
setelah perjempuan dengan faisal dan dewi di perusahaan pratium fannie dan sari melanjutkan ke perusahaan Anpuwis dengan kendaraan masing masing fannie dengan motornya dan sari dengan mobil kantor. Di tengah jalan fannie melihat seorang remaja pria yang lalu lalang dengan baju yang robek robek dan membuat fannie menghentikan motornya dan bejalan menuju remaja tersebut.
plak
satu tepukan di bahu remaja itu dan membuat dia merintis ketakutan.
"hiks hiks ampun ampun hiks hiks ampun tolong ampuni aku hiks hiks hiks hiks"kata remaja itu sambil berjongkok dan mennutupi wajahnya sambil menangis.
"hey kamu kenapa?tenang aku gak akan ngapa ngapain kamu"kata fannie sambil menyusap usap punggungnya dan membuat remaja itu mendongakan kepalanya dan memeluk fannie.
"aku takut tolong hiks hiks aku takut"kata remaja itu dan di balas dengan pelukan hangat dari fannie.
"ssttt sudah jangan nangis lagi"kata fannie sambil mengusap punggung remaja itu.
drettt drettt drett
suara handpone fannie berbunyi tanda ada panggilan.
"sebentar ya"kata fannie sambil melepas pelukan remaja itu dan mengambil handpone dari celana jenes di seatas dengkulnya.
"sari"kata fannie lirih.
(halo)
(ibu an di mana saya sudah sampai di perusahaan Anpuwis bu)
(kamu masuk dulu saja di ruangan sekertaris dan kerjakan tugas yang ada di sana nanti saya akan telat ke sana)
(baik bu)
selesai mematikan handpone fannie pun melihat ke arah remaja itu yang sendari tadi memeluk kaki fannie dan ketakutan.
"sayang kamu ketakut"kata fannie sambil memeluk remaja itu dan di anggukan oleh dirinya.
"kasihan juga dia sepertinya dia sudah tidak ada orang tuanya apa aku adopsi ajah?tapi reno gimana?udah lah gak papa lagi pula dia kan gampang di bujuknya!lagi pula anak ini gantengnya sama persis kok kaya reno!"kata fannie sambil tersenyum dan melihat ke arah depannya terlihat pak hilmy yang sedang berdiri di sana
"sudah non tidak apa apa jika non mau untuk mengadopsinya dia adalah anak yatim piyatu! dan dia bisa menjadi penjaga non dan keluar!"kata pak hilmy dan berjalan pergi membuat fannie bingung dan heran.
"apa gw ikuti kata pak himy ya?emang bener si setiap kata yang di keluarkan pak hilmy emang selalu bener! jadi ya udah fiks gw adopsi ajah"batin fannie sambil tersenyum
"sayang sudah jangan menangis!ada ibu di sini! kamu mau ikut ibu gak?"kata fannie yang bingung ingin memanggil dirinya siapa.
"mau"kata remaja pria itu dan mereka berjalan beriringan namun langkah kaki fannie terhenti ketika remaja pria itu menatap ke arah fannie dengan tatapan berbinar.
"sayang kamu kenapa?"tanya fannie sambil jongkok agar tubuhnya seimbang.
"apa ibu adalah mama aku hiks hiks hiks"kata remaja itu dan membuat fannie kaget dan menangis
"gw harus jawab apa kalo gw bilang bukan nanti dia malah nangis terus oh tuhan!maafkan hamba karena hamba berbohong untuk hal ini!"batin fannie sambil menatap ke arah bintang dan menangis.
"iya sayang maafin mamah ya udah ninggalin kamu sama gak kenalin kamu!mama kangen sama kamu nak"kata fannie sambil memegang pipi remaja itu dan menangis
"mama bintang kangen sama mamah hiks hiks hiks bintang udah maafin mama kok mama jangan menangis lagi ya"kata remaja pria itu dan mengusap air mata fannie dan membuat fannie memeluknya.
