CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 65


__ADS_3

Alex menatap tajam pada wanita yang baru saja masuk ke dalam rumah. Sudah dua jam lamanya alex menanti kedatangan nana. Tapi wanita itu seperti sama sekali tidak melasa kesalahannya.


Nana berjalan mendekati suaminya. Mengecup pipi kanan Alex dan langsung duduk di samping suaminya. Lihatlah istrinya memang wanita yang paling tidak peka sedunia pikir Alex.


“Sayang kamu tidak ingat kesalahanmu?” tanya Alex.


“Kesalahan aku apa?” tanya nana dengan santai.


Bahkan wanita itu dengan santai mengganti chanel tv di depannya. Alex kesal karena dicuekin oleh nana. Padahal dia sengaja pulang cepat hanya karena rindu pada istrinya. Tapi lihatlah nana sepertinya tidak rindu padanya.


“kamu cuekin aku.” Ucap Alex.


“Benarkah? Tidak kok.” Ucap nana dengan matanya fokus ke depan tv yang menayangkan acara kesuakaanya.


Alex yang sudah tidak bisa menahan dicuekin oleh nana langsung menarik tubuh sang istri kedalam pelukannya. Lalu bibirnya di dekatkan pada bibir istrinya. Keduanya berciuman lama hingga nana sudah kehabisan oksigen. Akhinya Alex melepaskannya.


“kamu tidak merindukanku? Aku sengaja pulang cepat berharap kamu sudah menungguku dengan sebuah pelukan.” Rajuk Alex pada nana yang membuat ibu hamil itu tertawa saat melihat tingkah menggemaskan suaminya.


Alex memang seperti bayi besar kalau berdekatan dengan Nana. Tidak terbayang kalau para karyawan Alex melihat kelakuan atasannya yang terkenal dingin dan tegas. Ternyata sangat manja pada istrinya.


“aku tidak merindukanmu. Kita hanya berpisah beberapa jam saja.” Ucap nana dengan santai.


“SAYANG.” Panggil Alex dengan nada merajuknya.


Nana sudah tidak bisa menahan tawannya. Sungguh Alex saat ini sangat menggemaskan dimata nana. Kedua tangan Nana langsung mencubit pipi suaminya yang sekarang sudah tidak setirus saat pertemuan pertama mereka. Setelah beberapa bulan berpisah.


Nafsu makan suaminya meningkat derastis. Tapi Alex hanya suka makan kalau nana yang memasaknya. Ibu hamil itu tidak mempermasalahkannya. Dia juga suka memasak jadi permintaan suaminya dilakukan dengan senang hati.


“Sudahlah tidak usah merajuk. Kamu tidak malu dengan anakmu yang ada di perutku ini.” Ucap Nana.


“kenapa harus malu? Apakah aku tidak boleh manja pada istriku.” Ucap Alex yang sekarang menggelayut manja pada Nana.


Beberapa saat kemudia sebuah dering hp menyadarkan Nana. Dia langsung mengambil hpnya. Sepertinya Tia sudah mendapatkan hasilnya.

__ADS_1


Benar saja pesan itu dari sahabatnya. Nana lupa kalau suaminya masih ada di sampingnya. Dia bisa melihat isi dari pesan dari Tia. Alex terkejut saat membaca pesan dari sahabat istrinya.


Tia


[Na kamu belum minum obat itu kan?]


Nana


[Belum, bagaimana hasilnya?]


Tia


[Seperti dugaanmu, obat itu akan membuat kandungan meremah. Jika dikomsumsi terus menerus akan membuat kamu keguguran. Selain membahayakan untuk bayi obat itu juga berbahaya pada ibunya.]


Alex langsung merebut hp dari sang istri. Nana terkejut saat sadar kalau masih ada suaminya di dekatnya. Bagaimana dia bisa lupa kalau Alex masih ada di sini.


“Kamu bisa jelaskan sayang?” tanya Alex.


“Aku mohon kamu bisa tenang setelahnya.” Ucap Nana.


“Aku tidak yakin bisa seperti itu karena masalah ini menyangkan kamu dan kedua anak kita Nana.” Ucap Alex.


Nana membuang nafas kasar. Dia sudah kalau seperti ini akhirnya. Suaminya tidak akan bisa berpikir tenang kalau berhubungan dirinya.


