
mereka pun sampai di rumah dan semua penghuni rumah pun sudah mengetahui jika fannie mengadopsi anak lagi.
"iksh keponakan om ganteng banget!"kata fanno sambil berjalan menuju bintang
"makasih om ano"kata bintang dan membuat fanno terkejut.
"udah gak usah kaget gitu bang dia udah ngerti hapal malah yang mana om ano,tante cha,om van,tante lis,om rik,dan tante lin, tante tir iya gak sayang?"kata fannie dan di anggukan bintang.
"pinternya jagoan papa"kata reno sambil menggendong bintang.
"ya udah kalian istirahat dulu ajah"kata fanno dan di anggukan oleh reno dan fannie
"ya udah bang kita masuk dulu ya bay"kata fannie dan pergi menyusul reno.
sesampainya di kamar bintang yang bertepatan di samping kiri kamar reno dan fannie.
"sayang ini kamar kamu kalo kamu mau masuk kamar kamu taru tangan kamu di sini ya"kata fannie sambil meletakan telapak tangan bintang di penyimpanan sidik jari dan di anggukan oleh bintang.
"wah baagus banget mah pah bintang suka makasih mah pah"kata bintang sambil memeluk fannie dan reno secara bergatian.
"sama sama sayang"kata fannie sambil mencium kenong bintang.
"tapi inget gamesnya di mainin kalo hari libur itu pun kalo cuman jam 7 pagi sampai jam 10 pagi gak boleh lebih kalo kamu gak nurut papa nanti biar papa ambil semuanya"kata reno dan di anggukan oleh bintang.
"ya sudah kamu sekarang istirahat tapi sebelum itu kamu bersih bersih dulu nanti mama siapin baju kamu"kata fannie dan di anggukan bintang dan menuju ke kamar mandi.
"mas kamu nyiapin ini sejak kapan? apa jangan jangan kamu di kasih tau sama perempuan lain ya!"kata fannie dengan tatapan yang tajam.
"kok kamu ngomong gitu sih ay "kata reno dengan nada yang jengkel.
"apa mau marah! ya udah marah ajah"kata fannie dengan nada yang kesal.
"kamu tuh kenapa si dikit dikit marah dikit dikit manja kamu kenapa"kata reno sambil mengerutkan alisnya.
"tau"jawab fannie mulai kesal.
"sayang baju kamu di tempat tidur ya nak abis itu bobo jangan main games oky!"teriak fannie dan pergi meninggalkan reno.
"aneh!"geleng geleng kepala dan pergi.
sesampainya di kamar fannie pun memasak makanan untuk reno makan.
"sayang"panggil reni kepada fannie
"apaan si gelay deh sayang sayang!"jawab fannie yang membuat reno mengerutkan alisnya.
"nih makan!"kata fannie sambil memberikan nasi goreng dengan telur mata sapi.
"tapi aku udah makan sayang"kata reno dengan nada yang lembut dan memeluk fannie
"ow jadi gak mau makan masakan aku iya!"kata fannie sambil melepas pelukan reno.
"bukan gitu sayang tapi tadi...."kata reno yang terpotong oleh ocehan fannie.
"apa tadi kamu udah makan masakan cewe lain iya! apa masakan aku gak enak iya! ya udah kalo kamu gak mau makan masakan aku ya udah mulai sekarang aku gak akan masakin kamu!"kata fannie sambil membuang mukannya.
"ya allah hamba harus sabar bagaimana lagi ini oh tuhan berikan hamba 1000 dan 2000 kesabaran dan kepekaan ya tuhan, kalo gak ngalah gak bakal diem"kata reno sambil duduk dan mengambil nasi goreng.
__ADS_1
"ya udah iya aku makan"kata reno pasrah dan menyuap nasi goreng buatan fannie yang begitu manis.
"nasi goreng apaan nih manis banget baru tau gw nasi goreng manis kaya gini!"batin reno dengan ekspresi yang tidak enak
"kenapa gak enak iya! ya udah buang ajah!"kata fannie sambil menatap tajam ke arah reno.
"bukan gitu sayang enak banget kok ini tapi ke manisan sayang"kata reno sambil tersenyum dan menyuap satu sendok lagi.
"halah alesan bilang ajah gak enak!"kata fannie sambil membuang pandangannya.
"enak kok suer deh enk banget"kata reno bohong sambil mengunyak nasi goreng miliknya
"ya udah abisin cepetan!"kata fannie yang membuat bole mata reno membulat.
"bukan sehat malah penyakitan nanti gw! bisa bisa sakit gula gw gara gara makan manis satu piring mentung kaya gini! tapi kalo gak gw abisin ntar gak ada diemnya!"batin reno dan melanjutkan memakannya.
20 menit reno menghabiskan nasi goreng manis buatan fannie dan membuat fannie tersenyum.
"nah gitu!enak kan"kata fannie sambil mengambil piring dan memcucinya.
