Bukan Pernikahan Luar Biasa

Bukan Pernikahan Luar Biasa
67. gara-gara ulah si piton


__ADS_3

Setelah semalam menginap di hotel, Daniel dan Stella pun kembali pulang ke rumah Mama Sovia.


"Mas, bawahku masih perih." Ucap Stella saat dalam mobil.


"Nanti di rumah aku obati ya." Jawab Daniel


Dengan masih mengenakan pakaian pesta Daniel dan Stella pun sudah kembali di rumah.


"Pelan-pelan sayang." Ujar Daniel saat Stella meringis kesakitan waktu akan berjalan memasuki rumah.


Daniel membantu memapah Stella.


Stella pun berjalan dengan sedikit mengangkang karena rasa perih yang di rasakannya.


Stella berharap rumah dalam keadaan sepi. Karena ia malu kalau sampai orang lain melihatnya berjalan mengangkang seperti ini.


Tapi sepertinya keberuntungan tidak datang pada Stella hari ini.


Suasana sepi yang di harapkan, malah sebaliknya yang terjadi.


Mama, Ayah, Leo dan Silvia sedang berkumpul di ruang tamu.


Mereka sedang menunggu seorang penjaga rumah untuk memasukan barang-barang yang akan di bawa Leo kedalam mobil.


"Kalian Dari mana saja Kok baru pulang?" Tanya Ayah Pratama saat melihat Daniel dan Stella baru datang.


Daniel dan Stella sedikit gelagapan seperti maling yang tertangkap basah.


"Ka-,, Kami..." Daniel menjawab dengan gugup.

__ADS_1


Sementara Stella Hanya menunduk malu.


"Yasudah, kalian ganti baju dulu sana!" Ucap Mama sambil berdiri menghampiri Daniel dan Stella.


"Kalau begitu kami ke atas dulu." Pamit Daniel.


Stella pun mencoba berjalan senormal mungkin saat berjalan di hadapan keluarga lainnya.


Tapi sayang, Rasa perihnya seperti di sayat saat Stella berusaha merapatkan kakinya untuk berjalan normal.


Stella pun membiarkan kakinya sedikit mengangkang saat berjalan.


"Kamu kenapa Stell? Kok jalannya ngangkang gitu?" Ucap Sill yang ternyata menyadari kalau Stella berjalan mengangkang.


Mungkin semua orang menyadarinya, tapi tidak berani mengatakan apapun.


"Sudah sana cepat ganti baju. masa dari kemarin masih pakai baju pesta." Ujar Mama Sovia untuk menyelamatkan Daniel dan Stella dari pertanyaan.


"Dasar kamu! yang pengantin baru siapa, Yang susah jalan siapa." Bisik Mama sambil mencubit perut Daniel.


Stella pun kembali berjalan untuk sampai di kamar.


"Hari ini ular piton kamu sudah mempermalukan aku mas!" Bisik Stella Sambil mencubit kembali perut Daniel yang tadi di cubit Mama.


Daniel pun berjalan ke atas sambil mengusap perutnya yang terasa sakit karena cubitan Mama dan Stella.


"Mama, Ayah. Aku dan Leo pamit dulu ya! Kita mau mulai beres-beres rumah supaya bisa cepat di tinggali." Pamit Sill pada Ayah dan Mama.


"Yasudah, kalian hati-hati ya. Nanti Mama akan berkunjung ke rumah kalian" jawab Mama.

__ADS_1


Leo dan Silvia pun memacu mobilnya saat semua barang bawaannya sudah tertata rapi dalam mobil.


"Honey, Apa kamu memikirkan hal sama denganku?" Ucap Silvia saat sudah sampai di rumah baru Leo.


Mereka langsung rebahan di kamar saat sampai di rumah.


"Memang kamu memikirkan apa?" Jawab Leo sambil menatap langit-langit kamar.


"Aku berfikir, Apa Stella berjalan mengangkang begitu karena terlalu banyak bercinta?" Ucap Silvia mengira-ngira.


"Kalau iya memang kenapa?" Ucap Leo masih dengan tatapan ke atas.


"Kalau itu benar, berarti Bang Daniel sangat hebat saat di ranjang." Jawab Silvia.


"Jadi kamu membayangkan bercinta dengan Bang Daniel Heumm!" Leo langsung merubah posisi tidurnya menjadi menghadap Sill.


"Tidak, Bukan begitu." Jawab Silvia


"Kamu mau juga aku buat begitu? Atau Sampai tidak bisa jalan sekalian." Jawab Leo sambil menindih tubuh Silvia , dan wajah mereka saling menatap dengan jarak yang sangat dekat.


"CK, Aku tidak yakin kamu bisa melakukan itu" Jawab Sill meledek. Membuat Leo langsung melancarkan aksinya melucuti semua pakaian Silvia.


Bersambung...


Wes, hayo pulang. Manten baru mau anuan, jangan di ganggu!


Jangan lupakan buat ninggalin like & komentarnya ya Guyyss....


Terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2