
"mas aku masuk dulu ya kamu hati hati di jalan jangan ngebut ngebut!"kata fannie sambil mencium tangan reno
"iya sayang kamu juga ya hati hati mata dan juga hati! nanti aku jemput ya"kata reno sambil mencium kening fannie
"assalamuikum mas"
"waalaikumsalam"
setelah fannie keluar reno pun menancapkan gas ke arah perusahaannya
"kasihan juga si leran walapun gayanya selangit tapi dia juga manusia sama ke gw masih punya hati jadi gak tegaan gw"gumun fannie dan berjalan menuju kantor
"selamat pagi bu fannie"sapa para pegawai
"pagi kembali"sapa fannie kepada para pegawainya
"mbak nanti kalo ada yang bernama leran izinkan dia masuk ke ruangan saya dan suruh dia menunggu di ruangan saya"kata fannie kepada Resepsionis
"baik bu saya"kata Resepsionis sambil tersenyum
"baik terimakasih semangat kerjanya"kata fannie sambil berjalan berlalu dan menuju ke ruangannya.
tok tok tok
"masuk"kata fannie sambil menatap ke arah berkas berkas yang harus dia siapkan
"permisih bu kelayen sudah menunggu ibu di ruangan"kata sari sambil tersenyum menatap fannie
"eh mbak sari oky mbak"kata fannie sambil bangkit dan berjalan menuju ruangan rapat.
2 jam fannie berada di sana dan akhirnya memuaskan fannie bisa mengambil projeck yang di inginkan oleh perusahaan jaya.
"saya senang bisa berkejasama dengan anda"kata rey pemilik perusahaan jaya
"begitu pula dengan saya"kata fannie sambil berjabat tangan
setelah rapat fannie memilih untuk masuk kedalam ruanganya namun fannie di buat terkerjut melihat perempuan yang duduk di ruang tamun dengan suara tangisan.
"leran?"panggil fannie dan berlari menuju leran yang menangis.
"fan maafin gw hiks hiks hiks gw tau gw manusia yang gak pantes buat di maafin sama perempuan yang sebaik lu an maafin gw hiks hiks hiks mungkin lu masih gak percaya sama permitaan gw ini tapi gw sumpah dari dalam hati gw gw nyesel fan hiks hiks hiks! semua ini gw lakuin karena mata hati gw udah tertutup cinta maafin gw an hiks hiks hiks"kata leran sambil berlutut di hadapan fannie
"hey ran bangun"kata fannie sambil mengangkat leran untuk duduk di samping fannie
"ran gw tau lu itu orang baik dan gw percaya lu ngelakuin ini bukan karena kemauan lu tapi atas kebutaan cinta lu sama reno.Dan gw percaya sama lu kalo lu itu adalah orang paling bisa untuk di jadiin temen dan sahabat gw gak pernah memandang seseorang dari ekonomi dan dari apalah itu! jadi sebelum lu minta maaf gw udah maafin lu kok"kata fannie sambil menghapus airmata leran.
"makasih an cuman lu yang bisa ngertein gw hiks hiks hiks"kata leran sambil memeluk fannie
"kalo lu mau cerita boleh kok cerita ajah siapatau setelah lu cerita hati lu jadi ayem dan juga lebih fress"kata fannie sambil tersenyum
"jadi gini......
ketika usia leran 12 tahun leran adalah anak dari rina dan juga fahri tapi pada waktu itu keadaan ekonomi tidaklah bersahabat
"mah maafkan papa kita harus menitipkan leran di panti asuhan sebab papa sudah tak ada lagi uang untuk membiayai leran dan loren mah"kata fahri sambil meneteskan airmata.
__ADS_1
"tapi pah mamah gak rela kalo leran di titipkan di panti asuhan"kata rina sambil memeluk leran.
"mah aku gak mau hiks hiks hiks"kata leran sambil memeluk rani
"tapi ran biaya kehidupan kamu lebih banyak dari pads kakak kamu!"kata fahri dengan nada yang tinggi.
