CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
BAB 22


__ADS_3

Saat alex dan nana sedang bahagia karena mereka sudah tahu akan kelanjutan hubungan mereka walaupun tidak ada dari mereka mengutarakan bagaimana perasaan mereka. Tapi disaat itu ada hati yang terluka akan kebenaran hubungan pasangan itu. Pria itu tidak terima wanita yang kejar selama ini dimiliki oleh temannya. Menurutnya alex tidak pantas memiliki nana karena pria itu tidak memiliki hati dan terlalu kejam untuk nana. Tapi pria itu tidak tahu kalau saat bersama nana alex akan berubah 180 derajat. Pria itu akan terlihat seperti pria lain yang sedang di mabuk cinta.


"aku akan menyelamatkanmu nanaku dari pria macam alex." ucap jonathan sambil melihat kota dari ruangannya.



Jonathan adalah pengusaha muda yang tidak kalah berpengaruh dari alex. Walaupun tetap posisi alex berada di atas pria itu. Tapi tidak semua orang tidak ada yang tahu akan sifat sebenarnya pria yang terpandang dengan wajah ramah dan mudah senyum adalah iblis pembunuh. Hanya alex yang tahu kalau jonathan memiliki jiwa psikopat seperti halnya alex. Namun berbeda alex yang bisa mengontrol dirinya sangat baik sehingga itu menjadi tidak begitu masalah. Jonathan selain psikopat gila dia memiliki gangguan kecemasan yang membuat pria itu menjadi pembunuh berbahaya setelah alex.


"apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" ucap seorang pria yang sedang duduk di sofa ruangan jonathan.


"jelas, aku akan merebutnya." jawab jonathan pada pria itu dengan masih tatapannya ke lalu lalang kendaraan di depan kantornya.


"Apa kamu gila? Alex teman kita dan kamu berniat merebut tunangan alex." ucap pria itu.


"cukup dulu aku mengalah dengannya tidak untuk sekarang nick." ucap alex menghadap temannya.


"aku tidak akan ikut campur dengan masalah kalian." ucap nick meninggalkan


Nick sebenarnya ingin menghalangi tindakan jonathan tapi dia ingin pria itu sadar sendiri kalau jalan yang dia pilih salah. Dia sudah tahu masalah alex dan jonathan dimasa lalu tapi menurutnya alex tidak bersalah. Temannya itu bahkan tidak memperdulikan wanita yang disukai jonathan. Kematian wanita yang disukai jonathan pada dasarnya kesalahan wanita bodoh itu. Wanita itu terlalu berambisi memiliki keduannya. Nick sangat membenci wanita itu karena dia membuat kedua sahabatnya memiliki masalah walaupun tak pernah mereka perlihatkan hingga saat ini.


Nick berharap wanita alex tidak seperti wanita di masalalu kedua pria itu.


Jonathan setiap hari selalu mengirimkan pesan kepada nana tapi wanita itu tidak sama sekali memberikan balasan padanya. Bahkan berkali-kali dia mencoba untuk bisa bertemu dengan nana tapi selalu ada alex yang menghalangi pertemuannya. Hingga tiga hari sebelum acara pernikahan alex dan nana, wanita itu mengirimkan pesan pada jonathan. Pria itu merasa senang saat tahu wanita pujaannya mengajaknya bertemu.


"than, aku ingin bertemu besok di samping kantor alex saat makan siang . apakah kamu bisa ?" Dia merasa ada kesempatan untuk bisa memiliki wanita itu. pria itu sudah membuat rencana jika ternyata wanita itu memilih alex.


Sedangkan di tempat lain, alex sedang marah kepada nana. Dia tidak rela tunagannya bertemu dengan sahabatnya itu karena dia sudah tahu kalau sahabatnya memiliki perasaan pada nana. Tapi alex tidak membantah permintaan nana kali ini. kalau dia menolak nana akan berhenti bekerja dan melanjutkan pingitan. Alex yang tidak ingin berjauhan dengan tunangannya terpaksa menerima permintaan nana.