"enak enak banget!"kata reno sambil mengahabiskan 1 gelas air putih.
"mas kamu ajah deh yang nyuci aku mau siap siap ke butik mau milihin baju buat aned sama bintang!"kata fannie dan membuat reno mematapnya dengan heran
"kenapa! kamu gak mau iya! males gitu! atau apa mau alesan apa hah"kata fannie sambil menatap tajam ke arah reno.
"bukan gitu sayang"kata reno dan bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju wastafel dan memcuci piringnya.
"ini kan tanggal 27 ani dateng tamunya kan tanggal 1 atau 2 berarti udah lewat dong tapi kenapa dia ngomel ngomelnya sekarang"guman reno lirih.
"tapi coba gw tanya mamah dulu deh"kata reno sambil mengambil handpone dan menelepon ratna
(asalamualikum mah)
(ini loh mah aku mau tanya sesuatu sama mamah soal ani akhir akhir ini dia aneh mah kadang kadang sikapnya manis tapi kadang kadang galak mah)
(mungkin dateng bulan sayang)
(gak mah udah lewat dia)
(apa jangan jangan dia hamil?)
(hamil?masa iya si mah)
(mungkin ajah coba kamu periksa ke dokter)
"huwek huwek huwek"
(bentar mah nanti aku telepon lagi)
(tuttutut)
"sayang kamu kenapa?"tanya reno kepada fannie yang sedang muntah muntah.
"huwek huwek aku gak tau ma...brukkk"kata fannie terpotong dan pingsan.
"sayang bangun sayang"membopong ke kasur dan menelepon dokter wil
beberapa menit kemudian dokter wil dateng dan memeriksa fannie.
__ADS_1
"gimana dok keadan istri saya?"tanya reno kepada dokter will.
"selamat ya ren sebentar lagi kamu akan menjadi papa muda!"kata dokter wil sambil menjulurkan tanganya.
"ja ja ddii ani hamil dok?"kata reno sambil membalas uluran tangan dokter wil
"yaps benar sekali kandungannya sekarang berusia 4 minggu,kalo begitu saya permisih"kata dokter wil dan di anggukan oleh reno.
"mas"panggil fannie dan membuat reno menghampirinya dan mencium pipi dan kening fannie
"makasih ya sayang makasih"kata reno sambil tersenyum dan menggengam tangan fannie
"makasih kenapa mas?"tanya fannie
"kamu hamil sayang dan sebentar lagi kamu akan menjadi mama"kata reno dan membuat fannie terkejut.
"hah kamu gak bercanda kan mas?"tanya fannie sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"iya sayang!"kata reno mencium kening fannie.
"mama ini aku bintang mamah mamah"kata bintang yang terdengar dari speker kamar
"mas itu bintang"kata fannie dan membuat reno bangkit dan membuka pintu.
"papa mama kenapa hiks hiks kenapa tadi bintang liat ada dokter hiks hiks"tanya bintang sambil menangis
"mama gak papa kok sayang!"kata reno sambil mengendong bintang dan berjalan menuju fannie
"mama mama gak papakan hiks hiks"kata bintang sambil menangis dan memeluk fannie
"mama gak papa sayang,udah jangan nangis lagi dong masa jagoan nangis"kata fannie sambil membalas pelukan bintang.
"sayang"panggil reno dan membuat bintang menatap ke arah reno
"iya papa"jawab bintang
"bintang mau adek lagi gak?"tanya reno kepada bintang.
"mau bintang mau punya adek lagi"kata bintang sambil tersenyum
"ya udah itu di perut mama ada dede bayi jadi bintang harus jagain mama dan dede ya"kata reno dan membuat bintang menatap ke arah perut fannie
"di sini?ada dede bayi?"tanya bintang sambil meletakan telinganya di atas perut fannie.
"kok enggak ada suara apa apa mah pah?terus dede bayinya bisa nafas?"tanya bintang yang membuat fannie dan reno tertawa.
"sayang dede bayinya bisa nafas kok sama kaya bintang dulu di dalam perut mama"kata fannie sambil mengelus elus rambut bintang
"jadi bintang dulu ada di perut mama sama kaya dede bayi?"tanya bintang dan meletakan kepalanya di bantal samping reno dan fannie
"iya dulu bintang di dalam perut mama juga sama seperti dede bayi dan sekarang jagoan kecil mamah dan papa sudah menjadi jagoan yang besar dan ganteng ini!"kata fannie sambil mencium pipi bintang
"jadi bintang harus jadi pemberani,kuat,jujur,adil,dan juga gak boleh cengeng"kata reno sambil memeluk bintang.
"bintang janji!"kata bintang sambil tersenyum.
"ya sudah sekarang bintang istirahat di sini sama mama dan papa"kata reno dan di anggukan oleh bintang.
beberapa menit kemudian mereka memejamkan matanya dan tertidur pulas.
__ADS_1
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back