
minggu berganti minggu kini usia kehamilan fannie sudah 16 minggu atau 4 bulan dan dimana 5 bulan lagi fannie akan melahirkan.
namun walaupu. dia sedang mengandung fannie tetep menjalankan hari harinya seperti biasa mulai membereskan rumah hingga berkerja di perusahaan batuk dan juga di caffenya.
hari ini hari dimana bintang pertama kali masuk sekolah dan fannie ingin mengantarkan jagoan kecilnya itu ke sekolah dasar dan menduduki bangku kelas 5 sd.
"mas aku berangkat dulu ya mau nganterin bintang sekolah dulu,asalamuaikum"kata fannie sambil mencium tangan reno
"waalaikum salam ay biar mas anter"kata reno sambil memegang perut fannie.
"ya udah ayo kasian bintang pasti udah nungguin di bawah"kata fannie sambil mengambil tasnya
fannie dan reno pun turun ke bawah untuk menemui bintang yang sudah menunggunya.
"sayang ayo kita berangkat semuanya udah siapkan? ada yang ketinggalan gak?"tanya fannie kepada bintang
"gak mah udah bintang siapin semuanya"kata bintang sambil berjalan di samping fannie dan masuk di dalam mobil.
reno pun menancapkan gas dan di perjalanan fannie hanya menatap ke arah jendela kiri mobil sedangkan bintang hanya membaca buku kesukaanya
crikkkk
reno mengerem mendadak membuat fannie terkejut dan membuat bintang terdorong ke depan.
"sayang kamu gak papa nak?"kata fannie yang melihat kepala bintang di samping kursinya
"gak mah cuman kaget!"kata bintang langsung kembali duduk dan mengelus elus dadanya.
"mas kamu apa apaan si kamu kalo mau mati jangan bawa aku sama anak anak kamu dong!"kata fannie sambil menatap ke depan kaca mobi
"ya maaf tadi ada orang di depan sana meleng coba aku liat dulu!"kata reno dan keluar dari mobil.
fannie dan bintang hanya melihat reno yang di kerumuni oleh warga.
"mah itu papa kenapa si mah kok di kerumuni banyak orang?"tanya bintang sambil memajukan kepalanya ke arah kursi depan
"gak tau kamu tunggu sini! jangan kemana mana ya mamah mau lihat papa kamu dulu"kata fannie dan di anggukan oleh bintang.
fannie pun keluar dari mobil dan menghampiri reno.
"pak bapak harus tanggung jawab kalo tidak bapak kami bawa ke kantor polisi!"kata salah satu warga
"lah kok gitu orang mereka yang meleng kenapa saya yang harus bertanggung jawab!"kata reno dengan inotasi yang tinggi.
"ada apa ini?"tanya fannie dan memengelus dada reno agar lebih tenang.
"gini loh mbak mas ini dia nabrak mereka tapi tidak ingin bertanggung jawab."jelas warga kepada fannie dan membuat fannie berjalan menuju korban yang di tabrak.
"loren,wanita rubah"guman fannie lirih
"ya sudah pak tolong bawa mereka ke rumah sakit dan ini kartu nama saya"kata fannie dan di anggukan oleh salah satu warga.
"udah ayo mas kita anter bintang sekolah dulu sudah siang"kata fannie dan berjalan menuju ke mobil dan di ikuti oleh reno.
reno pun menancapkan gasnya kembali ke untuk ke sekolah dasar permata. 30 menit fannie reno dan bintang sampai di sekolah dan mengantarkan bintang ke ruang guru.
"ayo sayang"kata fannie sambil merangkul bahu bintang
sesampainya mereka di ruang guru dan langsung di sambut oleh ibu tati
"selamat pagi bu fannie dan pak reno!"sapa bu tati
"selamat pagi bu"jawab fannie dan di iringi dengan senyuman.
"silahkan duduk pak bu"kata bu tati dan di anggukan oleh fannie dan reno.
"jadi ini kakaknya aned,tampan sekali"kata bu tati dan di balas dengn senyuman oleh bintang.
