
Alex merasa takut sang istrinya meminta berpisah setelah tahu kalau dirinya seorang mafia. Apalagi nana hanya diam setelah mendengar ucapan sang suami. Diam nana saat ini membuat alex takut bukan main. Istrinya yang akhir-akhir ini sangat cerewet padanya tiba-tiba diam seperti patung sambil menatap wajah sang suami.
" Baby aku gak peduli responmu apa tapi aku tidak akan berpisah dan menerima surat ceraimu." ucapan alex seketika membuat nana tertawa keras dan itu membuat alex bingung.
"Apakah nana sudah gila karena menendengar informasi itu." gumam alex sangat pelan tapi masih terdengar.
" Apa kamu bilang alex? kamu bilang istri kamu gila ." ucap nana dengan nada tinggi dan berdiri dari posisi duduknya. Sedangkan alex terkejut bukan main saat melihat sang istri yang marah karena gumamnya bukan informasi yang baru dia buka.
" aku hanya kaget melihat responmu baby, bukannya marah tapi hanya tertawa." ucap ale lirih.
" huh, Kita tidak akan pisah kalau kamu masih mencintaiku dan setia." ucapan nana membuat ale tersenyum gembira namun seketika senyumnya hilang saat mendengar ucapan nana selanjutnya.
" Hanya saja aku kecewa sama kamu lex, apakah kamu memberikan nafkah padaku dari uang perkerjaan gelapmu." tanya nana pada alex yang dijawab gelengan kepala.
" Semua yang aku berikan padamu dan anak kita dari hasil aku jadi CEO di perusahaanku. "
" Aku punya permintaan padamu alex dan aku harap kamu bisa memikirkannya."ucap nana sambil mengelus tangan sang suami yang sebentar lagi akan menjadi ayah untuk anaknya.
" Aku tidak peduli tentang masa lalumu yang seorang mafia tapi aku mohon berhentilah lex, Aku tidak ingin sesuatu hal buruk menimpa keluarga kita. Aku pikir jabatanmu di perusahaan saja sudah melebihi cukup untuk biaya hidup kita. Aku takut hal buruk terjadi padamu. Bagaimana kalau musuhmu menyerangmu ? aku belum siap dan tidak akan pernah siap alex. Aku mohon berhentilah. Aku tidak memintamu langsung meninggalkan dunia itu tapi pikirkanlah anak yang ada dikandunganku." ucap nana yang diiringi air mata. Ale terdiam saat mendengar ucapan sang istri. Alex tidak menyangka sang istri begitu mengkhawatirkannya. Selain itu ucapan nana mengingatkan bahwa ada seseorang yang akan ada dalam bahaya bila dia masih berkecimpun di dunia itu.
"Aku janji akan meninggalkan itu semua tapi berikan aku waktu . Hingga pada waktu itu datang aku bisa melepaskannya tanpa ada hal yang membahayakan keluarga kita." Ucap alex. Pria itu membawa sang istri kedalam pelukannya berharap sang istri dapat lebih tenang.
__ADS_1
"Terima kasih karena kamu masih mau mendengarkan aku alex." ucapan nana diakhiri dengan kecupan pada pipi sang suami. Tentu hal itu membuat alex senang karena sang istri jarang ngecup dirinya.
"Aku selalu mendengarkanmu karena sekarang kamu dan anak kita adalah duniaku. " ucap alex. Sedangkan nana merasa nyaman berada dipelukan sang semua hingga sesuatu yang muncul diatara tubuhnya dan alex yang semakin membesar.
"Alex." ucapan nana dibalas senyuman oleh alex.
"Sayang aku sudah rindu kamu dan anak kita bagaimana kalau kita jenguk anak kita lagi." ucap alex sambil membawa badan nana dikedua tangannya. Berjalan menuju kamar mereka.
"Alex kamu mesum, baru saja beberapa jam lalu kamu meminta itu." ucap nana kesal walaupun dia tidak bisa ngelak kalau dirinya juga menginginkannya.
"Tapi kamu adalah candu buat aku baby, rasanya kalau berdekatan denganmu bawannya pengen menghangat berdua."
