CEO DINGIN SUAMIKU

CEO DINGIN SUAMIKU
81.CAFFE LATS dan SIFAT ASLI FANNIE


__ADS_3

Fannie yang merasa bosan dirumah semua telah dia lakukan dan semua telah membuatnya merasa jenuh dengan berada di dalam rumah bak burung di dalam sangkar fannie pun memilih untuk keluar dengan menggunakan baju Turtleneck putih panjang dan celana jeans hitam dan rambut yang terurai


"ii gw pake baju Turtleneck ke gini kaya gimana gitu ya,tapi gak papa deh yang penting gw bisa ke butik dan menutupi bekas kepemilikan yang di kasih reno!daripada gw malu sendiri ntar kalo ada yang nanya nanya"kata fannie sambil memutarkan badanya.


"dan sekarang waktunya gw telepon suami tercinta ku"kata fannie sambil berlari ke arah kasur dan mengambil handponenya.


(assalamuaikum mas)


(waalaikumsalam sayang ada apa?)


(aku mau izin ke caffe coffe lats, gak papakan mas)


(jam berapa kamu pulang?)


(hmm aku mungkin cuman mau ngeliat kondisi sana dan keuangan mas)


(ya tadinya mas mau pulang cepet ke rumah tapi tadi yossi mengabarkan ada meeting dadakan sepertinya nanti pulang agak malam sayang)


(ya sudah hati hati ya mas,inget jangan samapi terjungkap sama perangkap perempuan lain!)


(iya sayang kamu juga hati hati)


(ya mas ya udah assalamualaikum)


(waalaikumsalam.)


"yess berhasil sekarang gw mau ke caffe lats itung itung selain gw kerja gw juga bisa nyanyi di sana"kata fannie senang dan bergegas untuk pergi tak lupa dia pamit kepada bi imah.


"bi ani pergi sebentar ya bi assalamualaikum"kata fannie sambil mencium tangan bi imah.


"waalaikumsalam eh iya non tumben sekali non pake baju seperti ini"kata bi imah yang merasa aneh dengan baju yang di kenakan fannie


"eh ini anu bi ani lagi alergi bi"kata fannie berbohong.


"hah?non makan buah labu iya non?atau non masih seperti duli yang masih belum bisa membedakan blewah dan labu non?apa yang non rasakan?"tanya bi imah cemas karena fannie dari kecil hingga remaja masih sering terkecoh membedakan antara buah blewah kesukaannya dan buah labu yang menjadi penyakit untuknya.


"heheh bibi bisa ajah!ya gak ada kok bi ya udah aku berangkat ya bi dadah"kata fannie sambil mencium pipi bi imah dan berlari pergi dan membuat bi imah bengong dan membuka mulutnya


"astafirullah,si non dari dulu gak berubah"kata bi imah yang terhindar dari lamunanya.


25 menit fannie sampai di caffe lats dan di sambut oleh para pegawainya.


"selamat dateng nona muda"kata kasir yang melihat kedatangan fannie.


"ya ow ya mbak saya mau kamu ke ruang kerja saya ya saya tunggu"kata fannie sambil berjalan menuju ruangannya.


"alhamdullilah rame juga caffe pertama dari hasil duit tabungan sendiri ternyata bisa serame ini! terimakasib tuhan kau telah membuka dan melancarkan rezeky ku"kata fannie sambil mengingat perjuangannya untuk membuat caffe lats yang di buatnya dari uang tabungan uang jajan fannie dan berjalan melewati meja meja di caffe yang mulai penuh oleh pengunjung.


sesampainya di ruangan fannie melihat takjub karena di ruangnya sangat sangat bersih dan rapih padahal terakhir kalinya di kesini itu ketika di lulus dari smp dan setelah itu dia jarang sekali ke caffe lats untuk berkunjungpun tak ada waktu senggah. fannie pun masuk dan duduk di kursinya dan menyalakan komputer yang berada di hadapannya.


tok tok tok


"masuk"kata fannie sambil melihat ke arah pintu yang tebuka.


"maaf nona muda saya telah mengganggu waktunya,ada apa nona memanggil saya?"tanya pegawai kasir tersebut.


"silahkan duduk mbak sari"kata fannie sambil tersenyum ke arah pegawai kasir yang tak lain bernama sari.


"subahannallah cantik dan manis sekali bagaikan bidadari surga selain cantik manis dan memiliki harta yang berlimpah dia sangatlah baik dan rendah hati walaupun banyak artikel yang menyatakan dia cuek dan judeh namun untuk saya itu hanyalah omong kosong"batin sari dan duduk di hadapan fannie.


