CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
65.FANNIE PMS RENO TERSIKSA


__ADS_3

pukul 03:00


fannie sudah bangun di pagi ini begitu pula dengan reno yang sudah bangun sedari tadi.


"mas sudah bangun?"tabya fannie dengan suara khas bangun tidur.


"gak kas baru bangun 15 menit yang lalu,morning kiss"kata reno sambil mencium pipi fannie.


"mas aku ke kamar aned dulu ya siapa tau dia sudah bangun,selamat pagi suamiku"kata fannie sambil mencium pipi kiri reno dan berlari keluar.


"sudah berani ya kamu rupanya!"teriak reno sambil memegang pipi kirinya yang di cium oleh fannie dan menggeleng gelengkan kepalanya sambil tersenyum


DI KAMAR ANED.


krekkkk


suara pintu terbuka


"aned sayang"kata fannie sambil menyalakan saklar.


"rupanya anak mama masih tidur,much selamat pagi sayang!"kata fannie sambil mencium kening aned dan keluar kamar.


fannie pun keluar dari kamar dan menuntup pintu kamar aned namun setelah fannie membalikan badanya fannie terkejut melihat pak hilmy muncul di depanya


"aaaaaaaaa"teriak fannie kaget dan menutup wajahnya.


"nona an kenapa?ini saya pak hilmy"kata pak hilmy sambil tersenyum miring.


"astagfirullah pak,bapak bisa gak kalo gak ngaggetin sya pak! kalo saya punya sakit jantung gimana?"kata fannie sambil mengelus elus dadanya.


"bapak harap kamu bisa menjaga aned hingga dia besar nanti dan jangan biarkan aned sendirian di pesta pernikahan nanti! ingat itu baik baik!"kata pak hilmy sambil tersenyum dan pergi.


"pak maksud bapak apa?"tanya fannie yang mengejar pak hilmy namun pak hilmy sudah lebih dahulu masuk ke dalam lift


"iiii sebel deh kenapa dia selalu dateng dan pergi gitu ajah kaya jelangkung! udah pagi pagi gini bikin kepo lagi! tau lah bodo amat bisa bisa gila nih ota!"kata fannie sambil berjalan menuju kamarnya.


"an kamun dari mana?"tanya fanno tiba tiba dan membuat fannie terkejut lagi.


"hiiii abang abang bisa gak si kalo gak nganggetin ani! jantungvani udah mau copot nih gara gara pak budi tadi! sekarang di tambah sama abang tau ah!"kata fannie sambil masuk kedalam kamar.


"dasar aneh!"kata fanno dan berjalan turun menuju ruang kerja.


DI KAMAR


"hii sebel sebel sebel!"kata fannie sambil membantingkan badanya di kasur.


"kenapa tiba tiba gw suka kagetan kaya gini kalo jantung gw copot dan isdet gimana!"kata fannie sambil melamun dan memegangkan jantungnya.


"yang mau isdet siapa?"kata reno yang membuat fannie terkejut dari lamunannya.


"mas ikhs ngagetin ajah! kenapa semua penguni rumah ini selalu ngageti ani sih!"kata fannie kesel dan berlari masuk ke dalam kamar mandi


"ya tuhan kau masukan setan apa kepada istri ku?"kata reno sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


fannie keluar dari kamar mandi dan langsung melaksanaka sholat subuh berjamaah.


setelah sholat fannie memilih untuk ke dapur dan reno memilih untuk menonton televisi.


"kenapa si manusia manusia yang hidup di rumah ini selalu menganggetkan jantung ku!"omel fannie sambil memasak makanan


"sayang kamua kenapa sih dari tadi muka kamu cemberut mulu?"kata reno kepada fannie dan memeluk fannie dari belakang.


"ikhs mas lepasin gak aku tuh lagi gak modd tau gak! apa mau aku celupin di pegorengan wajah kamu ini!"kata fannie sambil berontak


"kamu itu kenapa si kamu lagi pms?gak biasanya loh kamu kaya gini!"kata reno sambil melepaskan pelukannya dan berdiri di samping fannie


"aku lupa bentar kamu aduk ini!"kata fannie dan berlari ke arah kamar mandi.


