CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 30


__ADS_3

Ruangan alex menjadi cukup mencekramkan ketika seorang pria muncul. Nana dan alex tidak menyangka pria itu akan datang mengunjungin mereka. Saat nana melihat sosok itu terlihat dari wajah cantik itu ketakutan akan pria yang mengganggu obrolannya. Sedangkan alex  mencoba menahan emosinya saat melihat pria itu dan melihat ketakutan yang terlukis di wajah wanitanya saat ini.


" Berani sekali kamu datang ke ruanganku." ucap alex dengan nada yang sedikit tinggi. Nana yang melihat guratan emosi di wajah alex mencoba menenangkannya dengan mengelus kedua tangan alex. Walaupun masih ada rasa takut ketika melihat wajah pria itu.


" aku hanya ingin mengucapkan maaf kepada kalian dan terima kasih karena kamu tidak membunuhku." ucap pria sambil mendudukkan dirinya di salah satu sofa tanpa menunggu sang pemilik ruangan mempersilahkannya duduk.


"aku tidak membutuhkan maafmu sebaiknya kamu pergi dari ruangan ini secepatnya." ucap alex yang sudah tidak bisa menahan emosinya. Walaupun alex sudah tidak marah pada sahabatnya tapi dia masih belum ingin melihat pria yang sudah menyebabkan wanitanya terluka seperti saat ini.


"ada yang ingin aku bicarakan denganmu dan wanitamu yang cantik itu." ucapan pria membuat alex maju dan hampir memberikan pukulan bila tidak mendengar suara wanitanya.


"alex, berhentilah sebaiknya kita dengarkan apa yang ingin dia ceritakan." ucap nana dengan tenang. Alex tahu wanitanya sedang menyembunyikan ketakutannya terlihat saat nana mengelus tangannya padahal tangan nana sedang gemetaran.


"baiklah." ucap alex sambil membawa nana mendekati sofa untuk mereka duduk di depan sahabatnya.


"hohoho seorang alex bisa tunduk patuh hanya dengan wanita cantik ini, Sungguh menarik. Tapi akupun tertarik saat pertama kali bertemu denganmu nona manis." ucap pria itu yang membuat alex memberikan tatapan tidak bersahabat namun tidak diperdulikan oleh pria itu. Dia sangat senang melihat alex yang cemburu terhadapnya karena menurutnya jarang sekali seorang seperti alex mudah terpancing.


"berhentilah menggodaku dan ingatlah nana hanya milikku jika kamu berniat merebutnya akan aku ratakan seluruh keluargamu." ucap alex pada pria itu.


"hahahha, tenanglah aku tidak berminat merebutnya." ucap pria itu


"jadi ada apa seorang mike datang ke sini." ucap nana dengan santai sambil mengelus tangan alex.


"kamu ternyata tahu namaku nona nana, Seperti yang aku katakan sebelumnya ada sesuatu yang ingin aku sampaikan. Mengenai wanita jalang itu. Aku dan keluargaku akan membantumu untuk mencarinya karena kami baru mengetahui kalau sebenarnya dia bukalan adikku." ucap mike yang menyebabkan kedua orang di depannya terkejut.


"apa maksudmu angle bukan adikmu?" tanya alex


"ternyata adikku sudah di bunuh oleh wanita itu 10 tahun yang lalu, dan wanita itu melakukan operasi plastik pada wajah agar mirip dengan adikku. Wanita itu adalah mata-mata yang dikirimkan untuk menghancurkan perushaan kita alex. Entah kenapa dia harus dikirim ke rumahku dan membunuh adikku." ucap mike dengan wajah sedih. Sedangkan alex terkejut dia tahu sebera sayangnya sahabatnya terhadap adiknya.


"pantas saja dia berbeda dengan angle yang pertama kali bertemu.Kalau 10 tahun yang lalu berarti pada saat kita sedang melaksanakan rencana itu bukan." ucap alex. Pria itu sengaja tidak menjelaskan rencana apa karena dia takut nana akan terkejut jika mengetahuinya. Sedangkan mike yang tahu  dengan ucapan alex membalas dengan anggukan kepala.


"saat kita pergi dari negeri ini dan di waktu yang bersamaan kedua orangtuaku juga pergi untuk urusan perusahaan ke eropa. Saat itu angle ternyata dibunuh. Sebenarnya aku merasa ada yang berbeda dengan angel tapi aku tidak mempermasalahkannya. Hingga saat kau membebaskanku aku menemukan sesuatu di dalam kamar angel dan itu adalah bukti yang di tinggalkan adikku. Untungnya wanita itu tidak mengetahuinya." ucap mike


"sialan, ternyata wanita itu sengaja merusak hubungan kita. Sepertinya wanita itu tahu tentang dirimu yang memegang urusan untuk the king." ucap alex

__ADS_1


"ya sepertinya begitu, dia mencoba membuatku membunuhmu . Maafkan aku lex." ucap mike yang merasa menyesal dengan apa yang dia lakukan saat itu.


"aku bisa memakluminya walaupun masih ada sedikit emosi mengingat kau hampir mengambil wanitaku." ucap alex


"Maaf sekali lagi untukmu dan wanitamu. Karena itu serahkan urusan wanita itu padaku. Tidak usah kau kotori tanganmu lagi biar aku yang membalaskan kematian adikku dan kejadian kemare." ucap mike sedikit emosi.


"baiklah terserah kamu saja, bisakah kau pergi dari ruanganku sekarang. Aku masih ingin berduan dengan wanitaku ini." ucap alex yang membuat nana tersipu malam di saat itu.


