CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 42


__ADS_3

Sudah 2 bulan berlalu, alex belum bisa menemukan keberadaan nana. Seakan sang istri hilang ditelan bumi. Semua bawahannya telah dia kerahkan bahkan alex tidak hanya mencari di negara ini saja bahkan seluruh dunia tapi sayang hasil tidak ada. Alex marah dengan dirinya. Dia merasa gagal menjadi seorang suami. Walaupun kejadian itu hanya jebakan seseorang yang hingga kini belum ketemu pelaku.


"Kalian semua tidak becus bahkan mencari nana pun tidak bisa. Pelakunya pun belum kalian temukan ." ucap alex pada bawahannya sedangkan rico hanya bisa menghela nafas melihat kondisi sahabatnya. Alex yang sekarang sudah bukan alex yang dulu. Bahkan terlihat tubuhnya kurang terurus. Pria itu menghabiskan waktunya dengan bekerja dan mencari nana. Bahkan rambut-rambut bagian muka sudah mulai panjang.


Seseorang pria memasukki ruangan alex dengan senyum merekah di wajah tampannya.


"lex kami menemukan nana." ucapan kevin membuat alex bahagia.


"benarkah? dimana ?" tanya alex beturut -turut . Tergambar wajah kebahagian pada wajah alex.


"ada satu informasi lagi dan aku harap kamu bisa tenang karena kita tidak boleh bertindak gegabah." ucap kevin


"pelaku yang menjebakmu 2 bulan lalu adalah tetangga nana. Informasi yang kami dapatkan pria itu pindah di waktu yang bersamaan dengan nana menempati rumah itu.Pria itu adalah nino teman smp nana." ucapan kevin sontak membuat alex marah. Pria itu mengira nana berselingkuh dengan pria itu.


"buang pikiran burukmu itu alex, nana tidak berselingkuh pria itu yang memiliki perasaan pada nana. Dia merencanakan memisahkan kalian berdua dengan membuatmu seakan tidur dengan wanita lain." ucap kevin


"b******\, segera kamu tangkap pria itu dan bawa ke markas." alex sudah tidak bisa menahan emosi mengetahui niat pria itu. Dia pikir seorang alex akan melepaskan nana begitu saja.

__ADS_1


"kita tidak bisa gegabah lex, berpikirlah dengan kepala dingin. Pria itu ada didekat nana dan sekarang nana dalam kondisi hamil. Aku takut nana dalam bahaya kalau kita gegabah mengambil tindakan." ucap kevin yang membuat alex sadar akan kesalahannya beberapa saat lalu.


"tapi kamu tidak bisa tenang lex, pria itu sedang mencoba mengambil hati nana. Bahkan pria itu mengatakan kepada nana kalau dia siap menjadi ayah sambung anakmu hahahha." ucap jonathan yang baru saja masuk kedalam ruangan itu. Saat itupun jonathan mendapatkan tatapan tajam dari kevin dan rico,


"Bodoh kamu jonathan membuka rahasia itu.Kamu akan membuat singa sangat marah dan sulit menenangkannya." umpat rico dalam hati. Pria itu kesal melihat teman satunya itu. Selalu membuat keadaan menjadi buruk.


"APA? aku tidak bisa tenang lagi malam ini aku tidak mau tahu kalian harus sekap pria b***** itu. Anakku tidak akan pernah memiliki ayah selainku." ucapan alex membuat kevin dan rico menatap tajam jonathan.


"apa ? kenapa kalian menatap aku begitu? kalau aku tidak memberitahu alex nana mungkin sudah jadi...." ucapan jonathan terpotong oleh seorang pria yang menarik telinga jonathan.