"ow ya bu saya sekalian ingin meminta maaf karena aned belum bisa untuk mengikuti sekolah secara langsung kemungkinan minggu besok baru bisa"kata fannie sambil tersenyum dan di anggukan oleh bu tati
"o ya bu gak papa,ya sudah sekarang bintang tunggu di sini sama ibu gak papa kan biar mama dan papa bintang kerja dulu"kata bu tati sambil tersenyum
"ya udah mah pah gak papa aku di sini tapi nanti mama sama papah kan yang jemput aku?"tanya bintang sambil menghadap fannie
"iya sayang nanti mamah sama papah yang jemput tapi nati kalo papah sibuk berarti yang jemput kamu mamah sendiri jadi kamu belajar yang pinter jangan nakal oky"kata fannie sambil mengusap kepala bintang.
__ADS_1
"ya mah bintang janji"kata bintang sambil memeluk fannie.
"ya udah mama dan papah pulang ya"kata fannie sambil mencium kening bintang
"iya mah"jawab bintang sambil mencium tangan fannie
"jagoan papa papa pulang ya nanti papa usahakan papa jemput kamu oky belajar yang pinter ya jangan nakal"kata reno sambil mencium kening bintang
"iya pah"jawab bintang sambil mencium tangan reno
"ya sudah bu kami permisih kami titip bintang ya bu kalo di nakal di hukum juga gak papa bu"kata fannie sambil tersenyum dan di anggukan oleh bu tati
"asalamuaikum"
"waalaikum salam"
fannie dan reno pun menuju ke mobil dan pergi ke rumah sakit untuk melihat ke adaan loren dan juga leran.
"mas kita ke rumah sakit cempaka ya mas kita liat loren dan wanita rubah takutnya kenapa napa!" kata fannie sambil menatap ke arah wajah reno yang cemberut.
"yha"jawab singkat reno.
25 menit mereka sampai di rumah sakit fannie pun langsung bertanya kepada Resepsionis di mana ruangan kecelakaan tadi pagi sekiran jam setenga tujuh
"mbak saya mau tanya ruangan yang kecelakaan tadi padi di pekirakan jam tujuh dimana ya mbak?" tanya fannie kepada Resepsionis.
"sebentar ya mbak"kata Resepsionisdan di anggukan oleh fannie.
"dengan mbak loren dan leran. nanti mbak lurus ajah setelah itu belok kiri ruangannya nomer 35 mbak"kata Resepsionis dan di anggukan oleh fannie.
"ayo mas"ajak fannie kepada reno yang sedang duduk di kursi tunggu
"iya iya"kata reno bangkit dan berjalan mengikuti fannie.
sesampainya di kamar 35 fannie melihat loren dan leran dari kaca pintu yang sedang bebaring lemah tapi tidak dengan alat alat medis khusus dan badanya bersih tanpa ada perban sama sekali pun
brukkk
reno menabrak fannie
"sapa suruh jalan pake kepala!"kata fannie dengan tatapan yang tajam.
"ya iya maaf! katanya mau masuk ngeliat kenapa gak masuk malah ngeliat di sini"kata reno sambil menatap ke arah fannie
"mas aneh tau masa mereka ketabrak tapi gak di pasang apa apa!terus gak ada perban sama sekali"kata fannie sambil menarik kepala reno ke arah jendela pintu kamar loren dan leran
"ikhs mas juga gak tau mungkin cuman sandiwara"kata reno sambil mencium pipi fannie
"iksh mas kamu cari kesempatan dalam kesempitan"kata fannie sambil mendorong badan reno.
"cuba mas cari tau ke kejadian sebenarnya gimana biar aku tanya sama dokter"kata fannie dan di anggukan oleh reno
"dok dokter!"panggil fannie yang melihat dokter yang tak jauh dari kamar itu dan menghampirinya
"ya ada apa bu?"tanya dokter
"saya mau tanya pasien di kamar nomer 35 itu dia kenapa ya dok?"tanya fannie sambil menatap kearah dokter dengan tatapan yang meminta penjelasan
"ow mbak loren dan leran mereka sebenarnya tidak apa apa mbak tapi dia memaksa kami untuk mengijinkan dia di sini sampai pak reno datang dan menjenguknya dan memberitahukan bahwa mereka mengalami penyakit kangker"jelas dokter dan membuat fannie ingin tertawa.
"tapi mereka gak papa kan?"tanya fannie sambil menahan tawa
"tidak mereka sehat jasmani dan rohani"kata dokter dan di anggukan oleh fannie
"kalo begitu terimakasih dok"kata fannie dan berjalan pergi meninggalkan dokter dengan wajah yang terkekeh.
