CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
BAB 63


__ADS_3

Hari ini alex terpaksa haru pergi ke kantor dan meninggalkan nana di rumah. Berbeda dengan alex yang tidak bersemangat karena harus meninggalkan sang istri. Nana malah senang karena akhirnya dia bisa sedikit bebas dari kekangan sang suami.


Dia berencana untuk pergi ke toko buku setelah Alex pergi. Tentu saja sebelum nana diizinkan keduanya sempat berargumen. Alex tidak mengizinkannya untuk berkeriaran di luar rumah apalagi tanpa adanya pengawalan.


Tapi bukan nana kalau tidak bisa membuat seorang alex luruh. Akhirnya nana diizinkan dengan syarat Tia dan Rika menemaninya untuk berjalan-jalan di toko buku. Memang Alex terlalu berlebihan padahal dia nana sekarang dalam keadaan yang sangat baik.


“NANA.” Teriak tia dari depan pintu.


Keduanya sudah sangat lama tidak bertemu. Setelah acara perayaan pernikahan dan ulang tahun alex. Tia yang sibuk dengan pekerjaan di tambahk kejaran dari jonathan yang membuatnya tidak memiliki semangat untuk berkeliaran di luar.


Alasannya adalah pria yang akan selalu mengikutinya terus menerus itu. Beruntungnya hari ini pria itu tidak mengikutinya. Karena Alex berjanji tidak akan memberitahu jonathan tentang acaranya dengan sang ibu hamil.


“Tia apa kabar?” tanya nana sambil mengajak sahabatnya ke salah satu sofa di ruang tamu.


“Tentu saja baik walaupun beberapa bulan ini ada orang yang membuatku kesal.”


“Bukankah kamu menyukai tindakan pria itu.”


“Saat diawal aku suka tapi sekarang terlalu berlebihan.” Ucap Tia yang mengingat kelakuan Jonathan.


Nana sangat tahu orang yang membuat sahabatnya kesal. Siapa lagi kalau bukan sahabat sang suaminya. Jonathan sedang mengejar Tia sejak pernikahan nana dan Alex. Tapi hubungan keduanya bukannya membaik tapi semakin memburuk. Apalagi nana mendengar mantan Tia telah kembali.

__ADS_1


“Bukankah jonathan lebih baik dibandingkan mantan pacarmu itu. Mengingatnya saja membuat aku kesal.” Ucap nana yang masih ingat perlakuan kasar mantan pacar Tia pada sang sahabat.


“Kamu tahu seberapa aku mencintai pada Dion.” Ucap Tia.


Tia memang belum bisa moveon pada mantannya. Padahal Tia sudah mendapatkan perlakuan buruk dari sang pacar saat berpacaran. Apalagi pria itu bukan orang setia. Keduanya putus karena Tia meliha Dion berkencan dengan wanita lain di hari jadi mereka.


“Kamu benar-benar gila Tia. Lupakan sampah masyarakat itu. Pria di yang mengejar kamu itu seorang pangeran bukan sampah seperti Dion. Aku yakin jonathan tidak seberengsek Alex.” Ucap nana yang tidak sadar sudah menghina suaminya sendiri.


Nana tidak bisa menahan tertawa mendengar ucapan sahabatnya. Bagaimana nana bisa menghina suaminya sendiri di depan orang lain. Bahkan dia lebih membanggakan jonathan dibandingkan suaminya. Walaupun mengingat kejadian beberapa lalu yang menimpa nana membuat sahabatnya sedikit tidak mempercayai suaminya. Hanya sedikit saja dan alex tidak mengetahui hal itu.


“Kamu itu istri alex atau jonathan? Bisa-bisa kamu menghina suami kamu sendiri.”


Tia tidak habis pikir dengan nana. Beruntungnya dari hubungan sahabatnya, Alex yang sangat mencintai sahabatnya. Kalau nana jangan ditanya wanita itu memiliki perasaan secukupnya. Tia sangat tahu kalau sahabatnya bisa mengendalikan perasaannya lebih baik dari siapapun.


“Tentu saja aku istri Alex. Aku tidak akan berbohong untuk menutupi keburukan suamiku. Dia memang pria yang suka mempermainkan perasaan wanita terkadang.”


