
Di sisi lain
"aw kepala ku"kata reno sambil memegang kepalanya.
"reno kamu udah sadar?"tanya seseorang perempuan yang berada di sampingnya
"kamu siapa?dan aku dimana?"tanya reno yang tidak mengenali siapa perempuan itu.
"aku"kata perempuan itu namun terhenti.
"ini saatnya gw kibulin reno dan ini kesempatan gw untuk mendapatkan apa yang gw mau!"batin leran sambil tersenyum manis.
"hiks hiks hiks mas aku pacar kamu mas dan minggu depan kita akan tunangan hiks hiks"kata leran sambil mengengam tangan reno dan menangis.
"kenapa aku gak inget sama sekali"kata reno sambil memegang kepalanya.
"kamu mengalami amesia mas hiks hiks kamu kecelakaan waktu itu dan aku yang menemukan kamu di pinggir jalan mas"kata leran sambil menangis
"sayang kenapa kamu menangis seperti ini? aku gak papa kok"kata reno sambil menghapus airmata leran
"aku takut kehilangan kamu mas hiks hiks"kata leran sambil memeluk reno dan di balas oleh reno.
"akhirnya gw bisa juga dapetin lu"kata leran sambil tersenyum licik
"ow ya sayang nanti kita mau lamaran dimana?"tanya reno sambil mengelus rambut leran
"di jakarta ajah mas siapa bunda dan papa udah siapin semuanya"kata leran dan di anggukan oleh reno.
hari berlalu dengan cepat dan kini gari pertunangan leran dan juga reno dan mereka melaksanakannya dengan rasa yang bahagia.
"selamat ya tuan reno!"kata sesorang yang berdiri di samping reno dan leran dan membuat mereka bedua kaget
"kamu siapa?"tanya reno sambil melihat penampilan pria itu dari atas hingga bawah.
"saya hilmy"jawab pak hilmy sambil berjalan menuju leran dan berbisik
"mungkin hari ini anda menang namun tidak dengan hati esok!"kata pak hilmy dan sambil berlalu.
"apa maksud pria itu"guman leran sambil menatap ke pergian pak hilmy.
di tempat lain fannie sedang menjaga dan juga mengajar kedua putra dan kedua putrinya.
"sayang jangan di mam itu pait"kata fannie sambil mengambil penghapus milik aned yang di makan oleh alan.
__ADS_1
"mama ini gimana?"tanya bintang sambil memutar mutar kepalanya seperti reno yang sedang kebingungan.
"mas ternyata kamu banyak memiliki sifat seperti bintang dan kini wajah bintang mirip dengan mu mas apa kamu benar benar telah menghadap ke pada tuhan mas? tapi kenapa hati aku menyatakan tidak mas"batin fannie sambil meneteskan airmata.
"mama kenapa nangis?pasti mamah keinget sama papa ya mah?"tanya bintang sambil mengapus airmata fannie dan memeluknya.
"enggak kok mama gak nangis mamah cuman bahagia ajah bisa menemani kalian sampai seperti ini"kata fannie sambil menghapus airmatanya.
krekkk
suara pintu terbuka
"eh cucu nenek dan kakek kalian lagi pada ngapain nih"kata ratna sambil berjalan menuju fannie dan keempat anaknya.
"lagi belajar nenek"kata aned sambil melihat ke arah ratna dan senyum
"loh kok kakak meluk mama si"kata aned sambil memanyunkan bibirnya.
"sini sini anak mama yang imut"kata fannie sambil merentangkan tangannya dan membuat aned berlari menuju kearah fannie dan memeluknya.
"ow iya an mama sama papa mau ngajak si kembar ke acara pertunangan temen papa"kata ratna sambil menggendong gras
"ow iya mah tapi aku ambilin si kembar jaket dulu ya ma"kata fannie sambil bangkit dan menuju kamar kembar.
"ini mah"kata fannie sambil memberikan jaket yang bertuliskan nama mereka.