"sudah ayo kita beli baju dulu buat kamu selepas itu kita ke perusahaan mama dulu ya temani mama berkerja"kata fannie dan di angguki oleh remaja pria itu.
fannie dan remaja itu pergi ke butik dress fashion milik keluarga wisnu. 30 menit fannie sampai dan menurunkan jagoan kecilnya dan masuk ke dalam butik untuk memilih baju dan juga peralatan lainnya.
"saya kamu ambil satu stel baju,dan sepatu sendal dulu ya nanti kita ke sini lagi sama papa oky"kata fannie dan di anggukan oleh remaja itu.
remaja itu pun memilih milih baju sedangkan fannie mencoba untuk menghubungi reno.
(assalamuaikum mas)
(waalaikumsalam sayaang kenapa?tumben kamu nelepon aku)
(gini mas aku mau ngomong sama kamu, tadi pas aku mau jalan ke arah perusahaan aku ketemu sama anak kecil tapi gak.kecil banget si)
(gimana sih sayang anak kecil tapi gak.kecil banget kamu aneh)
(ya intinya usianya 13 tahun lah)
(terus)
(terus dia itu banyak luka di badannya dan mukanya juga pucet banget ya mau gak mau aku adopsi ajah boleh ya)
__ADS_1
(ukh ukh ukh kamu ngawur!siapa tau itu cuman akal akala orang tuanya ajah! gak)
(pliss boleh ya kalo kamu gak percaya nanti ke perusahaan papi deh kita cari tau bareng bareng)
(yaa udah iya)
(makssih sayang)
tutt tuttt tuttt
"yess di bilang juga apa"kata fannie sambil tersenyum.
disisi lain ruangan kerja fannie.
"kenapa si ani akhir akhir ini aneh banget!kadang marah,kadang lembut ,kadang bawel,kadang hmm hah hmm,kadang sensitif banget,kadang posesif dan sekarang main ngadopsi anak orang gitu ajah!"kata reno sambil mengacak acak rambutnya.
tok tok tok
"masuk!"kata reno sambil memutarkan kursinya.
"maaf pak ini berkas berkas untuk meeting hari ini dan klayen sudah menunggu di ruang meeting"kata yossi sambil membungkuk sopan.
"baik, oh ya nanti siang saya ada jadwal tidak?"tanya reno sambil berjalan keluar di ikuti oleh yossi.
"tidak pak jadwal nanti siaang kosong"kata yossi dan di anggukan oleh reno.
"oky"kata reno dan masuk ke dalam ruang meeting.
di butik dress fahsion fannie sedang menunggu anak angkatnya itu keluar dari ruang ganti.
"mama"panggil anak itu dan membuat fannie menatap ke arah suara yang berasal
"hay sayang kamu tampan sekali"kata fannie sambil menghampiri anaknya dan melihat dari atas hingga bawah.
"mah bintang suka baju ini"kata bintang sambil tersenyum.
"ow namanya bintang"batin fannie sambil tersenyum.
"ow iya mamah mau ngomong satu lagi bintang punya adek loh bintang seneng gak?nama adek bintang namanya aned"tanya fannie kepada bintang.
"pinter anak mama!, mamah juga kangen sama adik kamu tapi aned belum bisa pulang sebab aned lagi ikut kakek dan nenek,ya sudah ayo kita ke ke perusahaan mami mami sudah di tunggu"kata fannie dan di anggukan oleh bintang.
fannie dan bintang pun pergi menuju perusahaan Anpuwis karena fannie sudah di tunggu oleh kariawan kariawannya karena hari ini adalah hari penetapannya sebagai CEO baru.
30 menit fannie dan bintang sampai di perusahaan Anpuwis dan mendapatkan sorotan banyak mata yang bertanya tanya.
"gila ceo kita masih muda cantik lagi!"kata pegawai lain.
"itu yang dibawanya anaknya apa adeknya?setau gw anaknya pak wijaya yang bu bos kita belum punya anak dan menikah tapi kalo pak fanno kata udah deh" kata pegawai lainya.
"tapi anaknya hampir mirip sama bu bos"saut salah satu pegawai.
"ayo sayang kita masuk"kata fannie sambil menggandeng bintang.
