yang ikut keheranan.


Leo dan Silvia memilih pulang ke rumah Mama Sovia setelah selesai Pesta.


Leo berniat membereskan barang-barangnya untuk di bawa pindah ke rumah barunya.


"Uh, Badanku rasanya pegal semua." ucap Silvia yang langsung berbaring di ranjang milik Leo.


Sementara Leo langsung sibuk memilah barang yang akan di bawanya.


"Honey, kamu sedang mencari apa?" Tanya Sill menghampiri Leo yang sedang mengeledah sebuah rak.


"Ah, Tidak. Aku hanya sedang memilih barang-barang yang akan aku bawa ke rumah kita " Jawab Leo.


Sill mengangguk mengerti.


"Kamu mengambil cuti berapa hari untuk kita honeymoon?" Tanya Sill Lagi.


"Aku belum mengambil cuti, mungkin Akhir bulan nanti kita baru bisa pergi." Jawab Leo yang menghentikan kegiatannya tadi dan duduk di kursi yang biasa ia pakai untuk bermain game atau bekerja.


"Oke, Baiklah." Ucap Sill yang duduk di pangkuan Leo.


Kursi tersebut tidak memiliki pegangan tangan di kedua sisinya sehingga membuat kaki Sill bisa dengan mudah melingkar di pinggang Leo.


Sill membiarkan dadanya menempel pada dada kekar Leo saat ia memeluk Leo dengan erat.


Sill menggunakan dress tidur dengan punggung terbuka Membuat Leo leluasa untuk mengusapnya.


Dengan wajah mendongak ke atas dan mata terpejam Leo balas memeluk tubuh Sill.

__ADS_1


Cukup lama mereka dalam posisi seperti itu sambil terus terdiam.


"Ini Malam pertama kita Honey, Apa kamu tidak akan meminta sesuatu dariku." Ucap Sill tanpa melakukan pergerakan.


"Setelah seharian pesta kamu pasti lelah. Sebaiknya Kamu istirahat, kita bisa melakukannya di lain waktu." Jawab Leo.


Posisi ini terasa begitu nyaman.


Sill pun semakin mencerukan wajahnya pada dada Leo.


Leo bangkit dari kursi dengan tubuh Silvia yang masih menempel padanya.


Leo membawa Sill dan membaringkannya di ranjang


"Tidurlah, besok kita akan mulai membereskan rumah kita" Suruh Leo setelah menyelimuti tubuh Silvia.


Silvia tersenyum senang, karena perlakuan Leo yang mulai hangat padanya.


Leo pun ikut berbaring di sisi Silvia.


Di lain tempat.....


"Mas udah cukup! Aku udah capek!" Ucap Stella pada Daniel yang kembali melesakan wajahnya pada dada Stella.


Sejak Tadi siang Daniel sudah beberapa kali menggaulinya dengan sangat bernafsu, bahkan bermacam-macam gaya sudah mereka lakukan, membuat tubuh Stella seperti ringsek.


Terlebih Stella kini sedang tersiksa dengan rasa perih di bagian bawahnya.


Sejak bulan pertama kehamilan, Daniel jarang sekali mendapatkan jatahnya, karena Stella akan sangat kepayahan dan itu akan membahayakan kehamilan Stella yang masih rentan keguguran.


Tapi sejak kehamilan Stella sudah menginjak bulan ke enam Daniel mulai rajin meminta jatah, dengan catatan untuk bisa mengendalikan diri.

__ADS_1


Tapi hari ini Daniel terlalu bernafsu sehingga membuat Stella sangat kepayahan.


"Sayang nggak tau kenapa hari ini aku ON terus." Ucap Daniel yang juga merasa heran dengan dirinya hari ini.


Mereka berdua berbaring dengan tubuh yang hanya tertutup Selimut


"Bawahku sampai perih begini tau!" Celetuk Stella kesal.


Karena lelah Daniel dan Stella pun memutuskan untuk menginap di hotel.


Untuk memulihkan tenaga dan pulang pagi nanti.


Bersambung...


Angel Iki angel.... Daniel kalo udah ON suka lupa diri


Author : Baek Baek Nil jangan pake gaya yang aneh-aneh, Inget bini kamu lagi hamil..


Daniel : Iya Thor besok nggak lagi-lagi 😁


Oh iya, Ngomong-ngomong aku punya karya baru loh.


judulnya NATA & NIA


Nata & Nia ini menceritakan tentang kisah kehidupan, percintaan, dan pertemanan beberapa karyawan di sebuah pabrik.


Ceritanya mungkin lebih ringan.


Rencananya Author pengen lebih menonjolkan unsur komedi romantis di sana.


Semoga Ada Reader yang berkenan mampir disana juga yaaa....

__ADS_1


Terimakasih .....



__ADS_2