"berhenti mempekeruh keadaan bodoh." ucap mike


Nana sedang duduk di depan TV yang menyala sedangkan dirinya hanya diam melamun tanpa ada niatan menonton TV. Beberapa hari yang lalu teman lamanya sekaligus tetangganya mengutarakan perasaannya pada nana. Sebenarnya wanita itu sama sekali mempedulikan lamaran temannya karena hatinya masih milik seorang alex. Selain itu dia belum siap membuka hatinya untuk pria lain selain alex. 2 bulan tidak bertemu alex membuatnya sangat merindukan sikap manja sang suami. Terkadang dia merasa dirinya bodoh karena pergi tanpa menanyakan kebenarannya kepada alex. tapi hati kecil tidak begitu kuat untuk menerima fakta yang kemungkinan menyakitinya.


"aku merindukanmu lex, beruang kutub nana." ucap nana lirih dengan air mata yang mulai jatuh.


"aku juga merindukanmu baby." suara pria yang nana dengar mengingatkan pada sang suami. Pria yang dia tinggalkan 2 bulan lalu. Nana membalikkan badan dan wanita itu menemukan pria yang selalu dia rindukan setelah meninggalkan rumah alex.

__ADS_1


"alex." panggil nana dengan lirih. Wanita itu masih belum menyangka alex ada dihadapannya. Tapi ingatan tentang alex yang tidur dengan wanita lain melintas dibenaknya. " buat apa kamu kemari ? bukankah kamu sudah bahagia dengan wanita barumu." ucap nana dengan nada yang cukup tinggi tapi itu tidak membuat alex emosi. Pria merasa sangat bersalah karena membuat nana seperti ini. Nana tiga bulan lalu masih memiliki pipi cubby yang selalu membuatnya gemas untuk mencubitnya sekarang sudah tak ada lagi. Wajah yang sedikit tirus dengan mata yang cukup gelap bahkan badan nana sangat kurus padahal wanita itu sedang hamil.


"na, cuman kamu wanita alex tidak ada wanita lain yang pernah aku tiduri." ucap alex yang mencoba mendekati sang istri.


"kamu bohong, kemarin aku lihat kamu ti.." alex langsung mencium nana untuk memberhentikan ucapan wanita yang dia cintai. Nana mencoba melepas namun tenagannya tidak bisa mengalahkan alex. Beberapa menit ciuman itu berlangsung hingga saat nana sudah mulai tenang. Alex melepaskan ciuman itu. Pria itu membawa istrinya menuju sofa."aku mohon kamu dengarkan penjelasanku baby." Nana hanya diam dengan wajah yang menunduk. Dirinya tidak akan kuat jika harus menatap pria yang selama ini selalu dia rindukan.


"baby tatap mata aku ." ucap alex yang membawa wajah nana untuk menatapnya."suami itu tidak seperti yang kamu pikirkan, aku dijebak dan tidak ada yang terjadi pada malam itu. Wanita yang video call sama kamu hanya membuka kemejaku dan saat itu aku tertidur karena obat tidur yang diberikan oleh seseorang pada minumanku." ucapan alex membuat nana sedikit terkejut. Dia merasa bersalah sudah meninggalkan alex begitu saja tanpa menunggu penjelasan dari alex.


"kamu pasti bohong ." ucapan nana dijawab dengan gelengan kepala alex dan senyum manis pria itu.


"kalau kamu tidak percaya dengan ucapanku,aku bisa memberikan butik kepada kamu. Rico bawa wanita itu." teriak alex pada sahabatnya itu yang sedari tadi berdiri di luar rumah karena tidak ingin menggangguk kegiatan pasangan suami istri itu.


"bukankah." nana terkejut melihat wanita yang mengaku tunangan alex beberpaa bulan lalu.


"iya dia wanita yang kamu lihat di video call. kamu ceritakan yang sebenarnya pada istriku." ucap alex dengan tatapan yang membuat wanita itu ketakutan.


"sebenarnya saya bukan siapa-siapa tuan alex, saat itu saya membantu teman saya untuk memisahkan nyonya nana dengan tuan alex dan orang itu adalah teman nona yang tak lain nino." ucapan wanita itu membuat nana terkejut. Dia tidak menyangka pria yang selama 2 bulan ini membatunya ternyata penyebab dirinya dan alex berpisah.

__ADS_1


-Bersambung-


Terima kasih telah mampir dicerita ini.


__ADS_2