CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
64.AKU PUNYA KEMBARAN


__ADS_3

Pukul 00:00 mereka sudah terlelap di ruang tamu,namun tidak dengan fannie karena pikiranya masih saja memikirkan tentang ucapan pak hilmy dan kemiripan dengan bagas.


bukan hanya tentang kemiripan di sikap namun perasaan pun begitu jika fannie merasakan sakit di perut maka bagas pun begitu seakan akan mempunyai perasaan yang sama. dan jika fannie menangis bagas pun menangis walau dia dalam keadaan bahagia.


"iii kenapa gw jadi kaya orang goblok gini sih!!!"kata fannie sambil mengacak ngacak rambutnya dan melihat ke arah bagas.


"kenapa gw seperti orang lolo yang gak ngerti apa apa dan seperti orang idiot yang bisanya cuman melongo!hiiii"kata fannie dengan geramnya.


"kenapa tidak tidur?"tanya bagas yang terbangun dari tidurnya dan membuat fannie terkejut.


"heh abang nggak ani cuman gak bisa tidur ajah bang!"jawab fannie sambil tersenyum.


"an!"panggil bagas dan membuat fannie menoleh.


"Ia abang mau ani buatkan jahe hangat? atau apa bang?"tanya fannie sambil menatap ke arah bagas.


"enggak abang cuman mau nanya satu hal sama ani!"jawab bagas sambil menatap ke arah fannie dengan tatapan serius.


"maaamaau tanya apa bang?"kata fannie dengan sedikit terbata bata.


"ani merasa aneh gak sama kita berdua?"tanya bagas yang membuat fannie melongo.


"aneh gimana?"kata fannie balik nanya.


"ya gini loh an dari hal kecil kaya mulai dari barang samapi makanan kita punya selera yang sama,sikap kita pun sama,dan banyak orang yang bilang muka kita agak mirip"jawab bagas dan di anggukan oleh fannie


"bukan itu ajah bang kalo abang emosi ani juga ikut ikutan emosi,dan sebaliknya kalo ani merasa sedih atau sakit abang juga ngerasa sedih dan sakit bukan? dan kita juga sering sakit di waktu yang sama"sambung fannie yang sungguh sungguh heran dengan semua ini.


"dan ani tau gak pas pertama kali abang di adobsi dan surat surat abang di ganti semua abang ngerasa bahagia banget dan di saat ani,mami dan papi meluk atau berikan ke hangatan buat abang abang kaya ngerasa kalo abang itu benar benar darah daging mami dan papi!"kata bagas sambil menatap ke arah fannie.


"aku tau siapa yang tau hal ini!"kata fannie sambil mengajak bagas ke suatu tempat.


"siapa an?"tanya bagas ke pada fannie yang menariknya untuk bangkit.


"yang pertama kita tanya sama pak hilmy dan yang kedua itu adalah bi imah!"kata fannie sambil menggandeng tangan bagas ke depan pintu pak hilmy.


"kamu yakin?"tanya bagas kepada fannie yang sudah berada di depan pintu kamar pak hilmy.


"aku seribu yakin!"kata fannie sambil mengangguk ngangguk


tok tok tok tok


"pak hilmy, pak hilmy oo pak hilmy!"panggil fannie yang membuat bagas tertawa.


"kok abang ketawa?"tanya fannie yang melihat sambil mengerutkan keningnya.


"hahahahhahah, lucu kamu manggil pak hilmy kaya mau ngajak di main masak masakan tau gak,hahahahah"kata bagas sambil tertawa terbahak bahak.


"kok abang tau?"tanya fannie heran dan berjinji untuk memegang kedua pipi bagas.


"hahahaha entah!"kata bagas sambil tertawa.


krekkkkk


suara pintu terbuka dan membuat keduanya mengarah ke pintu.


"ada apa ya nona an dan tuan ano?"tanya pak hilmy yang mendengar fannie memanggilnya.


