
Nana merasa bosan dengan hari-harinya, Setelah alex pergi ke kantor. Dia merasa kesepian tidak ada yang menemaninya apalagi pekerja yang berada di rumah alex sedang melakukan kerjaannya masing -masing. Dia tidak menyangka menjadi seorang ibu rumah tangga yang selalu dia impi-impikan akan semembosankan ini. Sekarang nana sedang duduk di depan TV yang ada di ruang keluarga. Sepertinya bukan dirinya yang sedang menonton tapi TV yang sedang menontonnya. Dia hanya menatap bosan ke layar TV yang sedang memutarkan sebuah acara.
“aaagrh Aku bosan .” teriak nana kesal bahkan pelayan disekitar nana terkejut dengan teriakan wanita itu.
Mereka sudah biasa mendengar teriakan nana menurut mereka semua tingkah laku nana menggemaskan. Wanita itu tidak pernah marah terhadap pekerja di rumah ini . Bahkan nana bisa masuk nominasi majikan paling baik karena wanita itu selalu memberikan hal yang sama kepada pekerja di rumah ini. Nana selalu membawa makanan yang dimakan olehnya dan alex saat diluar.
Suara seorang wanita menyadarkan nana dari lamunannya entah apa yang sedang dipikirkan oleh nana.
“bagaimana kalau nona membuat cake untuk tuan alex.” Ucap seseorang yang muncul dari belakang nana.
“wah, usulmu benar juga rika. Kenapa aku tidak kepikiran ya .” jawab nana. Wanita itu baru sadar kalau masih ada kegiatan yang dia bisa lakukan di rumah besar ini selain menatap layar TV.
“apakah kamu sudah senggang rika ?” tanya nana sedangkan yang ditanya tahu kalau majikannya butuh teman untuk menemaninya.
“pekerjaanku sudah selesai, mari saya temani nona .” ucap rika
“berhentilah memanggilku nona rika, kamu lebih tua dariku.” Ucap nana kesal, nana tahu wanita yang ada di sampingnya itu lebih tua beberapa tahu. Bahkan wanita itu sudah memiliki anak berumur 3 tahun yang sangat menggemaskan. Beberapa waktu lalu rika pernah membawa anaknya lantara orangtuanya sedang sakit dan tidak bsia menjaga anaknya.
“tapi nona kalau saya memanggil anda dengan nama tuan akan marah besar.” Ucap rika sambil menundukkan kepala. Alex memang sudah memberikan peringatan pada setiap pekerja di rumah ini untuk memanggil nana dengan sebutan nona atau nyonya. Dia tidak ingin nananya tidak di hormati oleh para pekerjanya tapi alex tidak tahu kalau pekerja di rumahnya sangat menyangi nona nana apalagi dengan setiap tingkah dan keramahan yang dia miliki.
“tenanglah , beruang kutub itu aku yang mengurusnya. Aku tidak suka dengan panggilan itu rika itu membuat ada batas diantara kita. Aku sudah menganggapmu seperti kakak perempuanku yang selalu aku idam-idamkan. Andai saja kakakku perempuan sayangnya dia seorang laki-laki yang sangat menyebalkan. “ ucap nana sambil mengingat sang kakak yang selalu membuatnya emosi dan darah tinggi. Jika orang lain menginginkan seorang kakak laki-laki tapi berbeda dengan nana dia sangat ingin kakak perempuan kalau bisa dia tukar saja kakaknya itu dengan wanita. Kakaknya berbeda dengan kakak laki-laki yang sering dia dengar dari teman-temannya. Dia selalu merasa memiliki adik laki-laki dibandingkan kakak laki-laki. “cih aku jadi mengingat kakak menyebalkan itu.” Umpat nana. Walaupun dia sering kesal karena tingkah kakaknya tapi dia tetap sayang pada kakaknya itu.
“sudahlah rika kamu panggil aku nana titik tidak ada koma atau bantahan.” Ucap nana yang sudah kesal karena mengingat tingkah menyebalkan sang kakak.
