
Hari ini Nana dan Alex berencana untuk berlibur bersama. Lebih tepatnya adalah babymoon. Semua itu adalah permintaan sang suami. Alex merengek karena mereka belum sempat melakukan bulan madu. Karena kejadian beberap bulan yang lalu.
Walaupun saat itu nana menolak ajakan sang suami karena dia sedang tidak ingin pergi kemanapun. Mungkin faktor kandungan yang membuat ibu hamil yang sudah menginjak usia 6 bulan itu enggan pergi kemanapun. Selain itu perut Nana sudah sangat besar.
Sayangnya suami mesumnya itu tetap teguh dengan keinginannya. Nana hanya bisa ikut dengan syarat dirinya yang memilih tempatnya. Dengan terpaksa akhirnya Alex mengikuti keinginan Nana dibandingkan semua rencanya gagal.
“Kamu tidak ingin pergi maldives .” ucap Alex.
Sekarang kedua orang itu berada di mobil untuk pergi ke bandara. Nana menatap kesal pada suaminya. Dia bukan tidak mau masalahnya dia sudah hamil tua. Kasihan kalau mereka pergi jauh. Dia takut terjadi sesuatu pada bayinya walaupun dokter kandungannya sudah mengizinkannya.
“Alex kita sudah sepakat.” Ucap Nana yang tidak berniat menatap wajah suaminya. Dia sudah mendengar ucapan suaminya berkali-kali selama satu minggu. Sepertinya pria itu sangat teguh dengan pendiriannya.
“Ayolah sayang, dokter saja sudah mengizinkannya.” Rayu alex.
“Alex kita sudah memesan tiket untuk ke bandung jadi jangan aneh-aneh deh. Kita tidak bisa mengganti tujuan.” Ucap Nana.
Alasan Alex tidak suka liburan mereka adalah istrinya ingin liburan ke kota halamannya. Sedangkan Alex malas ke bandung karena nanti bukannya menghabiskan waktu bersama. Tapi malah harus melihat istrinya direbuti oleh keluarga nana.
“Aku bisa melakukannya jadi kita tetap ke maldives.” Ucap Alex dengan santai saat dirinya keluar dari mobil dan menunggu istrinya keluar.
“Alex kamu membuatku kesal.”
“hahahhaha kamu cantik saat kesal.” Ucap Alex dengan sebuah kecupan mendarat di pipinya. Hal itu membuat Nana tersipu malu karena suaminya mengecupnya di tempat umum. Banyak orang yang iri dengan perlakuan alex pada Nana.
“ah terserah padamu. Toh memang kamu sudah merencanakan pergi ke maldives bukan sejak awal. Ucapanmu yang mengatakan sudah beli tiket itu bohong bukan?” ucap Nana yang sudah hapal dengan otak licik suaminya.
__ADS_1
Tentu saja Alex bukan orang yang mudah dibantah keinginannya. Dia akan melakukan cara apapun yang membuat Nana hanya bisa mengalah seperti saat ini. Pada kenyataanya suaminya memang tidak membeli tiket ke bandung.
“aku beli tiket ke bandung kok.” Ucap Alex.
“Tapi untuk Rico dan asistennya.” Balas nana yang membuat Alex tertawa karena istrinya sudah mengenalnya. Tentu saja semua tiket itu hanya kebohongan. Alex ingin menghabiskan waktu berduan ditempat yang sangat private.
“lalu kita pergi ke sana menggunakan pesawat pribadimu kan?” tanya Nana dengan tatapan sinis.
“Tentu saja sayang. Aku tidak mungkin membuatmu tidak nyaman selama perjalan kita pergi ke sana. Kamu sedang hamil tua bukankah lebih baik kalau menggunakan pesawat pribadi. Selain itu akan ada dokter yang berjaga jika terjadi hal buruk terhadap kondisi kamu sayang.” Ucap Alex dengan sebuah kecupan di dahi Nana.
“Hidup jadi istri orang kaya memang melelahkan. Apalagi suaminya punya berbagai cara untuk membohongi istrinya.” Gumam Nana yang membuat alex malah tertawa keras. Dia sangat gemas dengan istrinya.
Walaupun mereka sudah menikah cukup lama. Nana sama sekali tidak berubah. Dia tidak menjadi nyonya yang suka berbelanja atau ikut acara para nyonya sosialita.
