CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 46


__ADS_3

Hari ini nana akan kembali tinggal bersama dengan alex di rumah baru idaman nana. Wanita itu tidak ingin tinggal di mansion alex. Nana merasa rumah itu tidak cukup nyaman untuk ditinggalin oleh mereka yang baru saja menikah. Apalagi rumah alex memiliki banyak kamar kosong walaupun dia sadar rumah itu tidak sesepi itu karena banyak pelayan dan pegawaian yang dipekerjakan oleh suaminya.


Namun apa yang dibayangkan nana pada rumah barunya hanya sebuah angan saja. Dia sadar sang suami sangat sulit menghilangkan kebiasaannya dengan kehidupan mewah. Rumah yang sekarang hanya sedikit lebih kecil dari rumah sebelumnya.



" Baby, kenapa kamu masih melamun? Ayo masuk." ucap alex sedangkan nana masih terkejut melihat rumah barunya.


" Apakah dia tidak tahu hidup sederhana dasar tuan alex menyebalkan." gerutu nana dalam hatinya.


" ayo baby, masuk jangan diam begitu terus atau kamu mau bantu untuk masuk kedalam rumah baru kita." ucapan alex membuat nana menatap wajah sang suami dengan kesal.


" kamu tahu alex, aku sepertinya akan kembali kerumahku saja." ucap nana sambil berjalan keluar pagar rumah itu.


" hey kenapa baby? ayo masuk " ucap alex sambil menarik tangan nana dengan lembut.


"aku kan kemarin bilang tidak suka rumah kita yang dulu karena besar dan menakutkan tapi lihat rumah ini cukup besar untuk kita berdua tinggal alex."


" kata siapa kita hanya berdua tinggal disini? pak tito dan beberapa pelayan dari rumah utama akan ikut tinggal disini."


"alex, sudah aku bilang aku hanya ingin tinggal berdua dengan mu saja. Aku tidak butuh pelayan. Aku ingin mengurus semua kebutuhan rumah kita." ucap nana dengan menggebu- gebu.

__ADS_1


" mana mungkin aku bisa membiarkan kita tinggal hanya berdua. Apalagi kamu mengerjakan pekerjaan rumah. Lihatlah di perutmu sekarang ada calon dari alex kecil atau nana kecil. Aku tidak mungkin meninggalkanmu sendiri saat kamu sedang hamil saat aku pergi bekerja nana. Mengertilah." ucapan alex menyadarkan keadaanya yang sedang mengandung bayi kecil.


" baiklah, tapi izinkan aku memasak untuk makan kita berdua."


"aku tidak mu.." ucapan alex langsung dipotong oleh nana." ini syarat kalau kamu masih mau aku tinggal dengan mu disini alex." ucap nana tegas  yang dianggukan oleh alex. Walaupun sebenarnya alex bisa saja menolak keinginan sang istri  namun melihat keadaanya yang sedang mengandung anaknya dan nana, dia merasa harus mengalah.


" biarlah nanti aku mencari alasan agar kamu tidak melakukan itu." ucap alex dalam hati.


"ya sudah ayo masuk, kamu harus banyak istrihat agar pipi cubi kembali secepatnya."


" bukannya lebih baik seperti ini." ucap nana sambil berjalan meninggalkan alex. Sedangkan alex yang melihat tingkah sang istri yang membuatnya gemas dan rindu.Pria itu segera berjalan mendekat wanita hamil itu.


"kamu sangat menggemaskan, aku jadi tidak kuat untuk mengunjungi anak kita." ucap alex sambil membawa sang istri dikedua tangannya.


"alex aku malu, kita tidak berdua di rumah ini." ucap nana sambil menutup wajah pada dada sang suami saat melihat beberapa pelayan melihat dirinya.


" hahhaha tidak apa- apa kita kan sudah halal ." ucap alex dengan santai sambil membuka pintu kamar dengan kakinya.


" tunggu ayah akan menjengukmu." ucap alex saat telah meletakkan badan nana di tempat tidur mereka.


" alex berhenti mesum dan ini masih siang." ucap nana sambil menatap mata sang suami.

__ADS_1


" tidak apakan mesum denganmu baby." setelah mereka melakukan kegiatan untuk mengunjungi anak yang ada pada perut sang ibu.


"lihatkan aku sampai susah berjalan, kamu harus ingat alex aku sedang hamil." gerutu sang suami yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk melingkar pada pingganya sedangkan dadanya terekspos tanpa kain.


"aku sudah konsultasi pada dokter kalau itu semua baik-baik saja." ucap alex sambil mendekat pada nana yang masih menggulung dirinya pada selimut karena kesal dengan perbuatan alex.


Alex merasa bahagia bisa melihat istri kembali setelah 2 bulan wanitanya meninggalnya. Dia merasa dunianya seketika hancur setelah nana tidak ada di sisinya. Padahal sebelum bertemu dengan wanita berstatus istrinya ini, dia tidak peduli dengan kaum wanita. Bahkan untuk berbincang saja dia tidak menyukainya. Tapi setelah bertemu dengan nana, dunia berubah secara drastis.


"alex berhenti menatapku seperti itu." ucap nana yang sudah membalikkan badannya pada alex. Dia tahu sang suaminya masih takut kalau dirinya pergi.


" baby kamu semakin hari semakin cantik, aku jadi takut kamu dicuri sama pria lain." ucap alex dengan tatapan sendu. Nana sadar alex belum dapat lepas dari trauma setelah dirinya meninggalkan sang suami. hal ini dia tahu dari seketaris sang suami.


2 bulan lalu kehidupan sanga suami tidak bisa dikatakan baik-baik saja. Setiap hari dia lakukan hanya bekerja dan mencarinya. Terkadang suaminya harus masuk rumah sakit karena kurang nutrisi pada tubuhnya. Nana merasa bersalah dengan tindakan yang gegabah.


" aku berjanji alex tidak akan meninggalkanmu seperti kemarin." ucap nana.


" aku tidak akan membiarkan kamu meninggalkamu lagi sayang. Kalau itu terjadi lagi entah apakah aku siap menjalani kehidupan ini kembali atau tidak ." ucap alex. Nana mendengar itu langsung merentangkan kedua tangan dan secara langsung alex memeluk tubuh kecil sang istri.


" aku tidak akan pernah melepaskanmu baby." ucap alex dalam hati.


Hallo readers, sorry author baru bisa update setelah beberapa bulan gak update. Semoga pembaca dapat menikmati cerita alex dan nana ya.

__ADS_1


__ADS_2