"oky kalo papa emang maunya aku pergi dari sini aku akan pergi tapi jangan pernah anggap aku anak papa!"kata leran sambil bangkit dan mengambil beberapa baju dan pergi
"leran nak tunggu mama nak uiks hiks jangan pergi"kata rani sambil berlari mengejar rani.
"udah mah biar dia pergi dan mengurangi beban kita"kata fahri sambil meneteskan airmata
"kamu gila pah kamu persetan mana ada anak beban buat kita kamu udah gila dan gak otak"kata rani sambil masuk kedalam rumah.
leran terus mengendarai motornya hingga dia menabrak mobil yang berhenti di hadapannya
"aduh maaf om saya gak sengaja maaf"kata leran sambil menunduk dan menangis
"kenapa kamu menangis? sudah tidak apa apa"kata sosok tersebut
"maaf om"kata leran sambil menangis dan menunduk
"hay sudah tidak apa apa?kamu mau kemana kenapa kamu membawa tas sebesar itu?"tanya sosok pria
"saya tidak tau om mau kemana saya sudah tidak punya siapa siapa saya di usir oleh orang tua saya karena ekonomi om hiks hiks"kata leran sambil menangis
"apakah kamu mau menjadi anak angkat saya?"tanya sosok pria tersebut.
"hiks hiks hiks, mau om makasih ya om"kata leran sambil menangis
"sudah jangan menangis lagi panggil saya papa mulai sekarang nama saya bukhri dan siapa nama kamu syang?"tanya bukhri kepada leran
"baik leran anak papa yang cantik nan jelita ini papah akan menyayangi kamu seperti anak kandung papa"kata bukhri dan di anggukan oleh leran
"ya udah ayo kita ke rumah pasti mamah kamu sudah menunggu"kata bukhri dan di anggukan oleh leran
beberapa menit kemudian leran dan bukhri sampai di rumah dan di sambut opeh seorang perempuan yang sangat cantik bernama wini.
"papa udah pulang?"tanya wini sambil berjalan menuju bukhri dan leran
"ini siapa pah cantik"kata wini sambil berjalan menuju leran
"dia anak angkat kita mah biar mamah ada temannya"kata bukhri dan membuat senyum di wajah wini
"makasih pah mamah seneng banget,ow ya sayang nama kamu siapa?"tanya wini kepada leran
"leran mah"kata leran sambil tersenyum
"baik sekarang kita kekamar kamu ajah dan setelah itu kita shoping perlengkapan kamu oky"kata wini dan di anggukan oleh leran
bulan berganti bulan tahun berganti tahun leran kini hidup bahagia bersama bukhri dan juga wini hingga dia mendengar bahwa reno sosok pria yang dia cintai menikah dengan wanita lain dan membuat hatinya hancur berkeping keping dan karena di buta karena cinta dia rela melakukan hal hal yang bodoh untuk mendapatkan hati reno namun sial dirinya selalu gagal hingga pada hari puncak kegagalannya dia bertemu laku laki yang selalu di ejeknya.
"cinta tak pernah memandang dan memaksa siapapun untuk mencintainya"kata sosok pria tersebut
"siapa kamu?kenapa kamu datang tiba tiba hah!"kata leran sambil bangkit
__ADS_1
"saya pak hilmy"kata pak hilmy sambil tersenyum
"saya tau akan perjalan hidup kamu yang sulit maupun bahagia! sekarang saya tanya kepada kamu jika kamu telah bahagia dan tersenyum dan ada seseorang yang menganggu kamu apa kamu akan membalasnya atau diam saja?"tanya pak hilmy dan membuat leran tersadar
"jika hidup kamu yang bahagia di ubah menjadi kesedihan karena hadirnya seseorang kamu akan diam dan sabar atau membalasnya!"sambung pak hilmy dan membuat leran sadar
"lalu apa yang harus saya lakukan pak?"kata leran pasrah
"minta maaflah kepada nona an saya yakin nona an pasti akan memaafkan kamu"kata pak hilmy
"apa fannie akan memaafkan saya?"tanya leran kepada pak hilmy.
