CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
48.ANED PUTRI FARENO


__ADS_3

krekkk


lisa membuka kan pintu.


"eh elu udah dateng!"kata lisa sambil mempersilahkan masuk tiara dan adiknya.


"siap siap makan ati gw tiap hari!"batin lisa sambil berjalan menuju ruang tamu di ikuti tiara dan adiknya


"fan ada tiara nih lu panggi bi imah gih"kata lisa sambil duduk di dekat vano yang sedang fokus dengan handponenya.fannie pun memandangi tiara dan aned adiknya namun fannie mengingat perkataan lisa bahwa adeknya aned seumuran dengan dirinya tapi mengapa badanya begitu mungil dan seperti anak di usia 8 tahunan


"apa bener aned berusia 17 tahun tapi kenapa badanya kecil seperti ini?agh mungkin memang bawaan kali ya!"batin fannie yang tidak bisa menebak


"oky sebentar"kata fannie sambil berlari ke arah kamar bi imah dan membuat reno khawatir karena melihat fannie berlari


"sayang kamu kenapa lari lari sih"saut reno dari anak tangga


"buru buru soalnya"teriak fannie yang sudah di depan kamar bi imah.


tok tok tok


"bi imah sayang ku"kata fannie sambil mengetuk pintu kamar bi imah.


"iya non ada apa?"kata bi imah sambil membuka pintu


"hmm ada yang mau ketemu sama bi imah"kata fannie sambil menunjuk ke arah ruang tamu.


"siapa non?"tanya bi imah mengikuti fannie menuju ke arah ruang tv.


"tiara!"kata fannie yang membuat tiara menoleh dan bi imah kaget dan menitihkan airmata.


"ibu!,tiara"kata tiara dan bi imah bersamaan dan berpelukan.


"sayang kamu sekarang sudah besar nak!"kata bi imah sambil menangis.


"ya ibu tiara kanget sekali sama ibu!"kata tiara sambil memeluk bi imah dengan erat dan membuat fannie yang melihat itu pun menangis karena mengingat ratu yang sering memeluknya jika fannie merasa sedih dan menangis.


"sayang kamu kok nangis?"tanya reno yang melihat fannie menangis dan membuat fannie memeluk reno


"aku rindu mami dan papi mas hiks hiks hiks!"kata fannie sambil menangis


"hm gimana kalo besok kita berkunjung ke makam mami dan papi besok lan hari libur"kata reno sambil memebalas pelukan fannie dan mencium ujung kepala fannie


"iya aku mau!"jawab fannie dengan cepat.


"ya sudah jangan menangis lagi!"kata reno sambil melepas pelukanya dan mengapus airmata fannie.


"ow ya bu ini kenalin ini aned dia anak dari bapak andri dan mama yasmin"kata tiara sambil memperkenalkan aned

__ADS_1


"halo bu nama saya aned!"kata aned sambil mencium tangan bi imah


"bi imah ,tiara,aned sini duduk di sini ceritanya di sini !"kata fannie sambil memukul sofa dengan pelan


bi imah,aned,dan juga tiara pun menuju ke arah sofa dan duduk di sana.


"non den makasih banget ya kalian sudah mau mempertemukan bibi dengan anak bibi"kata bi imah sambil tersenyum kepada fannie yang duduk disamping reno dan di rangkul oleh reno


"sama sama bi kan bibi pernah bilang sama aku kalo bahagia aku bahagia bibi,sedih aku juga sedih bibi dan sebaliknya kalo bibi bahagia berati itu kebahagian aku juga dan kalo bibi sedih itu kesedihan aku juga"kata fannie sambil tersenyum manis


"masa sih!"kata reno sambil menarik hidung fannie dan membuat fannie merintih kesakitan dan mengadu ke pada bi imah dan bagas.


"bang bi lihat nih mas masa main narik narik hidung aku mentang mentang aku pesek dan dia mancung!"kata fannie dan membuat semua orang tertawa tidak dengan tiara.


"ciuh baru pacaran ajah lebay banget apa lagi udah jadi istri!"batin tiara sambil melihat ke arah fannie dengan tatapan yang tidak suka.


"gw rasa tiara ada rasa sama reno. lu liat tatapan nya ajah kaya gak suka gitu!"bisik lina kepada lisa dan echa


"iya sih tapi kita gak boleh nuduh dulu ntar bisa fitnah!"kata echa dan di anggukan oleh lima dan lisa.


"ow ya bi tapi maaf reno gak bisa menemukan dimana pak andri sekarang berada!"kata reno yang memecahkan suasana .


"loh emangnya pak andri kemana mas?"tanya fannie sambil menatap ke arah reno


"kata anak buah mas setelah dia menikah dengan yasmin dia selalu memanggil yasmin dengan nama bi imah dan membuat yasmin mengusir pak andri!"jelas reno yang membuat bi imah menangis.


"kalo saya boleh tau kalian pernah melihat kedua orang tua kalian bertengkar?"tanya reno kepada tiara dan aned.


"lalu terakhir kalian tinggal di mana?"tanya reno yang masih penasaran.