"ay bener ini semua cuman sadiwara!"kata reno dan membuat fannie semakin terkekeh.
"ay kamu kenapa?"tanya reno sambil memegang pipi fannie
"iks apaan sih!"kata fannie sambil menurunkan tangan reno
"kamu kenapa?"tanya reno
"kamu mau tau gak masa tadi aku tanya dokter tentang keadaan si loren sam si leran nah kata dokter mereka gak papa tapi mereka minta izin buat berbaring di sono dan meminta dokter buat bilang ke kamu kalo mereka sakit kangker hahahahaha"kata fannie dan di akhiri dengan tertawa.
__ADS_1
"dasar wanita jalang! udah ayo sekatang kita pulang"lata reno sambil menggandeng fannie yang masih senyum senyum sendiri.
FLASBACK
"ren itu mobilnya reno bukan?"kata leran dan di anggukan oleh loren.
"gimana kalo kita pura pura ketabarak sama dia dan abis itu kan mereka bawa kita ke rumah sakit nah abis itu kita kong kaling kong sama dokter buat bilang sama mereka kalo kita punya sakit kanker gimana!"kata leran sambil tersenyum puas
"lu yakin reno itu gak se goblok itu!"kata loren sambil menatap ke arah leran
"yakin udah ayo"kata leran dan menarik tangan loren hingga di depan mobil reno
"aaaaaa"teriak loren dan leran bersamaan.
25 menit perdepatan antara reno dan earga sehingga fannie turun dan menghampiri loren dan leran
"*hamil?dia hamil sialan!berani beraninya di ngerebut reno dari gw aaa"batin loren yang melihat fannie dari bola matanya yang sedikit terbuka
"dasar wanita murahan!awas ajah lu gw akan buat lu dan anak lu mati konyol!"batin leran*
1 jam kemuadian loren dan leran sampai di rumah sakit dengan batuan beberapa warga
"sus tolong mereka!"kata salah satu warga dan di anggukan oleh suster.
di ruang rawat
loren dan leran pun membuka kedua bola matanya.
"saya di mana?"tanya loren dan leran bersamaan
"kalian di rumah sakit"jawab dokter
"dok kami boleh minta tolong?"kata leran dengan mata yang berbinar
"ya minta tolong apa?"tanya dokter kepada leran
"jika nanti ada reno arga wijaya menjenguk kami saya mohon bilang ke dia jika kami mempunyai kanger ya dok!"kata leran yang membuat dokter kaget
"manusia bodoh yang sakit minta sehat lah ini yang sehat malah minta sakit!maaf saya tidak bisa berbohong seperti ini!"batin dokter
"baik saya permisih"kata dokter bohong dan keluar dari ruangan
"yes berhasil!"kata loren dengan senyum penuh kemenangan
"udah ayo kita pura pura tertidur ajah!"kata leran dan di anggukan oleh loren.
pukul 22:00 loren dan leran terbangun dari tidurnya.
"ren kok reno belum ke sini ya?"tanya leran kepada loren
"gw juga gak tau"kata loren sambil meraih handponenya dan membaca pesan dari reno.
📩mybaby: gw gak akan pernah mau nginjekin kaki gw di rumah sakit itu untuk menjenguk orang yang bersandiwara kaya kalian gak ada untungnya.
"agrhk sial!"kata loren sambil memukuli kasurnya
"lu kenapa ren?"tanya leran sambil melihat ke arah loren
"reno udah tau semuanya!mending kita cabut sekarang"kata loren dan turun dari kasurnya
"tutunggu dulu kok dia bisa ngerti?"tanya leran kepada loren
"kan udah gw bilanh reno gak sebodoh apa yang lu pikir!"kata loren sambil meninggalkan leran ke luar.
"kali ini gw boleh gagal tapi kita liat nanti gw gak akan pernah buat hiduplu tenang fannie"batin loren dengan senyum licik.
"coba saja jika anda bisa! saya akan mendukung kamu jika kamu bisa membuat hidup non ani tak tenang"kata pak hilmy dari arah belakang.
"siapa lu?"tanya loren sambil membalikan badanya
"siapa pun saya tidak penting untuk kamu dan sdmoga kamu bisa melakukan apa yang kamu bisa jika tidak membuat dirimu sengsara nantinya!"kata pak hilmy dan berjalan pergi
"dasar gila!"teriak loren kepada pak hilmy dan berlari keluar rumah sakit.
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back