"pasti sebab nona an bukan lah orang yang pendendam dan setelah kamu meminta maaf kamu harus berubah sebab setelah kamu meminta maaf dan mengubah sikap kamu percayalah tuhan akan memberikan kamu pengganti yang jauh baik dan terbaik buat kamu"kata pak hilmy dan pergi.
"benar kata pak hilmy buat apa aku mengejar orang yang tidak mencintaiku lebih baik sekarang aku meminta maaf dan berdamai dengannya siapa tau setelah aku meminta maaf dan mengubah sikapku hidupku lebih baik dan lebih bagus lagi dan bisa membanggakan mama dan papa"kata leran sambil tersenyum dan berjalan menuju perusahaan fannie.
"jadi gitu ceritanya jadi maafkan aku ya an"kata leran sambil menatap ke arah fannie
"dari umur gw 12 tahun gw udah suka sama reno dan dia udah pacaran sama kakak gw tapi karena gw gak mau buat hati kakak gw hancur jadi gw memilih untuk menahan,setelah gw pergi dari rumah gw mulai berani untuk dapetin hati reno sampe gw denger kalian menikah! maafin gw ya an hiks hiks hiks"sambung leran dan menangis
"udah ran gw udah maafin lu kok tenang ajah dan gw mau lu berubah jadi leran versi terbaru dan baik ya"kata fannie sambil menghapus airmata leran
"sekarang lu kerja dimana?"tanya fannie ke pada leran
"kalo sekarang gw bantu nyokap jualan sayuran an semenjak lu ambil perusahan bokap itu juga karena kesalahan gw di masa lalu jadi gw dan sekeluarga mau gak mau harus buka usaha"kata leran sambil tersenyum
"hm terus rumah lu masih kan?"tanya fannie dengan nada yang curiga
"enggak kita udah pindah kita sekarang ngontrak di pertiga jalan wahana"kata leran sambil berkaca kaca
"ow gimana kalo lu sama keluarga lu tinggal di salah satu komplek milik gw?dan lu juga bisa kerja di salah di perusahaan gw menjadi menejer pemasaran?"kata fannie sambil tersenyum
"tapi an...."kata leran terpotong
"udah lah gak usah lu pikirin masalah lu sama masalah gw dulu! itung itung ini penebusan dosa gw karena gw udah buat lu dan keluarga lu kesusahan lu mau kan"kata fannie sambil berbinar.
"iya gw mau makasih ya fan"kata leran sambil memeluk fannie
"sama sama dan gw mau mulai sekarang kita jadi sahabat dan kita lupai masalah kita di masa lalu"kata fannie dan di anggukan oleh leran
"*terimakasih tuhan atas semua jalan yang kau berikan hamba minta ampun kepadamu atas sikap kejam dan keji yang hamba lakukan di masa lampau dan terimakasih kau telah menciptakan wanita sebaik dan selembut ini di kehidupat ku tuhan dan hamba akan berjanji hamba akan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi"batin leran sambil tersenyum
"gw harap lu berubah ran gw tau walau susah pasti lambat laun lu pasti bisa!"batin fannie sambil melepas pelukannya*
"dan ini kunci mobil dan rumah baru lu di jalan merdeka 3 nomer 1"kata fannie sambil memberikan 2 kunci
"makasih an gw janji gw bakal jadi pribadi yang baik lagi dan sampaikan maaf gw ya buat reno"kata leran sambil memeluk fannie
"iya nabti gw sampaiin ya udah sana pasti bokap sama nyokap lu seneng banget dan jangan lupa besok lu udah harus kerja"kata fannie sambil mendorong leran
"kalo gw inget ye hahahahha"kata leran sambil tertawa
"wah sampe lu bolos kerja gw kirim pocong ke rumah lu!"kata fannie dan membuat leran menggelengkan kepala
setelah kepergian leran fannie pun langsung mengerjakan tugasnya kembali sambil menunggu reno datang menjemputnya
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back