"dasar pria bucin, kamu sangat menggemaskan nona. " ucap mike yang membuat alex berdiri dari posisi duduknya dan menghampiri mike. Mike yang tahu nyawanya dalam bahaya segera keluar dari ruangan itu.


"aku pergi , nona sebaiknya kamu harus segera mengkurung beruang kutubmu biar tidak membunuh orang." teriak mike sambil keluar ruangan itu.


"dasar sahabat tak tahu diri." umpat alex pelan tapi masih terdengar oleh nana. Wanita tertawa kecil.


"apa yang membuatmu tertawa baby?" tanya alex saat mendengar suara tawa merdu yang masuk ke dalam pendengarannya itu.


"kamu lucu alex seperti anak kecil yang diambil permennya,. hhahahhahah" ucap nana yang diakhiri tawa sedangkan alex yang melihat wanitanya tertawa tidak menunjukkan emosi marah. Menurutnya tidak masalah dia harus jadi bahan gonyola kalau bisa membuat wanitanya tertawa bahagia seperti ini.


"kenapa kamu tersenyum alex?" tanya nana yang bingung melihat ekspresi pria itu. Dia merasa aneh harusnya, alex merasa marah karena dia mengetawainnya tapi sekarang pria itu tersenyum.


"terima kasih alex, aku tidak menyangka akan mendapatkanmu. Pria yang selalu membuat diriku bahagia. Maaf aku belum bisa membuatmu bahagia." ucap nana


"aku akan selalu bahagia kalau bersamamu baby karena kebahagianku sekarang adalah melihatmu bahagia seperti saat ini." ucap alex sambil mengelus kedua tangan wanitanya. " bagaimana kalau kita percepat pernikahannya? aku ingin segera hidup bersamamu nana." ucap alex yang mengejutkan nana.


"aku ikut baiknya saja." ucapan nana membuat sebuah senyum kebahagian hadir di wajah tampan dan berkarisma itu.


"terima kasih sayang." ucap alex. Pria itu mengambiil handphonenya dan langsung menghubungi seseorang.


"saya ingin besok kamu mempersiapkan MUA dan penghulu untuk besok karena aku akan mengadakan akad nikah di rumah sakit dan keluarga nana hari ini." ucap alex pada rico asistennya.


"Apa ? kamu gila?" tanya rico mendengar perintah atasan sekaligus sahabatnya. "dasar pria yang sudah tidak kuat nikah , apa dia pikir itu semudah membalikkan telapak tangan. Walaupun aku bisa lakukan tapi dia  tidak ingat pekerjaan kantor menumpuk karena cuti dia selama nana koma."  ucapnya dalam hati.


"aku tidak terima penolakan lakukan atau gajimu akan aku potong dan bonus bulan ini aku hilangkan." ucap alex yang mengejutkan rico dan nana.

__ADS_1


" baiklah akan aku lakukan." ucap rico dengan berat hati.


"apa yang kamu rencanakan alex? besok kita nikah bukan kah itu terlalu cepat." ucap nana


"bukankah kamu sudah setuju tenang kamu hanya diam dan lihatlah apa yang terjadi besok." ucap alex yang membuat nana diam kembali. Pria itu menelepon kembali seseorang.


"Assalammualaiku mama." salam alex pada mertuanya


"waalaikumsalam alex, bagaimana kabar nana?" tanya ibu nana


"dia sudah membaik mama, nanti sore rico bakal jemput mama , papa, dan abang nana. karena rencanannya besok alex akan mengadakan akad nikah di rumah sakit." ucap alex yang membuat wanita tua itu terkejut bukan main.


"kenapa tidak tunggu hingga nana sembuh total lex?" tanya calon mertuanya.


"nana yang minta katanya gak enak kalau alex nemenin dia tapi belum berstatus suami." ucapan alex sontak mengejutkan nana yang mendengarnya. Dia tidak pernah meminta alex menikahinya secepatnya dia hanya meminta alex untuk tidak menemaninya saat malam hari.


"sialan pria itu memang pintar membalikkan fakta ." umpat nana dalam hati.


"kalau begitu mama setuju nanti mama bakal kasih tahu papa dan abang nana. Terima kasih alex kamu sudah mencintai anak mama." ucap ibu nana


"seharusnya alex yang berterima kasih kepada mama karena telah melahirkan wanita cantik dan baik untuk dijadikan istri alex." ucap alex


"kamu bisa saja kalau begitu sudah dulu ya teleponnya mama mau siap-siap buat bawaan ke sana." ucap mama nana


"baik ma Assalammualaikum." ucap alex


"waalaikumsalam alex, mama titip nana ya." ucap mama nana


"baik ma." ucap alex


"hey kenapa kamu bilang aku memintamu menikahiku sekarang.?" tanya nana dengan emosi yang sudah sangat meluap.


"tenang baby , bukan lebih baik kita cepat menikah agar kita sudah halal." ucap alex

__ADS_1


"Tapi tidak dengan menjual namaku." bantah nana yang membuat alex ketawa.


"aku tahu tapi memang ada yang salah dari ucapanku bukankah kamu bilang kita bukan muhrim jadi sebaiknya kita secepatnya mensahkan agar aku bisa 24 jam menemanimu bebas." ucap alex di akhiri dengan tawa. Hal itu membuat nana sebal walaupun dia tidak benar-benar marah dengan tindakan alex. Dia merasa bersyukur mendapatkan pria yang begitu serius dan menghargai prinsipnya walaupun tindakannya sedikit membuatnya sebal.


__ADS_2