“ayo kita buat cakenya .” ucap nana sambil berjalan menuju dapur. Setelah sampai nana langsung mencari resep cake yang akan dia buat.
“apakah kamu punya saran untuk cake yang akan kita buat?” tanya nana yang masih fokus dengan hp-nya.
“bagaimana kalau membuat cheese cake nana.” Usul rika
“hmm cheese cake ya? Apakah alex suka cake itu?” tanya nana , wanita itu kurang tahu makanan yang disukai oleh alex karena pria itu selalu memakanan setiap masakan yang dibuatnya selain itu dia tidak pernah terpikirkan untuk menanyakan makanan yang disukai oeleh alex.
__ADS_1
“saya kurang tahu na, tuan alex sangat jarang makan di mansion. Bahkan untuk sarapan saja bisa dihitung jari. Tuan selalu pergi di pagi hari dan pulang di malam hari selain itu dia jarang meminta kami untuk membuatkan makanan untuknya.” Ucap rika .
“ya memang beruang kutub seorang workaholic. Sepertinya cheese cake pilihan yang tepat karena itu tidak telalu manis. Rika kamu bisa antarkan aku ke pantry. Aku tidak tahu pantry di rumah ini karena selama ini selalu mbok ati yang menyiapkan bahan masakan.” Ucap nana. Rika langsung membawa nana ke pantry yang berada di belakang dapur. Nana terkejut saat melihat pantry.
“wow ini surga para penggila masak sepertiku rika, bahkan ruangan ini lebih besar dibandingkan kamarku di rumah orangtuaku. “ ucap nana.
“benar nona, tapi pantry ini baru saja di renovasi sebelumnya tidak sebesar ini karena tuan alex jarang meminta di buatkan makanan selain itu untuk para pekerja kami memiliki pantry dan dapur yang terpisah berada di tempat kami tinggal.” Ucap rika. Pekerja di mansion alex tinggal di rumah yang berada di belakang rumah utama. Alex sengaja memisahkan tempat tinggal pekerja denga mansionnya karena setelah lepas jam 6 sudah tidak boleh pekerja yang berada di sekitar rumah utama. “dan tuan sengaja merenovasi karena tahu nona senang memasak bahkan tuan alex meminta kami selalu mengisi bahan -bahan kue dan peralatan yang dibutuhkan untuk nona saat membuat kue.” Ucapan rika membuat nana tersenyum seketika.
“aku tidak menyangka beruang kutub itu menyediakan itu semua.” Gumam nana yang masih dapat terdengar oleh rika. Jujur rika dan pekerja di rumah ini pun tidak menyangka dengan tingkah tuannya setelah bertemu dengan nona nana. Seorang pria dingin yang terkenal dengan kekejamnya menjadi sangat lembut dan perhatian kalau berhubungan istrinya.
“belum sampai di situ nona, kalau nona harus tahu kebun lavender yang ada di tamana mansion ini semua ditanam sendiri oleh tuan saat sebelum nona dan alex menikah. Beberapa hari setelah tuan pulang dari kota tempat orang tua nona. Tuan alex meminta pak Bambang untuk membeli bibit bunga lavender dan mengajarkannya untuk menanam Bungan itu karena tahu nona sangat menyukai tanaman lavender. Ungkap rika.
“OMG my beruang kutubku itu sangat romantis ternyata.” Ucap nana sambil tersenyum dan berjalan menuju dapur setelah memilih bahan-bahan yang dibutuhkan. Sebuah suara memberhentikan kegiatan mereka. Nana sadar itu berasal dari hpnya. Tertera dilayar hp-nya seseorang yang sejak tadi mereka bicarakan.
-beruang kutub nana-
Nana yang melihat siapa yang meneleponnya semakin tersenyum dengan ketawa kecil. Dia tidak menyangka pria yang sejak tadi menjadi topik pembicaraan nana dan rika akan menghubunginnya secepat ini. “sepertinya telingannya panas karena aku dan rika membicarakannya.” Ucap nana dalam hati.
“aku sedang membuat cake. Apakah kamu siang ini tidak ada rapat atau janji makan siang bersama client mu?” tanya nana.