"Berhentilah melajuk seperti itu alex. aku hanya ingin mengundangnya dan meluruskan segala masalah yang berkaitan dengan jonathan. Apakah kamu tidak ingin aku fokus kepada kamu saja setelah menikah?" tanya nana yang membuat alex menatap wajah imut tunangannya. Dia merasa senang dengan pertanyaan wanita itu,

__ADS_1


"kamu hanya boleh fokus mengurus aku dan anak-anak kita di masa depan baby." ucap alex dengan tersenyum.


"kalau begitu biarkan aku besok bertemu dengan jonathan, aku tidak ingin memberikan harapan palsu kepada seseorang selain kamu hahhahaha." ucap nana santai dan pergi meninggalkan alex yang kesal mendengar ucapan nana di ruang tv rumah alex.


Hari ini orangtua alex mengundang nana untuk makan malam. Setelah makan malam nana langsung mengutarakan permintaannya yang membuat alex merajuk sedangkan orangtua alex yang melihat kelakuan anaknya hanya bisa tertawa sambil bersembunyi. Karena dia tahu alex jika di depan mereka tidak akan menunjukkan ekspresi menggelikan itu. Hanya saat bersama nana saja dia seperti bocah 5 tahun yang tidak ingin ditinggal oleh sang ibu. Pria itu terlalu manja pada nana menurut mom tapi nana tidak mempermasalahkannya. Wanita itu merasa wajar jika tunangannya manja terhadapnya.


"kenapa kamu peduli pada pri itu tapi tidak peduli denganku baby. masa kamu aku gantung terus ." teriak alex pada nana yang sedang berjalan menuju dapur mengambil beberapa kue yang tadi sore dia buat dengan mertuannya , tidak lupa satu mangkok es cream buatannya.


"terus kenapa kamu masih memperjuangkanku saat tahu aku menggantungmu tuan manja." ucap nana duduk di samping alex dan menyimpan makanan yang dia bawa.


"karena aku mencintaimu baby." ucap alex pada nana yang sedang asik memakan es creamnya sambil melihat tv.


"lalu tunggulah sebentar lagi tuan manja dan kamu akan mendapatkan yang selama ini kamu perjuangkan." ucapan nana membuat alex terkejut. Saat dia ingin membalas perkataan nana, wanita itu menyuapkan satu sendok es cream yang membuat pria itu sedikit sebal. Selalu saja ada cara nana untuk memberhentikan pembicaraan.


"makanlah es creammu nanti cair dan pembicaraan itu jangan dilanjutkan biarkan usahamu terbayar di hari bahagia kita." ucap nana sambil  tersenyum menatap pria di sampingnya. Jujur nana sudah memiliki perasaan walaupun hanya rasa nyaman pada pria di sampingnya karena itu dia ingin meluruskan masalahnya dengan jonathan beberapa hari lalu. wanita itu tidak ingin suatu hari masalah ini akan melukai hati yang semestinya dia lindungi.


"sekarang kamu jadi pintar  bertutur kata manis, kemana kata-kata menyakitkan itu baby." goda alex pada wanitanya dengan sesekali dia memakan es cream buatan nana. Entah sudah naik berapa kilo berat badannya karena makanan yang dibuatkan oleh tunangannya. Wanita itu memang memanjakan alex walaupun belum dapatkan hatinya tapi alex merasa menjadi fokus nana selama ini.


"diam dan abiskan es creammu lihatlah itu sudah mulai mencair. aku tidak ingin menghabiskan makananmu. Badanku bisa menjadi besar dan gaun pernikahan bisa tidak muat." gerutu nana saat mengingat dia harus menjaga badannya untuk tidak naik  atau gaunnya tidak akan dia bisa pakai.


"aku tidak masalah kalau kamu gendut. Wajahmu tetap cantik. lihatlah pipimu semakin menggemaskan ketika cabi  begini." ucap alex sambil memegang pipi nana. Alex selalu gemas dengan kedua pipi cabi milik nana. Terkadang pikiran gila lewat pada otaknya untuk menggigit pipi  cabi itu.