"jadi gini mbak aku mau mulai mengelola caffe lats ini mulai hari ini dan beberapa butik,caffe dan berkerja di perusahaan papi dan aku mau mbak sari menjadi assisten dan sekertaris aku soalnya aku lihat dari dokumen mbak sari kalo mbak sari adalah lulusan dari s1 Komputerisasi Akuntansi buka mbak?"tanya fannie sambil menatap dan tersenyum ke arah mbak sari.

__ADS_1


"iya nona muda tapi saya rasa saya tidak pantas untuk perkerjaan itu nona"kata dwi sambil mentap ke arah fannie dan tersenyum.


"sebenarnya saya mau sekali tapi saya sadar akan ekonomi keluarga saya yang tak mampu untuk membeli baju dan alat alat canggih yang lain!jangankan untuk membeli itu untuk makan pun masih tak sanggup"batin sari sambil menatap kearah fannie dengan senyuman penyesalannya.


"mengapa begitu? saya suka dengan cara kerja mbak sari dan saya sangat suka lagi jika mbak sari mau menjadi asisten dan sekertaris saya! maaf sebelumnya jika mbak sari memerlukan untuk biaya kebutuhan mbak sari saya bisa menggaji mbak sari di awal dan setelah itu mbak sari bisa membeli semua keperluan mbak sari"jelas fannie yang membuat kedua mata sari berkaca kaca.


"apa nona muda tidak keberatan?"tanya sari sambil meneteskan airmatanya.


"tidak mbak aku tidak keberatan mbak,sudah jangan menangis lagi"kata fannie sambil berjalan dan memeluk mbak sari.


"oh tuhan apakah aku sedang bermimpi!mengapa masih ada wanita yang sangat baik hati seperti ini!jika ini mimpi jangan bangunkan aku tuhan aku sungguh tak ingin untuk bangun dari mimpi indah ini! mas ,uky,bu pak, sari punya perkerjaan baru yang bisa menompang kehidupan ekonomi kita"batin sari sambil menangis di pelukan fannie.


"sudah mbak jangan menagis lagi! ow ya denger denger suami mbak juga masih penganggiran bukan?"tanya fannie kepada sari sambip menghapus airmata sari


"iya nona suami saya masih menganggur dia sudah mencari perkerjaan namun tidak ada yang mau menerimannya di karenakan penampilannya nona muda"jelas sari dengan nada yang sendu.


"kalo boleh aku tau suami mbak lulusan apa?"tanya fannie sambil menatap ke arah sari dengan mengangkat alis kirinya.


"suami saya dulu pernah kuliah di jurusan pemasaran nona muda tapi karena ekonomi yang kurang jadi dia memilih untuk berhenti nona muda"kata sari dan di anggukan oleh fannie.


"baik kalo begitu suruh suami kamu besok datang ke perusahaan pratium dan bertemu dengan Direktur utama bernama dewi permata nanti saya akan bebicara dengannya agar menerima suami kamu berkerja di perusahaan pratium sebagai manejer pemasaran"kata fannie yang membuat sari menangis kembali.


"alhamdulilah terimakasih tuhan engkau telah memberikam dewi penolong untuk hamba dan keluarga hamba hamba berjanji hamba akan selalu siap dan mensyukuri nikmatmu ya tuhan"batin sari sambil mengelap airmatannya


"terimakasih nona muda sayang sangat berhutang budi kepada nona muda saya janji saya dan suami saya tidak akan mengecewakan nona muda dan akan berkerja dengan baik nona,sekali lagi terimakasih"kata sari sambil mencium kedua tangan fannie dan membuat fannie kaget.


"hey mbak kenpa mbak sari mencium tangan saya?mbak sarikan lebih tua dari saya seharusnya tidak usah seperti ini mbak! lagi pula aku sudah mengganggap mbak sari seperti saudara saya sendiri! dan berjanji lah mbak sari tidak akan pernah membuat saya kecewa!"kata fannie sambil memeluk sari.


"saya berjanji nona muda"kata sari sambil membalas pelukan fannie


"baik sekarang sebutkan nomer rekening mbak sari biar sekarang saya tranfer dan mbak sari bisa belanja kebutuhan mbak dan suami mbak dan saya juga minta nomer handpone serta imel mbak sari dan suami mbak sari nanti saya akan mengirimkan dokumen dan tugas mbak sari dan suami mbak sebab besok kalian sudah bisa masuk kerja"kata fannie dan di anggukan oleh sari. setelah menyebutkan nomer rekening sari. beberapa menit kemudian handpone sari terdapat notifikasi dari mbak bahwa ada uang masuk sebesar 50 juta entah itu mimpi atau kenyataan dan membuat dirinya ingin menjerit kepada dunia untuk kebahagiaanya hari ini.


