
matahari sudah hadir untuk menyapa seluruh insang di bumi. termaksud dengan fannie dan reno yang masih terlelap dalam mimpi indahnya itu hingga sinar matahari masuk ke kadalam kamar fannie dan reno melalui cela cela jendela yang membuat fannie terbangun.
"houmm,jam berapa ini?"kata fannie sambil mengucak ucak matanya dan melihat reno yang masih terlelap.
"mending gw mandi sekarang!"kata fannie bangun dan terkejut karena melihat sekujur tubuhnya yang tanpa mengenai sehelai benangpun dan terasa sakit di bagian kemaluanya.
"aww"rintis fannie sambil jongkok di samping kasur
"aww sakit,gila ternyata semalem bukan mimpi"kata fannie
"sayang kamu kenapa?"tanya reno yang bangun dari tidurnya dan mendekati fannie dan membuat pipi merah dan malu.
"sayang!kamu kenapa?kok diem ajah?terus pipi kamu kenapa merah gini?ada sakit"tanya reno sambil khawatir dan membuat pipi fannie merah bagai kepiting rebus dan memejamkan matanya
"mas mas bisa gak pake baju dulu?"kata fannie sambil memejamkan matanya dan menarik selimut hingga jatuh dan menyelimuti dirinya.
"kenapa?kamu malu iya?"tanya reno sambil menahan tawa
"ikhs cepetan"kata fannie sambil mendorong badan reno.
"iya iya"kata reno beranjak dan mengambil celana boxsernya dan memakainya.
"udah buka mata kamu!sekarang mas tanya sama kamu kamu kenapa masih jongkok di sana?"kata reno sambil berjalan menuju ke arah fannie.
"anu..hmm itu aku sakit mas!"kata fannie sambil menatap ke arah kamar lemari kaca.
"ya udah sini aku gendong!"kata reno sambil mengambil selimut yang di pakai oleh fannie untuk menutupi tubuhnya.
__ADS_1
"mas!"panggil fannie sambil menahan tangan reno yang ingin menarik selimut di tubuhnya.
"kenapa?"tanya reno sambil mengerutkan dahinya.
"aku malu!"jawab fannie saml menutupkan wajahnya dengan selimutnya.
"hahahahahah,kenapa meski malu?bukanya mas udah tahu setiap leku tubuh kamu sayang?apa yang semalem kamu kurang?"tanya reno dengan nada yang menggoda.
"apaan si mas! dasar mesum!"kata fannie sambil beranjak bangun dan menyeret selemutnya namun langkah kakinya terhenti karena rasa sakit di kemaluanya.
"aww"kata fannie yang membuat reno berjalan menuju kearahnya dan menarik selimutnya dan menggendong fannie ke kamar mandi.
"mas lepasin aku ikhs aku bisa jalan sendiri!"kata fannie sambil memberontak untuk turun.
"dasar keras kepala! aku tau rasanya sakit kan jadi biar aku gendong kamu udah diem"kata reno dan membuat fannie diem di gendongan reno dan menyembunyikan kepalanya di dada bidang reno.
"gak kok tapi cuman satu macam ajah!"kata reno dengan senyuman licik dan meletakan fannie di bathtub.
"tapi mas hmpmhmpm"kata fannie yang terpotong karena ciuman yang di berikan oleh reno di bibir tipis fannie.
fannie pun yang menerimanya terkejut namun setelah itu fannie mulai membalasnya dan menikmatinya.
akhirnya mereka melakukan adegan itu dikamar mandi.
dua jam mereka keluar dari kamar mandi fannie yang masih merasa malu karena ulah reno.
"masssss"teriak fannie yang melihat di bagian lehernya yang penuh dengan tanda kepemilikan yang di berikan oleh reno.
__ADS_1
"apa sih sayang?"tanya reno menghampiri fannie dan memeluknya dari arah belakang.
"ini,ini,ini,ini,ini,ini,ini,ini,dan ini! kamu gila ya mas terus aku keluar gimana!"tanya fannie sambil menunjukan tanda kepemilikan di lehernya.
"ya aku gila karena kamu!"kata reno sambil berbisik di telingan fannie.
"iks apaan si mas udah lepasin aku mau beresin kasur bukanya kamu hari ini harus kekantor!"tanya fannie sambil berjalan menuju kasur.
"iya ini tapi nanti jam 12 sayang"kata reno duduk di sofa dan menyalakan tv.
"mas ini darah apa?"tanya fannie yang melihat darah di atas kasur.
"kamu lupa ya sayang?atau kamu gak inget?"tanya reno sambil menahan tawa.
"apa bedanya lupa sama gak inget! mas kamu jangan buat aku kesel deh!"kata fannie sambil menurunkan bantal bantanya di sofa depan kasur.
"itu darah kamu sendiri kok lupa!"jawab reno dengan santai namun mebuat fannie terkejut dan mengingat kejadian semalen
"mampus gw kenapa gw bisa lupa gini sih !fannie fannie"batin fannie sambil menepuk nepuk jidat.
"ow ya mas kamu udah tau siapa yang ngasih kamu obat itu?"tanya fannie kepada reno sambil mengambil seprai dari arah lemari.
"lagi di selidiki!"kata reno dan di anggukan oleh fannie.
selesai membereskan kasur fannie menuju ke arah dapur untuk memasak sarapannya dan juga reno.
next time
__ADS_1
jangan lupa like,comen,dan juga vote biar author tambah semangat dan jangan lupa untuk tap fans nanti di tap fans back