CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
108.BAHAGIA KETIKA BERSAMA


__ADS_3

setelah berganti pakaian fannie turun kebawah dan langsung menuju ke dapur bersama ratna dan bi imah


"mamah bibi"panggil fannie dari arah belakang sambil merangkul mamah mertua dan bibinya.


"iya non non udah selesai rapih rapihnya"kata bi imah sambip tersenyum melihat fannie yang telah memperlihatkan senyumnya kembali.


"udah bi mah ada yang fannie bisa bantu gak?"tanya fannie sambil melihat ratna dan bi imah yang sedang bergulat dengan rancangannya masing masing.


"emangnya kamu udah susuin alan sama gras belum?"tanya ratna dan di anggukan oleh fannie


"ya udah kalo begitu sekarang kamu buat steak ajah kan steak kamu enak tuh!"kata ratna yang suka dengan steak buatan fannie.


"siap komandan"kata fannie sambil membuka kulkas dan mengambil beberapa daging dan mulai memasak steak.


setelah beberapa jam fannie ratna dan bi imah selesai bergulat di dapur dan meletakan semua makannya di meja makan setelah itu fannie memanggil seluruh keluarganya untuk makan malam bersama.


"ayo makan malam dulu!"kata fannie sambil menggendong alan dan mengandeng tangan bintang dan aned.


"siap!"kata lisa sambil berlomba lari dengan lina dan menabrak wijaya


"dasar anak anak minus akhlak!"kata wijaya sambil mengeleng gelengkan kepalanya.


lina dan lisa yang sudah sampai di meja makan duluan pun mengambil satu persatu lauk yang berada di meja makan.


"badok mbak?"tanya tiara sambil mengeleng gelengkan kepalanya


"laper gw"kata lisa sambil cengengesan.


"sayang kamu mau pake lauk apa?"tanya fannie kepada aned dan bintang


"hmz steak sama sayur"kata aned sambil menunjuk kearah yang lauk yang dia inginkan.


"kamu mau apa kak?"tanya fannie kepada bintang dan berjalan menuju kursinya.


"kakak mau steak ajah mah"kata bintang dan di anggukan oleh fannie setelah itu fannie mengambil nasi dan lauk untuk reno dan dirinya.


"sayang apa kamu gak repot bawa bawa alan gitu?"tanya reno yang baru sadar melihat fannie yang menggendong alan kesana kemari.


"enggak aku udah biasa kali mas"kata fannie sambil tersenyum.


"ya udah kamu makan dulu"kata fannie sambil memotong potongkan steak dan memberikannya kepada reno.


semuanya pun makan dengan tenang hanya alan dan gras yang mengoceh dan sesekali membuat tawa seisi ruangan. setelah selesai masak para kaum adam lah yang menyuci piring.


"udah sekatang gantian kaum laki laki yang nyuci piring dan yang perempuan sekarang kita ke ruang keluarga"kata ratna dan di anggukan oleh mereka.


"mah aku ke kamar kembar dulu deh kayanya mereka ngantuk"kata fannie dan di anggukan oleh ratna.


"eh curut karena mama mu iniblagi baik sama kamu kamu anterin istri kamu dan anak kamu ke kamar!"kata ratna sambil menatik lengan baju belakang reno.


"ikhs iya mah udah kaya curut got ajah!"kata reno sambil menggendong alan.


fannie dan reno pun pergi menuju kamar kembar.


"mas udah kamu keluar!"kata fannie setelah sampai di dalam kamar kembar.


"kenapa?"tanya reno yang tak tau.


"aku mau ngasih kembar asi!"kata fannie dengan nada yang malu.


"lah terus apa hubunganya sama aku hehe?"kata reno di akhiri tertawa kecil.


"ya masa kamu ngeliatin ntar ngiler lagi!"kata fannie sambil menahan tawa.


"kalo ngiler tinggal minta wlek"kata reno sambil menujurkan lidahnya.


"tau lah!"kata fannie dan mengambil posisi duduk dan menyusii gras setelah gras tidur fannie pun bergantian menyusui alan beberapa menit kemudian alan tertidur dan fannie pun membenarkan bajunya kembali.