"nona muda ini uang yang nona muda berikan sangatlah banyak nona"kata sari sambil menatap ke arah handponenya.


setelah selesai menuliskan sari pamit untuk pulang dan memberitahukan suaminya.


"kalo begitu saya permisi untuk pamit nona muda"kata sari sambil menatap ke arah fannie


"tunggu suami kamu namanya siapa?"tanya fannie yang lupa untuk menanyakan nama suaminya sari.


"nama suami saya faisal ramadhan nona muda"kata sari yang membuat fannie tak asing nama tersebut.


"baik kalo begitu kamu boleh pulang sekarang"kata fannie dan di anggukan oleh sari namun sari berhenti di depan pintu.


"nona sekali lagi saya berterimaka kasih banyak"kata sari dan pergi keluar dari ruangan fannie.


saripun berjalan menuju kasir dengan wajah yang sangat bahagia


"wiii kayanya ada yang abis dapet bonus nih"ejek salah satu teman prianya.


"apaan si lu ow ya gw mau pamitan sama kalian soalnya besok gw udah gak kerja di sini"kata sari dengan wajah melasnya.


"kenapa lu dipecat?wah bener sih kata orang emang bener tuh nona muda gak punya hati banget!udah cuek judes dan gak lunya hati lagi! lu yang sabar ya"kata salah satu pegawai perempuan dan memeluk sari.


"tau mentang mentang tajir bisa seenaknya!"kata salah satu pegawai lainya.


"tunggu emangnya kalian pernah di cuekin dan di judesin sama nona muda?"tanya sari sambil menatap ke teman temanya dan di jawab dengan gelengan kepala


"nah gak pernahkan makanya kalian kalo ngeliat orang jangan dari sampulnya ajah!"sambung sari sambil menatap ke temen temenya


"gw gak kerja disini lagi karena gw udah di angkat sebagai asisten serta sekertaris nona muda!"kata sari dengan wajah bahagia

__ADS_1


"seriusan?aaa gw ikut bahagia ya"kata salah satu pegawai.


"iya sama gw juga ikut bahagia"kata salah satu pegawai lainya. mereka yang sedang asik dengan kebahagiaan sari tiba tiba handpone mereka berbunyi dan mendapatkan notifokasi dari bank dan dari fannie yang menyatakan mereka naik gaji dan mendapatkan bonus.


"aaaaa gw bahagia oh tuhann"kata pegawai kasir yang lain


"sama gw juga oh tuhan betapa baiknya bos gw udah cantik manis baik pula aaa makasih dewi penolong"kata pegawai lainya


"ada apaan si"tanya sari yang kepo karena melihat wajah bahagia.


"ini loh kita semua dapet naikan gaji dan bonusnya gwde banget apalagi gajinya gede banget!"kata salah satu pegawai yang membswa nampan.


"eh gimana kalo besok kita buat kejutan buat nona muda gimana?"tanya salah satu pegawai


"iya bener tuh gw setuju!"kata sari dan di anggukan oleh semuanya.


di sisi lain di rungan kerja fannie. fannie terus mengingat siapa faisal ramadhan dan merasa bahagia karena para pegawainya sangat bahagia dan mengucap terimakasih di grub.


"faisal ramadhan seperti aku kenal dia! tapi siapa? dan dimana? kenapa namanya tak asing bagiku!"kata fannie sambil menanggut anggutkan kepalanya.


"dari pada aku memikirkan ini lebih baik aku telepon dewi"kata fannie sambil mencari nama dewi di handsponenya dan meleponya


(selamat sore nona muda)


(sore mbaak aku cuman mau kasih kabar kalo sudah ada yang menggantikan pak mis untuk menjadi menejer pemasaran dan jangan lupa mbak dewi kasih uang pensiun dan gajinya ya jangan lupa itu untuk pak mis)


(baik nona muda)


(dan dia akan ke sana besok nanti biar aku kasih nomenya ke kamu namanya faisal ramadhan)


(ow baik nona muda)


(ya sudah kamu lanjutkan kerja besok saya akan ke sana)


(baik nona muda)


"beres mau gak mau besok gw harus ngeliat mukanya suami dari mbak sari!"kata fannie dan sambil melanjutkan tugasnya.


sari



yossi



leran



ayu



putri



rani


__ADS_1


next time


jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back


__ADS_2