"sebelum bapak di usir kita tinggal di kota awangi dan ayah membuka tokoh baju tapi itu semua katanya untuk aku,kak tiara dan ibu. dan disitu mama menjadi murka dan sering memukul aku dan kak tiara kalo bapak gak ada dan setelah 1minggu bapak diusir sama mama karena mengigau dan memanggil nama ibu dan membuat mama mengusir bapak di jam 10 malam dan 3 hari setelah mama mengusir bapak kita pun ikut di usir!"jelas tiara dengan tangisan dalam pelukan bi imah sedangkan aned mengangis dan menenduk sendirian membuat fannie mendekatinya dan memeluknys


"sudah jangan menangis lagi kamu sekarang tidak sendirian masih ada aku,kak reno,kak lisa,kak bagas,kak echa,kak lina,kak vano,kak riko,ibu dan kakak kamu, jadi kamu gak usah merasa sedih lagi dan kalo kamu merasa sedih atau butuh temen curhat boleh kok kamu curhat sama aku!"kata fannie sambil memeluk aned dan memberikan senyuman kepada semua yang melihatnya.


"hiks hiks hiks makasih kak fannie hiks hiks hiks apa aku boleh memanggil kak fannie dengan sebutan mama?"kata aned yang membuat semua orang terbengong karena ucapan aned.


"emangnya usia aned berapa?"tanya riko sambil menahan tawa.


"usia aned 8 tahun kak!"jawab aned yang membuat fannie kaget sebab dia mengingat perkataan lisa bahwa adeknya aned seumuran dengan nya.


"lisa!"kata fannie sambil menatap tajam ke arah lisa


"sory tadi siang gw ngomong kalo ketemu aned dan tiara itu salah maksud gw ketemu tiara dan anak ibu kosnya itu!"jelas lisa yang membuat fannie semakin kesal.


"udah gak papa fan itu itu lu jadi mama muda ya gak ren!"kata echa sambil menatap ke arah reno yang sendari tadi senyam senyum.


"ya iya!"kata reno sambil tersenyum kearah fannie

__ADS_1


"jadi apa boleh aned manggil kak fannie dengan sebutan mama dan manggil kak itu dengan sebutan papa?"tanya aned kembali sambil menatap ke arah reno dan fannie bergantian.


"boleh dong anak ku!"jawab reno sambil bangkit dan berjalan menuju ke arah fannie dan aned. membuat fannie salah tingkah dan membuat yang lain tertawa bahagia terkecuali dengan tiara yang kesal karena permintaan aned dan sikap romantisnya reno kepada fannie


"jadi aku boleh memanggil kakak dengan sebutan papa?"tanya aned untuk memastikan kepada reno dan fannie.


"iya boleh apa kamu senang sayang?"kata reno sambil membelai rambut aned kecil walau usianya berbeda 9 tahun.


"ya aned suka pah!" kata aned sambil memeluk reno dan membuat fannie menangis.


"kamu lihat nak mama kamu menangis!"kata reno membalas pelukan aned dan menatap fannie yang sedang menangis.


"mama kenapa menangis?"tanya aned kepada fannie dan melepaskan pelukan dari reno dan memeluk fannie.


"enggak mama gak meanangis mama cuma bahagia karena memiliki putri yang cantik dan baik seperti kamu!"kata fannie sambil memeluk aned dan meneteskan airmata mata.


"udah jangan nangis lagi nanti mas ikut sedih!"kata reni mengapus airmata fannie.


"aduh gw jadi om ini!"kata bagas yang membuat yang lain tertawa.


"gimana kalo nama aned sekarang jadi aned putri fareno. nanti berkas berkas aned biar mas buat ulang"kata reno yang membuat fannie dan aned tersenyum.


"sebelum itu aku harus mencari tahu dulu siapa aned sebenarnya jika dia anak dari pak andri dan bu yasmin wajahnya dan senyumnya tidak mirip sama sekali."batin reno sambil tersenyum kearah fannie dan aned yang sedang berpelukan.


"ow ya sayang aku mau ke ruang kerja dulu ya!"kata reno sambil mengusap kepala fannie dan di anggukan oleh fanni.


setelah reno pergi aned dan fannie kembali duduk di sofa bersampingan.


"ow ya bi nanti kamar tiara di ruang tamu yang baru ya bi yang lama biar saja jadi kamar tamu soalnya sudah reno isi di kamar tiara dan mulai besok tiara sudah bisa masuk kuliah UNF di jurusan perkantoran!"jelas fannie kepada bi imah.


"terimakasih non kalo begitu saya antar tiara dan aned dulu kekamar non,ayo tiara aned"kata bi imah dengan senyuman dan tiara dan aned pu ikut bangun tapi tangan aned terlanjur di pegang oleh fannie dan membuatnya berhenti.


"aned nanti biar saya antarkan ke kamarnya saja bi soalnya kamar aned dan tiara terpisah"kata fannie dengan senyuman.


"akhirnya gw bisa terbebas dari anak pungut itu!"batin tiara sambil menatap ke arah aned.


"ow kalo begitu kami pamit ya non"kata bi imah dengan senyuman dan pergi bersama tiara.


"lalu aned tidur dimana fan?"tanya lisa kepada fannie sambil mencubi pipi aned.


"lu pernah lihat 3 pintu berderet di samping kamar gw?yang warnanya dan pintunya sama kata kamar gw dan kamar kalian?"tanya fannie kepada lisa.


"tau gw kira itu gudang!"jawab lisa dengan menatap ke atas


"bukan itu kamar khusus gw bikin buat anak anak gw nanti! jadi gw mau aned tidur di sana karena sekarang aned kan anak gw lagi pula gw gak yakin kalo aned tidur sama tiara!"jawab fannie dan di anggukan oleh sahabat sahabatnya


mereka pun tertawa dan bercanda bersama di ruang tv bersama dengan aned yang lucu dan mengemaskan.

__ADS_1


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2