"sayang"kata reno sambil memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"apa?"kata fannie sambil melihat alan dan gras yang tertidur sangat pulas.


"kamu mau tau gak kebahagiaan aku itu ketika apa?"tanya reno sambil meletakan kepalanya di bahu fannie dan melihat kedua buah hatinya tidur


"hmz apa?aku gak tau, soalnya semuanya kan buat kamu bahagia orang sengsara pun kamu bahagia buka?"kata fannie sambil menahan tawa.


"ngawur!"kata reno sambil meletakan telapak tanganya ke wajah fannie.


"iya kan aku gak tau mas! emang apa kebahagian kamu?"kata fannie sambil menatap reno


"bahagia aku itu ketika aku bisa bersama dengan orang orang yang aku cinta dan orang orang yang aku sayang"kata reno sambil meneteskan airmata.


"aa kok kamu nangis sih mas ah kamu mah"kata fannie sambil mengelap airmatanya yang keluar karena melihat reno menangis.


"dih kok kamu juga ikut ikut nangis"kata reno sambil tersenyum


"ya abisnya kamu duluan yang nangis"kata fannie sambil menatap reno


"an sampai kapan pun itu sampai waktu memisahkan aku sama kamu aku akan tetep berada dan selalu mencintai kamu"kata reno sambil mencium kening fannie dan meneteskan airmata


"aku percaya akan cinta dan sayang yang mas berikan sama aku dan aku pun berjanji sama mas aku akan selalu ada dan selalu mencoba untuk menjadi yang terbaik untuk mas"kata fannie sambil menghapus airmata reno.


"aku cinta kamu"kata fannie dan reno bersamaan.


"udah yuk mas biar kembar tidur kasian mereka"kata fannie dan di anggukan oleh reno.


"mas tau gak kalo loren sama kak aji itu udah nikah?"tanya fannie sambil berjalan menuju lift


"udah"kata reno singkat


"terus mas tau kalo mereka udah punya anak?"tanya fannie sambil mengerutkan dahinya.


"enggak tau mas cuman tau dia sama aji nikah kalo soal anak aku gak tau"kata reno sambil mencium pipi fannie


"ikhs gelay berati mas dulu sukannya sama janda berasa perawan ya hahahhaha"kata fannie sambil tertawa


"enggak enggak sayang aku cukup kamu satu di hati aku ajah"kata reno dengan nada yang alay


"ini nih ciri ciri ayam jago yang mo mati!"kata fannie sambil menahan tawa


"kok ayam jago sih?"tanya reno kepada fannie


"ya ayam jago sebab kalo ayam jago kan cewenya gak cukup satu tapi berpuluh puluh cewe yang di buntingin langsung minggat!"kata fannie sambil berlari menuju ratna


"ay"kata reno sambil mengejar fannie


"eeee ngapain nih gentong 2 pada lari lari udah ke anak kecil aye!"kata lisa yang sedang bermain laptop bersama aned


"tau kamu kenapa si sayang?"tanya ratna sambil mengelus rambut fannie yang memeluknya


"dasar bini gak ada akhlak!"kata reno sambil duduk di samping bintang.


"papa kenapa?"tanya bintang sambil menatap reno


"enggak papa kakak gak tidur besok kan kakak sama aned sekolah bukan?"tanya reno sambil mencium kening bintang


"nanti deh pah bareng papa sama mamah ke atas"kata bintang dan di anggukan oleh reno


"mah kan bener ya kalo ayam jago tuh cewenya gak cukup satu ya kan! beda sama buaya laut bukan buaya darat loh yang setia sama satu cewe ya kan mah"kata fannie sambil melirik ke arah reno


"lu kenapa an lu lagi gak kesambet kan?"tanya echa yang sedang makan puding


"enggak eh gw mau dong pudingnya"kata fannie sambil menyuap


"hmm enak bok"kata echa sambil memonyongkan bibirnya


"enak"kata fannie sambil tersenyum


"iya juga sih buaya lebih setia dari pada ayam"kata tiara sambil menatap ke arah laptopnya