“sepertinya tidak, apakah kamu ingin makan siang bersamaku baby?” tanya alex.
“nana berencana untuk makan siang dengan beruang kutub nana alex. Tidak apa-apa kan ?” ucap nana. Sedangkan alex mendengar panggilan itu hanya di jawab kekehan. Dia tidak menyangkan panggilan itu masih terus digunakan sampai mereka menikah.
“hahahha, siapa beruang kutubmu baby?” tanya alex walaupun dia tahu siapa yang dimaksud oleh sang istri.
“yang pasti beruang kutub nana itu tampan banget tapi dinginnya banget melebihi alex sekarang .” ucap nana dengan senyum yang merekah di wajah nana sedangkan rika yang melihat nonanya sedang bercanda dengan tuannya hanya ikut bahagia. Dia sangat bersyukur setelah nana datang mansion yang biasanya sepi dan dingin menjadi hangat dan penuh kebahagian. Nana membawa kebagian untuk setiap orang disekitarnya walaupun terlihat jutek tapi sebenarnya nana sosok yang ramah.
“apakah kamu tidak ingin mengganti panggilanmu baby?” tanya alex dengan suara yang merajuk. Sedangkan nana yang mendengar suaminya sedang merajuk hanya bisa tertawa. Nana tidak habis pikir, alex selalu manja saat bersamanya dan seperti bayi besar yang sangat rewel.
“hahhahaha, beruang kutub adalah panggilan sayang untuk suami tampanku itu.” Ucap nana sedangkan alex sedikit sebal walaupun dia senang karena dipanggil tampan. “apakah beruang kutub nana tidak acara nanti siang?” tanya nana
__ADS_1
“beruang kutub milik nyonya alex selalu punya waktu untuk nyonya alex, bahkan kalau nyonya meminta beruang kutub ini pulang akan dilaksanakan.” Ucap alex
“hahhahaha, jangan kalau beruang kutub pulang nanti kawanannya malah ikut pulang juga dong. Hahhahhaha. Sudah ya beruang kutub nana teleponnya. Nyonya alex mau masak buat beruang kutub biar makin besar dan kuat. Heheheh “ ucap nana yang langsung mematikan panggilannya sedangkan alex sedikit kesal dengan kebiasaan nana yang sering mematikan panggilannya.
“ayo kita mulai rika.” Ucap nana dengan suara yang cukup keras bahkan pelayan yang sedang merapihkan rumah hanya bisa menggelengkan kepala meliah tingkah majikan yang menggemaskan itu.
Beberapa jam sudah berlalu tidak terasa sebentar lagi sudah waktu makan siang. Nana sudah menyelesaikan 3 loyang cheese cake, lasagna, dan ayam crispy dengan saus asam manis. Nana sengaja membuat banyak karena untuk dibagikan kepada para pekerja. Dia merasa tidak enak kalau membuatkan para pekerja sedangkan rika yang menemani nana sejak awal hanya tersenyum melihat kebaikan majikannya.
“Rika, sisanya kamu bagikan ke para pekerja ya, nana sudah memisahkan untuk dibawa nanti. Oh ya kasih tau pak tono buat manasih mobil dan nanti antarin nana ke kantor alex. Nana mau ganti baju dulu.” Ucap nana setelah itu nana pergi meninggalkan rika .
Beberapa saat nana sudah selesai dengan dress di bawah lutut dengan warna biru tua. Rambutnya dibiarkan terurai. Sekarang nana terlihat lebih preminim dan manis.
(style nana)
“Rika nana pergi dulu , jangan lupa buat di bagikan ya.” Ingat nana pada rika.
“ya nana tenang saja.” Balas rika
-Bersambung-
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mampir di cerita CEO Arrogant mengejar cinta. Jangan lupa like,vote dan tinggalkan jejak di komentar karena itu membuat author semakin semangat buat update ceritanya. Author bakal mengusahakan sering update kalau bisa setiap hari deh. hehehhe. Terima kasih lagi atas dukungan pembaca semua.