“Bukankah kamu salah, alex sangat setia padamu. Dia tidak pernah dekat wanita manapun selain kamua.”


“hahhaha kamu benar, tadi hanya becanda. Aku percaya kalau suami bucinku setia. Hanya tidak percaya kalau ada wanita yang menggodanya dia akan tahan saja. Pria tetap sama bukan mereka mengutamakan naf*su dibandingkan perasaan. Jadi lupakan pembicaraan tadi. Sebaiknya kita pergi ke mall. Ada beberapa buku yang ingin aku beli.” Ucap nana mengajak Tia ketika Rika sudah datang. Mereka pergi diantar supir.


Tanpa nana tahu kalau pembicaranya diketahui oleh sang suami. Alex tidak menyangka kalau nana masih belum sepenuhnya percaya padanya. Ada rasa sakit saat mendengarnya.

__ADS_1


Rico menepuk pundak sang sahabat yang tidak sengaja mendengar pembicaraan nana dan sahabat istri alex. Dia sangat mengerti nana . Dia memang bukan wanita yang memilih menangisi sesuatu. Walaupun berpisah juga akan memberinya luka setidaknya lukanya tidak sebesar saat bertahan.


“Dia bukan tidak percaya padamu lex.” Ucap rico yang duduk di samping sahabatnya.


“aku tahu itu. Dia memang bukan wanita lemah. Tapi hal itu yang membuat aku selalu takut. Jika suatu hari dia meninggalkanku karena suatu kesalahan yang aku tidak sadari. Hatinya sangat rapuh karena itu nana memilih untuk menyelamatkan hatinya Rico.” Jelas alex.


Dia bukan pria yang bodoh untuk tidak tahu pola pikir istrinya. Terlihat dari pilihan nana saat beberapa lalu. Hal itu sudah menunjukkan kalau istrinya bukan orang yang akan berkerja keras untuk mempertahankan perasaannya.


“ aku tidak akan pindah kelain hati. Tapi apa yang dikatakan oleh nana tidak salah. Jika aku jatuh dalam jebakan para wanita karena obat perangsang. Aku tidak yakin bisa bertahan. Kamu pasti tahu itu.” Ucap Alex.


Dia sudah dua kali masuk dalam jebakan para wanita. Beruntungnya saat pertama, dia bertemu dengan nana yang sekarang jadi istrinya. Tapi orang seperti istrinya itu sangat jarang. Sedangkan kedua dia terkena bius yang membuatnya tidak sadar sudah tidur bersama wanita lain.


“Makanya kamu harus lebih berhati-hati lagi. Bukan hanya untuk istrimu tapi demi keluarga kecilmu yang sebentar lagi lengkap dengan kedua anak kembarmu.” Jelas Rico.


“kamu benar, tapi sulit untuk tahu hal itu.”


“Jangan terlalu baik pada orang lain.”


“Kamu pikir aku orang baik.” Ucap alex yang kesal.


“Bukankah kamu yang tidak benar mengerjakan tugasmu. Jadi dua kejadian itu sampai terjadi. Mulai sekarang kamu harus memastikan setiap minuman dan makananku tidak mengandung obat-obat seperti itu. Jika hal itu terjadi lagi dan nana pergi meninggalkanku. Aku pastikan hari itu menjadi hari terakhirmu untuk menikmati dunia ini.” Ucap Alex bersamaan dia berdiri dan berjalan menuju ruang rapat.

__ADS_1


Rico terdiam dan ancaman sanga sahabat sangat menyeramkan. Walaupun Rico sadar beberapa kejadian di masa lalu memang kesalahannya yang tidak benar-benar mengawasi sang sahabat. Dia berjanji mulai sekarang akan melindungi pernikahan sahabatnya. Bagaimanapun kedua orang itu suadha berjasa dalam hidupnya.


Alex yang sudah membantu keluarganya sedangkan nana yang selalu menyelamatkannya dari amukan sang malaikat mautnya. Siapa lagi kalau bukan Alex. Atasannya sekaligus sahabatnya yang selalu menyiksa dengan pekerjaan. Walaupun begitu Rico sangat menyanginya seperti keluarganya.


__ADS_2