__ADS_1


"itu mah karena lunya ajah yang jones!"kata riko dan membuat gelak tawa


"kata siapa gw jones?"tanya tiara sambil menatap tajam kearah riko


"emang ada yang mau sama mak lampir kaya lu?"tanya echa sambil menyuapin puding ke mulut fannie


"ada lah ganteng perjaka pinter tekwondo lagi"kata tiara yang sedang berbunga bunga


"siapa?"tanya lisa kepada tiara


"aji pratama"kata tiara yang membuat fannie keselek puding


"ukh ukh ukh sialan si tiara kepet ukh ukh ukh!"kata fannie sambil berlari menuju dapur dan mengambil air putih


"istri lu ngapa dah"kata vanno sambil melihat fannie yang kembali


"tau"kata reno sambil mengangkat bahu


"mamah aji pratama itu bukanya guru les tekwondo aku kan yang papahnya arya?"tanya bintang dan membuat semuanya melongo


"untung anak lu yang bawel ini gw pakein handsed! kalo kagak wah abis"kata lisa sambil mengelus dada dan di ajukan jempol oleh fannie


"jadi aji itu guru les kamu kak?"tanya tiara kepada bintang


"iya pak aji itu guru les kakak emang kenapa tante tir suka ya?"tanya bintang sambil tersenyum


"enggak tapi dia udah punya anak?"tanya tiara kepada fannie


"hmm gw ajah kaget dia udah punya anak namanya arya"kata fannie sambil mengelengkan kepalanya


"kakak kaki kamu kenapa?"tanya reno yang tak sengaja melihat kaki bintang berbalut dengan perban


"tadi kakak di pukul pake balok yang ada pakunya dan di tendang sama temen kakak tapi udah gak papa kok pah"kata bintang sambil tersenyum


"yakin gak papa? siapa orangnya biar orang tuanya papa samperin"kata reno dengan emosi


"loren dan aji"kata fannie dan membuat yang lainnya terkejut


"ow pantes kelakuannya sama ke maknya anjir"kata fanno dan dapat tatapan tajam dari wijaya


"kalo ngomong enak banget ke gak ada orang tua di sini sama bocah ya"kata wija sambil melintir kuping fanno dan membuat tawa di isi ruangan


"pah sakit pah seriusan ampun"kata fanno sambil memegang kupingnya


"makanya kalian kalo ngomong di rem!"kata wijaya dan di anggukan oleh semuanya


"ya udah semuanya bubar dan tidur!"kata wijaya dan semuanya pun bangkit


"sayang aned ayo kita tidur nak udah malem besok kamu telat!"kata fannie dan di anggukan oleh aned


sesampainya di kamar masing masing


"kakak aned besok papa dan mama yang anter kalian sampai sekolah oky dan kegiatan kegiatan lainya"kata reno dan di anggukan oleh aned dan bintang


"ya udah kalian bobo ya selamat malam sayang"kata fannie sambil mencium kening buah hatinya bergantian begitupula dengan reno dan setelah itu mereka masuk kekamarnya masing masing


di kamar fannie langsung tidur di samping reno dengan rasa bahagia dan senangnya karena reno yang pergi kini telah kembali


"selamat malam mas"kata fannie sambil memejamkan matanya


"selamat malam kembali sayang"kata reno sambil mencium kening fannie dan memejamkan mata


"*terimakasih tuhan telah memberikan aku kehidupan yang sangat indah ini meski aku tau kehidupan yang kau berikan tidak akan selalu indah namun selama engkau masih bersamaku aku yakin aku bisa melewatinya dengan jalan yang bercahaya yang telah kau berikan"batin fannie


"hamba ucap rasa syukur setiap nikmat yang kau berikan entah itu duka maupun suka dalam kehidupan tapi hamba akan mencoba menerimanya ikhlas lahir dan batin hamba asal hamba selalu di temani oleh orang orang yang hamba cintai dan sayangi! sebab bahagia hamba ketika bersama dengan keluarga! selelah lelahnya hamba hanya keluargalah yang bisa mengobatinya"batin reno sambil mempererat pelukannya.


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back*

__ADS_1


__ADS_2