Nana lebih suka menghabiskan waktunya di rumah atau ikut pergi ke kantor Alex. Tentu saja Alex sangat menyukai hal itu. Dia jadi tidak begitu khawatir dengan keadaan istrinya.
Alex sudah tahu pelaku dari semua itu siapa lagi kalau bukan wanita yang menyamar menjadi angel. Sekarang alex jadi harus lebih waspada karena wanita itu sering melakukan penyamar. Dia takut wanita itu malah berada di sekitar mereka. Karena itu penjagaan kediaman Alex sedang di tingkatkan.
Selain itu alasan Alex berlibur adalah untuk menyembunyikan nana dari wanita itu. Tentu saja tujuannya tidak benar-benar ke maldives. Seluruh orang yang berada di pesawat pribadi sudah melewati pengecekan yang ketat.
Dokter yang dibawa juga adalah sepupu jauh dari ibunya. Wanita itu pasti tidak tahu tentang dokter itu. Karena dia tidak begitu terkenal. Selain itu dokter itu juga sudah lama bekerja diluar negeri.
“sayang aku ngantuk.” Ucap Nana yang membuat Alex sadar dari lamunannya.
“Ayo kita pindah.” Ucap Alex sambil mengangkat tubuh istrinya yang sekarang sudah lebih besar. Tapi Alex merasa tubuh istrinya tidak begitu berat.
__ADS_1
“Sayang aku beratloh. Padahal tidak usah digendong.” Ucap lirih Nana yang hampir tertidur.
“kamu sama sekali tidak berat sayang. Bahkan kalau berat badanmu naik 2 kali lipat dari sekarang. Aku masih bisa mengendongmu.” Ucap Alex yang membuat sebuah senyuman merekah di wajah Nana.
Alex membaringkan tubuh sang istri. Tanpa perlua menunggu lama,suara dengkuran sudah mengalun. Nana sudah tertidur. Alex terkekeh melihat sang istri yang akhir-akhir ini mudah sekali mengantuk.
Nana juga jadi mudah lelah mungkin karena badannya yang semakin besar. Mengandung dua anak sekaligus memang tidak semudah itu. Apalagi akhir-akhir ini Nana tidak nafsu makan. Istrinya hanya suka tidur saja.
Kebiasaan baru sang istri adalah mendusel keteknya Alex. Terkadang Alex tidak habis pikir dengan kebiasaan baru sang istri. Tapi dia tidak melarang malah pria itu menyukai hal itu.
Lihatlah sekarang istrinya sudah mendekati keteknya dan tidur denga hidung menempel pada keteknya. Alex tidak menyangka waktu berjalan dengan cepat. Tinggal menunggu beberapa bulan lagi akan ada keluarga baru yang akan membuat kehidupan Alex dan Nana meriah.
“Aku berjanji akan menjaga kamu dan anak kita sayang.” Ucap Alex sambil mengecup dahi istrinya dengan sayang.
Tempat lain seorang wanita sedang marah pada pria yang berada di depannya. Sedangkan pria itu menatap sebal dengan wanita.
“Berhenti membuat ruanganku hancul Vera.” Ucap pria itu.
“Aku tidak menduga wanita itu tahu dengan rencanaku secepat itu.” Ucap Vera yang sekarang sudah bisa duduk dengan tenang.
“kamu saja yang terlalu bodoh.” Ucap pria itu.
“Diam kamu Greandro.” Ucap Vera. Dia kesal Greandro yang sama sekali tidak membantunya. Pria itu hanya ingin dirinya menghancurkan perusahaan Alex saja. Tapi pria itu malah memintanya untuk tidak melukai wanita sialan itu.
“Kamu tahu hanya tinggal beberapa bulan lagi. Jika hingga hari itu kamu belum bisa mewujudkan keinginanku. Aku pastikan kamu tidak bisa lagi menghirup udara lagi.” Ucap Greandro.
__ADS_1
Pria itu meninggalkan Vera yang sedang marah saat tahu Alex dan wanita itu pergi dari negara ini. Selain itu beberapa bawahanya yang ditempatkan dikediaman Alex sudah ditangkap oleh mike dan kevin. Sekarang dia tidak tahu keberadaan wanita itu mana bisa dirinya menjalankan misinya. Dia masih ingin hidup dan bahagia bersama pujaan hatinya.
“Alex kenapa kamu tidak mencintaiku.” Ucap Vera dalam hati yang mulai mengenang kenangannya denga pria itu.