"berhentilah itu terasa sakit, pipiku tidak seperti orang lai yang cabi. Pipiku tetap kencang walaupun cabi jadi itu menyakitkan saat kau tarik." ucap nana sebal dan  melepaska tangan alex pada kedua pipinya.


"nana besok bagaimana kalau aku temani saja, aku memiliki firasat buruk ." ucap alex tiba-tiba di dalam mobil itu. Pria itu merasa tidak tenang mengingat karakter dan penyakit mental sahabatnya. Dia khawatir hal buruk terjadi pada tunangannya.


"tidak usah, lagi pula aku hanya bertemu di cafe sebelah kantormu." ucap nana santai.

__ADS_1


"tapi......"


"tidak tapian, kalau kamu ikut bukan masalahnya selesai tapi kamu akan membuat onar. Aku tahu kamu akan sangat cemburu jadi percaya pada aku semua akan baik-baik saja."ucap nana mencoba menenangkan hati tunangannya walaupun firasat nana sama dengan alex tapi dia tidak ingin memberitahu kepada pria itu. Karena dia yakin kalau dia beri tahu semua rencannya gagal.


"sudah aku turun dulu ya, hati-hati di jalan."ucap nana setelah itu meninggalkan alex yang masih merasa tidak tenang dengan keadaan tunangannya besok. Pria itu menelepon seseorang.


"Rico, siapkan beberapa orang besok untuk menjaga nana saat makan siang di cafe. Jangan sampai wanitaku mengetahuinya." ucap alex dan langsung mematikan tanpa menunggu jawaban dari orang yang diteleponnya itu.


"Awas saja jonathan kalau kamu berbuat sesuatu pada wanitaku. Aku tidak segan memberikanmu hukuman walaupun kamu teman kita." gumam alex sambil melajukan mobilnya meninggalkan apartement nana.


Dilain tempat seorang pria sedang berbicara dengan seseorang di ruangan luas dengan banyak buku-buku pada rak yang tertata sangat baik. Terlihat orang yang memiliki ruangan itu sangat menyenangi membaca buku. Pria itu memiliki ekspresi dingin saat mendengar informasi dari bawahannya itu.



"saya tidak ingin besok kalian berjagalah jangan sampai rencana kita gagal jika semua rencana ini gagal maka kalian semua akan tahu hukumannya. Kamu ingat janji perkumpulan kita apa." ucap pria misterius dengan sebagaian wajahnya ditutupin oleh topeng tapi wajah tampannya tak dapat hilang dari sosok itu.


"baik tuan kami akan laksanakan semua rencana dengan sangat baik." ucap bawahan pria bertopeng itu. mereka tidak bisa mengucapkan tidak karena semua itu sama saja memberikan nyawanya pada pria di depannya ini.


"Pergilah." usir pria bertopeng itu.


"kamu tahu semua rencanamu hanya akan mendatangkan petaka bagi kelompok kita saja." ucap seseorang yang muncul dari sisi gelap ruangan itu.


"Diamlah Y , aku tidak butuh saranmu itu." ucap pria bertopeng itu pada pria tampan yang sedang asik menyesap anggur di ruangan itu.


"Aku hanya memberitahumu, kekuatanmu tidak seberapa untuk kelompok King  itu. Kamu hanya memberikan nyawamu secara percuma pada saja." ucap pria itu menepuk pundak pria bertopeng.


"kamu pikir aku lemah ?" tanya pria bertopeng


"aku tidak meremehkanmu tapi ingatlah kelompok ini berawal dari king dan mereka tahu kelemahan kelompok lebih baik dibandingkan dirimu. Aku sebagai teman ingin melihatmu bahagia tanpa mengambil resiko besar." ucap pria itu meninggalkan pria bertopeng di ruangan kerjanya sendiri hanya kegelapan yang menemaninya dalam ruangan itu.

__ADS_1


"Lihatlah besok semua rencanaku akan berjalan dan kalian akan terkejut ." ucap pria bertopeng itu sambil menyesap anggur di gelas kacanya.


__ADS_2