"ano siapa yang dia panggil ano?dan mengapa dia menatapku dengan tatapan yang mengartikan jika dia memanggilku"batin bagas sambil menggelengkan kepala


"hehe maaf pak kalo kita menganggu!"kata bagas sambil cengengesan.


"jadi gini pak ani mau tanya sesuatu boleh sama bapak?"tanya fannie sambil menatap ke arah pak hilmy.


"ow boleh silahkan kalian masuk!"kata pak hilmy dan mereka pun masuk dan duduk di sofa depan tv.


"silahlan nona an"kata pak hilmy dengan senyuman.


"maaf ya pak kita mengganggu bapak malam malam begini tapi ani sungguh sunggu di buat bingung oleh semua ini pak"


"yang pertama ani ketemu sama abang terasa ada ikatan batin kita sama sama memiliki kesamaan dan wajah yang hampir mirip! ani sungguh bingung pak apa bapak bisa bantu ani?"tanya fannie sambil menatap ke arah pak hilmy yang menampakan wajah tanpa ekspresi dan di anggukan oleh bagas


"apa non an dan tuan ano sudah siap mendengarnya?"kata pak hilmy sambil menatap bagas dan fannie bergantian dan di anggukan oleh fannie dan bagas.

__ADS_1


"lagi lagi pak hilmy memanggil nama ano? siapa si yang di panggil ano? apa gw yang budek ya!tapi kan kalo gw budek gw gak bisa denger!ah tau lah gak penting"batin fannie


"baik lah saya akan ceritakan hal yang sebenaranya"kata pak hilmu sambil membenarkan posisi duduknya.


FLASHBACK


"nyona bagaimana ini nyonya api semakin besar dan tuan pun belum kembali!"kata perempuan paruhbaya dan membawa bayi.


"selamatkan anak anak sekarang!"kata wanita tersebut dan menarik tangan perempuan itu.


"kamu lewat sana dan aku akan lewat sini jika ada apa apa dengan ku dan kembaranya aku mohon rawat dia dengan sepenuh hatimu!"sambung wanita itu sambil mencium kening sang anak


"baik nyonya saya akan merawat dia seperti anak saya!"kata wanita itu.


berjam jam mereka di dalam rumah yang terbakar dan mereka pun bisa bebas namun sayangnya mereka berpisah dan tidak saling mengetahui jika mereka bebas dari maut itu.


"ani sayang kita selamat nak mami yakin abang kamu juga selamat,setelah papi pulang kita akan cari abang kamu ya!" kata ratu sambil menangis dan mencium pipi cabi fannie kecil


di sisi lain


"den fanno saya akan merawat aden seperti anak saya sebab saya sudah terlanjur sayang dengan aden dan saya akan mengubah nama aden menjadi bagas kusuma!"kata perempuan itu sambil mencium pipi bagas kecil.


5 tahun sudah pencarian fanno dan juga bi marni tidak di temukan.


"pi gimana keadaan anak kita pi?mami sangat merindukannya!"kata ratu kepada wisnu.


"papi juga tidak tau mi semua orang suruhan papi sudah mencarinya mi! yang papi tau jika ani merasakan bahagia berati ano pun bahagia namun jika ani merasa sakit berati ano sedang sakit mi tapi terkadang juga bisa tidak"jawab wisnu kepada ratu.


"aku rindu dengan anak ku pi darah daging ku!"kata ratu sambil memeluk tubuh wisnu.