“Jelaskan sekarang.” Ucap Alex.


“Obat yang dimaksud oleh Tia adalah obat yang diberikan oleh dokter keluarga kamu.” Ucap Nana.


“Apa maksudmu? Bukankah kamu sering mengomsumsinya.” Ucap Alex dengan wajah yang mulai cemas. Nana menggelengkan kepalanya.


“Sebenarnya aku tidak pernah memakannya karena bentuk obatnya berbeda dengan yang biasa aku makan dari dokter kandunganku. Aku sedikit curiga karena obat itu terlihat aneh. Makanya aku meminta Tia untuk menyelidikinya. Awalnya aku tidak akan menceritakan padamu sebelum aku menemukan motif pelaku yang memberikan obat itu.” Ucap Nana.


“Kenapa kamu tidak menceritakannya padaku. Kamu tahu hal kalau kamu bisa dalam bahaya. Aku merasa gagal menjadi ayah dan suami untukmu.” Ucap Alex frustasi.

__ADS_1


Kenapa Nana selalu sulit untuk terbuka padanya. Wanita selalu menyimpan masalah untuk sendiri. Alex tidak ingin seperti ini. Bagaimana kalau istrinya meminum obat itu.


“Tenanglah, aku baik-baik saja. Kita harus menyelidiki dokter yang meresepkan obat itu. Tapi kita tidak boleh bergerak secara gegabah. Aku pikir dokter itu memiliki motif terserubung. Dia tidak mungkin memberikan resep salah pada Rico. Pasti ada yang menukarnya obatnya.” Jelas Nana.


“Kamu benar sayang, aku akan minta mike untuk menyelidikinya. Kamu harus janji setelah ini tidak lagi yang akan kamu sembunyikan dariku. Aku mohon sayang.” Ucap Alex dengan wajah memelas.


“Baiklah, maaf Alex.”


“Tidak apa-apa. Aku bersyukur kamu tidak meminumnya. Aku tidak membayangkan kalau kamu kembali pergi dariku.” Ucap Alex yang menarik tubuh Nana kedalam dekapannya.


Tempat lain seorang wanita mengamuk dan menghancurkan barang-barang di apartementnya. Dia tidak menyangka kalau Nana masih baik-baik saja. Padahal dia sudah memberikan dosis yang sangat tinggi yang akan membuat Nana akan langsung mengalami pendarahan hanya dengan mengomsumsi dua pil saja.


“Sialan,kenapa ja*lang itu masih hidup saja.” Ucap Jenita.


“Bukankah aku sudah bilang tidak akan mudah untuk melakukannya pada istri Alex.” Ucap seorang pria yang baru saja muncul.


“Kamu kenapa bisa masuk ke dalam rumahku.” Ucap pria itu.


“hahaha tidak mudah untuk mendapatkan password apartementmu. Bukankah aku sudah katakan untuk membuat Nana keguguran bukan membuatnya dalam bahaya.” Ucap pria itu.


“Kamu masih mencintai wanita itu ?”


“Tentu saja, kalau tidak ada Alex. Nana akan menjadi istriku. Dia telah merebut wanitaku. Jadi jangan coba-coba kamu membahayakan Nana.” Ucap pria itu yang mencengkram wajah Jenita.


“Aaaaaaaaaaakh lepaskan.” Teriak Jenita yang merasakan sakit karena cengkraman pria itu.


“Aku peringati kamu untuk tidak melakukan kesalahan kembali. Aku dengan mudah memberi tahu mike tentang identitas kamu. Bagaimanapun kamu sudah membunuh adiknya mike bukan untuk bisa berdekatan dengan Alex.” Ucap pria itu.


Pria itu meninggalkan Jenita begitu saja. Jenita menatap marah pada pria yang meninggalkanya. Kenapa harus nana yang diperebutkan oleh para pria. Bahkan wanita itu mendapatkan cinta dari Alex.


Padahal Jenitalah yang sejak awal mencintai Alex. Dia yang pertama bertemu dan mengenal pria itu. Tapi kenapa Nana yang mendapatkan cinta Alex dengan sangat mudah. Bahkan pria itu sangat mencintai Nana.


“Aku tidak peduli dengan ancamanmu. Aku akan membunuhmu Nana.” Ucap Jenita.

__ADS_1


__ADS_2