"untung bini gw coba kalo bukan udah gw oseng oseng!"kata reno sambil mengaduk aduk ayam yang di goreng fannie.


"massssssss!"teriak fannie dari kamar mandi.


"ya matih gw jadi santapan sarapan pagi singa kalo gini!"kata reno sambil mematikan kompor dan berlari ke depan pintu kamar mandi.

__ADS_1


"iya sayabg kenapa?"tanya reno sambil mengetuk pintu dari luar


"tolong beliin aku roti mas cepetan gak pake lama gak pake lelet!"kata fannie dari kamar mandi.


"roti apaan?rasa apa?"kata reno yabg masih gak mengerti roti apa yabg di maksud oleh fannie.


"bukan roti makanan!"kata fannie sambil membuka pintunya dan mengeluarkan kepalanya


"terus?"tanya reno kepada fannie


"roti yabg aku maksud pembalut gih cepetan beliin aku pembalut!"kata fannie sambil menatap reno yang masih berdiri mematung dan terkejut.


"aku??"tanya reno sambil menunjuk kearah dadanya


"bukan pak hilmy! ya iya lah yang suami aku siapa kamu mah aneh aneh ajah sih!"kata fannie sambil membuang mukanya.


"ya udah iya aku beli ukura berapa?"tanya reno kepada fannie.


"seterah tapi jangan yang kecil jangan yang gede! udah sana jangan banyak tanya!"usir fannie kepada reno dan menutup pintu.


"yang dateng tamu siapa yang ribet siapa! ya allah apa lagi nanti dia hamil! aa gw gak bisa bayangin!"kata reno sambil mengacak acak rambut dan pergi untuk membeli roti pesanan fannie.


di ruang tv sudah ada bi imah dan juga lisa lina dan echa.


"lu mau kemana ren tumben bini lu gak keluar?"tanya lisa kepada reno yang terburu buru


"eh gw mau tanya ukuran roti fannie berapa?"tanya reno yang membuat semua orang bengong dan tertawa.


"lu yakin mau beliin? kagak malu?"tanya echa sambil menahan tawanya


"hmm cepet berapa!"kata reno sambil menatap tajam ke arah echa.


"biar saya ajah den kasian aden nanti kembingungan!"kata bi imah sambil menatap ke arah reno


"tidak usah bi biar saya ajah nanti malah ngamuk lagi kalo bukan saya yang beli! bibi cukup kasih tau merek sama ukuranya ajah!"kata reno dan di anggukan oleh bi imah


"biasanya si non ani kalo malem pake yang  Laurier Relax Night dan yang siang pake yang Laurier Active Day yang ukuran 30 nden!"kata bi imah sambil menahan tawanya.


"baik terimakasih bi!"kata reno sambil berlari menuju motornya.


DI ALFAMART


"gw kok gak yakin ya! tapi gw baru pertama kali beli ke gituan!aghk untung lu istri gw an coba bukan udah gw cabik cabik lu!"kata reno sambil masuk ke dalam alfamart.


reno pun mencari cari roti yang di sebutkan oleh bi imah dan mengambil 3 bungkus masing masing.


"nah ini akhirnya ku ketemu juga!"kata reno sambil mencari ukuran 30.


"mas ngapain di sini?kok ganteng banci si!"kata remaja


"swett banget si samoe segitunya beliin pacarnya,aa gw mau juga"


"tau mas emang gak malu?"tanya remaja di belakangnya


"pake nanya lagi luh mata lu picek apa gimana!"kata reno mendumel di hati.


"mas sweet banget sih"


"ini mbak"kata reno sambil memberika ranjang yang berisi 6 buah  Laurier.


"buat siapa mas? buat ibunya ya berbakti banget si sama ibunya"kata pegawai perempuan


"bujan buat istri saya!"jawab reno males


"ikhs masnya sweet banget si udah ganteng perhatia lagi! emangnya mas ga malu?35.000 mas!"kata pegawai kasir.