"mama, nanti aku tunggu mama di ruang kerja mama ajah ya"kata bintang sambil menatap ke arah fannie.
"iya sayang sekalian kamu tunggu papa ya"kata fannie sambil berjalan menuju kantornya dan melihat para pegawainya yang mematung dan menatap ke arah fannie.
"kenapa kalian di sini! dan bengong melihat saya dan ANAK SAYA!"kata fannie yang di akhiri dengan penekanan.
"aa anu bu tidak kita hanya ingin menyambut ibu dan anak ibu!"kata pegawai yang di hadapan fannie.
"ya sudah,balik kerja! ayo sayang"kata fannie sambil berjalan meninggalkan para pegawainya
"tuh kan gw bilang juga apa itu anaknya"kata salah satu pegawai
"ya si tap---"kata pegawai yang terpotong oleh teriakan fannie
"saya dengar apa kalian mau saya pecat"kata fannie sambil berjalan pergi dan membuat para pegawai itu berlari menuju ruangnya masing masing.
sesampainya di ruang kerja fannie. fannie dan bintang langsung duduk di sofa
"sayang kamu mau televon sama adik kamu gak?"tanya fannie dan di anggukan oleh bintang.
"sebentar ya!"kata fannie sambil mengambil handponya dan menelepon aned.
__ADS_1
(assalamuaikum princess mama)
(waalaikum salam mamiku sayang)
(mami aned kangen sama mama sama papa! aned mau pulang)
(ya sayang tunggu sebentar lagi ya nak tunggu kakek sudah selesai tugasnya)
(kelamaan mamah aned sudah gak betah aned bosan)
(iya sayang kaamu kangen gak sama kakak kamu?)
(aned emang punya kaka mah? kok mamah gak bilang aned? tapi kata nenek aned punya adek bukan kaka)
(iya nanti aned juga punya adek,tapi aned juga punya kakak)
(aned mau ketemu sama kakak aned hiks hiks hiks)
(loh kok nangis?jangan nangis dong nih ada kakak di sini)
(kok aned nangis?)
(kakak aku kangen kakak! aku pengen ketemu sama kakak)
(kakak juga kangen sama adek!)
"main kangen kangen ajah ketemu ajah belum pernah dasar anak jaman now!"batin fannie sambil menggeleng gelengkan kepalannya.
(kakak nanti kalo aned pulang kakak harus main sama aned ya)
(iya nanti kakak main sama kamu di rumah)
(iya udah kak aku mau main dulu dadah kakak sayang loveyou)
(dadah)
(seneng gak aned?)
(seneng mah aned sayang kakak)
(ya udah mamah tutup ya dadah sayang love you
(love you too mah)
"kakak seneng gak?"tanya fannie dan di anggukan oleh bintang.
beberapa menit kemudian bintang tertidur di atas sofa dengan kepala beralasan paha fannie.
"dia udah tidur saatnya aku cari tau siapa dia"kata fannie saambil menyalakan laptopnya.
tok tok tok
"masuk!"kata fannie sambil menatap ke arah laptopnya
"sayang"panggil reno dan menghampiri fannie.
"mas,akhirnya kamu dateng juga!lama banget sih kamu dari mana ajah coba"kata fannie dengan nada kesal.
"maaf jalanan macet sayang,mana aku mau liat jagoan kecil aku!"kata reno sambil berjalan menuju ke arah bintang.
"ganteng! kok wajahnya mirip kamu sayang"kata reno sambil mencium bintang.
"ya iyalah maknya!"kata fannie sambil menahan tawa.
"iya iya sekarang kita cari tau dulu siapa dan kenapa dia bisa berlalu lalang di jalannan"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
reno pun duduk di samping fannie karen bintang telah di pindahkan ke ruang istirahat fannie.
mereka pun mencari tahu tentang asal usul bintang sebenarnya siapa dan siapa orang tua kandung bintang.
(siapa ya bintang sebenernya dan apa maksud dari omongan pak hilmy tadi yuk tungguin episode selanjutnya)
next time
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back
__ADS_1