"sudah lah mi papi yakin ano pasti sudah tumbuh sehat di sana!"jawab wisnu kepada ratu


14 tahun sudah berlalu kini usia fannie sudah meranjak 14 tahun dan begitu pula dengan bagas atau fanno.


di sisi bagas/fanno


"bu ibu tidak apa apa?penyakit ibu semakin parah apa mau aku bawa ke rumah sakit bu?"tanya bagas kecil


"tidak apa apa nak ibu ukh ukh ukh cuman minta pesan pergilah ke kota setalah ibu tiada ukh ukh ukh!"kata marni sambil batuk batuk


"di sana ada banyak yang merindukanmu,ibu sayang kamu nak!"kata marni dan menghembus napas terakhirnya


"ibuuuuu hiks hiks ibuu!"teriak bagas kecil menangis dan mencoba membangunkan ibunya.


pemakaman pun selesai bagas pun mengikuti semua permintaan ibunya dan pergi ke kota.


dan dia tinggal di salah satu kos dan setelah itu memutuskan untuk mengkos sendiri hingga bertemu dengan sahabanya yang begitu baik kepada dirinya dan akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga kandungnya walau hanya hitungan hari dia bisa bersama ibu dan bapak kandungnya sebelum mereka pergi di makan bumi.


"jadi aku dan abang bagas itu saudara kembar?"tanya fannie yang mulai menitihkan air mata.


"iya kalian kembara tidak indektik dan hanya beda 15 menit!"kata pak hilmy membuat fannie memeluk bagas dengan erat.


"jadi ini alasan mami dan papi selalu membelikan kue ulang tahun dobbel jika aku ulang tahun?dan ini juga jadi alasan kenapa di rapotku selalu tertulis angka 2 di katagori anak?"batin fannie


"aku sangat rindu dengan abang!"kata fannie sambil memeluk dan duduk di pangkuan bagas.


"abang juga sangat rindu dengan ani!"kata bagas sambil membalas pelukan hangat dari saudara kembarnya.


"aku rindu fanno putra wisnu abang ku yang tersayang!"ucap fannie sambil menangis tersendu sendu.


"aku pun sangat merindukan fannie putri wisnu adik tercinta ku!"balas bagas sambil menangis.


"ternyata benar perasaan seorang anak kembar itu sangatlah kuat! ow iya kalian belum lihat kk dan akte asli anda kan tuan fanno?"kata pak hilmy sambil memberikan map yang berisi data dirinya dan juga foto bersama fannie di waktu usia bayi.


"jadi nama ku adalah fanno pantas saja di absensi ku tulisannya fanno putra wijaya dan papi serta mami memanggilku dengan sebutan fanno berarti panggil aku sekarang dengan fanno!"kata fannoe sambil menghapus air matanya.


"sudah lah bang jangan memangis jika abang menangis ani pun ikut menangis!"kata fannie sambil menghapus airmata fanno


"ya sudah pak kita pamit dan maaf sudah mengganggu waktu istirahat bapak,selamat malam!"sambung fannie sambil tersenyum manis.


"tidak apa apa non an ini memang sudah kewajiban saya membuka kebenaran dan menjaga non an dan tuan ano selama 8tahun kedepan"kata pak hilmy dan di anggukan oleh fannie dan fanno


fannie dan fanno pun keluar dari kamar pak hilmy.

__ADS_1


"betapa kuat perasaan mereka hingga mereka mempunyai perasaan yang sama sama,dan aku akan menjaga mereka seperti janji ku kepada mu hatara bahtara"batin pak hilmy sambil menatap ke arah pintu yang tertutup


DI RUANG TAMU


"lu dari mana gas?"kata lisa dan menatap ke arah fanno dan fannie.


"eh lu bawa bini gw kemana lu wah wah!"kata reno sambil berlari ke arah fanno dan fannie.


"panggil gw fanno karena nama gw fanno bukan bagas!"kata fanno sambil duduk di samping echa dan membuat semua tertawa.


"lu kerasukan setan apaan si? lu makan obat apa?"tanya riko sambil menggeleng geleng dan menahan tawa


"yang di bilang abang ano bener kok!"kata fannie dan membuat semua orang bingung dengan fannie dan fanno.


"biar gak bingung ani jelasin jadi abang ano ini atau yang selama ini kalian kenal dengan bagas itu adalah kembaran ani yang hilang 16 tahun yang lalu di kejadian kebaran di rumah ani yang dulu"jelas fannie yang membuat semuah melongo dan juga bi imah yang mendengar itu dan menjatuhkan gelas.


prakkkk


"ibu!"kata tiara sambil berlari ke arah bi imah.


