CEO Arogan Mengejar Cinta

CEO Arogan Mengejar Cinta
Bab 51


__ADS_3

Alex membuka kotak yang diberikan oleh nana. Awalnya pria itu belum sadar hadiah yang diberikan sang istri sebuah lembar USG. Pria itu masih bingung dengan gambar pada lembar USG.


"Kita akan memiliki anak kembar lex."


Alex masih diam tanpa merespon ucapan nana. Pria itu tiba-tiba mengeluarkan air mata. Dia melangkahkan kakinya mendekat sang istri dan memeluk badan nana.


"Terima kasih baby, kamu sudah memberikan hadiah terindah untukku selama hidupku." Ucap alex yang diikuti suara segukan tangisan. Dia merasa menjadi cengeng bila berhubungan sang istri. Rasanya tidak ada pertahanan untuk menyembunyi setiap perasaan yang dirinya rasakan.


"Sudah berhenti menangis lex, Kamu tidak malu dengan anakmu."


"Baby, aku cuman terharu mendengar kabar ini. "


Alex menangkup wajah istrinya dan mendekatkan dahi keduanya.


"Kamu adalah hal yang terindah dalam hidupku, Tanpamu hidupku gelap gulita baby."

__ADS_1


Keduanya menikmati kebersamaan. Namun mereka berdua lupa kalau dalam ruangan itu tidak hanya ada alex dan nana tapi Seluruh keluarga dan teman-temannya.


"Hmmm, aku tidak ingin mengganggu kalian berdua tapi ingatlah kalian tidak sedang berdua saja."


Akhirnya Nana sadar akan keluarganya. Wanita itu mencoba melepaskan pegangan sang suami tapi alex tidak melepaskannya dengan mudah. Wanita itu sekarang disandarkan pada dada bidang sang suami. Alex memberikan kecupan pada dahi sang istri.


"Alex ingatlah disini masih ada yang jomblo." Ucapan jonathan di benarkan oleh orang -orang di ruangan itu dengan anggukan kepala.


"Makanya kali cepat menyusul jangan terlalu banyak bermain."


"Cih kalau aku sudah nemu kaya nana juga langsung nikah atau kalau kamu mengizinkan aku menjadi suami kedua anna juga tidak apa-apa."


"Bercanda lex."


"Bercandamu tidak lucu tuan Kevin."

__ADS_1


"Sudah-sudah, Kita harus merayakan ulang tahun alex. Semua persiapan sudah selesai, mari kita pergi sekarang."


"Maksud moms apa?"


"Ya kita tidak mungkin hanya merayakan bertambah usiamu dengan seperti ini. Dad, mom dan teman-temanmu sudah membuat pesta buat kamu dan nana. Kalian belum melakukan resepsi pernikahankan?"


"Tapi mom sekarang aku sedang hamil, Apakah tidak mejadi hal buruk saat nanti? Nana takut akan ada gunjingan yang membuat reputasi alex dan perusahaan menjadi rusak mom."


"Itu tidak mungkin baby, Alex setuju untuk memperkenalkan nana pada semua orang. Kamu harus tahu na, Aku merasa tidak pernah aman kalau pernikahan ini tidak diumumkan. Saya takut akan ada pria yang memilikimu."


"Cih itu tidak mungkin tuan alex, lihatlah di perutku sudah ada anak kita. Mana mungkin aku meninggalkanmu kecuali kamu yang memilih melepaskan aku."


Itu tidak mungkin sayang."


"Sudah-sudah kalau disini terus dramanya tidak akan beres, Waktu kita tinggal 3 jam lagi jadi sekarang harus pergi ke hotel untuk mendandani tokoh utama pesta hari ini."

__ADS_1


Ucap Mike yang kesal karena melihat perlakuan kedua orang itu. Rasanya tidak ada hari tanpa drama murah yang mereka buat. Walaupun terkadang itu membuatnya  dan teman-temannya iri bukan main. Apalagi nana yang sangat sabar menghadapi seribu tingkah alex yang menyebalkan setelah keduanya bertemu kembali. Dirinya sudah berjanji untuk selalu melindungi kedua orang itu yang sudah oleh dirinya anggap sebagai keluarga sendiri.


Akhirnya mereka meninggalkan ruang rawat itu. Alex dan nana pergi menggunakan mobil yang sama menuju salah satu hotel milik alex. Dirinya masih tidak menyangka orang terdekatnya sudah mempersiapkan itu semua. Harusnya sudah dari dulu dirinya memaksa nana mengadakan acara itu. Bagaimanapun cara itu cukup ampuh menghindari wanita atau pria lain yang ingin merusak hubungan pernikahannya.


__ADS_2