"nih smbil ajah sisinya!"kata reno sambil berlari ke luar.


"gila an lu udah buat gw malu setengah mati!"kata reno sambil melajukan motornya.


reno pun pulang dari rumah dan di sambut oleh tawaan para sahabat sahabatnya


"gimana ren rasanya?malu gak?"tanya echa yang membuat reno menatap tajam

__ADS_1


"galak amat si lu gini gini gw kakak ipar lu loh!"kata icha sambil menahan tawa.


"bodo lah!"jawab reno sambil berjalan menuju lift


"malu ya bayi mungil reno!"kata lisa sambil tertawa


sampai di kamar reno pun menggedor pintu kamar mandi


"sayang nih udah aku belin!"teriak reno


krekkk


"lama banget si jangan janga kamu gombalin cewe cewe ya!"kata fannie curiga


"cih kalo kaya gini mending aku gak beliin tadi!"kata reno ngambek dan meletakan plastik di bawa


"mas kamu marah?kan yabg harusnya marah aku!"teriak fannie yang gak di gubrus oleh reno


"ikhs dasar!"kata fannie kesal dan masuk ke dalam kamar mandi.


"dasar singa ngamuk gw udah bela belain urat malu gw putus eh mala di tuduh gombalin cewe! dasar cewe!"kata reno sambil membaringkan badanya di sofa


"mas mas ngapain sih malah tiduran di situ bukanya lanjutin masak ayamnya! malah tiduran di sini!"kata fannie sambil menarik tangan reno untuk bangun.


"iya iya!"kata reno dan bangkit menuju dapur.


"eh gak usah deh mas kamu ke kamar aned terus mandiin dia abis itu kita sarapan!"kata fannie sambil mengusir reno


"dasar mak emak!"kata reno yang terdengar oleh fannie


"apa mas bilang tadi!"kata fannie sambil menganggkat sendok sayur


"gak"kata reno dan belari keluar kamar.


krekkk


pintu kamar aned terbuka


"papa kok papa yang masuk?mama kemana pa?"tanya aned sambil memeluk reno


"mami lagi masak sekarang aned mandi ya nanti papa siapakan baju untuk aned.


"iya pah!"aned pun masuk kedalam kamar mandi dan reno membaringkan tubuhnya


krekkk suara pintu kamar aned terbuka


"mass!itu beresin kasurnya aned sekarang juga sama sapiin sekalian kamar aned jangan malah tidur tiduran ikhs!"kata fannie dari pintu kamar aned


"iya sayang iya!"kata reno bangkit dan merapihkan kasur aned dan membersihkan kamar aned


"jangan lupa rambut anet di keringin pake baju yang lengananya pendek jangan panjang jangan warna putih awas ajah sampai salah! brukk"ancam fannie dan menutup pintu aned.


tanpa memikirkan perkataan fannie reno pun membereskan semua kamar aned dan menyiapkan baju aned dan menyisir juga mengeringkan rambut aned setelah itu mereka pergi untuk sarapan.


"ayo sini kita sarapan!"kata fannie dengan senyuman.


"ya tuhan tadi dia ngamuk ngamuk sekarang manis banget gak abis pikir gw sama perempuan!jadi gini toh ngadepin cewe yang lagi pms?baru pms belum pas lagi bunting aaa bisa gila gw"batin reno sambil menggeleng gelengkan kepala.


"mas kanu sakit?atau cape"kata fannie sambil memegang kening reno


"enggak kok udah ayo makan!"kata reno mengajak fannie juga aned


mereka pun makan dengan tenang.sarapan pun sudah selesai mood fannie menjadi buruk lagi.


"mas kamu nanti tolong cuciin piring ya aku mau ngerendem baju kamu dan aned juga!gak ada bantah bantahan dan nego negoan!"kata fannie dengan sedikit tatapan yang tajam


"iya iya!"kata reno pasrah


"sip bagus anak pintar!"kata fannie sambil berdiri dan pergi kekamar mandi.


"siapa yang dateng tamu siapa yang menderita!"kata reno sambil beranjak ke tempat cucia. piring


next time

__ADS_1


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2