"ibu gak papa kan?"tanya tiara sambil membawa bi imah ke ruang tengah.


"ya allah ini beneran nden fanno? ya allah den bibi seneng sekali bisa ketemu aden lagi sudah lama tuan dan nyonya mencari cari aden selama bertahun tahun"kata bi imah sambil memeluk fanno dan menangis dan membuat semua orang mematung


"iya bi ini aku fanno putra wisnu yang di bawa oleh ibu marni!"kata fanno sambil membalas pelukan bi imah.


"bentar bentar jadi kalian ini kembar?"tanya vano sambil menatap ke arah fannie dan fanno


"iya den vano sebenarnya non ani itu punya saudara kembar tapi tuan melarang semua pelayan disini untuk bilang jika fannie memiliki saudara kembar bukan berarti nyonya dan tuan tidak mengakui aden tapi nyonya dan tuan saat itu sangat terpukul dan nyonya hampir mengalami kekurangan warasnya"kata bi imah sambil melepas pelukan fanno.


"pantesan ajah lu berdua punya kesamaan yang sama malah hampir selurunya!"saut riko sambil menatap ke arah fannie dan fanno.


"tapi sumpah gw masih gak nyangka loh sahabat kita punya saudara kembar!"kata vano sambil menggeleng gelengkan kepala.


"dan ini juga alesan papi ngubah nama absen lu jadi fanno putra wisnu? waktu itu gw mau nanya tapi gw lupa dan takut sumpah!"sambung vano sambil memandangi fanno


"pantesan ajah lu sering ngerasa sakit badan lu orang kembaran lu jago silat!"kata riko sambil menatap fannie yang membuat fannie tersenyum malu.


"gw ajah yang masih bingung!"kata reno sambil memeluk fannie dari samping dan menempelkan kepalanya di leher fannie.


"jadi lu minta kita panggil fanno apa bagas apa kembar?"tanya vano yang menggoda.


"yang penting bukan panggilan nama lu! ogah gw di sama samain sama bambang kaya lu!"kata fanno dan membuat semua orang tertawa.


"gini gini gw ganteng kali!"kata vano sambil membenarkan rambutnya


"ganteng kaya sekuteng belum mateng!"kata reno yang yang membuat semua orang tertawa.


"selamat datang ya nden fanno bibi senang sekali ya sudah kalian pergi tidur lagi istirahat 1 hari lagi kalian akan melaksanakan pernikahan masal bukan?"kata bi imah dan di anggukan oleh semuanya


"lalu anak ibu ini kapan?"kata bi imah sambil menatap tiara


"ibu"kata tiara yang malu akan pertanyaan bi imah


"ya sudah bibi pamit dulu ke belakang!"kata bi imah dan pergi menuju dapur.


"ya udah yuk kita lanjut tidur oe ya tir lu besok gak usah kerja ya kita nobar ajah oky!"kata losa sambil beranjak dan di anggukan oleh tiara.


merekapa pun menuju kamarnya masing masing untuk istirahat.


"selamat malam kembaran ku!"kata fanno sambil mengacak acak rambut fannie.


"selamat malam abang kembaranku! dan selamat malam semuanya!"kata fannie sambil tersenyum dan pergi.


"gak nyangka istri ku ini punya kembaran juga ya!"kata reno sambil mencium pipi fannie


"iya ani juga gak nyangka mas apalagi kembaran aku di sekitar aku!"kata fannie sambil tersenyum


"mas nanti kalo di acara pernikahan mereka mas jangan tergoda sama perempuan lain ya dan mas juga gak boleh yang namanya jauh jauh dari aku!"kata fannie sambil memegang kedua pipi reno.


"iya mas janji sekarang kita tidur sudah larut malam!"kata reno sambil memeluk fannie dan memejamkan matanya


next time

__ADS_1


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2