CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 28


__ADS_3

Selama nana dirawat di rumah sakit, alex tidak pernah meninggalkan ruangan itu. Dia selalu ada untuk seorang nana. Hal itu yang membuat nana sangat bersyukur dipertemukan seorang alex. Dia tidak pernah menyangka akan ada seorang pria yang sangat mempedulikannya. Bahkan pria itu tidak memperdulikan dirinya sendiri. Nana mengetahui itu saat melihat kondisi alex ketika dirinya baru sadar dari koma. nana tahu kondisi mental alex tidak dalam keadaan baik-baik saja.


Flashback on


Nana sadar dari koma saat dia mendengarkan kata-kata alex yang membuat hatinya ikut sakit. Laki-laki yang selalu kuat tapi sekarang begitu rapuh. Seakan hanya menunggu waktunya untuk hancur menjadi serpihan. Nana membuka matanya, hal pertama yang dilihat adalah tunangannya. Pria itu saat ini berbeda, Biasanya alex selalu menjaga tubuh dan wajahnya tapi sekarang rambut-rambut halus mulai muncul di wajahnya. Selain itu wajahnya terlihat lebih tirus dari sebelumnya.


"maaf alex, aku membuatmu khawatir. Terima kasih kamu tetap berada disisiku saat aku membutuhkanmu. Sekarang kamu menang, hatiku sepenuhnya milikmu dan akan aku pastikan hanya ada kamu." ucap nana dalam hati tanpa sadar senyumnya merekah sambil menatap prianya yang sedang berteriak.


"alex."


Flashback off


Sekarang alex sedang menyuapi nana, walaupun nana sudah menolak karena menurutnya lukanya tidak begitu. Tapi alex tidak sama sekali mendengarkan permintaan wanitanya.


"alex kamu sudah makan ?" tanya nana kepada alex setelah menelan makanannya.


"Belum." balas alex sambil menyodorkan sesendok nasi dan lauk pauk di depan mulut nana. Nana menggelengkan kepala. Wanita itu mengambil sendok alex lalu menyuapkan ke alex.


"Lalu kamu harus makan juga, Kamu harus ingat kesehatanmu juga alex." ucap nana lembut.


"Kamu lebih membutuhkannya nana." ucap alex yang menyuapkan sesendok dan diterima oleh nana.


"badan kamu sudah cukup kurus, lihatlah rahangmu ini. Aku merasa bersalah sudah membuatmu seperti ini lex." ucap nana dengan sedikit menunduk kepalannya. Dia merasa bersalah sudah membuat kondisi alex seperti ini.


Sedangkan alex yang mendengar dan melihat wanitanya saat ini langsung merasa bersalah lebih besar. Dia memposisikan kepala nana berhadap dengannya. Dia mendekatkan wajahnya dengan nana.


"aku yang harus merasa bersalah karena tidak bisa melindungimu. Aku membuatmu dalam bahaya. Jadi kamu harusnya menyalahkanku bukan dirimu nana." ucap alex. Nana yang mendengar itu menggelengkan kepala.


"Aku tidak akan pernah menyalahkanmu, karena aku akan tetap melakukan hal ini lagi kalau melihat hal bahaya datang padamu alex." ucap nana


"tidak nana, jangan kamu ulangin. Aku tidak akan pernah bisa siap melihat kondisimu seperti itu, Aku merasa separuh jiwaku terambil dan merasa gagal untuk menjagamu." ucap alex dengan tatapan sendu pada wanitanya.


"aku berjanji akan selalu berusaha untuk bisa disampingmu alex karena aku sangat mencintaimu." ucap nana berusaha menenangkan pria di depannya.

__ADS_1


"Aku lebih mencintaimu nana, bahkan jika aku mesti menukar seluruh hal yang aku miliki untukmu akan aku lakukan." ucap alex mengusap kepala nana. Tanpa sadar air mata nana jatuh. Wanita itu tidak menyangka pria di depannya sangat mencintai.


"Terima kasih alex  karena kamu telah mencintai aku begitu besar dan ayo kita menikah bukan tanpa paksa seperti waktu itu. Sekarang kita akan menikah karena perasaan yang kita berdua miliki. Karena aku ingin mengenalmu hidup bersama kamu seumur hidup sampai tua. Menghabiskan sisa hidupku bersamamu." ucapan nana membuat alex tersentuh. Dia merasa senang karena akhirnya wanitanya bisa mencintai seperti dirinya mencintai nana.


"harusnya aku yang mengucapkan itu baby. Jujur aku merasa sangat bersyukur waktu itu aku mabuk dan bertemu denganmu hehehe. auuu sakit baby. " nana menyubit alex mendengar ucapan alex.


"tapi benar sayang, kalau bukan karena kejadian itu mana mungkin aku bertemu denganmu dan bisa merasakan jatuh cinta kembali bahkan aku sangat takut kehilanganmu baby." ucap alex sambil mengelus kepala nana dan melihat sebuah warna merah pada pipi wanitanya, Alex ingin tertawa tapi wanitanya pasti akan marah.


"Terima kasih kamu mengizinkan aku buat mengejarmu dan membuat hatimu jadi miliku." ucap alex sambil mengelus jari tangan nana.


" aku yang harus berterima kasih lex, terimakasih untuk semua usahamu untuk membuatku luruh mungkin jika kamu tidak mengejarku. Hari ini aku masih merasa kesendirian dan kehampaan." ucap nana


"Ehhhhm"deheman seseorang membuat pasangan itu melihat seseorang yang ada di belakang alex. "bisakah kalian melakukan hal ini nanti saja, kalian membuat aku sangat iri." ucap jonathan. Walaupun pria itu belum bisa melupakan perasaanya pada wanita sahabatnya tapi dia sudah berusaha mengiklaskan karena melihat kebahagian diantara keduannya.