"Tidak ada akan yang mendengar selain kamu dan anak kita jadi mari kita berolahraga." ucap alex yang langsung menarik baju sang istri.
"Alex cup." sebuah kecupan membuata nana membeku. Walaupun semua itu sering mereka lakukan tapi sampai sekarang nana masih merasa malu dan tersipu.
"Berhenti memanggil suamimu dengan nama baby, panggil aku sayang." ucap alex tapi tidak dipedulikan .Sebuah kecupan mendarat kembali pada bibir nana.
"Aku tidak terima penolakan ." ucap alex
Pertempuran itu terjadi dan entah sudah berapa kali mereka lakukan. Nana tertidur terlebih dahulu sedangkan alex masih terpejam . Pikirannya masih tertuju dari permintaan sang istri.
__ADS_1
"Aku juga ingin itu terjadi baby, Sebenarnya setelah bertemu hal itu yang selalu aku sesali. Bagaimanapun aku selalu takut hal buruk terjadi padamu karena tanpamu hidupku tidak akan bisa kembali seperti semula. Terlalu sulit hidup tanpamu.Cukup 2 bulan saat kamu pergi membuat diriku semakin sadar kamu adalah pusat kehidupanku. Ambisi masalah lalu seakan hilang. Sekarang hanya satu keinginanku yaitu menghabiskan sisa hidupku denganmu . Hidup bersama hingga rambut kita memutih, anak-anak kita menikah dan melihat cucu-cucu kita ." Ucapan alex pada nana yang sudah terlelah didalam pelukannya. "Sekali lagi terima kasih kamu sudah memilih aku yang tidak sempurna ini untuk suamimu." Ucap alex yang diakhiri kecupan pada wajah nana. Setelah itu alex ikut terlelap menyesul sang istri yang terlah terlelap lebih dullu.
Sinar matahari memasukkin sebuah ruangan dari celah tirai dan itu membangunkan nana dari tidurnya. Setelah ibadah pagi dirinya dan alex kembali tidur. Saat dirinya melihat sang suami yang masih terlelap dengan kedua tangan memeluk tubuhnya. Sebuah senyuman terbit dari wajah ayu dan cantik nana. Sebenarnya setelah pergulatan mereka dirinya belum tidur. Dirinya mendengar semua perkataan sang suami.
"Aku yang selalu merasa beruntung dicintai olehmu alex, aku berjanji tidak akan meninggalkanmu selama kamu masih mengharapkanku selalu disisimu." ucap nana diakhiri kecupan pada dahi sang suami.
"Aku tidak akan memintamu pergi dari sisiku nana."ucapan alex membuat nana kaget dirinya tidak menyangka sang suami sudah bangun.
"Kamu sudah bangun?" tanya nana.
"Bagaimana aku tidak bangun saat kamu bergerak dipelukkanku." ucapan alex membuat pipi nana berwarna merah.
"Kenapa kamu masih saja malu dengan ucapanku." tanya alex sambil mengelus pipi istrinya yang semakin berwarna.
"Lepaskan alex, apakah kamu tidak akan pergi kerja.? "Ucap nana sambil berusaha keluar dari pelukan sang suami.
"Hari ini aku libur baby, Aku akan menemanimu seharian." ucap nana
"Hey kemarin kamu juga libur, sekarang kamu harus kerja. Lepaskan pelukanmu sekarang dan pergi mandi atau kamu tahu akibatnya." Ucapan nana membuat alex langsung melepaskan pelukannya dan pergi ke kamar mandi. Dirinya tidak ingin membantah sang istri yang berakhir tidur di luar kamar atau nana akan mendiamkannya seharian.
"Baiklah aku akan mandi, hari ini baby ikut ke kantor tidak ada penolakan atau kamu tahu apa yang akan terjadi." ucap alex mengulangi ucapan nana dengan kata yang berbeda yang membuat nana hanya menghela nafas saat sang suami mengingatkan hal yang beberapa bulan yang lalu. Dimana pria itu mengajaknya olahraga hingga nana tidak bisa berjalan walaupun saat dirinya sedang hamil dan pasti alex akan menguranginya tapi ada hal lain yang bisa dilakukan oleh alex. Melarangnya melakukan hobinya yaitu membaca novel dan memasak.
__ADS_1