"hati hati ya mah"kata fannie sambil mencium tangan ratna
"ya udah ayo kalian lanjut belajarnya mumpung gak ada kembar nanti selesai belajar kita buat puding kalian mau gak?"tanya fannie dengan nada yang menggoda
"mau"teriak mereka bersamaan.
di dalam mobil ratna dan wijaya
"pah kok aku merasa aneh ya sama foto calon menantunya si bukhri raut wajahnya mirip sekali dengan reno pah"kata ratna sambil memberikan foto reno dan juga leran kepada wijaya
"papa juga merasa gitu mah! apa lagi si wini karen bilang kalo calon mantunya mirip kaya reno dan namanya juga sama reno"jelas wijaya sambil menatap lurus ke depan.
20 menit mereka sampai di tempat tujuan ratna mendorong stroller gras sedangkan wijaya mendorong stroller alan.
"hah pah gak mungkin pah itu itu reno pah hiks hiks hiks"kata ratna yang kaget melihat reno bersanding bersama perempuan lain .
"mama tenang ya jika mama memberitahukan siapa kita reno gak akan percaya sebab reno itu amesia yang papa tau dari wini"kata wijaya dan di anggukan oleh ratna
__ADS_1
wijaya dan ratna pun berjalan menuju ke arah bukhri dan keluarganya
"hay selamat ya"kata ratna kepada wini
"iya makasih loh udah dateng sama bawa si kembar lagi"kata wini sambil melihat si kembar yang sedang tersenyum melihat reno
"iya bener kata lu calon mantu lu mirip banget kaya anak gw"kata wijaya pura pura bego
"selamat ya buat kalian berdua!"kata wijaya sambil memeluk reno dan menepuk punggungnya dengan lembut
"pelukan ini kenapa tidak asing bagi ku seperti aku sering mendapatkannya dari seorang ayah tapi kata leran kedua orang tuaku sudah meninggal jadi gak mungkin jika mereka adalah ibu dan juga bapakku"batin reno bingung dan meneteskan airmatanya.
"terimakasih pak"kata reno sambil tersenyum
"selamat ya reno"kata ratna sambil memeluk dan meneteskan airmatanya.
"ibu pelukan ini seperti ibu walau aku lupa dengan seseorang tapi aku ingat setiap pelukan dan perilaku kedua orang tuaku ini benar benar membingungkan! dan anak lelaki itu wajahnya seperti diriku?"batin reno sambil melihat alan yang sedang tersenyum kepadanya.
"apakah saya boleh mengendong kedua cucu ibu dan bapak?"tanya reno dan di anggukan oleh ratna dan wijaya.
reno pun menggendong alan dan gras dan membuatnya nyaman dan merasakan kehangatan dari pelukan anak kepada ayahnya.
tak lama dari itu wijaya memutuskan untuk pulang karena waktu sudah mulai malam.
"kita pamit ya"kata ranta dan di anggukan oleh mereka
"dadah kembar nanti kita main lagi ya"kata reno sambil mengelus rambut alan dan gras secara bergantian dan di balas dengan senyuman.
wijaya dan ratna pun pulang namun mereka tidak memberitahukan apa yang dilihat oleh meraka kepada fannie.
"an mama sama papa pamit ya"kata ratna dan di anggukan oleh fannie.
"mama sama papa hati hati ya"kata fannie sambil mencium tangan kedua mertuanya.
kini hanya tinggal fannie dan anak anaknya sebab saudaranya yang lain sibuk dengan tugasnya masing masing dan bahkan mereka bisa pulang di tengah malam
"sayang sekarang kalian istirahat oky dan kakak dan aned istirahat buat besok ujian kenaikan bukan dan besok mama dan dede kembar yang ngaterin kalian ya"kata fannie di anggukan oleh bintang dan aned.
"selamat malam mom"kaya bintang dan aned sambil mencium pipi kiri dan kanan fannie dan berjalan menuju kamarnya masing masing.
"nah sekaranh tinggal anak mama yang paling bontot nih kita masuk kamar dan ganti baju ya"kata fannie sambil mendorong stroller milik si kembar.
hari semakin malam fannie memutuskan untuk tidur di kamar si kembar karena akhir akhir ini si kembar sering menangis di tengah malam.
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back