"kau mengganggu saja ." ucap alex ketus menatap sahabatnya itu. Selalu saja pria itu mengganggu waktu alex dan nana sejak wanitanya di rawat.


"kamu yang tidak tau tempat alex, bahagaimana kabarmu sunny?" ucap jonathan yang langsung diberikan tatapan tajam dari pria yang sedang duduk di samping ranjang nana.


"sudah alex, aku akan selalu menjadi milikmu kalau kita telah menikah. Aku baik than." ucap nana diakhiri dengan senyum manis pada jonathan dibalas senyum balik.


" hey kamu tidak boleh melihat senyumnya." ucap alex menghalangi jonathan.


"hahhaha kamu tidak dengar ucapan nana kamu baru bisa memilikinya kalau sudah sah menjadi suaminya. Sekarang kamu hanya berstatus calon saja." ucap jonathan membuat alex semakin marah mendengarnya.


"Akhir minggu ini kita akan menikah baby." ucap alex tanpa mendengar saran nana. Sedangkan wanita itu hanya menghela nafas melihat kelakuan alex yang sedang cemburu buta itu.


"aku akan menculik nana agar menjadi miliku." ucap jonathan sambil memberikan rangkaian bungan pada nana.


"Terima kasih ini indah." ucap nana


"aku tidak akan membiarkannya jonathan , berhentilah menggangu kami. Kamu semesti mencari wanita lain jangan wanitaku." ucap alex dengan emosi yang mulai sudah meluap-luap. Nana segera memegang tangan alex . Pria itu sadar akan sentuhan wanitanya lalu menenangkan dirinya.


"seorang alex sekarang sudah memiliki pawang ." ucap seorang pria yang baru saja hadir.

__ADS_1


"diamlah." ucap alex sebal dan duduk kembali di kursi sebelah nana.


"hallo nana, sepertinya priamu sedang sangat cemburu dan sangat kanak-kanakan." ucap pria itu.


"ya seperti itulah, jika jonathan dan alex disatukan selalu seperti ini." ucap nana menatap sang kekasih dan sahabat kekasihnya


"kau menjauhlah dari nana." ucap alex pada pria itu


"berhentilah alex, lihatlah wajah nana saat ini." ucap kevin.


Alex yang mendengar itu langsung melihat sang kekasih yang sedang memberikan wajah super jutek pada alex.


"baby jangan marah ." ucap alex mencoba memegang tangan nana namun segera dihempaskan oleh wanita itu.


"berhentilah kekanakan alex, jonathan tidak akan mencuriku dari dirimu. Sekarang dia sedang dekat dengan sahabatku kalau kau harus tahu." ucapan nana membuat semua orang di ruangan nana terkejut kecuali jonathan dan Tia sang teman yang sedang tersipu malu karena semua orang menatapnya.


Setelah nana sadar dari koma, Tia teman nana di perusahaan sebelumnya selalu menemaninya saat alex harus meninggalkan nana karena rapat. Disaat bersamaan jonathan selalu datang dan berakhir permbicaran dengan sahabat wanita yang dia sukai saat alex datang. Karena pasangan itu selalu melupakan sekitarnya jika sudah berdua. Karena jonathan kasihan melihat tia yang hanya diam jadi dia berinisiatif mengajaknya berbicara. Awalnya hanya hal-hal klasik hingga tanpa sadar sudah beberapa hari mereka sering mengirimkan pesan dengan kedok nana. Jonathan yang masih berpikir dirinya masih menyukai nana membuatnya tak sadar akan perasaan terhadap tia. Sedangkan nana yang seling melihat interaksi keduanya sudah sadar akan ada hubungan yang terjalin antara keduannya. Walaupun dia tahu jonathan selalu menyangkal perasaannya terhadap Tia sahabatnya.


"benarkah jonathan sudah moveon sangat cepat." ucap sang sahabat yang tidak menyangka seorang jonathan yang selalu sulit melupakan perasaan cintanya pada nana sekarang sudah menyukai wanita lain.


Sedangkan jonathan tidak menyanggah atau membenarkan, pria itu memilihkan meninggalkan ruangan nana.Teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala melihat sikap pria itu. Mereka sadar kalau temannya masih belum sadar akan perasaanya. Dia terlalu buta untuk sadar akan perasaan yang dia miliki.


"tenanglah , dia hanya belum sadar akan perasaannya seperti nana dulu pada alex." ucap rico pada Tia yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari nana.


"aku memang belum menyukai alex dulu, karena dia terlalu menyebalkan." ucap nana pada teman-teman alex


"tapi sekarang kamu begitu mencintainyakan ?" ucap kevin yang membuat nana langsung menarik selimutnya menutupi seluruh wajahnya yang malu akan perasaannya saat ini.


"berhentilah membuat nanaku malu hey, kalian semua pergilah ." usir alex karena sebal denga sahabatnya yang sudah menggoda wanitanya. Dia tidak rela pria lain menggoda wanitanya hanya alex yang boleh menggoda nana hingga tersipu malu seperti saat ini. Merekapun keluar dengan tertawa melihat pasangan unik itu.


"sudahlah tidak usah kau tutupin lagi hanya aku yang melihatnya." ucap alex tapi tidak ada respon dari nana. Alex yang takut sesuatu terjadi pada nana langsung menarik selimut wanitanya. Saat itu dia melihat wanitanya sedang tertidur dengan lelap.


"kamu sangat mudah tidur baby." ucap alex dengan sebuah kecupan yang jatuh di dahi wanitanya." Semoga aku hadir di dalam mimpi indahmu itu baby."

__ADS_1


__ADS_2